24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Batur, Tradisi, Upacara Danu Kerti: Cerita Melasti ke Segara Watuklotok

Ni Luh Meisa Wulandari by Ni Luh Meisa Wulandari
October 22, 2023
in Khas
Batur, Tradisi, Upacara Danu Kerti: Cerita Melasti ke Segara Watuklotok

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

PAGI ITU matahari belum menyingsing, dingin merambat mengecup tubuh. Daun-daun kering berlari ditiup semilir, bunga-bunga bermekaran menandakan Kartika Masa akan segera berlalu. Mulai subuh sekitar pukul 05.00 WITA pada Buda Kliwon Matal, 11 Oktober 2023 prajuru adat dan para pengayah sudah berkumpul di Pura Ulun Danu Batur.

Terdengar orang-orang berdoa mengatupkan kedua tangan merapal mantra, sedang beberapa lainnya sibuk kesana kemari dengan kaki-kaki itu, bergegas mempersiapkan ritual melasti Ida Bhatara-Bhatari sakti Batur ke segara Watuklotok serangkaian karya Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bakti Pakelem ring Segara lan Gunung Batur, Mapaselang lan Mapadanan.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Setelah beberapa persiapan dilakukan Ida Bhatara-Bhatari katuran bhakti pangodal dan bhakti panyamleh barulah Ida Bhatara-Bhatari diiring melasti ke Segara Watuklotok menggunakan kendaraan. Lebih dari 15 truck dipersiapkan sejak kemarin dan telah dihias sedemikian rupa. Iring-iringan tersebut akan dimulai dari Tempek Pecalang, Jero Kraman dan Pelancang, Gong Gede-Tempek Jero Gambel, Tempek Jero Baris, Tempek Undagi, Tempek Jero Batu Dangin Rurung dan Tempek Jero Batu Dauh Rurung, Sesuhunan (pralingga Ida Bhatara) oleh Jero Mangku dan Tempek Roban juga Daha Bunga, barulah diikuti oleh pangiring.

Ribuan warga tumpah ruah mengiringi perjalanan yang ditempuh kurang lebih sejauh 45 kilometer, bahkan saking antusiasnya tidak sedikit masyarakat Batur yang sudah tiba dan bermalam di Watuklotok sehari sebelumnya. Uniknya masyarakat Batur sepertinya memiliki prinsip “bagi-bagi rejeki” karena tak satupun pedagang yang terlihat sepi dagangannya, meskipun dari rumah kami sudah berbekal makanan atau minuman. Rasanya tak lengkap kalau tidak berbelanja, entah itu sekedar membeli es kelapa muda atau sate languan khas Pesinggahan.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Perjalanan kali ini mengambil rute ke arah selatan melalui Jln. Raya Penelokan menuju Kayuambua dan melintas ke arah Susut kemudian berbelok menuju kota Bangli, tiba di Gianyar lalu Tulikup dan akhirnya tiba di Segara Watuklotok. Cuaca kala itu cukup terik namun tak jua menyurutkan semangat kami. Lalu lintas juga cukup padat, kendati demikian semua berjalan lancar karena jauh hari sebelumnya sudah dilakukan koordinasi yang baik dengan aparat terkait.

Banyak sekali muncul pertanyaan, mengapa melasti kali ini dilakukan di Segara Watuklotok? Bukan di Pegonjongan. Melansir dari jawaban seorang tetua kami di Batur yang mengatakan bahwa “Pamargi ka palemahan patut Ida Bhatara-Bhatari masucian ring Segara Kidul” artinya Upacara Danu Kerthi yang merupakan sebuah ritual yang dilaksanakan untuk mengupayakan pembersihan kembali Danau dan Gunung Batur agar kembali harmonis secara sekala dan niskala merujuk pada hubungan manusia dengan alam (Palemahan) sehingga melasti dilakukan ke selatan (Kidul) tepatnya di Segara Watuklotok (Klungkung)  atau Batubolong (Badung).

Sedangkan kalau selesai pembangunan tempatnya suci atau upacara ngadegang pemangku barulan dilakukan melasti ke arah utara (Lor) yakni Segara Pegonjongan di daerah Gretek, Buleleng atau Labuan Aji (Buleleng).

Sekitar pukul 11.00 WITA rombongan telah sampai di Segara Watuklotok, adapun beberapa rangkaian upacara yang dilakukan disana selain melasti, yakni Caru Manca Kelud, Pakelem dan Nunas Tirtha Amertha di tengah laut.

