4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Julio Saputra by Julio Saputra
July 4, 2022
in Khas
Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Sedari sore, orang-orang mulai datang berkunjung memadati taman yang didekorasi dengan rapi dan sangat indah. Setiap sudut taman tersebut dipenuhi dengan pameran hasil-hasil komoditi Kabupaten Karangasem yang diikuti oleh para pelaku UMKM yang ada di sana.

Di setiap sisi lapangannya juga berdiri penjor-penjor dengan beragam gaya dan hiasan, lengkap dengan nama instansi di depannya. Sepertinya beberapa hari yang lalu sempat diadakan lomba penjor hias antarinstansi dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

Di ujung utara taman tersebut, berdiri sebuah panggung megah dengan beberapa dekorasi yang bisa dilihat di acara-acara resepsi pernikahan orang Bali.

Di depan panggung, meja juri dan kursi untuk tamu undangan dari duta pariwsata dan budaya se-Bali terlihat berjejer rapi. Di sebelahnya lagi, terdapat sebuah tempat duduk dan beberapa meja lesehan. Rupanya, tempat tersebut adalah tempat untuk para pemangku kebijakan di Kabupaten Karangasem, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem.

Mereka semua, baik para undangan maupun dewan juri, terlihat rapi dalam balutan busana adat Bali. Entah karena sudah sama-sama berjanji atau hanya kebetulan semata, para undangan duta pariwisata dan budaya se-Bali kompak mengenakan busana adat bali berwarna hitam.

Foto: Para undangan dari jajaran pemerintahan kabupaten Karangasem duduk bersama. | Sumber: Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Gambaran suasana itu terjadi Minggu, 26 Juni 2022 di Taman Budaya Candra Buana. Taman itu, saat itu, memang  menjadi saksi bisu dinobatkannya Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Megibung sebagai Tarian Pembuka

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 hari itu dibuka dengan video perkenalan masing-masing finalis yang digarap oleh Fourty Four Visual. Dalam video tersebut, mereka menyebutkan nama dan asal sekolah/instansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Barulah, seluruh finalis naik ke atas panggung.

Mereka tampil cantik, elegan, dan menawan dalam balutan busana, tata rias dari Dewi Ratih Salon. Pertama-tama, mereka mempersembahkan tarian pembuka berjudul “Megibung” yang digarap oleh I Komang Agus Parnawan dengan iringan gong yang komposisinya ditulis oleh IB Arka Satwika S.Sn dan dibawakan oleh Komunitas Seni Taru Manis .

Sebagian besar orang Bali sepertinya sangat familiar dengan tradisi megibung. Tradisi asli Karangasem ini sangat dekat keberadaannya dengan masyarakat Bali. Megibung sebagai tradisi makan bersama dalam satu wadah sudah dilaksanakan secara turun-temurun.

Foto: Orang-orang menonton pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 sambil mendukung jagoan mereka | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Di Karangasem sendiri tradisi megibung dapat dijumpai hampir di semua acara keagamaan, seperti upacara Dewa Yadnya, Upacara Pitra Yadnya, Upacara Bhuta Yadnya, Upacara Rsi Yadnya, Upacara Manusa Yadnya, upacara potong gigi, otonan anak, pernikahan, hingga ngaben.

Tarian megibung yang dipersembahkan oleh finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 tersebut boleh dikatakan sangat bercerita dan sangat menggambarkan bagaimana biasanya tradisi tersebut dilakukan. Dalam tariannya, mereka memulai dangan menyiapkan sarana dan prasarana terlebih dahulu. Beberapa membawa gibungan, beberapa lagi membawa karangan, ada juga yang membawa talenan. Setelah itu, mereka menyiapkan bahan-bahannya.

