12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Komang Sujana by Komang Sujana
August 23, 2023
in Khas
Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Berdiri dari kiri-kanan: Putu Ayu Krisna Dewi staf Balai Bahasa Provinsi Bali, Ketut Suwara Guru SMPN Negeri 2 Sawan, dan Evi Noviani staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

BAHASA DAERAH adalah aset kebudayaan nasional yang keberadaanya semakin terdesak oleh kemajuan zaman dan teknologi. Di Indonesia terdapat sekitar 718 bahasa daerah. Berdasarkan Laporan Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019, dari sekian bahasa daerah tersebut, 11 bahasa daerah dinyatakan sudah punah, sedangkan 25 lainnya terancam punah.

Pemerintah melalui Kemdikbudristek meluncurkan Merdeka Belajar Edisi ke-17, yaitu Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai respons terhadap kondisi di atas. Program ini menyasar komunitas tutur, guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa. Fokus sasarannya adalah guru dan siswa. Tujuan akhirnya adalah agar penutur muda menjadi penutur aktif bahasa daerah.

Menjadikan generasi muda untuk menjadi penutur aktif bahasa daerah di tengah gempuran kemajuan zaman dan teknologi tentu tidak mudah. Globalisasi memang membawa peluang kemudahan dan kecepatan dalam berbagai hal. Tetapi di balik itu juga membawa ancaman.

Salah satu dampaknya adalah penggunaan bahasa daerah yang tampaknya semakin ditinggalkan oleh generasi muda. Ini dibuktikan dengan laporan BPS sesuai hasil long form Sensus Penduduk (SP) 2020 yang diterbitkan tanggal 31 Januari 2023 bahwa kemampuan berbahasa daerah generasi Z sebesar 69,9%. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran akan sikap positif bahasa penutur muda semakin menurun.

Merujuk pada pendapat Garvin dan Mathiot, sikap positif bahasa ditunjukkan dengan tiga ciri. Pertama, kesetiaan bahasa (language loyalty), yaitu sikap setia, teguh, dalam mempertahankan bahasa. Kedua, kebanggaan bahasa (language pride), yaitu rasa bangga dalam menggunakan bahasa sebagai identitas diri. Ketiga, kesadaran adanya norma bahasa (awareness of the norm), yaitu kesadaran yang mendorong seseorang untuk menggunakan bahasa dengan baik dan benar.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menumbuhkan sikap positif bahasa generasi muda. Kebijakan Revitalisasi Bahasa Daerah adalah salah satunya. Melalui program ini langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah adalah peningkatan kompetensi guru. Seperti pelatihan guru master tanggal 10-13 Mei 2023 di Singaraja yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali menyasar guru-guru bahasa Bali SMP dan SD di Buleleng.

Salah satu guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan menjadi peserta pelatihan ini. Sebagai tindak lanjut kegiatan kemudian para guru master atau guru utama melakukan pengimbasan kepada guru sejawat dan siswa. Guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan pun telah melakukan pengimbasan kepada siswa. Pengimbasan ini dipantau langsung oleh staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Balai Bahasa Provinsi Bali pada Senin, 21 Agustus 2023.

Selain bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru bahasa daerah, pelatihan guru master tentunya juga bertujuan untuk penguatan sikap positif guru terhadap bahasa daerah. Artinya, sebelum menumbuhkan sikap positif berbahasa kepada siswa maka seyogianya guru sendiri harus memiliki sikap positif berbahasa itu.

Sikap positif guru terhadap bahasa daerah tentu bisa saja menurun atau melemah. Sebagaimana Putu Supartika -Penulis, Sastrawan- pernah menyampaikan kritik pedas pelestarian bahasa Bali yang hanya sebates munyi (hanya sebatas pada perkataan saja). Salah satunya mengkritik guru bahasa Bali yang dikatakan kurang kreatif dan inovatif dalam mengelola pembelajaran di kelas. Dampaknya pembelajaran bahasa Bali membosankan, dinomorduakan oleh peserta didik sebagaimana disampaikan oleh akademisi Undiksha I Wayan Artika.

