14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Julio Saputra by Julio Saputra
July 4, 2022
in Khas
Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Sedari sore, orang-orang mulai datang berkunjung memadati taman yang didekorasi dengan rapi dan sangat indah. Setiap sudut taman tersebut dipenuhi dengan pameran hasil-hasil komoditi Kabupaten Karangasem yang diikuti oleh para pelaku UMKM yang ada di sana.

Di setiap sisi lapangannya juga berdiri penjor-penjor dengan beragam gaya dan hiasan, lengkap dengan nama instansi di depannya. Sepertinya beberapa hari yang lalu sempat diadakan lomba penjor hias antarinstansi dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

Di ujung utara taman tersebut, berdiri sebuah panggung megah dengan beberapa dekorasi yang bisa dilihat di acara-acara resepsi pernikahan orang Bali.

Di depan panggung, meja juri dan kursi untuk tamu undangan dari duta pariwsata dan budaya se-Bali terlihat berjejer rapi. Di sebelahnya lagi, terdapat sebuah tempat duduk dan beberapa meja lesehan. Rupanya, tempat tersebut adalah tempat untuk para pemangku kebijakan di Kabupaten Karangasem, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem.

Mereka semua, baik para undangan maupun dewan juri, terlihat rapi dalam balutan busana adat Bali. Entah karena sudah sama-sama berjanji atau hanya kebetulan semata, para undangan duta pariwisata dan budaya se-Bali kompak mengenakan busana adat bali berwarna hitam.

Foto: Para undangan dari jajaran pemerintahan kabupaten Karangasem duduk bersama. | Sumber: Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Gambaran suasana itu terjadi Minggu, 26 Juni 2022 di Taman Budaya Candra Buana. Taman itu, saat itu, memang  menjadi saksi bisu dinobatkannya Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Megibung sebagai Tarian Pembuka

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 hari itu dibuka dengan video perkenalan masing-masing finalis yang digarap oleh Fourty Four Visual. Dalam video tersebut, mereka menyebutkan nama dan asal sekolah/instansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Barulah, seluruh finalis naik ke atas panggung.

Mereka tampil cantik, elegan, dan menawan dalam balutan busana, tata rias dari Dewi Ratih Salon. Pertama-tama, mereka mempersembahkan tarian pembuka berjudul “Megibung” yang digarap oleh I Komang Agus Parnawan dengan iringan gong yang komposisinya ditulis oleh IB Arka Satwika S.Sn dan dibawakan oleh Komunitas Seni Taru Manis .

Sebagian besar orang Bali sepertinya sangat familiar dengan tradisi megibung. Tradisi asli Karangasem ini sangat dekat keberadaannya dengan masyarakat Bali. Megibung sebagai tradisi makan bersama dalam satu wadah sudah dilaksanakan secara turun-temurun.

Foto: Orang-orang menonton pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 sambil mendukung jagoan mereka | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Di Karangasem sendiri tradisi megibung dapat dijumpai hampir di semua acara keagamaan, seperti upacara Dewa Yadnya, Upacara Pitra Yadnya, Upacara Bhuta Yadnya, Upacara Rsi Yadnya, Upacara Manusa Yadnya, upacara potong gigi, otonan anak, pernikahan, hingga ngaben.

Tarian megibung yang dipersembahkan oleh finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 tersebut boleh dikatakan sangat bercerita dan sangat menggambarkan bagaimana biasanya tradisi tersebut dilakukan. Dalam tariannya, mereka memulai dangan menyiapkan sarana dan prasarana terlebih dahulu. Beberapa membawa gibungan, beberapa lagi membawa karangan, ada juga yang membawa talenan. Setelah itu, mereka menyiapkan bahan-bahannya.

