12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mobil Si Pino

Ahmadul Faqih Mahfudz by Ahmadul Faqih Mahfudz
January 18, 2024
in Bahasa
Mobil Si Pino

Ilustrasi: tatkala.co

PINO membeli mobil beberapa minggu lalu. Karena dia punya kebiasaan menamai barang-barang miliknya, mobil itu pun dia beri nama Ismuka. Nama ini dia ambil dari Bahasa Arab yang berarti namamu. Namun, setelah dipakai beberapa hari, Pino baru merasa dan baru tahu bahwa mobil itu produk gagal. Sebab itu pula dia harus mempertanggungjawabkan kecerobohannya di hadapan bapak dan ibunya sebagai penyuplai utama uang belanjanya.

Lupakan dulu cerita tentang mobil produk gagal itu. Jangan pula kita grusa-grusu, ojo kesusu, menduga-duga akan diapakan si Pino oleh bapak dan ibu. Mari kita nikmati pagi, minum jus atau kopi, sambil membahas kata mobil dari sudut pandang kebahasaan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V versi daring, kata mobil punya dua makna. Pertama, sebagai kata benda, kendaraan roda empat atau lebih yang digerakkan tenaga mesin berbahan bakar minyak. Keterangan ini perlu disunting lalu ditambah, “…kendaraan berbahan bakar minyak atau tenaga listrik”, karena kini sudah ada mobil listrik. Untuk makna pertama ini, kamus mencantumkan kata turunannya berupa kata bermobil, mobil-mobilan, pemobil, dan permobilan.

Kedua, sebagai kata sifat, mobil bermakna mudah bergerak atau mudah digerakkan; mudah berpindah atau mudah dipindah-pindahkan. Kamus itu pun memberi tamsil, “ia sangat mobil sehingga cocok untuk melakukan tugas luar.” Jangan sampai sampean memahami perkataan “ia sangat mobil”sebagai “ia seperti mobil” sehingga ia cocok bertugas di luar. Tapi kalau sampean tetap menyamakannya demikian, sampean sungguh tak berperikemobilan.

Hassan Shadily dan Jhon M. Echols, dalam Kamus Inggris Indonesia-nya yang terkenal itu, menerangkan entri mobile dengan kata benda berupa mobil sebagai kendaran serta kata sifat dengan arti cempala, aktif, giat, gesit, dan ringan tangan. Sedangkan dalam Tesamoko Tesaurus Bahasa Indonesia Edisi Kedua, Eko Endarmoko, mensinonimkan mobil dengan oto/otomobil (nomina) dan lincah (adjektiva).

Apa yang mempertemukan mobil sebagai kata sifat, kata benda, dan kata kerja? Gerak! Mobil adalah kendaraan yang bisa bergerak karena digerakkan dengan gas dan setir tentu ketika mesinnya dinyalakan dan ada bahan bakarnya. Karena itu pula, dalam bahasa Arab, mobil disebut sayyarah (سيارة) yang bentuk katanya serumpun dengan sara-yasri-sayran (سرى – يسري – سيرا)  yang bermakna bergerak atau berjalan atau berangkat. Selain itu, sayyarah juga satu rumpun kata dengan kata sirah (سيرة) yang bermakna perjalanan hidup atau biografi seseorang. Sayyarah juga sekeluarga kata dengan dengan sayyar (سيار)yang berarti planet. Mobil, sejarah, juga planet, adalah entitas yang bergerak. Dengan penelusuran antarbahasa ini pula kita bisa memahami kenapa perangkat teknologi berbasis sel dan jaringan disebut mobile. Alasannya, saya kira, karena perangkat teknologi itu bisa digerakkan atau bisa dikendalikan (mobilize).

Dalam perkembangannya, muncul kata mobilitas dan mobilisasi sebagai turunan dari kata mobil dengan makna kata sifat. Kamus Besar Bahasa Indonesia V mengartikan mobilitas sebagai kesiapsiagaan untuk bergerak; gerakan berpindah-pindah; gerak perubahan yang terjadi di antara warga masyarakat baik secara fisik maupun secara sosial. Kita bisa membuat contoh, “Dengan senjata terkokang, saat itu, aparat memantau mobilitas warga dan aktivis lingkungan yang menolak proyek penambangan batuan andesit di Pegunungan Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.”

Adapun mobilisasi, dalam kamus besar itu, bermakna dua. Pertama, pengerahan orang untuk dijadikan tentara. Kamus mengamsalkan, “Dalam keadaan perang, Pemerintah dapat mengundangkan mobilisasi bagi pemuda-pemudinya.” Makna kedua, gerak yang mudah; gerak yang cepat; atau perputaran. “Kecilnya modal perusahaan itu membatasi mobilisasi dana dan kemampuan pemasaran.” Tapi, bagi saya, memaknai mobilisasi dengan pengerahan saja sudah cukup, tanpa perlu menambah keterangan untuk dijadikan tentara.