Anak-anak sedang belajar mapidarta bahasa Bali | Foto: Komang Sujana

Pelatihan guru master telah memberikan manfaat besar bagi guru-guru bahasa daerah untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya. Berbagai strategi pembelajaran yang diperoleh saat pelatihan berdampak pada pembelajaran yang lebih bermakna di kelas. Anak-anak lebih banyak diberikan kesempatan untuk mengonstruksi sendiri pengetahuan, mencoba hal-hal baru seperti belajar mengetik aksara Bali di komputer, berlatih membaca teks pidarta, menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan, seperti menulis puisi dan cerpen, membaca satua Bali dan mendiskusikan isinya.

Menumbuhkan sikap positif berbahasa dalam rangka menjaga kelestarian bahasa daerah adalah usaha kolaboratif. Selain guru, diperlukan peran lingkungan keluarga, masyarakat, dan Pemerintah. Saya sangat mengapresiasi berbagai program pemerintah pusat seperti pelatihan guru master, monitoring dan evaluasi pengimbasan dari guru ke siswa, dan selanjutnya pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Sebagai informasi, FTBI tingkat Provinsi Bali akan dilaksanakan pada bulan November tahun 2023. Bentuk kegiatannya terdiri atas beragam lomba lomba antarsiswa SD dan SMP se-Bali, seperti lomba masatua Bali, matembang sekar alit, nyurat aksara Bali di kertas dan komputer, cipta dan baca puisi Bali anyar, menulis cerpen, mapidarta, dan bebanyolan tungal.

Sementara itu, menurut Evi Noviani, Analis Revitalisasi Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, FTBI nasional direncanakan akan kembali dilaksanakan tahun depan dengan mengundang lebih banyak peserta. Bahkan dikatakan bahwa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sedang berdiskusi dengan Pusat Prestasi Nasional agar agenda Tunas Bahasa Ibu bisa masuk dan setara dengan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Jika ini terealisasi tentu akan menambah semangat guru dan siswa dalam gerakan pelestarian bahasa daerah. Pada khususnya siswa akan menjadi semakin termotivasi karena semakin diapresiasi oleh pemerintah.

FTBI diharapkan bisa terlaksana dari tingkat kabupaten sampai nasional. Hanya saja tahun ini Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali tidak menggelar FTBI. Siswa yang akan mewakili Buleleng pada FTBI tingkat provinsi nanti ditentukan melalui penunjukan. Mekanisme ini sama seperti tahun lalu. Ke depan mekanisme penunjukkan seperti ini sangat perlu dikaji kembali. Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah daerah wajib melakukan pengembangan dan pelindungan bahasa daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

Namun, kondisi ini tidak mengurangi semangat guru-guru bahasa daerah di Buleleng untuk melakukan pengimbasan revitalisasi bahasa daerah di sekolah dan pembinaan siswa yang akan mengikuti FTBI tingkat provinsi. Apakah ini akan berdampak pada peningkatan sikap bahasa generasi muda menjadi semakin positif terhadap bahasa daerah? Semoga dan semoga. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis KOMANG SUJANA
Pembelajaran Sastra Inovatif Berbasis Teknologi Pendidikan Sebagai Strategi Revitalisasi Bahasa Daerah, Penguatan Literasi dan Karakter
Gara-gara Sesi Obsesi Saya Jadi Ikut MPLS Bersama Calon Siswa Baru SMPN 2 Sawan
Diseminasi Revitalisasi Bahasa Daerah: Mulai Dari Diri Agar Tidak “Sebates Munyi”
Tags: Bahasabahasa daerahSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Ridwan Kamil kepada Pemilih Muda: Anda harus ikut memilih!

Next Post

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co