2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Batur, Tradisi, Upacara Danu Kerti: Cerita Melasti ke Segara Watuklotok

Ni Luh Meisa Wulandari by Ni Luh Meisa Wulandari
October 22, 2023
in Khas
Batur, Tradisi, Upacara Danu Kerti: Cerita Melasti ke Segara Watuklotok

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

PAGI ITU matahari belum menyingsing, dingin merambat mengecup tubuh. Daun-daun kering berlari ditiup semilir, bunga-bunga bermekaran menandakan Kartika Masa akan segera berlalu. Mulai subuh sekitar pukul 05.00 WITA pada Buda Kliwon Matal, 11 Oktober 2023 prajuru adat dan para pengayah sudah berkumpul di Pura Ulun Danu Batur.

Terdengar orang-orang berdoa mengatupkan kedua tangan merapal mantra, sedang beberapa lainnya sibuk kesana kemari dengan kaki-kaki itu, bergegas mempersiapkan ritual melasti Ida Bhatara-Bhatari sakti Batur ke segara Watuklotok serangkaian karya Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bakti Pakelem ring Segara lan Gunung Batur, Mapaselang lan Mapadanan.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Setelah beberapa persiapan dilakukan Ida Bhatara-Bhatari katuran bhakti pangodal dan bhakti panyamleh barulah Ida Bhatara-Bhatari diiring melasti ke Segara Watuklotok menggunakan kendaraan. Lebih dari 15 truck dipersiapkan sejak kemarin dan telah dihias sedemikian rupa. Iring-iringan tersebut akan dimulai dari Tempek Pecalang, Jero Kraman dan Pelancang, Gong Gede-Tempek Jero Gambel, Tempek Jero Baris, Tempek Undagi, Tempek Jero Batu Dangin Rurung dan Tempek Jero Batu Dauh Rurung, Sesuhunan (pralingga Ida Bhatara) oleh Jero Mangku dan Tempek Roban juga Daha Bunga, barulah diikuti oleh pangiring.

Ribuan warga tumpah ruah mengiringi perjalanan yang ditempuh kurang lebih sejauh 45 kilometer, bahkan saking antusiasnya tidak sedikit masyarakat Batur yang sudah tiba dan bermalam di Watuklotok sehari sebelumnya. Uniknya masyarakat Batur sepertinya memiliki prinsip “bagi-bagi rejeki” karena tak satupun pedagang yang terlihat sepi dagangannya, meskipun dari rumah kami sudah berbekal makanan atau minuman. Rasanya tak lengkap kalau tidak berbelanja, entah itu sekedar membeli es kelapa muda atau sate languan khas Pesinggahan.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Perjalanan kali ini mengambil rute ke arah selatan melalui Jln. Raya Penelokan menuju Kayuambua dan melintas ke arah Susut kemudian berbelok menuju kota Bangli, tiba di Gianyar lalu Tulikup dan akhirnya tiba di Segara Watuklotok. Cuaca kala itu cukup terik namun tak jua menyurutkan semangat kami. Lalu lintas juga cukup padat, kendati demikian semua berjalan lancar karena jauh hari sebelumnya sudah dilakukan koordinasi yang baik dengan aparat terkait.

Banyak sekali muncul pertanyaan, mengapa melasti kali ini dilakukan di Segara Watuklotok? Bukan di Pegonjongan. Melansir dari jawaban seorang tetua kami di Batur yang mengatakan bahwa “Pamargi ka palemahan patut Ida Bhatara-Bhatari masucian ring Segara Kidul” artinya Upacara Danu Kerthi yang merupakan sebuah ritual yang dilaksanakan untuk mengupayakan pembersihan kembali Danau dan Gunung Batur agar kembali harmonis secara sekala dan niskala merujuk pada hubungan manusia dengan alam (Palemahan) sehingga melasti dilakukan ke selatan (Kidul) tepatnya di Segara Watuklotok (Klungkung)  atau Batubolong (Badung).

Sedangkan kalau selesai pembangunan tempatnya suci atau upacara ngadegang pemangku barulan dilakukan melasti ke arah utara (Lor) yakni Segara Pegonjongan di daerah Gretek, Buleleng atau Labuan Aji (Buleleng).

Sekitar pukul 11.00 WITA rombongan telah sampai di Segara Watuklotok, adapun beberapa rangkaian upacara yang dilakukan disana selain melasti, yakni Caru Manca Kelud, Pakelem dan Nunas Tirtha Amertha di tengah laut.

