2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Melukis Bersama Cerita Rasa: Imajinasi, Inspirasi dan Gunung Kembar

Made Birus Suarbawa by Made Birus Suarbawa
August 6, 2022
in Khas
Melukis Bersama Cerita Rasa: Imajinasi, Inspirasi dan Gunung Kembar

Melukis bersama diikuti oleh anak-anak tetangga Rumah Baca Bali Tersenyum di Desa Tukadaya, Melaya, Jembrana.

Adakah dari pembaca adalah orang tua yang suka mejadi “juri” gambar untuk anak-anaknya, yang bahkan sebelum gambar itu selesai sudah memberi komentar nyinyir? “Warnanya jelek, gak rapi, kok gunung warnanya merah, kok gini, kok gitu, harusnya gini, harusnya gitu, gak punya rasa seni!”. 

Dalam Cerita Rasa pada Sabtu 30 Juli 2022 yang dicita-citakan menjadi Village Festival di Jembrana, sesi melukis bersama tidak menyediakan juri yang akan menghakimi hasil karya anak-anak. Kami hanya menyediakan ruang dan lebih mendorong sebuah kegiatan bersama.

Melukis bersama diikuti oleh anak-anak tetangga Rumah Baca Bali Tersenyum di Desa Tukadaya, Melaya, Jembrana. Bayangan awal kami, paling banyak akan mampu mengumpulkan 10 – 20 orang anak. Namun pada kenyataannya, lebih dar 35 orang anak berkumpul untuk melukis bersama.

Dalam sesi ini, kami mengundang perupa muda asal desa Tukadaya, Wayan Wasudewa, yang banyak bermain-main di ranah mural dan tato. Kehadiran Wayan yang dikenal dengan sign WSDW menjadi sebuah gambaran tentang jalan berkesenian.

Secara tidak langsung, kehadiran orang dewasa yang melukis bersama anak-anak menjadi role model bagi mereka, yang selama ini hanya mengetahui menggambar adalah sempilan pelajaran di sekolahnya. Bahwa seni juga bisa menjadi profesi, dan ada sekolahannya hingga perguruan tinggi. Ada juga orang yang memilih berkesenian sebagai jalan hidupnya.

Anak-anak Menjuri Lukisannya Sendiri

Semua lukisan anak-anak yang dibuat dengan pastel di atas kertas, kemudian dipajang di salah satu bidang dinding rumah. Ini adalah pameran karya mereka setelah sekitar dua jam bersenang-senang dengan imajinasi dan warna.

Untuk mengakomodir keinginan anak-anak agar ada “pemenang” dalam menggambar yang mereka anggap adalah lomba, kami membiarkan mereka menjadi juri bersama pengunjung lain. Setiap anak berhak memilih tiga karya yang mereka sukai, termasuk salah satunya gambar mereka sendiri.

Dalam proses “penjurian ini”, ada anak yang tenang-tenang saja menyaksikan gambarnya dijuri. Sementara ada anak lain yang sangat berambisi mendapat vote terbanyak, dengan berkampanye bahwa gambarnya layak untuk dipilih. Ada pula anak yang sengaja menggambar piala dengan tulisan “pemenang”, dengan harapan dialah yang akan menang. Dan ternyata afirmasi ini berhasil, gambar piala itu memancing anak-anak untuk memilih.

Sebagai penyemangat, kami mengumumkan tiga karya dengan pemilih terbanyak di sela-sela program Pentas Cerita dan Menonton Film Pendek. Penerima bingkisan tesebut adalah, Geta dengan raihan 10 pemilih, Satria “penggambar piala” dengan 11 pemilih dan Nanda dengan raihan 21 pemilih.

Imajinasi, Inspirasi dan Gunung Kembar

Dari 35+ karya yang dihasilkan, yang cukup mendominasi adalah gambar gunung kembar beserta pohon dan sawahnya. Mungkin terinspirasi dari pemandangan desa kami yang sangat indah, yang menampilkan jajaran bukit dan gunung di sisi utara, dari Gunung Sondoh hingga Gunung Agung. Sementarai di sisi Barat, tampak Bukit Kelatakan, dan saat hari cerah, pegunungan Jawa Timur juga tampak jelas terlihat.

