25 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Julio Saputra by Julio Saputra
July 4, 2022
in Khas
Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Sedari sore, orang-orang mulai datang berkunjung memadati taman yang didekorasi dengan rapi dan sangat indah. Setiap sudut taman tersebut dipenuhi dengan pameran hasil-hasil komoditi Kabupaten Karangasem yang diikuti oleh para pelaku UMKM yang ada di sana.

Di setiap sisi lapangannya juga berdiri penjor-penjor dengan beragam gaya dan hiasan, lengkap dengan nama instansi di depannya. Sepertinya beberapa hari yang lalu sempat diadakan lomba penjor hias antarinstansi dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

Di ujung utara taman tersebut, berdiri sebuah panggung megah dengan beberapa dekorasi yang bisa dilihat di acara-acara resepsi pernikahan orang Bali.

Di depan panggung, meja juri dan kursi untuk tamu undangan dari duta pariwsata dan budaya se-Bali terlihat berjejer rapi. Di sebelahnya lagi, terdapat sebuah tempat duduk dan beberapa meja lesehan. Rupanya, tempat tersebut adalah tempat untuk para pemangku kebijakan di Kabupaten Karangasem, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem.

Mereka semua, baik para undangan maupun dewan juri, terlihat rapi dalam balutan busana adat Bali. Entah karena sudah sama-sama berjanji atau hanya kebetulan semata, para undangan duta pariwisata dan budaya se-Bali kompak mengenakan busana adat bali berwarna hitam.

Foto: Para undangan dari jajaran pemerintahan kabupaten Karangasem duduk bersama. | Sumber: Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Gambaran suasana itu terjadi Minggu, 26 Juni 2022 di Taman Budaya Candra Buana. Taman itu, saat itu, memang  menjadi saksi bisu dinobatkannya Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Megibung sebagai Tarian Pembuka

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 hari itu dibuka dengan video perkenalan masing-masing finalis yang digarap oleh Fourty Four Visual. Dalam video tersebut, mereka menyebutkan nama dan asal sekolah/instansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Barulah, seluruh finalis naik ke atas panggung.

Mereka tampil cantik, elegan, dan menawan dalam balutan busana, tata rias dari Dewi Ratih Salon. Pertama-tama, mereka mempersembahkan tarian pembuka berjudul “Megibung” yang digarap oleh I Komang Agus Parnawan dengan iringan gong yang komposisinya ditulis oleh IB Arka Satwika S.Sn dan dibawakan oleh Komunitas Seni Taru Manis .

Sebagian besar orang Bali sepertinya sangat familiar dengan tradisi megibung. Tradisi asli Karangasem ini sangat dekat keberadaannya dengan masyarakat Bali. Megibung sebagai tradisi makan bersama dalam satu wadah sudah dilaksanakan secara turun-temurun.

Foto: Orang-orang menonton pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 sambil mendukung jagoan mereka | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Di Karangasem sendiri tradisi megibung dapat dijumpai hampir di semua acara keagamaan, seperti upacara Dewa Yadnya, Upacara Pitra Yadnya, Upacara Bhuta Yadnya, Upacara Rsi Yadnya, Upacara Manusa Yadnya, upacara potong gigi, otonan anak, pernikahan, hingga ngaben.

Tarian megibung yang dipersembahkan oleh finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 tersebut boleh dikatakan sangat bercerita dan sangat menggambarkan bagaimana biasanya tradisi tersebut dilakukan. Dalam tariannya, mereka memulai dangan menyiapkan sarana dan prasarana terlebih dahulu. Beberapa membawa gibungan, beberapa lagi membawa karangan, ada juga yang membawa talenan. Setelah itu, mereka menyiapkan bahan-bahannya.

