23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Komang Sujana by Komang Sujana
August 23, 2023
in Khas
Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Berdiri dari kiri-kanan: Putu Ayu Krisna Dewi staf Balai Bahasa Provinsi Bali, Ketut Suwara Guru SMPN Negeri 2 Sawan, dan Evi Noviani staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

BAHASA DAERAH adalah aset kebudayaan nasional yang keberadaanya semakin terdesak oleh kemajuan zaman dan teknologi. Di Indonesia terdapat sekitar 718 bahasa daerah. Berdasarkan Laporan Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019, dari sekian bahasa daerah tersebut, 11 bahasa daerah dinyatakan sudah punah, sedangkan 25 lainnya terancam punah.

Pemerintah melalui Kemdikbudristek meluncurkan Merdeka Belajar Edisi ke-17, yaitu Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai respons terhadap kondisi di atas. Program ini menyasar komunitas tutur, guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa. Fokus sasarannya adalah guru dan siswa. Tujuan akhirnya adalah agar penutur muda menjadi penutur aktif bahasa daerah.

Menjadikan generasi muda untuk menjadi penutur aktif bahasa daerah di tengah gempuran kemajuan zaman dan teknologi tentu tidak mudah. Globalisasi memang membawa peluang kemudahan dan kecepatan dalam berbagai hal. Tetapi di balik itu juga membawa ancaman.

Salah satu dampaknya adalah penggunaan bahasa daerah yang tampaknya semakin ditinggalkan oleh generasi muda. Ini dibuktikan dengan laporan BPS sesuai hasil long form Sensus Penduduk (SP) 2020 yang diterbitkan tanggal 31 Januari 2023 bahwa kemampuan berbahasa daerah generasi Z sebesar 69,9%. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran akan sikap positif bahasa penutur muda semakin menurun.

Merujuk pada pendapat Garvin dan Mathiot, sikap positif bahasa ditunjukkan dengan tiga ciri. Pertama, kesetiaan bahasa (language loyalty), yaitu sikap setia, teguh, dalam mempertahankan bahasa. Kedua, kebanggaan bahasa (language pride), yaitu rasa bangga dalam menggunakan bahasa sebagai identitas diri. Ketiga, kesadaran adanya norma bahasa (awareness of the norm), yaitu kesadaran yang mendorong seseorang untuk menggunakan bahasa dengan baik dan benar.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menumbuhkan sikap positif bahasa generasi muda. Kebijakan Revitalisasi Bahasa Daerah adalah salah satunya. Melalui program ini langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah adalah peningkatan kompetensi guru. Seperti pelatihan guru master tanggal 10-13 Mei 2023 di Singaraja yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali menyasar guru-guru bahasa Bali SMP dan SD di Buleleng.

Salah satu guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan menjadi peserta pelatihan ini. Sebagai tindak lanjut kegiatan kemudian para guru master atau guru utama melakukan pengimbasan kepada guru sejawat dan siswa. Guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan pun telah melakukan pengimbasan kepada siswa. Pengimbasan ini dipantau langsung oleh staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Balai Bahasa Provinsi Bali pada Senin, 21 Agustus 2023.

Selain bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru bahasa daerah, pelatihan guru master tentunya juga bertujuan untuk penguatan sikap positif guru terhadap bahasa daerah. Artinya, sebelum menumbuhkan sikap positif berbahasa kepada siswa maka seyogianya guru sendiri harus memiliki sikap positif berbahasa itu.

Sikap positif guru terhadap bahasa daerah tentu bisa saja menurun atau melemah. Sebagaimana Putu Supartika -Penulis, Sastrawan- pernah menyampaikan kritik pedas pelestarian bahasa Bali yang hanya sebates munyi (hanya sebatas pada perkataan saja). Salah satunya mengkritik guru bahasa Bali yang dikatakan kurang kreatif dan inovatif dalam mengelola pembelajaran di kelas. Dampaknya pembelajaran bahasa Bali membosankan, dinomorduakan oleh peserta didik sebagaimana disampaikan oleh akademisi Undiksha I Wayan Artika.

