22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Komang Sujana by Komang Sujana
August 23, 2023
in Khas
Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Berdiri dari kiri-kanan: Putu Ayu Krisna Dewi staf Balai Bahasa Provinsi Bali, Ketut Suwara Guru SMPN Negeri 2 Sawan, dan Evi Noviani staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

BAHASA DAERAH adalah aset kebudayaan nasional yang keberadaanya semakin terdesak oleh kemajuan zaman dan teknologi. Di Indonesia terdapat sekitar 718 bahasa daerah. Berdasarkan Laporan Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019, dari sekian bahasa daerah tersebut, 11 bahasa daerah dinyatakan sudah punah, sedangkan 25 lainnya terancam punah.

Pemerintah melalui Kemdikbudristek meluncurkan Merdeka Belajar Edisi ke-17, yaitu Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai respons terhadap kondisi di atas. Program ini menyasar komunitas tutur, guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa. Fokus sasarannya adalah guru dan siswa. Tujuan akhirnya adalah agar penutur muda menjadi penutur aktif bahasa daerah.

Menjadikan generasi muda untuk menjadi penutur aktif bahasa daerah di tengah gempuran kemajuan zaman dan teknologi tentu tidak mudah. Globalisasi memang membawa peluang kemudahan dan kecepatan dalam berbagai hal. Tetapi di balik itu juga membawa ancaman.

Salah satu dampaknya adalah penggunaan bahasa daerah yang tampaknya semakin ditinggalkan oleh generasi muda. Ini dibuktikan dengan laporan BPS sesuai hasil long form Sensus Penduduk (SP) 2020 yang diterbitkan tanggal 31 Januari 2023 bahwa kemampuan berbahasa daerah generasi Z sebesar 69,9%. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran akan sikap positif bahasa penutur muda semakin menurun.

Merujuk pada pendapat Garvin dan Mathiot, sikap positif bahasa ditunjukkan dengan tiga ciri. Pertama, kesetiaan bahasa (language loyalty), yaitu sikap setia, teguh, dalam mempertahankan bahasa. Kedua, kebanggaan bahasa (language pride), yaitu rasa bangga dalam menggunakan bahasa sebagai identitas diri. Ketiga, kesadaran adanya norma bahasa (awareness of the norm), yaitu kesadaran yang mendorong seseorang untuk menggunakan bahasa dengan baik dan benar.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menumbuhkan sikap positif bahasa generasi muda. Kebijakan Revitalisasi Bahasa Daerah adalah salah satunya. Melalui program ini langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah adalah peningkatan kompetensi guru. Seperti pelatihan guru master tanggal 10-13 Mei 2023 di Singaraja yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali menyasar guru-guru bahasa Bali SMP dan SD di Buleleng.

Salah satu guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan menjadi peserta pelatihan ini. Sebagai tindak lanjut kegiatan kemudian para guru master atau guru utama melakukan pengimbasan kepada guru sejawat dan siswa. Guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan pun telah melakukan pengimbasan kepada siswa. Pengimbasan ini dipantau langsung oleh staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Balai Bahasa Provinsi Bali pada Senin, 21 Agustus 2023.

Selain bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru bahasa daerah, pelatihan guru master tentunya juga bertujuan untuk penguatan sikap positif guru terhadap bahasa daerah. Artinya, sebelum menumbuhkan sikap positif berbahasa kepada siswa maka seyogianya guru sendiri harus memiliki sikap positif berbahasa itu.

Sikap positif guru terhadap bahasa daerah tentu bisa saja menurun atau melemah. Sebagaimana Putu Supartika -Penulis, Sastrawan- pernah menyampaikan kritik pedas pelestarian bahasa Bali yang hanya sebates munyi (hanya sebatas pada perkataan saja). Salah satunya mengkritik guru bahasa Bali yang dikatakan kurang kreatif dan inovatif dalam mengelola pembelajaran di kelas. Dampaknya pembelajaran bahasa Bali membosankan, dinomorduakan oleh peserta didik sebagaimana disampaikan oleh akademisi Undiksha I Wayan Artika.

