25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Perempuan-Perempuan di TPS 7 Kampung Kajanan

Jaswanto by Jaswanto
February 14, 2024
in Khas
Perempuan-Perempuan di TPS 7 Kampung Kajanan

KPPS perempuan di TPS 007 Kelurahan Kampung Kajanan sedang bertugas | Foto: Jaswanto

BARANGKALI ini menjadi salah satu—jika bukan satu-satunya—Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang unik di Kabupaten Buleleng, Bali. Selain dekorasinya yang serba merah muda bernuansa hari kasih sayang, seluruh petugas, dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Linmas, sampai polisinya, semuanya perempuan. Ini bukan suatu kebetulan, tapi memang begitulah ketentuannya.

Bertempat di Balai Masyarakat Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, perempuan-perempuan tangguh itu bertugas. Sehari sebelum pencoblosan berlangsung, mereka sudah sibuk menyiapkan semuanya, dari dekorasi, penataan ruang, sampai hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Sembilan puluh persen kami semua yang mengerjakan,” Yeni Rahmawati, Ketua KPPS 007 Kampung Kajanan, memberi keterangan kepada tatkala.co di tengah kesibukannya, Rabu (14/2/2024) siang. Yeni dibantu oleh enam anggota KPPS perempuan lainnya.

Perempuan-perempuan ini datang dari berbagai kalangan, dari ibu rumah tangga, guru, sampai mahasiswa. Layaknya petugas pada umumnya, dengan mengenakan baju setelan KPPS, tujuh orang perempuan itu duduk di tempat tugas masing-masing. Dua orang perempuan bertugas di belakang meja pendaftaran. Tiga lainnya, termasuk Yeni, menyiapkan kertas suara dan memanggil nama para pemilih.

Seorang lagi bertugas memastikan pemilih memasukkan kertas suara di kotak yang benar, sedangkan satu perempuan lainnya memastikan pemilih menyelupkan jari seusai mencoblos. Dan satu perempuan muda bertugas sebagai PTPS.

Pemilih di balik bilik suara di TPS 007 Kampung Kajanan | Foto: Jaswanto

Tak sampai di situ, di pintu masuk TPS 007 Kampung Kajanan, dua orang perempuan dengan seragam Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) berdiri gagah menertibkan para pemilih. Dua Polwan juga terlihat siap-siaga di seberang tempat pencoblosan.

Menurut Yeni, bersama pasukan perempuannya, mereka sudah berada di TPS sejak pukul enam pagi. Dan membuka pendaftaran satu jam setelahnya. Sejak pendaftaran dibuka, para pemilih berduyun-duyun memasuki lokasi pencoblosan yang bernuansa “agak lain” itu.

Meja-meja dijajar membentuk huruf U. Setiap meja dibungkus dengan kain berwarna merah muda lengkap dengan kerlap-kerlip lampu LED. Di meja sebelah utara, bilik suara diletakkan, di sanalah orang-orang memutuskan pilihan. Di sebelah barat, di mana pemilih memasukkan kertas suara, lima kotak suara dijaga. Sedangkan di selatan, para petugas KPPS bekerja.

Tepat di tengah bangunan terdapat aksesoris, anggap saja begitu, berbentuk hati yang ditusuk stik bambu, mirip seperti hiasan telur di kala perayaan Maulid Nabi. Di sana, di bawah hiasan hati itu, lampu LED melilit dan terus berkerlip.

“Sudah sejak kemarin kami menyiapkan dekorasi-dekorasi ini. Nah, karena tepat di hari valentine, makanya kami berinisiatif untuk membuat aksesoris seperti ini,” ujar Yeni sembari tertawa.

Aksesoris berbentuk hati di TPS 007 Kelurahan Kampung Kajanan | Foto: Jaswanto

Berdasarkan hasil wawancara dengan Yeni, TPS 007 Kampung Kajanan memang ditunjuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kampung Kajanan sebagai TPS percontohan dengan semua petugas perempuan.

