13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menunggu Karisma Pariwisata dari KEN 2024

Chusmeru by Chusmeru
February 6, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meluncurkan 110 event berkualitas yang terangkum dalam Karisma Event Nusantara (KEN) pada tanggal 27 Januari 2024. Harapannya, KEN 2024 mampu meningkatkan perekonomian nasional.

Lebih jauh, KEN 2024 diharapkan mampu memberikan multiplier effect kepada masyarakat. Apalagi KEN 2024 menyajikan 110 event unggulan yang telah dikurasi dari 252 event usulan dari dinas pariwisata provinsi di seluruh Indonesia.

Karisma Event Nusantara terbagi dalam lima zona, yaitu budaya, seni, musik, karnaval, dan kuliner. Banyak target dan harapan yang ingin diraih dari KEN ini. Deretan event ini diproyeksikan dapat menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara diharapkan meningkat seiring dengan dimulainya berbagai event itu. Penyelenggaraan KEN 2023 lalu meraup Produk Domestik Bruto sebesar 198,6 miliar rupiah dengan pengunjung 7,36 juta orang, serta perputaran uang mencapai 12,38 triliun rupiah.

Bercermin dari KEN 2023, Sandiaga Uno mematok target peningkatan 20-25 persen. Pergerakan wisatawan diharapkan mencapai 1,2–1,5 miliar untuk wisatawan nusantara. Tentu saja ini akan menjadi angin segar bagi pariwisata Indonesia, jika semua target dan harapan tercapai.

Bukan hanya event, pemberdayaan UMKM dan kuliner daerah juga ditampilkan dalam KEN 2024. Dengan demikian ragam kuliner daerah akan semakin dikenal oleh wisatawan. Apalagi data Kemenparekraf menunjukkan  63 persen wisatawan berkunjung ke suatu daerah untuk berburu kuliner.

Karisma Event

Laku atau tidaknya KEN 2024 di pasar wisata sangat tergantung pada kekuatan event tersebut. Selanjutnya, kunjungan wisata terhadap lebih dari seratus event itu akan menambah karisma pariwisata Indonesia.

Oleh sebab itu perlu diperhatikan betul faktor-faktor yang mendukung KEN 2024. Banyak faktor yang patut dicermati. Lokasi penyelenggaraan event biasanya akan menjadi pertimbangan bagi wisatawan. Lokasi yang mudah aksesibilitasnya akan lebih disukai wisatawan.

Kualitas event menjadi pertaruhan dalam KEN 2024. Event musik misalnya, selayaknya mampu menyuguhkan musik  daerah dan nasional yang mengangkat citra dan menumbuhkan nasionalisme. Karena salah satu peran pariwisata adalah mengangkat citra positif Indonesia di mata dunia dan menggalang nasionalisme.

Jangan sampai event musik KEN didominasi oleh konser penyanyi atau grup musik dari mancanegara. Sementara para musisi Tanah Air menjadi penonton di rumah sendiri. Jika itu yang terjadi, maka karisma pariwisata Indonesia hanya cerita belaka.

Kualitas event kuliner juga dituntut dalam KEN 2024. Kuliner daerah yang menjadi salah satu gelaran event Nusantara diharapkan mampu menggali potensi dan menjunjung kearifan lokal. Apalagi kuliner adalah salah satu produk budaya daerah.

Namun demikian, event kuliner tidak boleh mengabaikan unsur tampilan, penyajian, rasa, dan higenitas. Semua unsur itu penting, mengingat kuliner daerah secara perlahan kalah bersaing dengan produk makanan mancanegara. Banyak fast food dan junk food mulai digemari generasi Z dan milenial.

Daya tarik KEN 2024 diharapkan dapat menjadi magnet wisata dari Aceh hingga Papua. Secara sosial daya tarik event akan mendorong pergerakan wisatawan nusantara ke berbagai destinasi wisata di daerah. Sedangkan secara ekonomis akan menciptakan pemerataan pendapatan dari sektor pariwisata.

Inovasi diperlukan bagi zona event karnaval. Pengulangan karnaval dengan tematik yang sama akan membuat wisatawan enggan berkunjung. Karnaval adalah jenis street festival yang dalam konteks kultural sering bersifat elitis.

Karnaval acapkali mempertontonkan simbol-simbol kekuasaan di daerah. Konsep karnaval harus lebih populis dan egaliter. Sehingga pengunjung maupun rakyat dapat berinteraksi dan berpartisipasi menjadi bagian dari pelaku karnaval.

Tidak kalah penting, KEN 2024 haruslah budget friendly. Karakteristik wisatawan saat ini lebih berorientasi pada hemat biaya dalam berwisata. Untuk itu, jika ingin pergerakan wisatawan meningkat maka perlu distimulasi dengan tarif transportasi dan akomodasi yang murah.

Dukungan Lain

Kesiapan perangkat pemerintahan di daerah sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan gelaran event. Sayangnya, masih banyak aparat pemerintah yang kurang memiliki sense of tourism. Pengembangan pariwisata di daerah tidak didasarkan konsep yang jelas. Dikhawatirkan KEN 2024 kurang direspons secara positif oleh dinas pariwisata di daerah.

Promosi event di daerah juga seringkali kurang greget. Selain kurangnya sumber daya manusia, masalah dana promosi sering menjadi alasan. Anggaran promosi wisata yang bersumber dari APBD kadang terlalu kecil. Sementara belum semua daerah memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah.

Edukasi dan sosialisasi KEN 2024 sebagai media komunikasi lintas dan antarbudaya perlu dilakukan secara masif. Peran media massa dan lembaga pendidikan sangat penting. Masyarakat perlu pemahaman, bahwa event-event tersebut adalah upaya untuk mengenalkan dan melestarikan seni budaya Indonesia.

Karisma Event Nusantara 2024 diharapkan bukan sekadar upaya meraup pendapatan dan devisa. Lebih dari itu, dapat menjadikan bangsa ini berkarisma di mata dunia.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Movieland sebagai Destinasi Wisata: Mungkinkah?
Berkomunikasi Lewat Busana
Tren Wisata 2024: Catatan Akhir Tahun Pariwisata Indonesia
Klaim Desa Wisata Demi Kue Pariwisata
Tags: BudayakomunikasiPariwisataPariwisata Berkelanjutan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ngobral di Ngobrol Seni: Ketika Yudane, Tan Lioe Ie, Putrayasa dan Kun Adnyana Bicara Seni

Next Post

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co