Seperti biasa rangkaian upacara selalu diiringi dengan tari Baris dan Rejang Batur sebagai pelengkap upacara. Ada tari Baris Jojoran, Baris Gede, Baris Bajra, Baris Perisi, Baris Dadap, dan ditutup dengan tari Rejang Daha Bunga Batur, uniknya ketika akan menarikan tari rejang ini diantara Daha Bunga, kami menyebutnya sebagai prosesi mebaris.

Satu hal yang tak boleh terlupakan yakni sebelum menari kami selalu mengoleskan tanda titik yang berada tepat di kening, diantara kedua alis yang terbuat dari pamor (kapur) dan air suci. Saat itu kami menari beralaskan pasir ditengah terik matahari tanpa alas kaki. Dengan kipas ditangan kanan sedang selendang di tangan kiri kami.

Kami, masyarakat Batur sejak dulu mewarisi puluhan sampai ratusan tradisi, adat dan budaya khas pegunungan, dimana kami sebagai juru sapa dan juru sapu yang bertugas menjaga dan merawat kawasan Batur agar tetap harmonis, melalui ayah-ayahan krama desa adat yang senantiasa konsisten dan totalitas dengan kelengkapan struktur masyarakat yang sedemikian rupa dengan tugasnya masing-masing. Hal ini juga tidak terlepas dari peranan krama (masyarakat) Pasihan Ida Bhatara- Bhatari Batur.

Setelah rangkaian upacara telah selesai dilakukan di Segara Watuklotok, selanjutnya Iringan Ida Bhatara-Bhatari Batur menuju Pura Segara Ulundanu Batur-Pura Jati. Rute yang kami lalui yakni by Pass Prof. Ida Bagus Mantra bergerak ke Utara melalui Jln. Raya Besakih melewati Desa Suter dan bergerak menuju kawasan Pura Jati.

Sebuah perjalanan dari terik panas matahari yang menyengat, kembali menuju tempat dingin dengan kabut tipis menghiasi. Sesampainya di Pura Jati, Ida Bhatara-Bhatari katuran Bhakti Pamendak dan Lantaran Kebo yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Setelah itu Ida Bhatara-Bhatari Batur, dari Pura Jati diiring  menuju pura Segara dengan berjalan tanpa menggunakan alas kaki melewati kain putih yang membentang disepanjang perjalanan. Kala itu bulan tidak nampak pada kejauhan, hanya ada remang lampu, suara genta dan gong yang membuat diri ini kian larut dalam suasana sakral dan indah itu.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Air memang menjadi dasar dalam kehidupan, terutama pertanian. Namun kekeringan juga semakin hari menghampiri petani. Semakin hari debit air juga terus berkurang, hal ini juga diperparah saat musim kemarau. Berbagai cerita soal kegelisahan mereka tentang krisis air sangat tampak dan berada tepat sejengkal dihadapan kita.

Di tengah laju perubahan tersebut diharapkan dengan adanya upacara Danu Kerthi ini dapat melanggengkan sumber air agar tetap terjaga dengan memohon pembersihan serta kemakmuran dan secara bersama-sama tetap menjaga lingkungan agar tetap lestari.

Upaya tersebut diharapkan dapat membuka ruang belajar untuk mengalami masa lalu pada konteks saat ini. Sebagai pewaris tradisi agraris tradisional, hal ini dipandang perlu dalam penyelamatan memori kolektif agar selalu menjaga kelestarian alam sekitar yang sudah berperan besar bagi kelangsungan hidup dan keseimbangan ekosistem. [T]

Tirta dari 5 Gunung di Jawa dan Lombok Tiba di Pura Ulun Danu Batur
Rabu, Ida Bhatara-Bhatari Sakti Batur Melasti ke Segara Watuklotok, 500-an Mobil Pengiring
Kenapa Semua Orang Mengejar Matahari Pagi di Puncak Gunung Batur?
Tags: BaturhinduPura Batur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

IKAMALA Singaraja Adalah Kampung Halaman bagi Mahasiswa dari Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro

Next Post

Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Ni Luh Meisa Wulandari

Ni Luh Meisa Wulandari

Lahir di Batur Tengah, 9 Mei 1998. Kini mahasiswa Jurusaan Kesehatan Gigi Poltekkes Denpasar

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co