Terkait dengan hal ini, setidaknya ada satu TPS yang semua petugasnya perempuan di setiap kabupaten di Bali. Hal ini dilakukan untuk mendorong partisipasi pemilih perempuan dalam penyelenggara pemilu di Bali.

“Setelah kami mendapat informasi bahwa TPS 007 dijadikan sebagai percontohan, ada beberapa hal yang kami persiapkan, dari mengikuti bimbingan teknis, sampai belajar kepada petugas TPS lain di Kampung Kajanan,” tutur Yeni.

Terkait dengan kendala selama di lapangan, menurut Yeni, untuk petugas KPPS sendiri nyaris tidak ada. Hanya saja, masih banyak pemilih yang kurang paham dengan teknis aturan pencoblosan. Katanya, banyak yang protes begini-begitu padahal yang bersangkutan memang tidak paham mekanismenya.

Banyak pendatang yang datang ke TPS 007 tapi ternyata tidak atau belum terdaftar di sana. “Jadinya kami harus menjelaskan lagi kepada mereka, dan itu cukup menunda proses pencoblosan,” sambungnya.

Satu hal yang ditekankan oleh Yeni sebagai ketua adalah memastikan semua anggotanya paham akan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, karena semua perempuan, Yeni juga menanamkan mental tangguh kepada para anggotanya. Ia tak mau kalau sampai kinerja KPPS di TPS 007 mengecewakan. Apalagi, menurutnya, ini adalah pertaruhan kaum perempuan.

Shinta Istihsan, Ketua PPS Kelurahan Kampung Kajanan | Foto: Jaswanto

“Kami harus tetap profesional. Sebagai kelompok penyelenggara, meskipun perempuan, harus siap kerja fisik, seperti menata kursi, meja, bilik suara, angkat surat suara, menertibkan pemilih, dll. Yang jelas kami sudah mengikuti aturan,” kata Yeni dengan lantang.

Sementara itu, Ketua PPS Kelurahan Kampung Kajanan—yang juga seorang perempuan—Shinta Istihsan menjamin, meskipun petugas di TPS 007 semua perempuan, kinerjanya tidak kalah dengan laki-laki. Ia percaya petugas KPPS ini bisa mengemban tanggung jawab dengan maksimal.

“Mereka yang di sini ini kan sudah melalui tahap seleksi, dari mulai sikap, attitude, pengetahuan, sampai penguasaan teknologi. Jadi, sebagai ketua PPS, dan sebagai perempuan, saya yakin kinerja mereka tak kalah dari yang lain,” ujarnya.

Shinta mengatakan ada 14 TPS yang tersebar di wilayah Kampung Kajanan dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.833 pemilih. Untuk di TPS 007 yang merupakan TPS Wanita, tercatat DPT-nya sebanyak 277 pemilih.

Terlepas dari TPS 007, sebagai Ketua PPS, Shinta harus jemput bola ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja. Katanya, setidaknya ada enam DPT dari Kampung Kajanan yang masih tinggal di Lapas. “Mereka seharusnya memilih di TPS 14. Tapi karena tidak bisa, mau tidak mau, saya harus ke sana untuk mengantar kertas suara,” tuturnya.[T]

Reporter: Jaswanto
Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Tags: bulelengpemiluPemilu 2024PerempuanSingaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bambu Punah, Sampah Baliho Caleg pun Jadi

Next Post

Guru Bahasa Bali “Pengawi” : Kata Pengantar Buku Antologi Puisi ”Gita Rasmi Sancaya” Karya I Putu Wahya Santosa

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails
Next Post
Guru Bahasa Bali “Pengawi” : Kata Pengantar Buku Antologi Puisi ”Gita Rasmi Sancaya” Karya I Putu Wahya Santosa

Guru Bahasa Bali “Pengawi” : Kata Pengantar Buku Antologi Puisi ”Gita Rasmi Sancaya” Karya I Putu Wahya Santosa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co