3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi Intelijen: Layak Menjadi Kajian

Chusmeru by Chusmeru
May 7, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

APA YANG dibayangkan orang ketika mendengar kata intelijen? Mungkin yang terbayang adalah sosok intel polisi berpakaian preman dengan pistol menonjol di pinggang dan suara berisik handy talkie. Mungkin juga gambaran orang menyamar sebagai tukang bakso yang tiba-tiba melakukan penangkapan terhadap penjahat. Atau tokoh seperti yang ditampilkan dalam film-film James Bond.

Intelijen acapkali dikaitkan dengan profesi yang menyeramkan. Hal itu dikaitkan dengan doktrin yang sering dikenal dalam dunia intelejen, yaitu “Berhasil Tidak Dipuji, Gagal Dicaci Maki, Hilang Tidak Dicari, Mati Tidak Diakui”.

Doktrin tersebut membuat orang tidak begitu tertarik menggeluti profesi intelijen. Padahal, sebagai suatu proses komunikasi, intelijen bukan hanya merujuk pada aparat negara, tetapi juga ada pada bidang bisnis, politik, organisasi masyarakat, teknologi, dan sebagainya.

Sesungguhnya aktivitas intelijen dapat terjadi di semua bidang, selama prinsip-prinsip intelijen terpenuhi. Salah satu prinsip intelijen adalah Velox et Exactus, yaitu kecepatan dan ketepatan dalam hal melihat, mendengar, menulis, dan menyampaikan informasi.

Prinsip tersebut juga dilakukan dalam dunia jurnalistik yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan dalam mengolah informasi. Oleh sebab itu kegiatan intelijen sangat berdekatan dengan kegiatan komunikasi. Bahkan, intelijen layak untuk dikaji dalam perspektif komunikasi.

Intelijen dan Komunikasi

Banyak definisi tentang intelijen. Salah satunya adalah apa yang disampaikan Jeffrey T.Richelson. Menurutnya, intelijen adalah produk yang dihasilkan dari kegiatan pengumpulan, proses, integrasi, analisis dan evaluasi, serta interpretasi dari bahan keterangan.

Kegiatan seperti yang dimaksud Richelson tersebut identik dengan kerja para wartawan. Dengan demikian, intelijen sesungguhnya juga merupakan kegiatan berkomunikasi.

Merujuk pada Undang–Undang No.17 tahun 2011 tentang Intelijen Negara, intelijen adalah pengetahuan, organisasi, dan kegiatan yang terkait dengan perumusan kebijakan, strategi nasional, dan pengambilan keputusan berdasarkan analisis dari informasi dan fakta yang terkumpul melalui metode kerja untuk pendeteksian dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan setiap ancaman terhadap keamanan nasional.

Sebagai pengetahuan, intelijen  memiliki pendekatan yang akan bersinggungan dengan pengetahuan lain. Salah satu pengetahuan yang dekat dengan intelijen adalah komunikasi.

Ada persamaan dan perbedaan antara komunikasi dan intelijen. Komponen yang terlibat dalam komunikasi dan intelijen memiliki kesamaan, yaitu sumber, pesan, media atau saluran, khalayak, dan efek yang diharapkan.

Karakteristik komunikasi dan intelijen juga sama, yaitu dinamis, berkelanjutan, dan kontekstual. Komunikasi selalu berubah setiap saat, begitu pula intelijen. Komunikasi tak pernah berada dalam ruang hampa, karenanya senantiasa kontekstual. Intelijen pun selalu memiliki konteks dalam kegiatannya.

Perbedaan komunikasi dan intelijen terletak pada organisasi, sumber dan pesan, serta posisi khalayaknya. Organisasi dan aktivitas komunikasi bersifat terbuka, sedangkan pada intelijen bersifat rahasia atau disamarkan. Sumber dalam proses komunikasi mudah untuk dikenali, sedangkan dalam dunia intelijen sumber cenderung tertutup; hanya terbuka pada sesama komunitas intelijen.

Perbedaan lain, pesan dalam komunikasi bersifat transparan, dapat dinikmati oleh setiap orang. Sedangkan dalam intelijen, pesan bersifat rahasia. Pesan intelijen akan dianggap bocor atau “masuk angin”, jika banyak orang di luar komunitas dapat mengaksesnya.

Komunikan dalam proses komunikasi biasanya berada dalam kesadaran, sedangkan dalam intelijen komunikan atau biasa disebut target operasi intelijen berada dalam ketidaksadaran.

