2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

MK dan KPK dalam Pusaran Politik

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 31, 2023
in Esai
MK dan KPK dalam Pusaran Politik

Ilustrasi tatkala.co

Kawan             : Ais, masa jabatan KPK diperpanjang jadi 5 tahun.

Saya                : Wah, Pemilu 2024 makin seru, nih.

MAHKAMAH KONSTITUSI (MK) pada akhirnya memutuskan menerima permohonan uji materiil terhadap Pasal 34 UU KPK yang berisi soal masa jabatan pimpinan KPK.

Gugatan tersebut sebelumnya diajukan langsung oleh Wakil Ketua KPK periode 2019-2023 Nurul Ghufron.

Dalam permohonannya, ia meminta agar majelis memperpanjang masa jabatan dari dari yang semula 4 tahun, menjadi 5 tahun. Artinya, putusan MK nomor 112/PUU-XX/2022 sudah berlaku dan memiliki kekuatan mengikat sejak selesai diucapkan dalam sidang pleno pengucapan putusan. Setidaknya itulah yang sudah diatur dalam UU 7 tahun 2020 tentang MK.

Apakah putusan ini dapat diterima langsung oleh publik? Oh, tentu saja tidak. Putusan tersebut berhasil membikin publik heboh, memang di tahun-tahun politik seperti hari ini, banyak sekali hal yang membikin heboh.

Respon cukup keras datang dari DPR yang menjadi tempat melahirkan segala bentuk undang-undang, termasuk di dalamnya UU KPK yang disahkan pada tahun 2019 silam.

Beberapa anggota DPR di Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan langsung angkat bicara terkait putusan MK yang mengabulkan permohonan perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK menjadi 5 tahun.

Sebut saja Ahmad Sahroni, Taufik Basari dari Partai Nasdem, dan Benny K. Harman dari Partai Demokrat. Mereka kompak mempertanyakan kapasitas MK dalam putusan tersebut. Mereka juga menyebut bahwa kewenangan merubah isi undang-undang berada di tangan pembuat undang-undang, dalam hal ini adalah DPR.

Preseden Buruk

Kalau dilihat ke masa-masa sebelumnya, ternyata MK sudah pernah menangani gugatan terkait dengan masa jabatan. Tepatnya di tahun 2020, MK menangani gugatan dari salah satu dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Allan Fatchan terkait UU Nomor 7 tahun 2020 tentang MK.

Pada saat itu, Allan menggugat masa jabatan hakim MK yang bisa mencapai 15 tahun. Namun dalam kasus tersebut, MK justru menyatakan bahwa terkait masa jabatan merupakan wewenang pembuat undang-undang atau open legal policy. Lah, kalau dulu putusannya begitu, kenapa sekarang begini?

Melihat fakta bahwa dalam konteks kasus yang sama, MK menghasilkan amar putusan yang berbeda tentu menimbulkan tanda tanya publik. Apalagi ini bisa saja menjadi preseden yang buruk ke depannya.

Saya juga berpikir bahwa masa jabatan lembaga negara yang dibentuk oleh undang-undang tidak diputuskan secara asal-asalan. Segala aspek pasti sudah dipertimbangkan.

Lalu, apakah dengan alasan masa jabatan pimpinan KPK yang lebih singkat dibanding beberapa lembaga non kementerian lain—yang kemudian memunculkan anggapan kalau kedudukan KPK lebih rendah dibanding dengan lembaga non kementerian lainnya—tanpa didukung dengan bukti yang cukup, MK kemudian dengan entengnya mengabulkan permohonan tersebut?

Jika jawabannya “iya”, maka MK harus berlaku sama apabila di masa yang akan datang lembaga-lembaga non kementerian lain, seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Informasi (KI), Komnas HAM, dll mengikuti jejak dari KPK untuk meminta “kesetaraan” dengan lembaga lainnya dan meminta agar masa jabatan pimpinannya ditambah menjadi 5 tahun. Bener nggak sih?

Jujur saja saya agak curiga ketika melihat peristiwa ini. Respon keras terhadap putusan MK terkait perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK hanya didominasi oleh para anggota DPR yang berasal dari Koalisi Perubahan Untuk Persatuan, seperti Nasdem dan Demokrat.

Apakah perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK hari ini melibatkan tangan-tangan kekuasaan? Benarkah kekuasaan hari ini ingin menghalangi seseorang untuk berkontestasi dalam pesta demokrasi mendatang?

Narasi negatif tentang KPK menjadi alat untuk “mematikan” lawan politik kerap kali berkelindan di tengah masyarakat. Saya akan coba beri contoh kasus Anas Urbaningrum yang juga mantan Ketua Umum Partai Demokrat yang terlibat dalam korupsi Hambalang.

Kasus ini santer disebut-sebut sebagai cara untuk menjegal Anas yang makin hari makin moncer di dunia politik. Bahkan setelah menghirup udara bebas, pihak Anas siap untuk menjelaskan secara terang benderang tentang kasus yang berhasil mengurungnya di Lapas Sukamiskin selama hampir 10 tahun lamanya.

Penggunaan instrumen hukum untuk “mematikan” lawan politik bukanlah hal baru. Dalam banyak kesempatan, hal ini tidak jarang disampaikan oleh politisi-politisi kawakan di negeri ini.

Kecurigaan ini juga berangkat dari begitu banyak pihak yang menyoroti penguasa dalam hal ini adalah Presiden Joko Widodo yang dianggap terlalu ikut campur atau “cawe-cawe” dalam proses suksesi kekuasaan pada Pemilu 2024 mendatang.

Tentu dapat dimaklumi apabila seorang pemimpin menginginkan penerusnya adalah orang yang satu pemikiran dengannya—hal tersebut juga rasanya yang diinginkan oleh Joko Widodo. Tapi apabila kecurigaan tentang perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK adalah salah satu bentuk cawe-cawe penguasa, maka hal ini tentu akan mengancam demokrasi di Indonesia.

Meski banyak pihak yang menampik hal tersebut dan memberi argumen bahwa KPK adalah lembaga yang murni mengurusi kasus hukum dan tidak terlibat dalam pusaran politik, tetapi hal yang juga tidak bisa dipungkiri, bahwa KPK adalah lembaga yang dihasilkan dari produk politik (baca: undang-undang), dan pimpinannya pun dipilih dari proses lobi-lobi politik di DPR yang isinya adalah orang-orang partai politik. Begitu pun dengan MK.

Semoga saja dugaan saya tidak benar dan saya juga mengajak untuk bersama-sama menjaga KPK dan MK agar tetap menjadi lembaga yang netral, tak terbawa dalam pusaran politik yang makin ke sini, makin kencang dinamikanya.[T]

Artis Nyaleg: Bentuk Nyata Pragmatisme Partai Politik
Kerabat Pejabat Menuju Gelanggang Politik
Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024
Tags: KPKPemilu 2024Politik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Drama Gong Sancaya Era Baru, Mewangi Kini dan Nanti

Next Post

Cerita Daun dan Warna Alami: Pagi Moetly, Slow Fashion dan Mindfull Fashion | Catatan Tatkala May May May 2023

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Cerita Daun dan Warna Alami: Pagi Moetly, Slow Fashion dan Mindfull Fashion | Catatan Tatkala May May May 2023

Cerita Daun dan Warna Alami: Pagi Moetly, Slow Fashion dan Mindfull Fashion | Catatan Tatkala May May May 2023

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co