24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Julio Saputra by Julio Saputra
July 4, 2022
in Khas
Jegeg Bagus Karangasem 2022: Cantik dan Tampan, Mesti Paham Adat dan Budaya

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Sedari sore, orang-orang mulai datang berkunjung memadati taman yang didekorasi dengan rapi dan sangat indah. Setiap sudut taman tersebut dipenuhi dengan pameran hasil-hasil komoditi Kabupaten Karangasem yang diikuti oleh para pelaku UMKM yang ada di sana.

Di setiap sisi lapangannya juga berdiri penjor-penjor dengan beragam gaya dan hiasan, lengkap dengan nama instansi di depannya. Sepertinya beberapa hari yang lalu sempat diadakan lomba penjor hias antarinstansi dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

Di ujung utara taman tersebut, berdiri sebuah panggung megah dengan beberapa dekorasi yang bisa dilihat di acara-acara resepsi pernikahan orang Bali.

Di depan panggung, meja juri dan kursi untuk tamu undangan dari duta pariwsata dan budaya se-Bali terlihat berjejer rapi. Di sebelahnya lagi, terdapat sebuah tempat duduk dan beberapa meja lesehan. Rupanya, tempat tersebut adalah tempat untuk para pemangku kebijakan di Kabupaten Karangasem, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem.

Mereka semua, baik para undangan maupun dewan juri, terlihat rapi dalam balutan busana adat Bali. Entah karena sudah sama-sama berjanji atau hanya kebetulan semata, para undangan duta pariwisata dan budaya se-Bali kompak mengenakan busana adat bali berwarna hitam.

Foto: Para undangan dari jajaran pemerintahan kabupaten Karangasem duduk bersama. | Sumber: Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Gambaran suasana itu terjadi Minggu, 26 Juni 2022 di Taman Budaya Candra Buana. Taman itu, saat itu, memang  menjadi saksi bisu dinobatkannya Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Megibung sebagai Tarian Pembuka

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 hari itu dibuka dengan video perkenalan masing-masing finalis yang digarap oleh Fourty Four Visual. Dalam video tersebut, mereka menyebutkan nama dan asal sekolah/instansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Barulah, seluruh finalis naik ke atas panggung.

Mereka tampil cantik, elegan, dan menawan dalam balutan busana, tata rias dari Dewi Ratih Salon. Pertama-tama, mereka mempersembahkan tarian pembuka berjudul “Megibung” yang digarap oleh I Komang Agus Parnawan dengan iringan gong yang komposisinya ditulis oleh IB Arka Satwika S.Sn dan dibawakan oleh Komunitas Seni Taru Manis .

Sebagian besar orang Bali sepertinya sangat familiar dengan tradisi megibung. Tradisi asli Karangasem ini sangat dekat keberadaannya dengan masyarakat Bali. Megibung sebagai tradisi makan bersama dalam satu wadah sudah dilaksanakan secara turun-temurun.

Foto: Orang-orang menonton pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 sambil mendukung jagoan mereka | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Di Karangasem sendiri tradisi megibung dapat dijumpai hampir di semua acara keagamaan, seperti upacara Dewa Yadnya, Upacara Pitra Yadnya, Upacara Bhuta Yadnya, Upacara Rsi Yadnya, Upacara Manusa Yadnya, upacara potong gigi, otonan anak, pernikahan, hingga ngaben.

Tarian megibung yang dipersembahkan oleh finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 tersebut boleh dikatakan sangat bercerita dan sangat menggambarkan bagaimana biasanya tradisi tersebut dilakukan. Dalam tariannya, mereka memulai dangan menyiapkan sarana dan prasarana terlebih dahulu. Beberapa membawa gibungan, beberapa lagi membawa karangan, ada juga yang membawa talenan. Setelah itu, mereka menyiapkan bahan-bahannya.

Masing-masing dari mereka ada yang mengomando. Finalis Bagus dikomando oleh seorang Komando Bagus, finalis Jegeg dikomando oleh seorang Komando Jegeg. Finalis Jegeg terlihat berkumpul bersama bersimpuh melingkar sambil memarut kelapa dan mengaduk adonan. Sesekali mereka mengusap keringat di kening dan dahi mereka. Sesekali juga mereka mencicipi adonan mereka, ada yang kepedasan, atau yang dirasanya sudah pas.

