4 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Terus Berkolaborasi, Minikino Mempertegas Posisi Budaya Film Pendek Indonesia

tatkala by tatkala
June 14, 2023
in Budaya
Terus Berkolaborasi, Minikino Mempertegas Posisi Budaya Film Pendek Indonesia

FESTIVAL FILM PENDEK lebih dari sekedar acara meriah atau perayaan yang hingar bingar. Lebih jauh lagi festival film pendek bisa bekerja dan berkolaborasi untuk membangun wacana juga mempertegas posisi budaya. Hal itulah yang dilakukan Minikino sejak tahun 2002.

Ketika Minikino, organisasi film pendek tertua di Indonesia, ini terpilih menjadi salah satu penerima Dana Indonesiana Event Strategis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Minikino semakin memperlebar langkahnya. Kerja dan kolaborasi Minikino menjadi langkah penting dan strategis untuk posisi film pendek Indonesia di dunia.

Menghubungkan Wacana

Minikino menghubungkan film Altaraba (The Soil, 2020)karya Luthfi Muhammad dengan Bergwelten Film Festival yang akan tayang pada 10-11 Juni di Swiss. Bergwelten Film Festival adalah festival yang berfokus pada wacana lingkungan dan hewan. Thomas Horat, salah satu inisiator festival ini, pertama kali terhubung dengan Minikino karena karya filmnya  pernah menjadi salah satu nominasi International di Minikino Film Week. Film Altaraba dalam premier Eropanya kali ini dipilih oleh Horat karena film ini menampilkan jalinan yang menarik tentang bagaimana persoalan spiritual, fisikal, dan ekologi yang terjadi di Indonesia.

Beberapa hari berikutnya, pada 15-16 Juni Fransiska Prihadi, direktur program Minikino, menjadi juri internasional untuk Independent Film Projects for International Pitching Forum yang diselenggarakan oleh Eye Catcher Global (ECG). Berasal dari Hong Kong, ECG bertujuan untuk menyatukan komunitas kreatif dan produksi dari industri pembuatan film independen Asia dan internasional, mengumpulkan sumber daya untuk menginkubasi proyek film dengan visi unik dan gaya pribadi yang kuat, serta memfasilitasi pembuat film Hong Kong untuk lebih terekspos secara global.

Terhubung dengan salah satu co-founder ECG yaitu Eric Tsang, sejak tahun 2019, ketika film A Thousand Sails (2020) dan The Umbrella (2018) masuk ke Minikino Film Week. “Koneksi Minikino ini banyak juga dari filmmaker yang filmnya pernah diputar di Minikino, dan mereka ternyata aktif juga ingin mendukung ekosistem lokalnya mereka.” Hubungan ini dilanjutkan dengan Fransiska yang akan berangkat bersama sutradara asal Jember, Kiki Febriyanti untuk mengadakan showcase pemutaran film-filmnya.

Selanjutnya pada 14 Agustus Fransiska akan mengisi panel Association for Cultural Studies Institute (ACS Institute) di Taiwan. Ia akan menjadi salah satu panelis dalam acara “Roundtable: Re-Siting Cinema” yang mengumpulkan programmer, filmmaker, dan akademisi dalam dialog kritis tentang perubahan wacana pengelolaan ruang pemutaran dan filmmaking sebagai praktik dekolonial. Panel ini akan mendiskusikan penelitian dan pelajaran yang dipetik dari para praktisi tentang pergeseran industri media dalam merespons produksi virtual dan teknologi XR (Extended Reality) sebagai sumber daya bagi filmmaker independen di Asia, Asia Tenggara, dan diaspora.

Aram Siu Wai Collier dari Toronto Reel Asian yang sudah lama terhubung dengan Minikino, merekomendasikan Fransiska kepada ACS untuk menjadi panelis. “Alasannya karena Minikino pernah membawa film VR ke desa. Dan itu menjadi sesuatu yang menarik ketika membicarakan tentang lokasi yang bukan pemutaran konvensional,” ungkap Fransiska.

Kolaborasi dan Pertukaran

Kolaborasi Minikino pada bulan Oktober, adalah dengan Kaohsiung Film Festival di Taiwan. Kolaborasi ini berbentuk penayangan film-film dari program Indonesian Entourage: The Spice Route Shorts yang juga telah diputar dalam Market Screening di Clermont Ferrand International Short Film Festival pada 31 Januari 2023 silam.