Masing-masing dari mereka ada yang mengomando. Finalis Bagus dikomando oleh seorang Komando Bagus, finalis Jegeg dikomando oleh seorang Komando Jegeg. Finalis Jegeg terlihat berkumpul bersama bersimpuh melingkar sambil memarut kelapa dan mengaduk adonan. Sesekali mereka mengusap keringat di kening dan dahi mereka. Sesekali juga mereka mencicipi adonan mereka, ada yang kepedasan, atau yang dirasanya sudah pas.

Begitu pula dengan Finalis Bagus, Mereka juga berkumpul bersama sambil mencincang-cincang daging dan memotong-motong sayur, seperti suasana saat penampahan Galungan dan Kuningan. Yang menarik, ada gerakan seperti memberikan segelas tuak kepada rekannya yang lain kemudian rekan tersebut meminumnya dalam sekali teguk. Tuak sebagai minuman tradisional memang kerap dijumpai dalam tradisi megibung untuk dibagikan kepada peserta megibung. Ini tidak wajib hukumnya. Bagi yang tidak mau atau tidak suka minum tuak boleh menolak tawaran minum tuak tersebut.

Setelah semua bahan-bahan dirasa siap, barulah mereka mulai memasak bersama. Mereka membakar sate, mengipas-ngipas baraapi agar satenya cepat matang. Sebagian dari mereka terlihat mencampur adonan satu dengan adonan lain, memberikan sedikit bumbu-bumbu dapur ke dalam potongan-potongan sayur, mengaduknya lagi, kemudian menyiapkannya dalam sebuah wadah.

Dalam sekejap, makanan pun sudah terhidang, mereka kembali duduk melingkar sambil sama-sama menikmati makanan yang sudah mereka siapkan bersama. Itulah megibung, sebuah tradisi yang menonjolkan rasa kebersamaan dan kedisiplinan. Mereka menampilkannya dengan sangat lengkap dan sangat mendetail. Penonton pun memberikan tepuk tangan yang meriah.

Bupati Karangasem Membuka Acara

Ni Nyoman Ayu Gita Cahyani menjadi ketua panitia dalam pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Dalam laporannya, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem yang biasa diadakan tiap tahun sempat ditunda sebentar di tahun 2021 akibat situasi dan kondisi pandemi Covid-19. Syukurnya, di tahun 2022 ini, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem dapat kembali dilaksanakan serangkaian hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

“Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem tahun ini mengusung tema Raksakeng Budaya Dharmaning Yowana Mahottama yang berarti tugas utama seorang pemuda dan yowana Karangasem adalah menjaga, melestarikan, dan mempromosikan budaya dan pariwisata Karangasem. Lewat tema tersebut, besar harapannya semeton Jegeg Bagus Karangasem dapat menjadi wadah dan wahana bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan kreatifitas untuk kemajuan pariwisata dan budaya di kabupaten Karangasem sekaligus mendukung program pemerintah kabupaten Karangasem sesuai visi dan misinya,” ujarnya.

Foto: Para dewan juri pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 bersama duta pariwisata dan budaya se-Bali | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Pelaksanaan Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem sejak bulan April lalu sudah dilaksanakan melalui beberapa tahapan proses kegiatan, mulai dari pendaftaran peserta, tahap seleksi pratama pratama pada 8 Mei 2022 di wantilan kantor bupati Karangasem, menyaring 80 pendaftar menjadi 16 orang, 8 Jegeg 8 Bagus. Delapan pasang Jegeg Bagus terpilih kemudian melewati tahapan-tahapan selanjutnya, seperti tahapan pembekalan, pesona finalis dan deep interview, dan acara puncak yaitu Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Lewat laporannya, ia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada para sponsor dan donatur yang sudah mendukung kegiatan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ia berharap ke depannya mereka dapat kembali menjalin kerja sama untuk acara pemilihan Jegeg Bagus Karangasem di tahun-tahun yang akan datang.