Yang menarik, Eko Endarmoko memberi sinonim yang jitu untuk kata mobilisasi. Ia memuradifkannya tidak hanya dengan kata pengerahan, tapi lebih spesifik lagi, pengorganisasian. Hassan Shadily dan Jhon M. Echols juga tangkas memberi makna negatif pada mobilisasi lewat makna ringan tangan dan cempala yang bermakna lancang. Dalam penyamaan kata mobilisasi dengan beberapa makna tidak terpuji itu saya bersepakat dengan ketiga munsyi kita ini.

Apabila pemaknaan mereka digabung, kita dapat menyimpulkan: mobilisasi adalah pengorganisasian dengan upaya-upaya masif, sistematis, dan terstruktur untuk melakukan hal yang tidak etis bahkan kriminal.

Demikianlah, mobil juga mobilitas dan mobilisasi punya makna berbeda namun bergerak dari makna gerak yang sama. Dan kita pun bisa mempertemukan ketiga kata tersebut dalam satu kalimat lugas: “Dengan menaiki mobil Ismuka, Pino berangkat memobilisasi Mahkamah Keluarga, demi mempertahankan mobilitasnya.”

Lo, lo, lo, gak bahaya ta?

Popularitas Istilah Selingkuh & Main Belakang di Indonesia
Menuliskan /E/ Pepet dan /E/Taleng — Tinjauan Kecil Terhadap Sejumlah Cerpen Bali Modern
Seberapa Greget Judul-Judul Film di Negeri Kita?
Tags: Ahmadul Faqih MahfudzBahasaBahasa ArabBahasa Indonesiamobilisasimobilitas
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penciptaan Gending Selonding untuk Selonding Batur

Next Post

Sebuah Pelajaran dari Ekowisata di Delta Sungai Mekong, Vietnam

Ahmadul Faqih Mahfudz

Ahmadul Faqih Mahfudz

Penyair. Bermukim di Bali

Related Posts

Labirin Bahasa di Sekitar Kita

by I Made Sudiana
September 4, 2026
0
Labirin Bahasa di Sekitar Kita

PERNAHKAH Anda memperhatikan bagaimana sebuah kata bekerja di media sosial atau di obrolan sehari-hari? Kita sering mengira bahasa itu seperti...

Read moreDetails

Gol versus Gul

by I Made Sudiana
September 3, 2026
0
Gol versus Gul

KITA teriak “gol” manakala tim sepak bola yang kita dukung memasukkan bola ke gawang lawan. Ketika bola mengenai tiang gawang,...

Read moreDetails

Perkara Anarkis dan Anarkistis

by I Made Sudiana
August 30, 2026
0
Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

Read moreDetails

Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

by I Made Sudiana
August 18, 2026
0
Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

PERNAHKAH Anda berhenti sejenak di depan papan nama sebuah lembaga pendidikan atau kursus dan memperhatikan semboyan mereka: "Membaca, Menulis, dan...

Read moreDetails

Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

by I Made Sudiana
August 15, 2026
0
Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

 “Kenapa nama anakmu keindia-indiaan banget? Agak aneh rasanya.” Pertanyaan dan pernyataan itu terlontar dari seorang teman yang penasaran saat mendengar...

Read moreDetails

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

by I Made Sudiana
August 13, 2026
0
Sekali Lagi tentang Dirgahayu

SETIAP menjelang bulan Agustus, ruang publik kita dipenuhi oleh baliho, spanduk, dan ucapan digital dengan berbagai variasi kalimat selamat hari...

Read moreDetails

Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

by I Made Sudiana
August 11, 2026
0
Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

Peristiwa tragis yang baru-baru ini terjadi di Tabanan—saat seorang terduga pencuri tewas diamuk massa dan meninggalkan duka mendalam bagi anaknya—kembali...

Read moreDetails

Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

by I Made Sudiana
August 9, 2026
0
Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

PERNAHKAH Anda membaca berita lingkungan dan merasa bingung dengan dua istilah yang mirip: timbulan sampah dan timbunan sampah? Sekilas keduanya tampak sama, tetapi...

Read moreDetails

Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

by I Made Sudiana
June 29, 2026
0
Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali...

Read moreDetails

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

by I Made Sudiana
June 25, 2026
0
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

Read moreDetails
Next Post
Sebuah Pelajaran dari Ekowisata di Delta Sungai Mekong, Vietnam

Sebuah Pelajaran dari Ekowisata di Delta Sungai Mekong, Vietnam

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co