Seperti biasa rangkaian upacara selalu diiringi dengan tari Baris dan Rejang Batur sebagai pelengkap upacara. Ada tari Baris Jojoran, Baris Gede, Baris Bajra, Baris Perisi, Baris Dadap, dan ditutup dengan tari Rejang Daha Bunga Batur, uniknya ketika akan menarikan tari rejang ini diantara Daha Bunga, kami menyebutnya sebagai prosesi mebaris.

Satu hal yang tak boleh terlupakan yakni sebelum menari kami selalu mengoleskan tanda titik yang berada tepat di kening, diantara kedua alis yang terbuat dari pamor (kapur) dan air suci. Saat itu kami menari beralaskan pasir ditengah terik matahari tanpa alas kaki. Dengan kipas ditangan kanan sedang selendang di tangan kiri kami.

Kami, masyarakat Batur sejak dulu mewarisi puluhan sampai ratusan tradisi, adat dan budaya khas pegunungan, dimana kami sebagai juru sapa dan juru sapu yang bertugas menjaga dan merawat kawasan Batur agar tetap harmonis, melalui ayah-ayahan krama desa adat yang senantiasa konsisten dan totalitas dengan kelengkapan struktur masyarakat yang sedemikian rupa dengan tugasnya masing-masing. Hal ini juga tidak terlepas dari peranan krama (masyarakat) Pasihan Ida Bhatara- Bhatari Batur.

Setelah rangkaian upacara telah selesai dilakukan di Segara Watuklotok, selanjutnya Iringan Ida Bhatara-Bhatari Batur menuju Pura Segara Ulundanu Batur-Pura Jati. Rute yang kami lalui yakni by Pass Prof. Ida Bagus Mantra bergerak ke Utara melalui Jln. Raya Besakih melewati Desa Suter dan bergerak menuju kawasan Pura Jati.

Sebuah perjalanan dari terik panas matahari yang menyengat, kembali menuju tempat dingin dengan kabut tipis menghiasi. Sesampainya di Pura Jati, Ida Bhatara-Bhatari katuran Bhakti Pamendak dan Lantaran Kebo yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Setelah itu Ida Bhatara-Bhatari Batur, dari Pura Jati diiring  menuju pura Segara dengan berjalan tanpa menggunakan alas kaki melewati kain putih yang membentang disepanjang perjalanan. Kala itu bulan tidak nampak pada kejauhan, hanya ada remang lampu, suara genta dan gong yang membuat diri ini kian larut dalam suasana sakral dan indah itu.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Air memang menjadi dasar dalam kehidupan, terutama pertanian. Namun kekeringan juga semakin hari menghampiri petani. Semakin hari debit air juga terus berkurang, hal ini juga diperparah saat musim kemarau. Berbagai cerita soal kegelisahan mereka tentang krisis air sangat tampak dan berada tepat sejengkal dihadapan kita.

Di tengah laju perubahan tersebut diharapkan dengan adanya upacara Danu Kerthi ini dapat melanggengkan sumber air agar tetap terjaga dengan memohon pembersihan serta kemakmuran dan secara bersama-sama tetap menjaga lingkungan agar tetap lestari.

Upaya tersebut diharapkan dapat membuka ruang belajar untuk mengalami masa lalu pada konteks saat ini. Sebagai pewaris tradisi agraris tradisional, hal ini dipandang perlu dalam penyelamatan memori kolektif agar selalu menjaga kelestarian alam sekitar yang sudah berperan besar bagi kelangsungan hidup dan keseimbangan ekosistem. [T]

Tirta dari 5 Gunung di Jawa dan Lombok Tiba di Pura Ulun Danu Batur
Rabu, Ida Bhatara-Bhatari Sakti Batur Melasti ke Segara Watuklotok, 500-an Mobil Pengiring
Kenapa Semua Orang Mengejar Matahari Pagi di Puncak Gunung Batur?
Tags: BaturhinduPura Batur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

IKAMALA Singaraja Adalah Kampung Halaman bagi Mahasiswa dari Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro

Next Post

Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Ni Luh Meisa Wulandari

Ni Luh Meisa Wulandari

Lahir di Batur Tengah, 9 Mei 1998. Kini mahasiswa Jurusaan Kesehatan Gigi Poltekkes Denpasar

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co