“I believe that your biggest weakness is when you give up, and your greatest power is when you try one more time. Saya percaya bahwa kelemahan terbesar kita adalah ketika kita menyerah, dan kekuatan terbesar kita adalah ketika kita mencoba sekali lagi” tutupnya disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Ketua Umum Jegeg Bagus Karangasem I Kadek Agus Darma Putra S.Kom, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, salah satu tujuan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem ini diadakan adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dan kapasitas generasi muda Kabupaten Karangasem agar menjadi sosok atau figur yang kreatif, inovatif, ramah, percaya diri, berjati diri, serta memiliki integritas dan wawasan yang baik tentang budaya dan pariwisata daerah, sehingga mampu menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bagian integral dari pembangunan kepariwisataan Kabupaten Karangasem.

“Semua finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 akan disiapkan menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Karangasem yang akan berperan dalam mengenalkan dan mempromosikan khasanah seni, budaya, dan potensi pariwisata daerah pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional dan tentu saja menjadi perwakilan Karangasem dalam ajang Pemilihan Jegeg Bagus Bali di tingkat provinsi selanjutnya.” Ujarnya.

Ia juga berharap Jegeg Bagus Karangasem 2022 nantinya ikut andil dalam menjaga, melestarikan sekaligus memperkenalkan kebudayaan yang ada di karangasem kepada masyarakat luas. Karena sebagai generasi muda Karangasem harus berupaya hebat demi kemajuan pariwisata khususnya di kabupaten Karangasem.

Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si berharap dari laporan ketua panitia tersebut, Jegeg Bagus Karangasem terpilih tidak hanya dinilai dari ketampanannya dan kecantikannya saja, tapi juga kecerdasannya, etikanya, dan moralnya. Menurutnya, ketika yang terpilih cerdas, memiliki attitude yang bagus, tata karama yang bagus, akan muncul aura kecantikan dan ketampanan dengan sendirinya.

“Saya rasa itu yg menjadi prioritas, cantik tampan bisa dipermak, kecerdasan harus belajar. Karena tadi judulnya mirip-mirip adat istiadat budaya kita, yang menjadi penilaian terpenting adalah bagaimana dia mengenali budaya kita, bagaimana dia memahami pariwisata berbasis kebudayaan kita. Ini yang dikedepankan, menjadi modal. Tidak ada gunanya menjadi juara 1 jika tidak memahami pariwisata dan budaya, tidak memahamai adat istiadat. Harapannya yang terpilih betul-betul memahami budaya adat istiadat Karangasem khususnya dan Bali umumnya, bahkan seluruh destinasi Karangasem hafal betul. Tenganan bagaimana, Tulamben bagaimana, Amed bagaimana, Besakih bagaimana, termasuk kebudayaan di masing-masing desa di Karangasem,” ujarnya.

Foto: Detik-detik penentuan Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Ia juga menyambut baik semangat panitia yang luar biasa karena sudah sekian minggu melalukan kegiatan, pembekalan, dan penilaian. Ia berharap para pemenang yang diumumkan adalah kandidat terbaik yang betul-betul memahami hal-hal yang ia sampaikan di atas. Ia juga memberikan semangatkepada sleuruh finalis Jegeg Bagus Karangasem.

“Yang tidak mendapat juara jangan berkecil hati, yang penting sudah berani tampil dan turut serta menjadi duta-duta Kabupaten Karangasem,” imbuhnya sekaligus menutup sambutannya malam itu.

Selanjutnya,Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si didampingi oleh Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Karangasem, memukul gong sebanyak 3 kali, menandakan bahwa acara Grand Final Jegeg Bagus Karangasem 2022 dibuka secara resmi.