Anak-anak sedang belajar mapidarta bahasa Bali | Foto: Komang Sujana

Pelatihan guru master telah memberikan manfaat besar bagi guru-guru bahasa daerah untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya. Berbagai strategi pembelajaran yang diperoleh saat pelatihan berdampak pada pembelajaran yang lebih bermakna di kelas. Anak-anak lebih banyak diberikan kesempatan untuk mengonstruksi sendiri pengetahuan, mencoba hal-hal baru seperti belajar mengetik aksara Bali di komputer, berlatih membaca teks pidarta, menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan, seperti menulis puisi dan cerpen, membaca satua Bali dan mendiskusikan isinya.

Menumbuhkan sikap positif berbahasa dalam rangka menjaga kelestarian bahasa daerah adalah usaha kolaboratif. Selain guru, diperlukan peran lingkungan keluarga, masyarakat, dan Pemerintah. Saya sangat mengapresiasi berbagai program pemerintah pusat seperti pelatihan guru master, monitoring dan evaluasi pengimbasan dari guru ke siswa, dan selanjutnya pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Sebagai informasi, FTBI tingkat Provinsi Bali akan dilaksanakan pada bulan November tahun 2023. Bentuk kegiatannya terdiri atas beragam lomba lomba antarsiswa SD dan SMP se-Bali, seperti lomba masatua Bali, matembang sekar alit, nyurat aksara Bali di kertas dan komputer, cipta dan baca puisi Bali anyar, menulis cerpen, mapidarta, dan bebanyolan tungal.

Sementara itu, menurut Evi Noviani, Analis Revitalisasi Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, FTBI nasional direncanakan akan kembali dilaksanakan tahun depan dengan mengundang lebih banyak peserta. Bahkan dikatakan bahwa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sedang berdiskusi dengan Pusat Prestasi Nasional agar agenda Tunas Bahasa Ibu bisa masuk dan setara dengan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Jika ini terealisasi tentu akan menambah semangat guru dan siswa dalam gerakan pelestarian bahasa daerah. Pada khususnya siswa akan menjadi semakin termotivasi karena semakin diapresiasi oleh pemerintah.

FTBI diharapkan bisa terlaksana dari tingkat kabupaten sampai nasional. Hanya saja tahun ini Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali tidak menggelar FTBI. Siswa yang akan mewakili Buleleng pada FTBI tingkat provinsi nanti ditentukan melalui penunjukan. Mekanisme ini sama seperti tahun lalu. Ke depan mekanisme penunjukkan seperti ini sangat perlu dikaji kembali. Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah daerah wajib melakukan pengembangan dan pelindungan bahasa daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

Namun, kondisi ini tidak mengurangi semangat guru-guru bahasa daerah di Buleleng untuk melakukan pengimbasan revitalisasi bahasa daerah di sekolah dan pembinaan siswa yang akan mengikuti FTBI tingkat provinsi. Apakah ini akan berdampak pada peningkatan sikap bahasa generasi muda menjadi semakin positif terhadap bahasa daerah? Semoga dan semoga. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis KOMANG SUJANA
Pembelajaran Sastra Inovatif Berbasis Teknologi Pendidikan Sebagai Strategi Revitalisasi Bahasa Daerah, Penguatan Literasi dan Karakter
Gara-gara Sesi Obsesi Saya Jadi Ikut MPLS Bersama Calon Siswa Baru SMPN 2 Sawan
Diseminasi Revitalisasi Bahasa Daerah: Mulai Dari Diri Agar Tidak “Sebates Munyi”
Tags: Bahasabahasa daerahSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Ridwan Kamil kepada Pemilih Muda: Anda harus ikut memilih!

Next Post

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co