Begitu pula dengan Finalis Bagus, Mereka juga berkumpul bersama sambil mencincang-cincang daging dan memotong-motong sayur, seperti suasana saat penampahan Galungan dan Kuningan. Yang menarik, ada gerakan seperti memberikan segelas tuak kepada rekannya yang lain kemudian rekan tersebut meminumnya dalam sekali teguk. Tuak sebagai minuman tradisional memang kerap dijumpai dalam tradisi megibung untuk dibagikan kepada peserta megibung. Ini tidak wajib hukumnya. Bagi yang tidak mau atau tidak suka minum tuak boleh menolak tawaran minum tuak tersebut.

Setelah semua bahan-bahan dirasa siap, barulah mereka mulai memasak bersama. Mereka membakar sate, mengipas-ngipas baraapi agar satenya cepat matang. Sebagian dari mereka terlihat mencampur adonan satu dengan adonan lain, memberikan sedikit bumbu-bumbu dapur ke dalam potongan-potongan sayur, mengaduknya lagi, kemudian menyiapkannya dalam sebuah wadah.

Dalam sekejap, makanan pun sudah terhidang, mereka kembali duduk melingkar sambil sama-sama menikmati makanan yang sudah mereka siapkan bersama. Itulah megibung, sebuah tradisi yang menonjolkan rasa kebersamaan dan kedisiplinan. Mereka menampilkannya dengan sangat lengkap dan sangat mendetail. Penonton pun memberikan tepuk tangan yang meriah.

Bupati Karangasem Membuka Acara

Ni Nyoman Ayu Gita Cahyani menjadi ketua panitia dalam pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Dalam laporannya, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem yang biasa diadakan tiap tahun sempat ditunda sebentar di tahun 2021 akibat situasi dan kondisi pandemi Covid-19. Syukurnya, di tahun 2022 ini, pemilihan Jegeg Bagus Karangasem dapat kembali dilaksanakan serangkaian hari ulang tahun ke-382 Kota Amlapura.

“Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem tahun ini mengusung tema Raksakeng Budaya Dharmaning Yowana Mahottama yang berarti tugas utama seorang pemuda dan yowana Karangasem adalah menjaga, melestarikan, dan mempromosikan budaya dan pariwisata Karangasem. Lewat tema tersebut, besar harapannya semeton Jegeg Bagus Karangasem dapat menjadi wadah dan wahana bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan kreatifitas untuk kemajuan pariwisata dan budaya di kabupaten Karangasem sekaligus mendukung program pemerintah kabupaten Karangasem sesuai visi dan misinya,” ujarnya.

Foto: Para dewan juri pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 bersama duta pariwisata dan budaya se-Bali | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Pelaksanaan Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem sejak bulan April lalu sudah dilaksanakan melalui beberapa tahapan proses kegiatan, mulai dari pendaftaran peserta, tahap seleksi pratama pratama pada 8 Mei 2022 di wantilan kantor bupati Karangasem, menyaring 80 pendaftar menjadi 16 orang, 8 Jegeg 8 Bagus. Delapan pasang Jegeg Bagus terpilih kemudian melewati tahapan-tahapan selanjutnya, seperti tahapan pembekalan, pesona finalis dan deep interview, dan acara puncak yaitu Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Lewat laporannya, ia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada para sponsor dan donatur yang sudah mendukung kegiatan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ia berharap ke depannya mereka dapat kembali menjalin kerja sama untuk acara pemilihan Jegeg Bagus Karangasem di tahun-tahun yang akan datang.