Masing-masing dari mereka ada yang mengomando. Finalis Bagus dikomando oleh seorang Komando Bagus, finalis Jegeg dikomando oleh seorang Komando Jegeg. Finalis Jegeg terlihat berkumpul bersama bersimpuh melingkar sambil memarut kelapa dan mengaduk adonan. Sesekali mereka mengusap keringat di kening dan dahi mereka. Sesekali juga mereka mencicipi adonan mereka, ada yang kepedasan, atau yang dirasanya sudah pas.

Begitu pula dengan Finalis Bagus, Mereka juga berkumpul bersama sambil mencincang-cincang daging dan memotong-motong sayur, seperti suasana saat penampahan Galungan dan Kuningan. Yang menarik, ada gerakan seperti memberikan segelas tuak kepada rekannya yang lain kemudian rekan tersebut meminumnya dalam sekali teguk. Tuak sebagai minuman tradisional memang kerap dijumpai dalam tradisi megibung untuk dibagikan kepada peserta megibung. Ini tidak wajib hukumnya. Bagi yang tidak mau atau tidak suka minum tuak boleh menolak tawaran minum tuak tersebut.

Setelah semua bahan-bahan dirasa siap, barulah mereka mulai memasak bersama. Mereka membakar sate, mengipas-ngipas baraapi agar satenya cepat matang. Sebagian dari mereka terlihat mencampur adonan satu dengan adonan lain, memberikan sedikit bumbu-bumbu dapur ke dalam potongan-potongan sayur, mengaduknya lagi, kemudian menyiapkannya dalam sebuah wadah.

Dalam sekejap, makanan pun sudah terhidang, mereka kembali duduk melingkar sambil sama-sama menikmati makanan yang sudah mereka siapkan bersama. Itulah megibung, sebuah tradisi yang menonjolkan rasa kebersamaan dan kedisiplinan. Mereka menampilkannya dengan sangat lengkap dan sangat mendetail. Penonton pun memberikan tepuk tangan yang meriah.

Bupati Karangasem Membuka Acara

Ni Nyoman Ayu Gita Cahyani menjadi ketua panitia dalam pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Dalam laporannya, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem yang biasa diadakan tiap tahun sempat ditunda sebentar di tahun 2021 akibat situasi dan kondisi pandemi Covid-19. Syukurnya, di tahun 2022 ini, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem dapat kembali dilaksanakan serangkaian hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

“Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem tahun ini mengusung tema Raksakeng Budaya Dharmaning Yowana Mahottama yang berarti tugas utama seorang pemuda dan yowana Karangasem adalah menjaga, melestarikan, dan mempromosikan budaya dan pariwisata Karangasem. Lewat tema tersebut, besar harapannya semeton Jegeg Bagus Karangasem dapat menjadi wadah dan wahana bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan kreatifitas untuk kemajuan pariwisata dan budaya di kabupaten Karangasem sekaligus mendukung program pemerintah kabupaten Karangasem sesuai visi dan misinya,” ujarnya.

Foto: Para dewan juri pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 bersama duta pariwisata dan budaya se-Bali | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Pelaksanaan Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem sejak bulan April lalu sudah dilaksanakan melalui beberapa tahapan proses kegiatan, mulai dari pendaftaran peserta, tahap seleksi pratama pratama pada 8 Mei 2022 di wantilan kantor bupati Karangasem, menyaring 80 pendaftar menjadi 16 orang, 8 Jegeg 8 Bagus. Delapan pasang Jegeg Bagus terpilih kemudian melewati tahapan-tahapan selanjutnya, seperti tahapan pembekalan, pesona finalis dan deep interview, dan acara puncak yaitu Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Lewat laporannya, ia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada para sponsor dan donatur yang sudah mendukung kegiatan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ia berharap ke depannya mereka dapat kembali menjalin kerja sama untuk acara pemilihan Jegeg Bagus Karangasem di tahun-tahun yang akan datang.

