2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Michelle Yeoh, Menghadapi Ageism dengan Prestasi Aktris Terbaik Golden Globe Awards

Kadek Sonia Piscayanti by Kadek Sonia Piscayanti
February 12, 2023
in Esai
Michelle Yeoh, Menghadapi Ageism dengan Prestasi Aktris Terbaik Golden Globe Awards

Michelle Yeoh | Foto: Google

JIKA SAAT INI Anda tidak membicarakan Michelle Yeoh mungkin Anda ketinggalan. Dunia sedang membicarakan dia.

Dia adalah peraih Golden Globe Awards untuk kategori aktris terbaik dalam perannya di Everything Everywhere All at Once. Dalam konteks ini saya tak akan membahas filmnya, namun membahas Michelle Yeoh sebagai perempuan yang mampu melawan stereotype ageism dengan cemerlang.

Michelle Yeoh telah membuktikan bahwa di usianya yang ke-60 dia masih bisa menorehkan sejarah penting dalam dunia seni, yaitu menjadi aktris yang memiliki kemampuan akting luar biasa khususnya dalam film Everything Everywhere All at Once.

Sesaat sebelum pidato kemenangan di Golden Globe Awards, Yeoh mengawalinya dengan napas panjang, dia seolah ingin menghirup atmosfir kemenangan dengan elegan, dengan tenang.

Dalam pidatonya, narasi Yeoh adalah narasi perjuangan dari nol ketika memulai karir di Hollywood. Ia juga berjuang melawan isu minoritas, bahwa ia orang Asia dan perempuan, dengan kemampuan bahasa yang diragukan.

Mengharukan ketika dia mulai menceritakan kisah awalnya di Hollywood, dengan menyadari diri sebagai minoritas, semuanya terasa tak mungkin. Juga diragukan dengan kemampuan Bahasa Inggris-nya, dia menyadari bahwa dunianya baru dimulai. Lalu waktu berjalan, hingga dia tiba di usia 60 tahun. Ia menyinggung soal bagaimana perempuan kadang dengan pertambahan usia, mulai mempersempit peluang dirinya, mulai meragukan dirinya, dan itu adalah ageism.

Ageism adalah sebuah diskriminasi kepada orang tua dengan meragukan kemampuan mereka dalam memberikan partisipasi, sumbangsih atau kontribusi karya kepada dunia. Diskriminasi ini berkembang di dunia yang memandang hanya yang muda yang bisa merayakan hidup dengan cemerlang.

Namun Michelle Yeoh mampu menepis stereotype itu. Justru di usia ke-60 ini Yeoh makin matang dalam berkarya. Dia tak mau dibatasi oleh usia. Dia bahkan merasakan film Everything Everywhere All at Once adalah sebuah hadiah, anugrah yang diberikan kepadanya yang mendambakan peran menantang.

Sebagaimana diketahui bahwa Yeoh adalah seniman akting yang hampir lengkap, dia memiliki perangkat keaktoran yang luar biasa; kecerdasan intelektual, fisik, emosional, dan keseimbangan atau kedisiplinan pada diri.

Hampir di semua filmnya yang melibatkan adegan bela diri, Yeoh melakukannya sendiri. Sesulit dan serumit apapun, dia melakukannya sendiri. Bahkan ketika usianya tak muda lagi, dia tetap melakukan semua adegan berbahaya sendiri. Tentu kerumitan koreografi tak hanya menuntut kekuatan fisik, namun kecerdasan intelektual untuk mengingat semua ketukan langkah dan nafas dan keseimbangan luar biasa. Untuk seseorang berusia 60 tahun, fisiknya luar biasa. Bahkan tak terbayangkan.

Ketika diwawancarai oleh Jimmy Kimmel, dia mengatakan bahwa karir filmnya dimulai di Hongkong, bersama Jackie Chan di film Supercop, dimana dia mulai tertarik belajar bela diri dari Jackie. Dia memiliki bekal sebagai penari, yang akrab dengan koreografi dan itu membuatnya cepat belajar bela diri.

Salah satu film besar yang melambungkan namanya adalah Crouching Tiger, Hidden Dragon, yang dibuat 23 tahun lalu, film laga yang membuat siapapun terkesima. Ada juga film laga lain yang ia bintangi seperti Tai Chi Master, tentang seni bela diri klasik.

Lalu film Memoirs of A Geisha, dimana Yeoh berperan sebagai seorang mentor bagi geisha, mengajari berbagai keterampilan yang harus dimiliki seorang geisha. Aktingnya memukau dan membuat kita terkesan pada kecerdasannya.

Dia juga terlibat dalam film James Bond Tomorrow Never Dies, dengan Pierce Bosnan, dimana dia berperan sebagai agen rahasia China. Aktingnya juga sangat meyakinkan.

Dia juga berperan dalam film Crazy Rich Asian, sebagai Eleanor, ibu dari tokoh utama Nick Young, seorang crazy rich dari Singapura. Filmnya ini kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai aktor yang mapan kualitas aktingnya. Bahkan meski tanpa kata, hanya dengan melirik, menghela nafas, menoleh, Yeoh memukau.

Sementara perannya di Everything Everywhere All at Once, Yeoh mengeluarkan semua potensi terbaiknya. Peran Yeoh ini sesungguhnya ditulis untuk laki-laki, dan direncanakan diberikan kepada Jackie Chan, namun Jackie merekomendasikan Yeoh dan akhirnya dua sutradara film ini yang dijuluki The Daniels (Daniel Scheinert dan Daniel Kwan) mengganti peran Jackie untuk peran perempuan.

Film tentang multiverses parallel ini kemudian menjadi film ter-tidakbiasa- atau extraordinary dan unik.  Namun pesan menyentuh film ini adalah bahwa di semesta manapun kamu berada, berjuanglah untuk cinta dan keluarga. Yeoh telah membuktikan kualitas dirinya bahwa cintanya pada seni tak terbatas waktu, usia, dan semesta. Dia telah menunjukkan bahwa perempuan mampu melampaui batas-batas apapun, jika dia mau dan setuju untuk melakukan itu.

Selamat Yeoh, sebagai manusia, sebagai perempuan, sebagai seniman serba bisa. [T]

BACA artikel lain dari penulis KADEK SONIA PISCAYANTI

“Poetry, Sound and Sense”, Ketika Miley Cyrus Membius Dunia dengan Flowers
Perempuan Peraih Nobel Sastra itu adalah Annie Ernaux
Ketika Kota Menjelma Kata | Catatan Film “Walking Through Words” dalam Minikino Film Week 8

Tags: filmfilm asiaGolden Globe AwardsHollywoodMichelle Yeoh
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Colors Is In The Atmosphere” — 3 Perupa Bali Dalam Pameran “Love Is In The Air ” di Teh Villa Gallery Surabaya

Next Post

Sepiantari & Sepiantini Nandurin Gumi: Riang Jalan Mencari Pohon Langka dalam Hutan

Kadek Sonia Piscayanti

Kadek Sonia Piscayanti

Penulis adalah dosen di Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Sepiantari & Sepiantini Nandurin Gumi: Riang Jalan Mencari Pohon Langka dalam Hutan

Sepiantari & Sepiantini Nandurin Gumi: Riang Jalan Mencari Pohon Langka dalam Hutan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co