Anak-anak sedang belajar mapidarta bahasa Bali | Foto: Komang Sujana

Pelatihan guru master telah memberikan manfaat besar bagi guru-guru bahasa daerah untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya. Berbagai strategi pembelajaran yang diperoleh saat pelatihan berdampak pada pembelajaran yang lebih bermakna di kelas. Anak-anak lebih banyak diberikan kesempatan untuk mengonstruksi sendiri pengetahuan, mencoba hal-hal baru seperti belajar mengetik aksara Bali di komputer, berlatih membaca teks pidarta, menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan, seperti menulis puisi dan cerpen, membaca satua Bali dan mendiskusikan isinya.

Menumbuhkan sikap positif berbahasa dalam rangka menjaga kelestarian bahasa daerah adalah usaha kolaboratif. Selain guru, diperlukan peran lingkungan keluarga, masyarakat, dan Pemerintah. Saya sangat mengapresiasi berbagai program pemerintah pusat seperti pelatihan guru master, monitoring dan evaluasi pengimbasan dari guru ke siswa, dan selanjutnya pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Sebagai informasi, FTBI tingkat Provinsi Bali akan dilaksanakan pada bulan November tahun 2023. Bentuk kegiatannya terdiri atas beragam lomba lomba antarsiswa SD dan SMP se-Bali, seperti lomba masatua Bali, matembang sekar alit, nyurat aksara Bali di kertas dan komputer, cipta dan baca puisi Bali anyar, menulis cerpen, mapidarta, dan bebanyolan tungal.

Sementara itu, menurut Evi Noviani, Analis Revitalisasi Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, FTBI nasional direncanakan akan kembali dilaksanakan tahun depan dengan mengundang lebih banyak peserta. Bahkan dikatakan bahwa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sedang berdiskusi dengan Pusat Prestasi Nasional agar agenda Tunas Bahasa Ibu bisa masuk dan setara dengan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Jika ini terealisasi tentu akan menambah semangat guru dan siswa dalam gerakan pelestarian bahasa daerah. Pada khususnya siswa akan menjadi semakin termotivasi karena semakin diapresiasi oleh pemerintah.

FTBI diharapkan bisa terlaksana dari tingkat kabupaten sampai nasional. Hanya saja tahun ini Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali tidak menggelar FTBI. Siswa yang akan mewakili Buleleng pada FTBI tingkat provinsi nanti ditentukan melalui penunjukan. Mekanisme ini sama seperti tahun lalu. Ke depan mekanisme penunjukkan seperti ini sangat perlu dikaji kembali. Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah daerah wajib melakukan pengembangan dan pelindungan bahasa daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

Namun, kondisi ini tidak mengurangi semangat guru-guru bahasa daerah di Buleleng untuk melakukan pengimbasan revitalisasi bahasa daerah di sekolah dan pembinaan siswa yang akan mengikuti FTBI tingkat provinsi. Apakah ini akan berdampak pada peningkatan sikap bahasa generasi muda menjadi semakin positif terhadap bahasa daerah? Semoga dan semoga. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis KOMANG SUJANA
Pembelajaran Sastra Inovatif Berbasis Teknologi Pendidikan Sebagai Strategi Revitalisasi Bahasa Daerah, Penguatan Literasi dan Karakter
Gara-gara Sesi Obsesi Saya Jadi Ikut MPLS Bersama Calon Siswa Baru SMPN 2 Sawan
Diseminasi Revitalisasi Bahasa Daerah: Mulai Dari Diri Agar Tidak “Sebates Munyi”
Tags: Bahasabahasa daerahSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Ridwan Kamil kepada Pemilih Muda: Anda harus ikut memilih!

Next Post

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co