25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bun Kekara Langka Selimuti Palinggih | Cerita dan Renungan Keajaiban dari Tabanan

I Made Jonita by I Made Jonita
March 10, 2022
in Khas
Bun Kekara Langka Selimuti Palinggih | Cerita dan Renungan Keajaiban dari Tabanan

Bagi generasi milenial, peristiwa ini mungkin tak ada artinya sama sekali. Tapi bagi saya, peristiwa ini adalah keajaiban yang bisa saja menjadi ciri, cihna, atau petunjuk di tengah berbagai krisis, seperti krisis air yang kita hadapi saat ini.

Tabe Pakulun Ida Ratu lan Ida Dane sami

Ceritanya bermula pada 7 Maret 2022. Saya mengikuti upacara ritual pamungkah yang dilaksanakan oleh Subak Ganggangan di Pura Batu Lumbung di Desa Adat Soka, Desa Dinas Senganan, Penebel, Tabanan.

Ritual pamungkah itu adalah ritual untuk memohon berkah pada Ibu Pertiwi agar padi yang telah ditanam di subak kami tumbuh subur. Kami memohon Anugrah Sang Ibu di Pura Ulun Siwi Batu Lumbung.

Selama ini, secara turun-temurun, memang ada hubungan khusus antara kami yaitu Desa Adat Pagi sebagai krama Subak Ganggangan dengan Desa Adat Soka sebagai Pangempon Pura Batu Lumbung.

Karena secara fisik sampai saat ini kami masih mengakui bahwa salah satu bangunan palinggih yang ada di Pura Batu Lumbung adalah milik krama Ganggangan. Palinggih itu adalah Palinggih Ibu atau Pura Ibu. Terletak di Jeroan Pura Batu Lumbung, di sebelah kiri palinggih utama atau pamukian yang berupa Batu besar.

Palinggih Ibu itu sendiri berbentuk Padma bersanding dengan tiga buah Padma lain. Sedangkan di sebelah kanan Palinggih Utama itu berdiri juga Padma yang merupakan Palinggih Pucak Bukit Puwun dan Palinggih berupa meru tumpang lima yang merupakan Palinggih Ulun Danu Tamblingan.

Pagi itu saya sendiri sedikit terlambat sampai di lokasi Pura. Prajuru dan beberapa tokoh Subak sudah siap memulai ritual saat saya mulai memasuki areal Jeroan Pura Ulun Siwi Batu Lumbung. Setelah memberi salam hormat pada yang sudah lebih dahulu hadir, pandangan saya pun langsung tertuju pada palinggih utama yang berupa batu besar.

Alangkah terkejutnya saya, palinggih utama yang secara fisik berupa batu besar itu seluruhnya tertutup karo, atau kara, atau kekara, yakni tumbuhan merambat sejenis kacang. Orang menyebutnya dengan nama kekara tahun atau karo tahun. Itu tumbuhan yang sangat langka.

Saya terkejut, karena sekitar bulan lalu saya sempat nangkil ke Pura itu. Saat itu palinggih yang berupa batu besar itu bersih, tanpa ada tanaman di di atasnya. Saat itu, seorang pemangku memang sempat melihat karo tahun itu tumbuh di sisi palinggih batu besar, namun tumbuhan itu masih kecil.

Tentang tumbuhan karo tahun memang sudah sangat langka, dan sudah tidak ada yang membudidayakan. Artinya, jika tak dibudidayakan, mungkin sangat jarang (atau bahkan tidak ada) yang menyimpan bijinya. Lalu, setelah sekian lama taka da tumbuhan karo tahun, kenapa bisa tumbuh seakan-akan begitu saja di sisi palinggih batu besar.

Dalam hati saya bersyukur luar biasa karena diizinkan melihat peristiwa itu. Sekali lagi, mungkin tak banyak yang takjub melihat hal itu. Mungkin hanya saya yang terheran-heran, lalu merasa senang dan bersyukur. Kenapa?

Ceritanya begini. Semasa kecil kakek saya sering bercerita tentang Pura Batu Lumbung ini, di mana Pura itu berkaitan dengan kisah-kisah raja di Kerajaan Tabanan. Selain itu, Pura itu juga berhubungan sangat erat dengan masalah-masalah air, kesuburan dan kesejahteraan rakyat di wilayah Tabanan.  

Konon, berabad-abad lalu, saat Kerajaan Tabanan mengalami krisis luar biasa, Raja mengutus satu tim khusus untuk melakukan semacam ekspedisi atau eksplorasi ke daerah utara Tabanan, ke lereng-lereng gugusan Gunung Batukaru.

Setelah beberapa hari menelusuri wilayah utara, rombongan menemukan batu besar. Rombongan menaruh bibit kacang kekara atau  karo tahun di batu itu, lalu rombongan berkemah di daerah itu. Besoknya, rombongan atau tim ekspedisi itu kaget karena biji karo tahun itu tumbuh rimbun dan rambatannya menyelimuti batu besar itu.

Artinya, dalam waktu semalam, biji itu tumbuh dan langsung merambat dengan rimbun. Rombongan kemudian mempercayai bahwa tempat itu merupakan sumber atau akar kemakmuran untuk jagat Tabanan.

Batu besar itu adalah palinggih utama di Pura Ulun Siwi Batu Lumbung yang sekarang. Dan sampai saat ini keberadaan Pura Ulun Siwi Batu Lumbung itu tetap menjadi Huluning Subak Tabanan.

Jadi, tumbuhnya kekara atau karo tahun saat ini di palinggih batu besar itu bisa saja diartikan sebagai ciri akan tumbuhnya kembali kemakmuran setelah kita dihantam berbagai krisis. Atau, hal itu bisa dijadikan ciri atau pengingat untuk para penguasa (raja zaman sekarang) untuk turun kembali atau mengirimkan tim khusus untuk melihat kembali atau melakukan penelitian mendalam, sekaligus memelihara sumber-sumber air, sumber kemakmuran, atau sumber penghidupan rakayat di daerah hulu.

Terima Kasih, Matur Suksema, Leluhur sami. [T][Editor: Adnyana Ole]

Tags: Gunung BatukaruPenebelpertaniantabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Negara Konoha Perlu Kartu Pra-Ninja | Nostalgia Generasi 2000

Next Post

Satu Per Satu Tempat Isoter Ditutup, Setiap Hari Vaksin Digencarkan

I Made Jonita

I Made Jonita

Dikenla dengan nama Dek Enjoy. Petani, tinggal di Banjar Pagi, Senganan, Penebel, Tabanan. Kini membuka warung dengan nama Warung Pisaga di Jalan Raya Desa Senganan

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Satu Per Satu Tempat Isoter Ditutup, Setiap Hari Vaksin Digencarkan

Satu Per Satu Tempat Isoter Ditutup, Setiap Hari Vaksin Digencarkan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co