14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Perempuan-Perempuan di TPS 7 Kampung Kajanan

Jaswanto by Jaswanto
February 14, 2024
in Khas
Perempuan-Perempuan di TPS 7 Kampung Kajanan

KPPS perempuan di TPS 007 Kelurahan Kampung Kajanan sedang bertugas | Foto: Jaswanto

BARANGKALI ini menjadi salah satu—jika bukan satu-satunya—Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang unik di Kabupaten Buleleng, Bali. Selain dekorasinya yang serba merah muda bernuansa hari kasih sayang, seluruh petugas, dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Linmas, sampai polisinya, semuanya perempuan. Ini bukan suatu kebetulan, tapi memang begitulah ketentuannya.

Bertempat di Balai Masyarakat Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, perempuan-perempuan tangguh itu bertugas. Sehari sebelum pencoblosan berlangsung, mereka sudah sibuk menyiapkan semuanya, dari dekorasi, penataan ruang, sampai hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Sembilan puluh persen kami semua yang mengerjakan,” Yeni Rahmawati, Ketua KPPS 007 Kampung Kajanan, memberi keterangan kepada tatkala.co di tengah kesibukannya, Rabu (14/2/2024) siang. Yeni dibantu oleh enam anggota KPPS perempuan lainnya.

Perempuan-perempuan ini datang dari berbagai kalangan, dari ibu rumah tangga, guru, sampai mahasiswa. Layaknya petugas pada umumnya, dengan mengenakan baju setelan KPPS, tujuh orang perempuan itu duduk di tempat tugas masing-masing. Dua orang perempuan bertugas di belakang meja pendaftaran. Tiga lainnya, termasuk Yeni, menyiapkan kertas suara dan memanggil nama para pemilih.

Seorang lagi bertugas memastikan pemilih memasukkan kertas suara di kotak yang benar, sedangkan satu perempuan lainnya memastikan pemilih menyelupkan jari seusai mencoblos. Dan satu perempuan muda bertugas sebagai PTPS.

Pemilih di balik bilik suara di TPS 007 Kampung Kajanan | Foto: Jaswanto

Tak sampai di situ, di pintu masuk TPS 007 Kampung Kajanan, dua orang perempuan dengan seragam Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) berdiri gagah menertibkan para pemilih. Dua Polwan juga terlihat siap-siaga di seberang tempat pencoblosan.

Menurut Yeni, bersama pasukan perempuannya, mereka sudah berada di TPS sejak pukul enam pagi. Dan membuka pendaftaran satu jam setelahnya. Sejak pendaftaran dibuka, para pemilih berduyun-duyun memasuki lokasi pencoblosan yang bernuansa “agak lain” itu.

Meja-meja dijajar membentuk huruf U. Setiap meja dibungkus dengan kain berwarna merah muda lengkap dengan kerlap-kerlip lampu LED. Di meja sebelah utara, bilik suara diletakkan, di sanalah orang-orang memutuskan pilihan. Di sebelah barat, di mana pemilih memasukkan kertas suara, lima kotak suara dijaga. Sedangkan di selatan, para petugas KPPS bekerja.

Tepat di tengah bangunan terdapat aksesoris, anggap saja begitu, berbentuk hati yang ditusuk stik bambu, mirip seperti hiasan telur di kala perayaan Maulid Nabi. Di sana, di bawah hiasan hati itu, lampu LED melilit dan terus berkerlip.

“Sudah sejak kemarin kami menyiapkan dekorasi-dekorasi ini. Nah, karena tepat di hari valentine, makanya kami berinisiatif untuk membuat aksesoris seperti ini,” ujar Yeni sembari tertawa.

Aksesoris berbentuk hati di TPS 007 Kelurahan Kampung Kajanan | Foto: Jaswanto

Berdasarkan hasil wawancara dengan Yeni, TPS 007 Kampung Kajanan memang ditunjuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kampung Kajanan sebagai TPS percontohan dengan semua petugas perempuan.

