2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menunggu Karisma Pariwisata dari KEN 2024

Chusmeru by Chusmeru
February 6, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meluncurkan 110 event berkualitas yang terangkum dalam Karisma Event Nusantara (KEN) pada tanggal 27 Januari 2024. Harapannya, KEN 2024 mampu meningkatkan perekonomian nasional.

Lebih jauh, KEN 2024 diharapkan mampu memberikan multiplier effect kepada masyarakat. Apalagi KEN 2024 menyajikan 110 event unggulan yang telah dikurasi dari 252 event usulan dari dinas pariwisata provinsi di seluruh Indonesia.

Karisma Event Nusantara terbagi dalam lima zona, yaitu budaya, seni, musik, karnaval, dan kuliner. Banyak target dan harapan yang ingin diraih dari KEN ini. Deretan event ini diproyeksikan dapat menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara diharapkan meningkat seiring dengan dimulainya berbagai event itu. Penyelenggaraan KEN 2023 lalu meraup Produk Domestik Bruto sebesar 198,6 miliar rupiah dengan pengunjung 7,36 juta orang, serta perputaran uang mencapai 12,38 triliun rupiah.

Bercermin dari KEN 2023, Sandiaga Uno mematok target peningkatan 20-25 persen. Pergerakan wisatawan diharapkan mencapai 1,2–1,5 miliar untuk wisatawan nusantara. Tentu saja ini akan menjadi angin segar bagi pariwisata Indonesia, jika semua target dan harapan tercapai.

Bukan hanya event, pemberdayaan UMKM dan kuliner daerah juga ditampilkan dalam KEN 2024. Dengan demikian ragam kuliner daerah akan semakin dikenal oleh wisatawan. Apalagi data Kemenparekraf menunjukkan  63 persen wisatawan berkunjung ke suatu daerah untuk berburu kuliner.

Karisma Event

Laku atau tidaknya KEN 2024 di pasar wisata sangat tergantung pada kekuatan event tersebut. Selanjutnya, kunjungan wisata terhadap lebih dari seratus event itu akan menambah karisma pariwisata Indonesia.

Oleh sebab itu perlu diperhatikan betul faktor-faktor yang mendukung KEN 2024. Banyak faktor yang patut dicermati. Lokasi penyelenggaraan event biasanya akan menjadi pertimbangan bagi wisatawan. Lokasi yang mudah aksesibilitasnya akan lebih disukai wisatawan.

Kualitas event menjadi pertaruhan dalam KEN 2024. Event musik misalnya, selayaknya mampu menyuguhkan musik  daerah dan nasional yang mengangkat citra dan menumbuhkan nasionalisme. Karena salah satu peran pariwisata adalah mengangkat citra positif Indonesia di mata dunia dan menggalang nasionalisme.

Jangan sampai event musik KEN didominasi oleh konser penyanyi atau grup musik dari mancanegara. Sementara para musisi Tanah Air menjadi penonton di rumah sendiri. Jika itu yang terjadi, maka karisma pariwisata Indonesia hanya cerita belaka.

Kualitas event kuliner juga dituntut dalam KEN 2024. Kuliner daerah yang menjadi salah satu gelaran event Nusantara diharapkan mampu menggali potensi dan menjunjung kearifan lokal. Apalagi kuliner adalah salah satu produk budaya daerah.

Namun demikian, event kuliner tidak boleh mengabaikan unsur tampilan, penyajian, rasa, dan higenitas. Semua unsur itu penting, mengingat kuliner daerah secara perlahan kalah bersaing dengan produk makanan mancanegara. Banyak fast food dan junk food mulai digemari generasi Z dan milenial.

Daya tarik KEN 2024 diharapkan dapat menjadi magnet wisata dari Aceh hingga Papua. Secara sosial daya tarik event akan mendorong pergerakan wisatawan nusantara ke berbagai destinasi wisata di daerah. Sedangkan secara ekonomis akan menciptakan pemerataan pendapatan dari sektor pariwisata.

Inovasi diperlukan bagi zona event karnaval. Pengulangan karnaval dengan tematik yang sama akan membuat wisatawan enggan berkunjung. Karnaval adalah jenis street festival yang dalam konteks kultural sering bersifat elitis.

Karnaval acapkali mempertontonkan simbol-simbol kekuasaan di daerah. Konsep karnaval harus lebih populis dan egaliter. Sehingga pengunjung maupun rakyat dapat berinteraksi dan berpartisipasi menjadi bagian dari pelaku karnaval.

Tidak kalah penting, KEN 2024 haruslah budget friendly. Karakteristik wisatawan saat ini lebih berorientasi pada hemat biaya dalam berwisata. Untuk itu, jika ingin pergerakan wisatawan meningkat maka perlu distimulasi dengan tarif transportasi dan akomodasi yang murah.

Dukungan Lain

Kesiapan perangkat pemerintahan di daerah sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan gelaran event. Sayangnya, masih banyak aparat pemerintah yang kurang memiliki sense of tourism. Pengembangan pariwisata di daerah tidak didasarkan konsep yang jelas. Dikhawatirkan KEN 2024 kurang direspons secara positif oleh dinas pariwisata di daerah.

Promosi event di daerah juga seringkali kurang greget. Selain kurangnya sumber daya manusia, masalah dana promosi sering menjadi alasan. Anggaran promosi wisata yang bersumber dari APBD kadang terlalu kecil. Sementara belum semua daerah memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah.

Edukasi dan sosialisasi KEN 2024 sebagai media komunikasi lintas dan antarbudaya perlu dilakukan secara masif. Peran media massa dan lembaga pendidikan sangat penting. Masyarakat perlu pemahaman, bahwa event-event tersebut adalah upaya untuk mengenalkan dan melestarikan seni budaya Indonesia.

Karisma Event Nusantara 2024 diharapkan bukan sekadar upaya meraup pendapatan dan devisa. Lebih dari itu, dapat menjadikan bangsa ini berkarisma di mata dunia.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Movieland sebagai Destinasi Wisata: Mungkinkah?
Berkomunikasi Lewat Busana
Tren Wisata 2024: Catatan Akhir Tahun Pariwisata Indonesia
Klaim Desa Wisata Demi Kue Pariwisata
Tags: BudayakomunikasiPariwisataPariwisata Berkelanjutan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ngobral di Ngobrol Seni: Ketika Yudane, Tan Lioe Ie, Putrayasa dan Kun Adnyana Bicara Seni

Next Post

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co