12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bergerak dari Arsip Demi Mencapai Berbagai Kemungkinan: Melihat Arsip dalam Laku

Agus Wiratama by Agus Wiratama
March 8, 2022
in Khas
Bergerak dari Arsip Demi Mencapai Berbagai Kemungkinan: Melihat Arsip dalam Laku

diskusi arsip bertajuk “Bergerak dari Arsip Upaya Menuju Kemungkinan” di South Beach—Discovery Shopping Mall, Kuta—Bali.

Kali ini kita akan ngobrol tentang arsip dan berbagai kemungkinan daripadanya. Arsip adalah sebuah pengetahuan dan kita sepakat bahwa arsip adalah akses menuju masa lalu. Mengandaikan pengetahuan masa lalu sebagai suatu bentuk romantisme saja adalah hal yang keliru, sebab manusia selalu memiliki proyeksi atas masa depan, ketika mengakses arsip pun, secara langsung atau tidak kita akan membayangkan atas masa depan.

Dalam Fraksi Epos, pada hari Minggu, 27 Februari 2022, digelar diskusi arsip bertajuk “Bergerak dari Arsip Upaya Menuju Kemungkinan” di South Beach—Discovery Shopping Mall, Kuta—Bali. Fraksi Epos digelar selama dua bulan, dari 5 Februari hingga 27 Maret 2022, diadakan perhelatan kesenian bertajuk Ruang Baur Seni: Fraksi Epos 2022, dengan enam galeri pameran dari sejumlah gerakan seni, diskusi wacana, lokakarya, musik, pertunjukan, dan 100 pelaku kesenian urun daya dalam acara ini.

Wayan Sumahardika dan Jonas Sestrakresna [Foto: Hibat]

Diskusi bertajuk “Bergerak dari Arsip Upaya Menuju Kemungkinan” ini diisi oleh Wayan Sumahardika yang merupakan penulis, sutradara dan pembuat teater asal Ubud, Gianyar, kelahiran 1992. Suma adalah founder Teater Kalangan, sebuah kolektif lintas disiplin pertunjukan berbasis di Denpasar, Bali. Segenap praktik artistiknya bergerak pada persimpangan teater, ragam seni, dan laku sehari-hari sebagai studi budaya. Suma kerap menggunakan pendekatan site-spesific, repertoar arsip, dan spekulatif untuk membangun narasi, pengalaman menonton serta menimbang hubungan pertunjukan dengan kenyataan.

Pembicara kedua dalam diskusi ini adalah Jonas Sestrakresna yang berlatar pendidikan antropologi, dan kini fokus pada seni pertunjukan, dari pertunjukan tradisi hingga subkultur performances. Konsep pertunjukannya adalah prehistoric soul project, sebuah pertunjukan yang merekonstruksi kehidupan melalui multi-media dan berbagai disiplin ilmu. Ia menggunakan metode penelitian arkeologi untuk mengembangkan ide dasar, kisah, dan instalasi arsitektur.

Saya mendapat kesempatan untuk memoderatori kedua pembicara yang memiliki pendekatan penciptaan karya yang berbeda ini. Mereka berbicara perihal arsip berdasarkan kerjanya selama ini, tentang pencarian data pada arsip, pengembangan arsip, jalur arsip, serta alih wahana yang pernah mereka lakukan dalam sejumlah proyek kesenian. Menariknya, baik Jonas maupun Suma, tampaknya memandang arsip dengan luas. Arsip tidak hanya teks tertulis, tidak hanya berbentuk buku, atau berupa foto atau video saja. Lebih dari itu, arsip terdapat dalam tubuh. Dan peserta diskusi tampak seperti pendengar yang diajak masuk pada ruang dapur kerja kedua seniman pertunjukan ini. Suma dengan kerjanya bersama Teater Kalangan dan Jonas dengan usahanya merekonstruksi laku-laku prasejarah.

