12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Batur, Tradisi, Upacara Danu Kerti: Cerita Melasti ke Segara Watuklotok

Ni Luh Meisa Wulandari by Ni Luh Meisa Wulandari
October 22, 2023
in Khas
Batur, Tradisi, Upacara Danu Kerti: Cerita Melasti ke Segara Watuklotok

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

PAGI ITU matahari belum menyingsing, dingin merambat mengecup tubuh. Daun-daun kering berlari ditiup semilir, bunga-bunga bermekaran menandakan Kartika Masa akan segera berlalu. Mulai subuh sekitar pukul 05.00 WITA pada Buda Kliwon Matal, 11 Oktober 2023 prajuru adat dan para pengayah sudah berkumpul di Pura Ulun Danu Batur.

Terdengar orang-orang berdoa mengatupkan kedua tangan merapal mantra, sedang beberapa lainnya sibuk kesana kemari dengan kaki-kaki itu, bergegas mempersiapkan ritual melasti Ida Bhatara-Bhatari sakti Batur ke segara Watuklotok serangkaian karya Agung Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bakti Pakelem ring Segara lan Gunung Batur, Mapaselang lan Mapadanan.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Setelah beberapa persiapan dilakukan Ida Bhatara-Bhatari katuran bhakti pangodal dan bhakti panyamleh barulah Ida Bhatara-Bhatari diiring melasti ke Segara Watuklotok menggunakan kendaraan. Lebih dari 15 truck dipersiapkan sejak kemarin dan telah dihias sedemikian rupa. Iring-iringan tersebut akan dimulai dari Tempek Pecalang, Jero Kraman dan Pelancang, Gong Gede-Tempek Jero Gambel, Tempek Jero Baris, Tempek Undagi, Tempek Jero Batu Dangin Rurung dan Tempek Jero Batu Dauh Rurung, Sesuhunan (pralingga Ida Bhatara) oleh Jero Mangku dan Tempek Roban juga Daha Bunga, barulah diikuti oleh pangiring.

Ribuan warga tumpah ruah mengiringi perjalanan yang ditempuh kurang lebih sejauh 45 kilometer, bahkan saking antusiasnya tidak sedikit masyarakat Batur yang sudah tiba dan bermalam di Watuklotok sehari sebelumnya. Uniknya masyarakat Batur sepertinya memiliki prinsip “bagi-bagi rejeki” karena tak satupun pedagang yang terlihat sepi dagangannya, meskipun dari rumah kami sudah berbekal makanan atau minuman. Rasanya tak lengkap kalau tidak berbelanja, entah itu sekedar membeli es kelapa muda atau sate languan khas Pesinggahan.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Perjalanan kali ini mengambil rute ke arah selatan melalui Jln. Raya Penelokan menuju Kayuambua dan melintas ke arah Susut kemudian berbelok menuju kota Bangli, tiba di Gianyar lalu Tulikup dan akhirnya tiba di Segara Watuklotok. Cuaca kala itu cukup terik namun tak jua menyurutkan semangat kami. Lalu lintas juga cukup padat, kendati demikian semua berjalan lancar karena jauh hari sebelumnya sudah dilakukan koordinasi yang baik dengan aparat terkait.

Banyak sekali muncul pertanyaan, mengapa melasti kali ini dilakukan di Segara Watuklotok? Bukan di Pegonjongan. Melansir dari jawaban seorang tetua kami di Batur yang mengatakan bahwa “Pamargi ka palemahan patut Ida Bhatara-Bhatari masucian ring Segara Kidul” artinya Upacara Danu Kerthi yang merupakan sebuah ritual yang dilaksanakan untuk mengupayakan pembersihan kembali Danau dan Gunung Batur agar kembali harmonis secara sekala dan niskala merujuk pada hubungan manusia dengan alam (Palemahan) sehingga melasti dilakukan ke selatan (Kidul) tepatnya di Segara Watuklotok (Klungkung)  atau Batubolong (Badung).

Sedangkan kalau selesai pembangunan tempatnya suci atau upacara ngadegang pemangku barulan dilakukan melasti ke arah utara (Lor) yakni Segara Pegonjongan di daerah Gretek, Buleleng atau Labuan Aji (Buleleng).

Sekitar pukul 11.00 WITA rombongan telah sampai di Segara Watuklotok, adapun beberapa rangkaian upacara yang dilakukan disana selain melasti, yakni Caru Manca Kelud, Pakelem dan Nunas Tirtha Amertha di tengah laut.