Lalu menyebrang ke benua Eropa, salah satu festival film pendek tertua di dunia, Alcine. Festival dari Spanyol yang sudah memasuki edisi yang ke-51 tahun, akan melakukan pertukaran program film bersama Minikino Film Week 9. Hubungan dengan Alcine, bermula dari pertemuan dengan Pedro Toro di Bogota Short Film Festival. Pedro adalah direktur artistik Alcine. Selain itu, Pedro juga dilibatkan menjadi juri kompetisi nasional Minikino Film Week.

Masih berlanjut, Show Me Shorts festival film pendek dari New Zealand yang pernah melakukan pertukaran program 3 tahun yang lalu di Minikino Film Week 6. Tahun ini kembali berkolaborasi berkat hubungan yang terjaga baik dengan Gina Dellabarca direktur festival tersebut. Fransiska Prihadi telah diundang resmi menjadi juri internasional di Show Me Short yang akan berlangsung pada 6-29 Oktober mendatang.

S-Express 2023 Indonesia yang merupakan bagian dari program pertukaran film pendek se-Asia Tenggara. Tahun ini, program S-Express akan pertama kali diputar di Malaysia pada tanggal 6-9 Juli 2023 dalam Mini Film Festival edisi ke-19 mendatang.

Lokasi pemutaran adalah La Promenade Mall, Kota Samarahan, Sarawak. Menampilkan I Swarnangkara (Petra Paramita, Animasi 2022), Is it over yet? (Rayhan Dharmawan, Dokumenter, 2020), Teh Tawar untuk Akong (Yonathan Lim, Fiksi, 2022), Acung Memilih Bersuara (Amelia Hapsari, Dokumenter Animasi, 2023), Harga Mahal yang Dibayar Murah (Razan Wirjosandjojo, Fiksi, 2022). Program ini juga akan keliling berbagai festival di Asia Tenggara lainnya, dan pastinya akan ditampilkan dalam perhelatan tahunan Minikino Film Week 9, Bali International Short Film Festival mendatang.

Kolaborasi selanjutnya datang dari Timur Tengah. Museum Qatar di bawah kepemimpinan HE Sheikha Al Mayassa binti Hamad bin Khalifa Al Thani mengembangkan sebuah inisiatif bertajuk Years of Culture. Program pertukaran budaya internasional yang berlangsung setahun penuh, tahun ini memilih Indonesia sebagai negara tujuannya. Sepanjang tahun 2023, pertukaran budaya kreatif di segala bidang, mulai dari film, fotografi, kuliner, seni pertunjukan teater, residensi seniman, hingga pertukaran pameran seni.

Di Bidang perfilman, Qatar Ajyal Film Festival melalui Kemendikbud Ristek bekerja sama dengan Minikino Film Week, Jogja-NETPAC Asian Film Festival,l dan Madani International Film Festival menjadi duta untuk pertukaran program film. Qatar Ajyal Film Festival mengirim sejumlah total 8 film yang akan tampil dalam Market Screening Minikino Film Week 9.

“Market Screening adalah kesempatan yang dibuka untuk institusi, rumah produksi, festival film, NGO, atau badan yang memiliki kepentingan untuk menampilkan diri di jaringan industri film pendek dalam skala global. Minikino mengharapkan kesempatan yang baik ini untuk saling mempertemukan para pelaku industri untuk menjalin kolaborasi yang berkelanjutan,” jelas Rayhan Dharmawan selaku koordinator short film market Minikino Film Week 9. Peserta market screening 2023 lainnya adalah dari Festival Film Purbalingga, Universitas Media Nusantara, Universitas Pelita Harapan, Rangkai.id dan masih banyak lagi.

Posisi Minikino menjadi pembuka pintu internasional untuk film pendek Indonesia juga akan semakin kuat di tahun-tahun ke depan. Pasalnya, film-film pendek dalam kategori kompetisi nasional Minikino Film Week telah resmi dianggap memenuhi kualifikasi untuk dipertimbangkan dalam kompetisi internasional Seoul Yeongdeungpo Extreme Short Image Film Festival (SESIFF) dan Bogota Short Film Festival (BOGOSHORTS).