Paradigma Baru

Hampir semua organisasi dan profesi intelijen di berbagai dunia bersifat rahasia dan tertutup atau undercover. Kerahasiaan intelijen juga berkaitan dengan tugas utamanya untuk melakukan penyelidikan, penggalangan, dan pengamanan (Lidgalpam).

Namun demikinan, ada paradigma dan fenomena kekinian dimana intelijen mulai bersifat terbuka. Paradigma baru organisasi dan profesi intelijen yang terbuka dapat disimak lewat kasus Indonesia.

Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai salah satu lembaga intelijen di Indonesia mulai terbuka kepada publik. Keterbukaan lembaga telik sandi milik pemerintah itu dapat dilihat dari tiga hal. Pertama, dibentuknya Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pada BIN menunjukkan kesiapan lembaga tersebut untuk lebih terbuka.

Mengacu pada Pasal 27 Peraturan Presiden Nomer 73 Tahun 2017 tentang Badan Intelijen Negara, Deputi bidang Kominfo atau disebut Deputi VII BIN memiliki tugas dan fungsi perumusan kebijakan, kegiatan, dan operasi intelijen di bidang komunikasi massa, komunikasi sosial, dan informasi.

Fungsi ini hampir sama dengan yang diungkapkan James Der Derian, bahwa kegiatan intelijen salah satunya mengubah komposisi dan sikap suatu kelompok.

Kegiatan intelijen memerlukan pemahaman tentang opini publik, komunikasi persuasif, komunikasi massa, komunikasi kelompok, komunikasi internasional, komunikasi politik, komunikasi lintas budaya, dan jurnalistik.

Hal ini membuka peluang bagi perguruan tinggi yang memiliki program studi ilmu komunikasi untuk menjadikan intelijen sebagai bidang kajian. Paling tidak, komunikasi intelijen bisa ditawarkan sebagai mata kuliah. Sebab, komunikasi intelijen dapat diartikan sebagai proses komunikasi dalam kegiatan intelijen.

Kedua, keterbukaan lembaga intelijen di Indonesia dapat dilihat dari informasi proses rekruitmen intelijen melalui website milik BIN. Ada transparansi dalam proses rekruitmen agen maupun analis intelijen. Meskipun pada tahapan selanjutnya kemungkinan akan bersifat tertutup, namun di awal sudah dimulai dengan keterbukaan.

Ketiga, Badan Intelijen Negara di Indonesia kini memiliki akun resmi instagram, twitter, facebook, dan youtube. Artinya BIN semakin terbuka dalam mencari, mengolah, dan mendistribusikan informasi kepada masyarakat. Profesi intelijen saat ini dengan demikian membutuhkan keterampilan berkomunikasi di media sosial.

Ketika kasus Covid-19 di Tanah Air masih tinggi, BIN juga membuka gerai vaksinasi untuk masyarakat umum. Apa yang dilakukan BIN ini merupakan bentuk Corporate Social responsibility (CSR) sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Upaya ini akan berhasil jika lembaga intelijen berhasil menjalin komunikasi sosial dengan khalayaknya.

Kegiatan intelijen tampaknya memang tidak lagi harus selalu sembunyi-sembunyi. Ketiga indikator paradigma intelijen dalam contoh kasus BIN tersebut menunjukkan, bahwa intelijen tidak menakutkan dan tidak menakut-nakuti. Oleh karenanya stigma menyeramkan tentang profesi intelijen perlu dikaji ulang. Saatnya kini dibuat tagline “Menjadi Intelijen, Siapa Takut?”[T]

Komunikasi Tradisional: Masih Adakah Urgensi?
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana
Berkomunikasi dalam Kebisuan: Haru Biru Media Baru
Tags: esaiilmu komunikasikomunikasikomunikasi antarbudayakomunikasi politik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ritus Tari Seblang di Olehsari : Menari Bersama Leluhur dan Merayakan Dialog Antarbudaya Bali-Blambangan

Next Post

“Nungkalik Exhibition”, Kelanjutan “Nungkalik Festival : Enam Art Objek Instalatif

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
“Nungkalik Exhibition”, Kelanjutan “Nungkalik Festival : Enam Art Objek Instalatif

“Nungkalik Exhibition”, Kelanjutan “Nungkalik Festival : Enam Art Objek Instalatif

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co