Masing-masing dari mereka ada yang mengomando. Finalis Bagus dikomando oleh seorang Komando Bagus, finalis Jegeg dikomando oleh seorang Komando Jegeg. Finalis Jegeg terlihat berkumpul bersama bersimpuh melingkar sambil memarut kelapa dan mengaduk adonan. Sesekali mereka mengusap keringat di kening dan dahi mereka. Sesekali juga mereka mencicipi adonan mereka, ada yang kepedasan, atau yang dirasanya sudah pas.

Begitu pula dengan Finalis Bagus, Mereka juga berkumpul bersama sambil mencincang-cincang daging dan memotong-motong sayur, seperti suasana saat penampahan Galungan dan Kuningan. Yang menarik, ada gerakan seperti memberikan segelas tuak kepada rekannya yang lain kemudian rekan tersebut meminumnya dalam sekali teguk. Tuak sebagai minuman tradisional memang kerap dijumpai dalam tradisi megibung untuk dibagikan kepada peserta megibung. Ini tidak wajib hukumnya. Bagi yang tidak mau atau tidak suka minum tuak boleh menolak tawaran minum tuak tersebut.

Setelah semua bahan-bahan dirasa siap, barulah mereka mulai memasak bersama. Mereka membakar sate, mengipas-ngipas baraapi agar satenya cepat matang. Sebagian dari mereka terlihat mencampur adonan satu dengan adonan lain, memberikan sedikit bumbu-bumbu dapur ke dalam potongan-potongan sayur, mengaduknya lagi, kemudian menyiapkannya dalam sebuah wadah.

Dalam sekejap, makanan pun sudah terhidang, mereka kembali duduk melingkar sambil sama-sama menikmati makanan yang sudah mereka siapkan bersama. Itulah megibung, sebuah tradisi yang menonjolkan rasa kebersamaan dan kedisiplinan. Mereka menampilkannya dengan sangat lengkap dan sangat mendetail. Penonton pun memberikan tepuk tangan yang meriah.

Bupati Karangasem Membuka Acara

Ni Nyoman Ayu Gita Cahyani menjadi ketua panitia dalam pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Dalam laporannya, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem yang biasa diadakan tiap tahun sempat ditunda sebentar di tahun 2021 akibat situasi dan kondisi pandemi Covid-19. Syukurnya, di tahun 2022 ini, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem dapat kembali dilaksanakan serangkaian hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

“Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem tahun ini mengusung tema Raksakeng Budaya Dharmaning Yowana Mahottama yang berarti tugas utama seorang pemuda dan yowana Karangasem adalah menjaga, melestarikan, dan mempromosikan budaya dan pariwisata Karangasem. Lewat tema tersebut, besar harapannya semeton Jegeg Bagus Karangasem dapat menjadi wadah dan wahana bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan kreatifitas untuk kemajuan pariwisata dan budaya di kabupaten Karangasem sekaligus mendukung program pemerintah kabupaten Karangasem sesuai visi dan misinya,” ujarnya.

Foto: Para dewan juri pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 bersama duta pariwisata dan budaya se-Bali | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Pelaksanaan Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem sejak bulan April lalu sudah dilaksanakan melalui beberapa tahapan proses kegiatan, mulai dari pendaftaran peserta, tahap seleksi pratama pratama pada 8 Mei 2022 di wantilan kantor bupati Karangasem, menyaring 80 pendaftar menjadi 16 orang, 8 Jegeg 8 Bagus. Delapan pasang Jegeg Bagus terpilih kemudian melewati tahapan-tahapan selanjutnya, seperti tahapan pembekalan, pesona finalis dan deep interview, dan acara puncak yaitu Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Lewat laporannya, ia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada para sponsor dan donatur yang sudah mendukung kegiatan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ia berharap ke depannya mereka dapat kembali menjalin kerja sama untuk acara pemilihan Jegeg Bagus Karangasem di tahun-tahun yang akan datang.