“I believe that your biggest weakness is when you give up, and your greatest power is when you try one more time. Saya percaya bahwa kelemahan terbesar kita adalah ketika kita menyerah, dan kekuatan terbesar kita adalah ketika kita mencoba sekali lagi” tutupnya disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Ketua Umum Jegeg Bagus Karangasem I Kadek Agus Darma Putra S.Kom, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, salah satu tujuan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem ini diadakan adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dan kapasitas generasi muda Kabupaten Karangasem agar menjadi sosok atau figur yang kreatif, inovatif, ramah, percaya diri, berjati diri, serta memiliki integritas dan wawasan yang baik tentang budaya dan pariwisata daerah, sehingga mampu menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bagian integral dari pembangunan kepariwisataan Kabupaten Karangasem.

“Semua finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 akan disiapkan menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Karangasem yang akan berperan dalam mengenalkan dan mempromosikan khasanah seni, budaya, dan potensi pariwisata daerah pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional dan tentu saja menjadi perwakilan Karangasem dalam ajang Pemilihan Jegeg Bagus Bali di tingkat provinsi selanjutnya.” Ujarnya.

Ia juga berharap Jegeg Bagus Karangasem 2022 nantinya ikut andil dalam menjaga, melestarikan sekaligus memperkenalkan kebudayaan yang ada di karangasem kepada masyarakat luas. Karena sebagai generasi muda Karangasem harus berupaya hebat demi kemajuan pariwisata khususnya di kabupaten Karangasem.

Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si berharap dari laporan ketua panitia tersebut, Jegeg Bagus Karangasem terpilih tidak hanya dinilai dari ketampanannya dan kecantikannya saja, tapi juga kecerdasannya, etikanya, dan moralnya. Menurutnya, ketika yang terpilih cerdas, memiliki attitude yang bagus, tata karama yang bagus, akan muncul aura kecantikan dan ketampanan dengan sendirinya.

“Saya rasa itu yg menjadi prioritas, cantik tampan bisa dipermak, kecerdasan harus belajar. Karena tadi judulnya mirip-mirip adat istiadat budaya kita, yang menjadi penilaian terpenting adalah bagaimana dia mengenali budaya kita, bagaimana dia memahami pariwisata berbasis kebudayaan kita. Ini yang dikedepankan, menjadi modal. Tidak ada gunanya menjadi juara 1 jika tidak memahami pariwisata dan budaya, tidak memahamai adat istiadat. Harapannya yang terpilih betul-betul memahami budaya adat istiadat Karangasem khususnya dan Bali umumnya, bahkan seluruh destinasi Karangasem hafal betul. Tenganan bagaimana, Tulamben bagaimana, Amed bagaimana, Besakih bagaimana, termasuk kebudayaan di masing-masing desa di Karangasem,” ujarnya.

Foto: Detik-detik penentuan Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Ia juga menyambut baik semangat panitia yang luar biasa karena sudah sekian minggu melalukan kegiatan, pembekalan, dan penilaian. Ia berharap para pemenang yang diumumkan adalah kandidat terbaik yang betul-betul memahami hal-hal yang ia sampaikan di atas. Ia juga memberikan semangatkepada sleuruh finalis Jegeg Bagus Karangasem.

“Yang tidak mendapat juara jangan berkecil hati, yang penting sudah berani tampil dan turut serta menjadi duta-duta Kabupaten Karangasem,” imbuhnya sekaligus menutup sambutannya malam itu.

Selanjutnya,Bupati Karangasem Gede Dana, S.Pd., M.Si didampingi oleh Wakil Bupati Karangasem, Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Karangasem, pimpinan OPD di Kabupaten Karangasem, juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Karangasem, memukul gong sebanyak 3 kali, menandakan bahwa acara Grand Final Jegeg Bagus Karangasem 2022 dibuka secara resmi.

Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022

 Satu per satu kedelapan pasang finalis Jegeg Bagus Karangasem 2022 berjalan dengan penuh karisma memasuki panggung kemudian mengambil tempatnya masing-masing. Pembawa acara malam itu, Gung Didik dan Tarisha, membacakan kembali nama-nama mereka dan sekolah/intansi atau seka teruna teruni yang mereka wakili. Mereka semua siap untuk mengikuti acara inti dari Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022.