Terhubung dan Berkarya Untuk Mempertegas Posisi Budaya

Sejak 9 Mei, Fransiska telah dilantik sebagai anggota dewan Short Film Conference. Posisi ini artinya membawa suara Indonesia dan Asia Tenggara untuk forum internasional.  Hubungan ini kembali memberikan Minikino kesempatan besar untuk merespons isu dan juga kondisi sosial politik dunia. Misalnya, Fransiska menceritakan tentang perang Ukraina dan Rusia yang pengaruhnya cukup besar untuk hubungan internasional. “Waktu pandemi kita terisolasi, tapi masih bisa terhubung melalui teknologi. Tapi ternyata itu bukan masalah apa-apa ketimbang perang yang membuat posisi festival budaya makin sulit,” ungkap Fransiska.

Salah satu contoh nyata yang telah terjadi adalah ketika film-film Rusia yang tidak bisa masuk ke dalam festival bila filmnya di danai oleh pemerintah Rusia. Ketika Fransiska menjadi salah satu anggota dewan Short Film Conference, ini adalah posisi yang strategis untuk mengetahui isu global lebih cepat.

Pada 1-2 Juli mendatang Minikino Film Week (MFW) telah bersiap untuk melaksanakan “Workshop Stop Motion Kolaborasi Tiga Negara: Indonesia, Korea Selatan, dan Kolombia!” bersama Seoul Yeongdeungpo Extreme Short Image Film Festival (SESIFF) dan Bogota Short Film Festival (BOGOSHORTS).

Workshop yang melibatkan 3 festival dan 3 negara ini menawarkan pengalaman kreatif, kerja dalam tim, dan pengetahuan dasar proses animasi dengan membuat film pendek menggunakan teknik stop motion. Hasil akhir dari workshop ini adalah film pendek animasi yang kemudian akan digabung dengan hasil workshop lain yang dilakukan oleh anak-anak dari Korea Selatan dan Kolombia. Untuk kemudian menjadi satu film pendek animasi kolaborasi tiga negara. Hasil workshop ini nantinya akan ditayangkan pada festival di tiap negara.

“Ketika festival sudah konsisten dan kerjasama terjalin baik, Kita jadi bisa memperdalam kerjasamanya menjadi bentuk yang lain yang lebih beragam,” ungkap Fransiska.

Kerja sama menarik selanjutnya, kembali ke tingkat lokal di Bali. Kali ini dilakukan dengan Toko Seniman, sebuah ruang eksplorasi kopi yang berbasis di Denpasar. Sepanjang bulan Juni ini berlangsung program residensi Minikino bersama Toko Seniman untuk mengapresiasi karya film pendek Indonesia dalam bentuk cita rasa kopi. Penikmat film pendek dan kopi melakukan residensi singkat 6 hari di Toko Seniman, Denpasar dengan fasilitas kawan diskusi Minikino dan barista dari Toko Seniman serta akses ke seluruh film pendek dalam program Indonesia Raja 2023.

Beberapa peserta telah terpilih, diantaranya: Kaleb Sitompul yang memiliki ketertarikan pada cerita masyarakat lokal di luar pulau Jawa, dan sejak 2021, ia fokus mengembangkan cerita dan isu di Sumatera Utara melalui medium visual dan dalam bentuk ruang alternatif; Rebeca Palupi yang memiliki konsentrasi sebagai koordinator kegiatan seni dan budaya, ia juga tertarik pada bidang tari, puisi, dan menciptakan lagu; Hardiwan Prayoga, seorang adalah pegiat film dari Jogja dan tergabung dalam komunitas film Cinemartani. Salah satu programmer Festival Film Dokumenter tahun 2019 dan 2022 dan menjadi arsiparis di Indonesian Visual Art Archive (IVAA); dan Brigitta Patricia seorang penulis dan penari (contemporary dance), penampilan terakhirnya adalah untuk Tromarama : PERSONALIA exhibition pada tahun 2022. [T][Ado/*]

  • BACA artikel lain tentang MINIKINO
Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino
Ketika Kota Menjelma Kata | Catatan Film “Walking Through Words” dalam Minikino Film Week 8
“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8
Tags: film pendekMinikinoMinikino Film Week
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

PKB Kehilangan Sekuni, Berkeliaran di Luar Panggung

Next Post

Memaknai Reuni Sekolah, Bukan Ajang Pamer Kesuksesan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails
Next Post
Memaknai Reuni Sekolah, Bukan Ajang Pamer Kesuksesan

Memaknai Reuni Sekolah, Bukan Ajang Pamer Kesuksesan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co