“I believe that your biggest weakness is when you give up, and your greatest power is when you try one more time. Saya percaya bahwa kelemahan terbesar kita adalah ketika kita menyerah, dan kekuatan terbesar kita adalah ketika kita mencoba sekali lagi” tutupnya disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Ketua Umum Jegeg Bagus Karangasem I Kadek Agus Darma Putra S.Kom, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, salah satu tujuan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem ini diadakan adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dan kapasitas generasi muda Kabupaten Karangasem agar menjadi sosok atau figur yang kreatif, inovatif, ramah, percaya diri, berjati diri, serta memiliki integritas dan wawasan yang baik tentang budaya dan pariwisata daerah, sehingga mampu menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bagian integral dari pembangunan kepariwisataan Kabupaten Karangasem.

“Semua finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 akan disiapkan menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Karangasem yang akan berperan dalam mengenalkan dan mempromosikan khasanah seni, budaya, dan potensi pariwisata daerah pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional dan tentu saja menjadi perwakilan Karangasem dalam ajang Pemilihan Jegeg Bagus Bali di tingkat provinsi selanjutnya.” Ujarnya.

Ia juga berharap Jegeg Bagus Karangasem 2022 nantinya ikut andil dalam menjaga, melestarikan sekaligus memperkenalkan kebudayaan yang ada di karangasem kepada masyarakat luas. Karena sebagai generasi muda Karangasem harus berupaya hebat demi kemajuan pariwisata khususnya di kabupaten Karangasem.

Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si berharap dari laporan ketua panitia tersebut, Jegeg Bagus Karangasem terpilih tidak hanya dinilai dari ketampanannya dan kecantikannya saja, tapi juga kecerdasannya, etikanya, dan moralnya. Menurutnya, ketika yang terpilih cerdas, memiliki attitude yang bagus, tata karama yang bagus, akan muncul aura kecantikan dan ketampanan dengan sendirinya.

“Saya rasa itu yg menjadi prioritas, cantik tampan bisa dipermak, kecerdasan harus belajar. Karena tadi judulnya mirip-mirip adat istiadat budaya kita, yang menjadi penilaian terpenting adalah bagaimana dia mengenali budaya kita, bagaimana dia memahami pariwisata berbasis kebudayaan kita. Ini yang dikedepankan, menjadi modal. Tidak ada gunanya menjadi juara 1 jika tidak memahami pariwisata dan budaya, tidak memahamai adat istiadat. Harapannya yang terpilih betul-betul memahami budaya adat istiadat Karangasem khususnya dan Bali umumnya, bahkan seluruh destinasi Karangasem hafal betul. Tenganan bagaimana, Tulamben bagaimana, Amed bagaimana, Besakih bagaimana, termasuk kebudayaan di masing-masing desa di Karangasem,” ujarnya.

Foto: Detik-detik penentuan Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Ia juga menyambut baik semangat panitia yang luar biasa karena sudah sekian minggu melalukan kegiatan, pembekalan, dan penilaian. Ia berharap para pemenang yang diumumkan adalah kandidat terbaik yang betul-betul memahami hal-hal yang ia sampaikan di atas. Ia juga memberikan semangatkepada sleuruh finalis Jegeg Bagus Karangasem.

“Yang tidak mendapat juara jangan berkecil hati, yang penting sudah berani tampil dan turut serta menjadi duta-duta Kabupaten Karangasem,” imbuhnya sekaligus menutup sambutannya malam itu.

Selanjutnya,Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si didampingi oleh Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Karangasem, memukul gong sebanyak 3 kali, menandakan bahwa acara Grand Final Jegeg Bagus Karangasem 2022 dibuka secara resmi.