[Foto: Hibat]

Jonas mengatakan, “Prasejarah memiliki banyak kemungkinan. Kalau berbicara soal prasejarah pasti menyebut …sebelum Masehi. Jadi, tafsir bisa lebih terbuka.” Dalam beberapa garapan, Jonas mencoba meneliti serangga untuk melihat laku-laku purba, dan ia mengakuti ketertarikannya dengan laku prasejarah dilatari oleh ruang tafsir yang luas itu, “Objek prasejarah memberi ruang imajinasi yang luas,” tambahnya.

Hal ini diungkap pula oleh Wayan Sumahardika. Ia mengatakan bahwa arsip bukan sesuatu yang mati, yang tetap sama bila diakses oleh siapa pun. Dengan kata lain, arsip bukan sekadar objek. Maka dari itu, Suma mengandaikan bahwa mengakses arsip sebagai sebuah pertemuan. Intersubjektivitas bekerja di sana. Arsip bergerak secara dinamis, sebab ada konteks lain yang akan mempengaruhi setiap pertemuan antara pengakses dan arsip itu sendiri.

Menariknya, Wayan Sumahardika, yang merupakan seorang sutradara dan pembuat teater ini menebalkan bahwa arsip bukan hanya teks tertulis, foto, atau semacamnya saja. “Arsip seperti itu menutup kemungkinan pada bentuk-bentuk lain. Ada kuasa bekerja di sana,” katanya. Maka dari itu, ia menegaskan bahwa kebiasaan merupakan arsip, semisal jongkok. Ada pengetahuan dalam jongkok, konteks politik, konstrusi tubuh, dan sebagainya. Berhubungan dengan ini, Suma sempat menggarap satu pertunjukan yang berangkat dari jongkok dan teks-teks di sekitarnya dengan judul “The (Famous) Squatting Dance”.

[Foto: Hibat]

Pada satu kasus, kita telah kehilangan berbagai catatan. Kita tahu, banyak intelektual yang kemudian hilang dan dipenjara pada tahun 60-an berikut dengan catatannya. Ketika saya ngobrol dengan Made Susanta, seorang kurator yang juga aktif di Gurat Institute, di salah satu ruang pameran di Fraksi Epos, saya merasa ngilu mendengar satu kisah yang ia ceritakan, di mana para intelektual yang tertangkap pada masa itu, mengubur berbagai buku yang tentunya berisi pengetahuan dan catatan lain. Setelah keluar dari penjara, orang itu menggali kuburan itu, dan buku dan catatan itu telah hancur.

Kita sepakat, bahwa kini arsip memiliki nilai penting atas segala kemungkinannya. Ia menjadi jembatan penghubung antara kini dan yang lalu, meskipun arsip bukanlah satu entitas mati, tetapi memberi ruang tafsir yang barangkali akan berbeda dari satu generasi ke generasi lainnya. Selain itu, dua pelaku seni yang menjadi pembicara ini juga melakukan persiapan untuk hari depan, dengan usaha yang memungkinkan untuk mereka lakukan.

“Kita mempunyai kemungkinan untuk membicarakan cara kerja kita sendiri,” kata Wayan Sumahardika, dan Jonas membuat satu tempat menyimpan properti penting dalam ruangan semacam museum. Dan, kedua seniman ini melakukan pengarsipan, yang tentunya, sekaligus menjadi bahan evaluasi kerja, pembacaan atas metode penciptaan, dan sebagainya.[T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Garam Lokal Desa Les: Dibuat Tradisional, Dikemas Modern, Kini Menuju Dunia Internasional

Next Post

Negara Konoha Perlu Kartu Pra-Ninja | Nostalgia Generasi 2000

Agus Wiratama

Agus Wiratama

Agus Wiratama adalah penulis, aktor, produser teater dan pertunjukan kelahiran 1995 yang aktif di Mulawali Performance Forum. Ia menjadi manajer program di Mulawali Institute, sebuah lembaga kajian, manajemen, dan produksi seni pertunjukan berbasis di Bali.

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Negara Konoha Perlu Kartu Pra-Ninja | Nostalgia Generasi 2000

Negara Konoha Perlu Kartu Pra-Ninja | Nostalgia Generasi 2000

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co