Foto: 8 pasang Jegeg Bagus Karangasem 2022 | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022 merupakan penilain tahap akhir dari seluruh rangkaian pemilihan Jegeg Bagus Karangasem 2022. Ada 6 juri yang dilibatkan dalam pemilihan malam itu, yaitu:

  1. Ida Nyoman Basmantra S.Pd., M.Pd., MM, Ketua Dewan Juri Pemilihan Jegeg Bagus Karangasem, Head of International Office, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Undiknas Denpasar
  2. dr. I Gede Candra Kardana Noprasetyo S.Ked., MM, Direktur Omsa Medic, TV Presenter, Bagus Karangasem 2011
  3. Kadek Ayu Wiswasri S.E., Business Woman, Founder Minyak Kemiri Bakar, Jegeg Karangasem 2012
  4. I Gede Ari Putra S.Kom, Bagus Karangasem 2014, Runner Up III Bagus Bali 2015
  5. Ida Ayu Santhi Adnyani S.M., Ketua LKP Dewi Ratih Salon, Business Woman, dan Beauty Consultant
  6. I Wayan Dirsa Raditia, Bagus Karangasem 2017

Para dewan juri menilai wawasan para finalis tentang pariwisata, ekonomi, sosial budaya, kesehatan, dan ada juga pertanyaan tentang kemajuan teknologi. Kemampuan public speaking dan berargumentasi saat mengemukakan pendapat dan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dan pemecahan terhadap suatu masalah tertentu juga tidak luput dari poin penilaian.

Tak hanya itu, kemampuan berbahasa Bali dan berbahasa asing juga menjadi hal yang penting. Sebagai duta pariwisata dan budaya, bahasa daerah dan bahasa internasional tentu akan sangat mendukung dalam mempromosikan pariwisata dan budaya yang ada di kabupaten Karangasem.

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022. | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Setelah melalui berbagai tahapan penilaian, seperti babak 5 besar dan babak 3 besar, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang didapat dari dewan juri dan dari Bupati Karangasem, inilah nama-nama para pemenang berdasarkan hasil keputusan dewan juri.

Jegeg Karangasem 2022

  • Made Ariskarhani Silaputri – SMAN 1 Kubu

Bagus Karangsem 2022

  • Anak Agung Eka Jaya – SMAN 1 Amlapura

Runner Up I Jegeg Karangasem 2022

  • I Gusti Ayu Agung Putri Tarissa – STT Panji Yowana Kerti Selat

Runner Up I Bagus Karangasem 2022

  • I Komang Adhi Aryawiguna – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Made Gita Julianti – SMAN 1 Amlapura

Runner Up II Bagus Karangasem 2022

  • Komang Mojar Sudhawan – SMAN 1 Amlapura

Runner Up III Jegeg Karangasem 2022

  • Ni Kadek Putri Lestari – SMA N 1 Selat

Runner Up III Bagus Karangasem 2022

  • I Nengaj Rafael Dwipayana – SMAN 2 Amlapura

Runner Up IV Jegeg Karangasem 2022

  • A.A. Ayu Diah Basudevi Pemayun – SMAN 1 Amlapura

RunnerUp IV Bagus Karangasem 2022

  • I Puti Widhianugraha Yogiswara – SMA N 2 Amlapura

Jegeg Lingkungan 2022

  • Ni Putu Sekar Tresna – SMAN 2 Amlapura

Bagus Lingkungan 2022

  • I Gede Agus Ary Bimantara – SMAN 1 Amlapura

Jegeg Persahabatan 2022

  • Ni Ketut Ariningsih – STT Yowana Dharma Mukti Rendang

Bagus Persahabatan 2022

  • I Komang Juniadnyana – STT Yowana Guna Bhakti

Jegeg Penampilan Terbaik 2022

  • Ni Komang Karniti Candra – Alfa Prima Karangasem

Bagus Penampilan Terbaik 2022

  • I Kadek Ari Palguna  – SMAN 2 Amlapura

Foto: Jegeg Bagus Karangasem 2022 menerima plakat, bingkisan, dan bunga | Sumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem

Tags: jegeg bagusJegeg Bagus Karangasemkarangasem
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Perdamaian di Final Voli Tim Citroen Pedawa vs Lazer A Sidetapa

Next Post

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails
Next Post
Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co