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022

 Satu per satu kedelapan pasang finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 berjalan dengan penuh karisma memasuki panggung kemudian mengambil tempatnya masing-masing. Pembawa acara malam itu, Gung Didik dan Tarisha, membacakan kembali nama-nama mereka dan sekolah/intansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Mereka semua siap untuk mengikuti acara inti dari Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Foto: 8 pasang Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 merupakan penilain tahap akhir dari seluruh rangkaian pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ada 6 juri yang dilibatkan dalam pemilihan malam itu, yaitu:

  1. Ida Nyoman Basmantra S.Pd., M.Pd., MM, Ketua Dewan Juri Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem, Head of International Office, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Undiknas Denpasar
  2. dr. I Gede Candra Kardana Noprasetyo S.Ked., MM, Direktur Omsa Medic, TV Presenter, Bagus Karangasem 2011
  3. Kadek Ayu Wiswasri S.E., Business Woman, Founder Minyak Kemiri Bakar, Jegeg Karangasem 2012
  4. I Gede Ari Putra S.Kom, Bagus Karangasem 2014, Runner Up III Bagus Bali 2015
  5. Ida Ayu Santhi Adnyani S.M., Ketua LKP Dewi Ratih Salon, Business Woman, dan Beauty Consultant
  6. I Wayan Dirsa Raditia, Bagus Karangasem 2017

Para dewan juri menilai wawasan para finalis tentang pariwisata, ekonomi, sosial budaya, kesehatan, dan ada juga pertanyaan tentang kemajuan teknologi. Kemampuan public speaking dan berargumentasi saat mengemukakan pendapat dan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dan pemecahan terhadap suatu masalah tertentu juga tidak luput dari poin penilaian.

Tak hanya itu, kemampuan berbahasa Bali dan berbahasa asing juga menjadi hal yang penting. Sebagai duta pariwisata dan budaya, bahasa daerah dan bahasa internasional tentu akan sangat mendukung dalam mempromosikan pariwisata dan budaya yang ada di kabupaten Karangasem.

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, seperti babak 5 besar dan babak 3 besar, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang didapat dari dewan juri dan dari Bupati Karangasem, inilah nama-nama para pemenang berdasarkan hasil keputusan dewan juri.

Jegeg Karangasem 2022

  • Made Ariskarhani Silaputri – SMAN 1 Kubu

Bagus Karangsem 2022

  • Anak Agung Eka Jaya – SMAN 1 Amlapura

Runner Up I Jegeg Karangasem 2022

  • I Gusti Ayu Agung Putri Tarissa – STT Panji Yowana Kerti Selat

Runner Up I Bagus Karangasem 2022

  • I Komang Adhi Aryawiguna – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Made Gita Julianti – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Bagus Karangasem 2022

  • Komang Mojar Sudhawan – SMAN 1 Amlapura

Runner Up III Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Kadek Putri Lestari – SMA N 1 Selat

Runner Up III Bagus Karangasem 2022

  • I Nengaj Rafael Dwipayana – SMAN 2 Amlapura

Runner Up IV Jegeg Karangasem 2022

  • A.A. Ayu Diah Basudevi Pemayun – SMAN 1 Amlapura

RunnerUp IV Bagus Karangasem 2022

  • I Puti Widhianugraha Yogiswara – SMA N 2 Amlapura

Jegeg Lingkungan 2022

  • Ni Putu Sekar Tresna – SMAN 2 Amlapura

Bagus Lingkungan 2022

  • I Gede Agus Ary Bimantara – SMAN 1 Amlapura

Jegeg Persahabatan 2022

  • Ni Ketut Ariningsih – STT Yowana Dharma Mukti Rendang

Bagus Persahabatan 2022

  • I Komang Juniadnyana – STT Yowana Guna Bhakti

Jegeg Penampilan Terbaik 2022

  • Ni Komang Karniti Candra – Alfa Prima Karangasem

Bagus Penampilan Terbaik 2022

  • I Kadek Ari Palguna  – SMAN 2 Amlapura

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022 menerima plakat, bingkisan, dan bunga | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Tags: jegeg bagusJegeg Bagus Karangasemkarangasem
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Perdamaian di Final Voli Tim Citroen Pedawa vs Lazer A Sidetapa

Next Post

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co