“I believe that your biggest weakness is when you give up, and your greatest power is when you try one more time. Saya percaya bahwa kelemahan terbesar kita adalah ketika kita menyerah, dan kekuatan terbesar kita adalah ketika kita mencoba sekali lagi” tutupnya disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Ketua Umum Jegeg Bagus Karangasem I Kadek Agus Darma Putra S.Kom, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, salah satu tujuan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem ini diadakan adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dan kapasitas generasi muda Kabupaten Karangasem agar menjadi sosok atau figur yang kreatif, inovatif, ramah, percaya diri, berjati diri, serta memiliki integritas dan wawasan yang baik tentang budaya dan pariwisata daerah, sehingga mampu menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bagian integral dari pembangunan kepariwisataan Kabupaten Karangasem.

“Semua finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 akan disiapkan menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Karangasem yang akan berperan dalam mengenalkan dan mempromosikan khasanah seni, budaya, dan potensi pariwisata daerah pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional dan tentu saja menjadi perwakilan Karangasem dalam ajang Pemilihan Jegeg Bagus Bali di tingkat provinsi selanjutnya.” Ujarnya.

Ia juga berharap Jegeg Bagus Karangasem 2022 nantinya ikut andil dalam menjaga, melestarikan sekaligus memperkenalkan kebudayaan yang ada di karangasem kepada masyarakat luas. Karena sebagai generasi muda Karangasem harus berupaya hebat demi kemajuan pariwisata khususnya di kabupaten Karangasem.

Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si berharap dari laporan ketua panitia tersebut, Jegeg Bagus Karangasem terpilih tidak hanya dinilai dari ketampanannya dan kecantikannya saja, tapi juga kecerdasannya, etikanya, dan moralnya. Menurutnya, ketika yang terpilih cerdas, memiliki attitude yang bagus, tata karama yang bagus, akan muncul aura kecantikan dan ketampanan dengan sendirinya.

“Saya rasa itu yg menjadi prioritas, cantik tampan bisa dipermak, kecerdasan harus belajar. Karena tadi judulnya mirip-mirip adat istiadat budaya kita, yang menjadi penilaian terpenting adalah bagaimana dia mengenali budaya kita, bagaimana dia memahami pariwisata berbasis kebudayaan kita. Ini yang dikedepankan, menjadi modal. Tidak ada gunanya menjadi juara 1 jika tidak memahami pariwisata dan budaya, tidak memahamai adat istiadat. Harapannya yang terpilih betul-betul memahami budaya adat istiadat Karangasem khususnya dan Bali umumnya, bahkan seluruh destinasi Karangasem hafal betul. Tenganan bagaimana, Tulamben bagaimana, Amed bagaimana, Besakih bagaimana, termasuk kebudayaan di masing-masing desa di Karangasem,” ujarnya.

Foto: Detik-detik penentuan Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Ia juga menyambut baik semangat panitia yang luar biasa karena sudah sekian minggu melalukan kegiatan, pembekalan, dan penilaian. Ia berharap para pemenang yang diumumkan adalah kandidat terbaik yang betul-betul memahami hal-hal yang ia sampaikan di atas. Ia juga memberikan semangatkepada sleuruh finalis Jegeg Bagus Karangasem.

“Yang tidak mendapat juara jangan berkecil hati, yang penting sudah berani tampil dan turut serta menjadi duta-duta Kabupaten Karangasem,” imbuhnya sekaligus menutup sambutannya malam itu.

Selanjutnya,Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si didampingi oleh Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Karangasem, memukul gong sebanyak 3 kali, menandakan bahwa acara Grand Final Jegeg Bagus Karangasem 2022 dibuka secara resmi.