Inspirasi gunung kembar ini memang sudah turun-temurun diwariskan. Dari jaman saya SD tahun 86, template gambar itu masih ada hingga sekarang. Tidak ada yang salah dengan model gambar seperti itu. Namun yang menjadi pemikiran adalah, kenapa ketika kelas 2 SD menggambar pola tersebut dan saat sudah SMP juga masih menggambar hal yang sama?

Nandusin, Lontong Serapah dan Cooking Class: Sebuah Cita-cita

Saya melihat, setiap anak memiliki cara untuk menemukan inspirasi karyanya. Imajinasi mereka tumbuh dari apa yang pernah mereka lihat atau tonton, bayangkan atau apa yang ada di sekitar mereka saat itu. Kalau mereka masih berkutat pada pola gunung kembar, artinya mereka butuh bantuan, bagaimana cara menemukan inspirasi untuk dituangkan dalam gambarnya.

Ada yang menggambar setting adegan film kesukaan mereka, ada yang meniru gambar yang ada di dinding rumah, ada juga yang meniru gambar teman di sebelahnya, sebagai sebuah dampak dari berkegiatan bersama.

Kalau diamati,  setiap anak memiliki ide dan imajinasi sendiri. Namun kemudian terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya. Bisa jadi karena teman di sebelahnya menggambar sangat bagus sehingga menjadi inspirasi, atau memang dia tidak tau cara memvisualisasikan apa yang diinginkannya.

Ada perbedaan cukup mencolok yang dialami anak-anak yang lebih tua, dibandingkan mereka yang masih TK, SD awal, atau yang belum sekolah. Anak lebih kecil, tampak lebih ekspresif dan bebas dalam menuangkan ide dan terasa sekali kebebasan tangan dan pikiran mereka di atas kertas. Sementara mereka yang lebih tua, antara kelas 4 SD hingga SMP, mereka mengalami mental block. Mereka berasa tidak bisa, malu menunjukan gambarnya, takut gambarnya dibilang seperti gambar anak TK, bahkan bisa mengatakan tidak punya bakat menggambar.

Dari mana datangnya mental block itu? Tentu tidak bisa kita pungkiri, bahwa tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya. Mereka merekam apapun yang mereka lihat, dengar dan rasakan. Dan sayangnya, tidak disediakan penghapus atau tombol reset dalam kehidupan ini. Yang bisa dilakukan adalah, memberi ruang menemukan pengalaman baru yang membatu mereka bertumbuh dengan lebih baik. 

Saya meyakini, apapun pilihan di masa depan yang akan diambil anak-anak adalah dimulai hari ini. Maka beri ruang mencoba semua hal dengan gembira, mencicipi semua rasa, mencoba semua warna. Tidak peduli itu hasilnya bagus atau bagus banget. Melukis bersama di Cerita Rasa adalah ruang mengungkapkan cerita dan rasa yang mengendap dalam diri kalian, ke dalam visual dan warna. Sapai jumpa lagi.[T]

Tags: anak-anakfestivaljembranaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tibalah Dokter dan Juru Rawat Kita Pada Vaksin Suntikan Keempat

Next Post

Puisi-puisi Ngadi Nugroho | Kita Adalah Pendatang Asing

Made Birus Suarbawa

Made Birus Suarbawa

Nama lahir saya I Made Suarbawa dan mesin ketik adalah hadiah terindah dalam hidup saya. Bercerita dalam berbagai medium adalah cara berbagi paling menyenangkan. Tulisan, foto dan film adalah media yang sedang saya dalami dan nikmati.

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Ngadi Nugroho | Kita Adalah Pendatang Asing

Puisi-puisi Ngadi Nugroho | Kita Adalah Pendatang Asing

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co