Seperti biasa rangkaian upacara selalu diiringi dengan tari Baris dan Rejang Batur sebagai pelengkap upacara. Ada tari Baris Jojoran, Baris Gede, Baris Bajra, Baris Perisi, Baris Dadap, dan ditutup dengan tari Rejang Daha Bunga Batur, uniknya ketika akan menarikan tari rejang ini diantara Daha Bunga, kami menyebutnya sebagai prosesi mebaris.

Satu hal yang tak boleh terlupakan yakni sebelum menari kami selalu mengoleskan tanda titik yang berada tepat di kening, diantara kedua alis yang terbuat dari pamor (kapur) dan air suci. Saat itu kami menari beralaskan pasir ditengah terik matahari tanpa alas kaki. Dengan kipas ditangan kanan sedang selendang di tangan kiri kami.

Kami, masyarakat Batur sejak dulu mewarisi puluhan sampai ratusan tradisi, adat dan budaya khas pegunungan, dimana kami sebagai juru sapa dan juru sapu yang bertugas menjaga dan merawat kawasan Batur agar tetap harmonis, melalui ayah-ayahan krama desa adat yang senantiasa konsisten dan totalitas dengan kelengkapan struktur masyarakat yang sedemikian rupa dengan tugasnya masing-masing. Hal ini juga tidak terlepas dari peranan krama (masyarakat) Pasihan Ida Bhatara- Bhatari Batur.

Setelah rangkaian upacara telah selesai dilakukan di Segara Watuklotok, selanjutnya Iringan Ida Bhatara-Bhatari Batur menuju Pura Segara Ulundanu Batur-Pura Jati. Rute yang kami lalui yakni by Pass Prof. Ida Bagus Mantra bergerak ke Utara melalui Jln. Raya Besakih melewati Desa Suter dan bergerak menuju kawasan Pura Jati.

Sebuah perjalanan dari terik panas matahari yang menyengat, kembali menuju tempat dingin dengan kabut tipis menghiasi. Sesampainya di Pura Jati, Ida Bhatara-Bhatari katuran Bhakti Pamendak dan Lantaran Kebo yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Setelah itu Ida Bhatara-Bhatari Batur, dari Pura Jati diiring  menuju pura Segara dengan berjalan tanpa menggunakan alas kaki melewati kain putih yang membentang disepanjang perjalanan. Kala itu bulan tidak nampak pada kejauhan, hanya ada remang lampu, suara genta dan gong yang membuat diri ini kian larut dalam suasana sakral dan indah itu.

Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023Foto : Panitia Dokumentasi Karya Agung Danu Kerthi Desa Adat Batur Tahun 2023

Air memang menjadi dasar dalam kehidupan, terutama pertanian. Namun kekeringan juga semakin hari menghampiri petani. Semakin hari debit air juga terus berkurang, hal ini juga diperparah saat musim kemarau. Berbagai cerita soal kegelisahan mereka tentang krisis air sangat tampak dan berada tepat sejengkal dihadapan kita.

Di tengah laju perubahan tersebut diharapkan dengan adanya upacara Danu Kerthi ini dapat melanggengkan sumber air agar tetap terjaga dengan memohon pembersihan serta kemakmuran dan secara bersama-sama tetap menjaga lingkungan agar tetap lestari.

Upaya tersebut diharapkan dapat membuka ruang belajar untuk mengalami masa lalu pada konteks saat ini. Sebagai pewaris tradisi agraris tradisional, hal ini dipandang perlu dalam penyelamatan memori kolektif agar selalu menjaga kelestarian alam sekitar yang sudah berperan besar bagi kelangsungan hidup dan keseimbangan ekosistem. [T]

Tirta dari 5 Gunung di Jawa dan Lombok Tiba di Pura Ulun Danu Batur
Rabu, Ida Bhatara-Bhatari Sakti Batur Melasti ke Segara Watuklotok, 500-an Mobil Pengiring
Kenapa Semua Orang Mengejar Matahari Pagi di Puncak Gunung Batur?
Tags: BaturhinduPura Batur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

IKAMALA Singaraja Adalah Kampung Halaman bagi Mahasiswa dari Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro

Next Post

Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Ni Luh Meisa Wulandari

Ni Luh Meisa Wulandari

Lahir di Batur Tengah, 9 Mei 1998. Kini mahasiswa Jurusaan Kesehatan Gigi Poltekkes Denpasar

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co