2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi dan Pandangan Dunia

Chusmeru by Chusmeru
March 13, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

BERKOMUNIKASI dengan orang dari latar belakang negara, etnis, agama, dan budaya yang berbeda tidaklah mudah. Selain faktor bahasa yang menjadi kendala, juga ada faktor kepercayaan, norma dan nilai. Di samping itu, pandangan dunia (world view) masing-masing berbeda pula.

Komunikasi akan menjadi efektif apabila orang bersedia untuk memahami pandangan dunia orang lain. Dengan demikian perbedaan tersebut tidak menimbulkan apriori maupun penilaian negatif tentang orang lain. Sebaliknya, kurangnya pemahaman terhadap pandangan dunia orang lain akan menyebabkan distorsi komunikasi.

Faktor kepercayaan menjadi hal yang sangat mempengaruhi pandangan dunia. Sedangkan kepercayaan seringkali bersifat subyektif sesuai nilai-nilai suatu masyarakat. Semakin merasa pasti dengan kepercayaannya, semakin besar pula intensitas kepercayaan itu di masayarakat. Karenanya tidak ada ukuran benar dan salah dalam kepercayaan.

Kepercayaan kerap muncul dalam bentuk mitos. Hampir semua masyarakat di dunia memiliki mitos yang dianggap sebagai kepercayaan. Sepanjang mitos itu menjadi bagian dari cara pandang masyarakat, maka akan menjadi pandangan dunia.

Kadang mitos bersifat rumit, namun banyak mitos sederhana yang masih tetap dipercaya. Sebagai contoh, kupu-kupu yang masuk ke rumah sebagai pertanda akan ada tamu yang datang.  Telinga yang berdenging sebagai isyarat kita sedang dibicarakan orang lain. Itulah mitos. Itulah kepercayaan. Dan itulah pandangan dunia masyarakat Indonesia.

Konsepsi

Pandangan dunia biasanya akan menjadi landasan orang dalam berkomunikasi, baik terhadap alam maupun sesama manusia. Memahami pandangan dunia berarti memahami konsep komunikasi yang dipegang erat masyarakat. Ada masyarakat yang beranggapan bahwa alam bebas untuk dieksploitasi; dan oleh karena itu komunikasi orang terhadap alam tidak memerlukan nilai moral.

Di lain sisi, ada masyarakat yang memandang alam sebagai ciptaan Tuhan yang perlu dijaga dan dipelihara. Masyarakat seperti ini akan menempatkan alam sejajar dengan manusia. Sehingga konsep komunikasi manusia dan alam mengandung nilai-nilai moral.

Cara pandang masyarakat tentang kerja, misalnya; juga akan menggambarkan konsep komunikasi antarmanusia. Bekerja bukan semata kegiatan untuk mendapatkan uang, namun juga bagaimana pandangan dunia masyarakatnya tentang orang lain.

Masyarakat Jepang memiliki konsep kerja Bushido yang dijadikan pandangan dunia. Konsep kerja ini merupakan sikap ksatria seseorang dan loyalitas kepada pimpinan. Ukuran kinerja orang dilihat dari bagaimana orang loyal dalam pekerjaannya. Berpindah-pindah kerja akan menunjukkan loyalitas dan komunikasi yang rendah kepada pimpinan dan lingkungan kerjanya.

Sementara di Indonesia, pengalaman kerja menjadi tolok ukurnya. Tak heran bila semakin banyak orang memiliki pengalaman kerja, yang berarti juga sering berpindah kerja; merupakan modal dalam mencari kerja. Loyalitas pada satu pekerjaan tidak menjadi ukuran. Itulah pandangan dunia masyarakat Indonesia tentang kerja.

Konsepsi kerja masyarakat Jepang yang sekaligus menggambarkan komunikasi adalah Makoto, yaitu kejujuran dan ketulusan. Masyarakat Jepang dalam bekerja, termasuk juga dalam berkomunikasi dengan orang lain mengedepankan kejujuran dan ketulusan. Sedangkan di Indonesia, kejujuran merupakan barang langka dan mahal. Sebab, komunikasi acapkali diwarnai dengan kebohongan.

Orientasi

Pandangan dunia adalah orientasi suatu budaya terhadap beberapa hal seperti Tuhan, kemanusiaan, dan alam semesta. Pandangan dunia ini sangat unik, khas masing-masing budaya suatu masyarakat. Orientasi orang terhadap Tuhan akan menghasilkan masjid, gereja, pura, dan vihara.

Orientasi ini akan berpengaruh terhadap cara orang berkomunikasi di tempat-tempat pemujaan terhadap Tuhan tersebut. Bukan hanya itu, orientasi terhadap Tuhan juga akan membedakan cara berpakaian, makanan yang dibolehkan dan yang dilarang, tradisi yang dilakukan, serta beragam mitos yang menyertainya.

Orientasi suatu budaya juga akan membentuk pola komunikasi manusia dan alam semesta. Bagi orang Amerika dan Eropa, pantai adalah tempat untuk rekreasi dan berjemur diri. Namun bagi sebagian masyarakat Indonesia, pantai bisa dipandang sebagai tempat ritual adat, tradisi, dan keagamaan. Oleh sebab itu, pantai selain sebagai sarana rekreasi juga sebagai tempat sakral untuk berkomuniksi secara transendental.

Pengaruh pandangan dunia terhadap budaya masyarakat kadang memang tidak kentara dalam hal yang tampak, seperti pakaian, makanan, minuman, kegiatan, maupun ucapan. Jika ada masyarakat yang melarang orang untuk berkata jorok di suatu tempat yang dikeramatkan, maka itu bagian dari pandangan dunia masayarakat setempat. Jadi tak perlu diukur baik dan buruk atau benar dan salahnya.

Bahkan, cara berpakaian pun menjadi bagian dari pandangan dunia masyarakat. Ada kultur yang tidak mengijinkan orang untuk menggunakan pakaian warna tertentu di satu tempat tertentu. Wisatawan yang memasuki kawasan sakral di Bali, misalnya, juga diharuskan mengenakan selendang. Bukan masalah baik dan buruk atau benar dan salah menggunakan selendang, tetapi itulah pandangan dunia masyarakat Bali.

Begitu banyak tradisi yang masih hidup di banyak negara yang dianggap sebagai pandangan dunia masyarakatnya. Kadang memang dianggap tidak rasional. Namun pandangan dunia memang sulit dijelaskan secara rasional. Bahkan kadang rasionalitas memang tidak diperlukan untuk menjelaskan. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Komunikasi sebagai Paket Komplet
Berkomunikasi Lewat Busana
Komunikasi itu di Mana Saja, Kapan Saja, Siapa Saja
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi antarbudaya
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Les Fest Ngembak Geni, Harinya Orang-Orang Desa Les

Next Post

Muasal

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Muasal

Muasal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co