3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menunggu Karisma Pariwisata dari KEN 2024

Chusmeru by Chusmeru
February 6, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meluncurkan 110 event berkualitas yang terangkum dalam Karisma Event Nusantara (KEN) pada tanggal 27 Januari 2024. Harapannya, KEN 2024 mampu meningkatkan perekonomian nasional.

Lebih jauh, KEN 2024 diharapkan mampu memberikan multiplier effect kepada masyarakat. Apalagi KEN 2024 menyajikan 110 event unggulan yang telah dikurasi dari 252 event usulan dari dinas pariwisata provinsi di seluruh Indonesia.

Karisma Event Nusantara terbagi dalam lima zona, yaitu budaya, seni, musik, karnaval, dan kuliner. Banyak target dan harapan yang ingin diraih dari KEN ini. Deretan event ini diproyeksikan dapat menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara diharapkan meningkat seiring dengan dimulainya berbagai event itu. Penyelenggaraan KEN 2023 lalu meraup Produk Domestik Bruto sebesar 198,6 miliar rupiah dengan pengunjung 7,36 juta orang, serta perputaran uang mencapai 12,38 triliun rupiah.

Bercermin dari KEN 2023, Sandiaga Uno mematok target peningkatan 20-25 persen. Pergerakan wisatawan diharapkan mencapai 1,2–1,5 miliar untuk wisatawan nusantara. Tentu saja ini akan menjadi angin segar bagi pariwisata Indonesia, jika semua target dan harapan tercapai.

Bukan hanya event, pemberdayaan UMKM dan kuliner daerah juga ditampilkan dalam KEN 2024. Dengan demikian ragam kuliner daerah akan semakin dikenal oleh wisatawan. Apalagi data Kemenparekraf menunjukkan  63 persen wisatawan berkunjung ke suatu daerah untuk berburu kuliner.

Karisma Event

Laku atau tidaknya KEN 2024 di pasar wisata sangat tergantung pada kekuatan event tersebut. Selanjutnya, kunjungan wisata terhadap lebih dari seratus event itu akan menambah karisma pariwisata Indonesia.

Oleh sebab itu perlu diperhatikan betul faktor-faktor yang mendukung KEN 2024. Banyak faktor yang patut dicermati. Lokasi penyelenggaraan event biasanya akan menjadi pertimbangan bagi wisatawan. Lokasi yang mudah aksesibilitasnya akan lebih disukai wisatawan.

Kualitas event menjadi pertaruhan dalam KEN 2024. Event musik misalnya, selayaknya mampu menyuguhkan musik  daerah dan nasional yang mengangkat citra dan menumbuhkan nasionalisme. Karena salah satu peran pariwisata adalah mengangkat citra positif Indonesia di mata dunia dan menggalang nasionalisme.

Jangan sampai event musik KEN didominasi oleh konser penyanyi atau grup musik dari mancanegara. Sementara para musisi Tanah Air menjadi penonton di rumah sendiri. Jika itu yang terjadi, maka karisma pariwisata Indonesia hanya cerita belaka.

Kualitas event kuliner juga dituntut dalam KEN 2024. Kuliner daerah yang menjadi salah satu gelaran event Nusantara diharapkan mampu menggali potensi dan menjunjung kearifan lokal. Apalagi kuliner adalah salah satu produk budaya daerah.

Namun demikian, event kuliner tidak boleh mengabaikan unsur tampilan, penyajian, rasa, dan higenitas. Semua unsur itu penting, mengingat kuliner daerah secara perlahan kalah bersaing dengan produk makanan mancanegara. Banyak fast food dan junk food mulai digemari generasi Z dan milenial.

Daya tarik KEN 2024 diharapkan dapat menjadi magnet wisata dari Aceh hingga Papua. Secara sosial daya tarik event akan mendorong pergerakan wisatawan nusantara ke berbagai destinasi wisata di daerah. Sedangkan secara ekonomis akan menciptakan pemerataan pendapatan dari sektor pariwisata.

Inovasi diperlukan bagi zona event karnaval. Pengulangan karnaval dengan tematik yang sama akan membuat wisatawan enggan berkunjung. Karnaval adalah jenis street festival yang dalam konteks kultural sering bersifat elitis.

Karnaval acapkali mempertontonkan simbol-simbol kekuasaan di daerah. Konsep karnaval harus lebih populis dan egaliter. Sehingga pengunjung maupun rakyat dapat berinteraksi dan berpartisipasi menjadi bagian dari pelaku karnaval.

Tidak kalah penting, KEN 2024 haruslah budget friendly. Karakteristik wisatawan saat ini lebih berorientasi pada hemat biaya dalam berwisata. Untuk itu, jika ingin pergerakan wisatawan meningkat maka perlu distimulasi dengan tarif transportasi dan akomodasi yang murah.

Dukungan Lain

Kesiapan perangkat pemerintahan di daerah sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan gelaran event. Sayangnya, masih banyak aparat pemerintah yang kurang memiliki sense of tourism. Pengembangan pariwisata di daerah tidak didasarkan konsep yang jelas. Dikhawatirkan KEN 2024 kurang direspons secara positif oleh dinas pariwisata di daerah.

Promosi event di daerah juga seringkali kurang greget. Selain kurangnya sumber daya manusia, masalah dana promosi sering menjadi alasan. Anggaran promosi wisata yang bersumber dari APBD kadang terlalu kecil. Sementara belum semua daerah memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah.

Edukasi dan sosialisasi KEN 2024 sebagai media komunikasi lintas dan antarbudaya perlu dilakukan secara masif. Peran media massa dan lembaga pendidikan sangat penting. Masyarakat perlu pemahaman, bahwa event-event tersebut adalah upaya untuk mengenalkan dan melestarikan seni budaya Indonesia.

Karisma Event Nusantara 2024 diharapkan bukan sekadar upaya meraup pendapatan dan devisa. Lebih dari itu, dapat menjadikan bangsa ini berkarisma di mata dunia.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Movieland sebagai Destinasi Wisata: Mungkinkah?
Berkomunikasi Lewat Busana
Tren Wisata 2024: Catatan Akhir Tahun Pariwisata Indonesia
Klaim Desa Wisata Demi Kue Pariwisata
Tags: BudayakomunikasiPariwisataPariwisata Berkelanjutan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ngobral di Ngobrol Seni: Ketika Yudane, Tan Lioe Ie, Putrayasa dan Kun Adnyana Bicara Seni

Next Post

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co