Terkait dengan hal ini, setidaknya ada satu TPS yang semua petugasnya perempuan di setiap kabupaten di Bali. Hal ini dilakukan untuk mendorong partisipasi pemilih perempuan dalam penyelenggara pemilu di Bali.

“Setelah kami mendapat informasi bahwa TPS 007 dijadikan sebagai percontohan, ada beberapa hal yang kami persiapkan, dari mengikuti bimbingan teknis, sampai belajar kepada petugas TPS lain di Kampung Kajanan,” tutur Yeni.

Terkait dengan kendala selama di lapangan, menurut Yeni, untuk petugas KPPS sendiri nyaris tidak ada. Hanya saja, masih banyak pemilih yang kurang paham dengan teknis aturan pencoblosan. Katanya, banyak yang protes begini-begitu padahal yang bersangkutan memang tidak paham mekanismenya.

Banyak pendatang yang datang ke TPS 007 tapi ternyata tidak atau belum terdaftar di sana. “Jadinya kami harus menjelaskan lagi kepada mereka, dan itu cukup menunda proses pencoblosan,” sambungnya.

Satu hal yang ditekankan oleh Yeni sebagai ketua adalah memastikan semua anggotanya paham akan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, karena semua perempuan, Yeni juga menanamkan mental tangguh kepada para anggotanya. Ia tak mau kalau sampai kinerja KPPS di TPS 007 mengecewakan. Apalagi, menurutnya, ini adalah pertaruhan kaum perempuan.

Shinta Istihsan, Ketua PPS Kelurahan Kampung Kajanan | Foto: Jaswanto

“Kami harus tetap profesional. Sebagai kelompok penyelenggara, meskipun perempuan, harus siap kerja fisik, seperti menata kursi, meja, bilik suara, angkat surat suara, menertibkan pemilih, dll. Yang jelas kami sudah mengikuti aturan,” kata Yeni dengan lantang.

Sementara itu, Ketua PPS Kelurahan Kampung Kajanan—yang juga seorang perempuan—Shinta Istihsan menjamin, meskipun petugas di TPS 007 semua perempuan, kinerjanya tidak kalah dengan laki-laki. Ia percaya petugas KPPS ini bisa mengemban tanggung jawab dengan maksimal.

“Mereka yang di sini ini kan sudah melalui tahap seleksi, dari mulai sikap, attitude, pengetahuan, sampai penguasaan teknologi. Jadi, sebagai ketua PPS, dan sebagai perempuan, saya yakin kinerja mereka tak kalah dari yang lain,” ujarnya.

Shinta mengatakan ada 14 TPS yang tersebar di wilayah Kampung Kajanan dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.833 pemilih. Untuk di TPS 007 yang merupakan TPS Wanita, tercatat DPT-nya sebanyak 277 pemilih.

Terlepas dari TPS 007, sebagai Ketua PPS, Shinta harus jemput bola ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja. Katanya, setidaknya ada enam DPT dari Kampung Kajanan yang masih tinggal di Lapas. “Mereka seharusnya memilih di TPS 14. Tapi karena tidak bisa, mau tidak mau, saya harus ke sana untuk mengantar kertas suara,” tuturnya.[T]

Reporter: Jaswanto
Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Tags: bulelengpemiluPemilu 2024PerempuanSingaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bambu Punah, Sampah Baliho Caleg pun Jadi

Next Post

Guru Bahasa Bali “Pengawi” : Kata Pengantar Buku Antologi Puisi ”Gita Rasmi Sancaya” Karya I Putu Wahya Santosa

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

Read moreDetails

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails
Next Post
Guru Bahasa Bali “Pengawi” : Kata Pengantar Buku Antologi Puisi ”Gita Rasmi Sancaya” Karya I Putu Wahya Santosa

Guru Bahasa Bali “Pengawi” : Kata Pengantar Buku Antologi Puisi ”Gita Rasmi Sancaya” Karya I Putu Wahya Santosa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co