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022

 Satu per satu kedelapan pasang finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 berjalan dengan penuh karisma memasuki panggung kemudian mengambil tempatnya masing-masing. Pembawa acara malam itu, Gung Didik dan Tarisha, membacakan kembali nama-nama mereka dan sekolah/intansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Mereka semua siap untuk mengikuti acara inti dari Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Foto: 8 pasang Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 merupakan penilain tahap akhir dari seluruh rangkaian pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ada 6 juri yang dilibatkan dalam pemilihan malam itu, yaitu:

  1. Ida Nyoman Basmantra S.Pd., M.Pd., MM, Ketua Dewan Juri Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem, Head of International Office, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Undiknas Denpasar
  2. dr. I Gede Candra Kardana Noprasetyo S.Ked., MM, Direktur Omsa Medic, TV Presenter, Bagus Karangasem 2011
  3. Kadek Ayu Wiswasri S.E., Business Woman, Founder Minyak Kemiri Bakar, Jegeg Karangasem 2012
  4. I Gede Ari Putra S.Kom, Bagus Karangasem 2014, Runner Up III Bagus Bali 2015
  5. Ida Ayu Santhi Adnyani S.M., Ketua LKP Dewi Ratih Salon, Business Woman, dan Beauty Consultant
  6. I Wayan Dirsa Raditia, Bagus Karangasem 2017

Para dewan juri menilai wawasan para finalis tentang pariwisata, ekonomi, sosial budaya, kesehatan, dan ada juga pertanyaan tentang kemajuan teknologi. Kemampuan public speaking dan berargumentasi saat mengemukakan pendapat dan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dan pemecahan terhadap suatu masalah tertentu juga tidak luput dari poin penilaian.

Tak hanya itu, kemampuan berbahasa Bali dan berbahasa asing juga menjadi hal yang penting. Sebagai duta pariwisata dan budaya, bahasa daerah dan bahasa internasional tentu akan sangat mendukung dalam mempromosikan pariwisata dan budaya yang ada di kabupaten Karangasem.

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, seperti babak 5 besar dan babak 3 besar, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang didapat dari dewan juri dan dari Bupati Karangasem, inilah nama-nama para pemenang berdasarkan hasil keputusan dewan juri.

Jegeg Karangasem 2022

  • Made Ariskarhani Silaputri – SMAN 1 Kubu

Bagus Karangsem 2022

  • Anak Agung Eka Jaya – SMAN 1 Amlapura

Runner Up I Jegeg Karangasem 2022

  • I Gusti Ayu Agung Putri Tarissa – STT Panji Yowana Kerti Selat

Runner Up I Bagus Karangasem 2022

  • I Komang Adhi Aryawiguna – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Made Gita Julianti – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Bagus Karangasem 2022

  • Komang Mojar Sudhawan – SMAN 1 Amlapura

Runner Up III Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Kadek Putri Lestari – SMA N 1 Selat

Runner Up III Bagus Karangasem 2022

  • I Nengaj Rafael Dwipayana – SMAN 2 Amlapura

Runner Up IV Jegeg Karangasem 2022

  • A.A. Ayu Diah Basudevi Pemayun – SMAN 1 Amlapura

RunnerUp IV Bagus Karangasem 2022

  • I Puti Widhianugraha Yogiswara – SMA N 2 Amlapura

Jegeg Lingkungan 2022

  • Ni Putu Sekar Tresna – SMAN 2 Amlapura

Bagus Lingkungan 2022

  • I Gede Agus Ary Bimantara – SMAN 1 Amlapura

Jegeg Persahabatan 2022

  • Ni Ketut Ariningsih – STT Yowana Dharma Mukti Rendang

Bagus Persahabatan 2022

  • I Komang Juniadnyana – STT Yowana Guna Bhakti

Jegeg Penampilan Terbaik 2022

  • Ni Komang Karniti Candra – Alfa Prima Karangasem

Bagus Penampilan Terbaik 2022

  • I Kadek Ari Palguna  – SMAN 2 Amlapura

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022 menerima plakat, bingkisan, dan bunga | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Tags: jegeg bagusJegeg Bagus Karangasemkarangasem
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Perdamaian di Final Voli Tim Citroen Pedawa vs Lazer A Sidetapa

Next Post

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails
Next Post
Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja
Pemerintahan

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

by tatkala
June 24, 2026
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co