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022

 Satu per satu kedelapan pasang finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 berjalan dengan penuh karisma memasuki panggung kemudian mengambil tempatnya masing-masing. Pembawa acara malam itu, Gung Didik dan Tarisha, membacakan kembali nama-nama mereka dan sekolah/intansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Mereka semua siap untuk mengikuti acara inti dari Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Foto: 8 pasang Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 merupakan penilain tahap akhir dari seluruh rangkaian pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ada 6 juri yang dilibatkan dalam pemilihan malam itu, yaitu:

  1. Ida Nyoman Basmantra S.Pd., M.Pd., MM, Ketua Dewan Juri Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem, Head of International Office, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Undiknas Denpasar
  2. dr. I Gede Candra Kardana Noprasetyo S.Ked., MM, Direktur Omsa Medic, TV Presenter, Bagus Karangasem 2011
  3. Kadek Ayu Wiswasri S.E., Business Woman, Founder Minyak Kemiri Bakar, Jegeg Karangasem 2012
  4. I Gede Ari Putra S.Kom, Bagus Karangasem 2014, Runner Up III Bagus Bali 2015
  5. Ida Ayu Santhi Adnyani S.M., Ketua LKP Dewi Ratih Salon, Business Woman, dan Beauty Consultant
  6. I Wayan Dirsa Raditia, Bagus Karangasem 2017

Para dewan juri menilai wawasan para finalis tentang pariwisata, ekonomi, sosial budaya, kesehatan, dan ada juga pertanyaan tentang kemajuan teknologi. Kemampuan public speaking dan berargumentasi saat mengemukakan pendapat dan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dan pemecahan terhadap suatu masalah tertentu juga tidak luput dari poin penilaian.

Tak hanya itu, kemampuan berbahasa Bali dan berbahasa asing juga menjadi hal yang penting. Sebagai duta pariwisata dan budaya, bahasa daerah dan bahasa internasional tentu akan sangat mendukung dalam mempromosikan pariwisata dan budaya yang ada di kabupaten Karangasem.

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, seperti babak 5 besar dan babak 3 besar, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang didapat dari dewan juri dan dari Bupati Karangasem, inilah nama-nama para pemenang berdasarkan hasil keputusan dewan juri.

Jegeg Karangasem 2022

  • Made Ariskarhani Silaputri – SMAN 1 Kubu

Bagus Karangsem 2022

  • Anak Agung Eka Jaya – SMAN 1 Amlapura

Runner Up I Jegeg Karangasem 2022

  • I Gusti Ayu Agung Putri Tarissa – STT Panji Yowana Kerti Selat

Runner Up I Bagus Karangasem 2022

  • I Komang Adhi Aryawiguna – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Made Gita Julianti – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Bagus Karangasem 2022

  • Komang Mojar Sudhawan – SMAN 1 Amlapura

Runner Up III Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Kadek Putri Lestari – SMA N 1 Selat

Runner Up III Bagus Karangasem 2022

  • I Nengaj Rafael Dwipayana – SMAN 2 Amlapura

Runner Up IV Jegeg Karangasem 2022

  • A.A. Ayu Diah Basudevi Pemayun – SMAN 1 Amlapura

RunnerUp IV Bagus Karangasem 2022

  • I Puti Widhianugraha Yogiswara – SMA N 2 Amlapura

Jegeg Lingkungan 2022

  • Ni Putu Sekar Tresna – SMAN 2 Amlapura

Bagus Lingkungan 2022

  • I Gede Agus Ary Bimantara – SMAN 1 Amlapura

Jegeg Persahabatan 2022

  • Ni Ketut Ariningsih – STT Yowana Dharma Mukti Rendang

Bagus Persahabatan 2022

  • I Komang Juniadnyana – STT Yowana Guna Bhakti

Jegeg Penampilan Terbaik 2022

  • Ni Komang Karniti Candra – Alfa Prima Karangasem

Bagus Penampilan Terbaik 2022

  • I Kadek Ari Palguna  – SMAN 2 Amlapura

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022 menerima plakat, bingkisan, dan bunga | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Tags: jegeg bagusJegeg Bagus Karangasemkarangasem
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Perdamaian di Final Voli Tim Citroen Pedawa vs Lazer A Sidetapa

Next Post

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co