25 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Desa Wisata Taman Sari di Banyuwangi, Hebat Bersama, Bumdes Kelola Homestay Milik Warga

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
February 21, 2022
in Khas
Desa Wisata Taman Sari di Banyuwangi, Hebat Bersama, Bumdes Kelola Homestay Milik Warga

Salah satu obyek wisata di Desa Taman Sari Banyuawangi [Foto IG: @dewitari]

Bonus perjalanan saya selama mengikuti pelatihan keamaman digital di Grand Harvest Banyuwangi adalah bertemu dengan sosok Kepala Desa Taman Sari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur. Namanya Rizal Sahputra.

Saya bertemu Kades Rizal atas jasa pengantaran dari Pak Jam’an, penjaga keamanan kebun sekaligus ketua linmas di desa Itu, yang sudah saya ceritakan dalam tulisan sebelumnya.  

Taman Sari adalah desa di bagian barat Kota Banyuwangi. Berjarak 24 kilometer dari pusat kota..Jika sempat ke desa itu, kita akan menyaksikan keindahan bentang alam Pegunungan Ranti dan Ijen.

Ini kali kedua Rizal Sahputra terpilih menjadi kepal desa. Ia memulai karir sebagai kepala desa muda di saat usia 28 tahun.  Dengan modal sebagai sarjana pertanian dari Universitas Brawijaya, Malang, ia punya banyak ide untuk mengembangkan desa kelahirannya.

Hotel Grand Harvest, tempat saya menginap, berada di desa ini. Sejak menjajakkan kaki di hotel tempat saya menginap itu, suasana desa ini memang terasa berbeda dengan desa-desa lain. Suasananya masih alami, namun pengelolaannya terasa ditangani dengan baik, terstruktur dan disiplin.

Selain hotel Grand Harvest, di desa itu terdapat banyak homestay. Itu menandakan bahwa desa itu sudah terbiasa dikunjungi para pelancong. Yang menarik, semua home dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Pintu masuk ke Desa Taman Sari Banyuwangi [Foto: IG @Dewitari]

Dalam obrolan santai dipenuhi camilan, kepala desa 36 tahun ini bercerita dengan ramah. Awalnya tahun 2013, pertama kali ia terpilih menjadi kepala desa, ia langsung melihat dan mencoba menangkap peluang yang dimiliki desanya. Meskipun memiliki banyak potensi, desa itu tidak otomatis menjadi desa yang maju, perlu terobosan-terobosan yang inovatif dan segar.

Dan dengan upaya dan kerja keras, akhirnya Desa Taman Sari berhasil mengukuhkan diri menjadi desa wisata yang popular. Sebutan desa itu kini popular dengan nama Dewitari, yakini Desa Wisata Taman Sari.  Atas upaya itu, Dewitari berhasil meraih Juara 1 kategori digital dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Salah satu destinasi wisata di Desa Taman Sari, Banyuwangi [IG: @Dewitari]

Dewitari memang bukan desa wisata kebanyakan yang pada gerbangnya hanya berisi papan nama sebagai desa wisata namun kerika masuk tidak banyak yang bisa dinikmati sebagai desa wisata.

“Di Desa Taman Sari semua akomodasi dikelola Bumdes. Hal ini untuk memastikan, kita maju bersama-sama dan memastikan kolaborasi berjalan sehat,” kata Rizal.

Desa lewat Bumdes membuat standarisasi, promosi dan platform digital untuk memperkenalkan Desa Taman Sari menjadi desa wisata. Dari yang awalnya 57 homestay yang didaftarkan oleh warga, kemudian melalui evaluasi untuk peningkatan standarisasi, kini Bumdes mengelola 27 homestay saja.

Kepala Desa Taman Sari Rizal Sahputra. [Foto: Don Raree]

Jika mau tahu apa pun tentang perkembangan Desa Taman Sari, ia selaku kepala desa bisa mengakses lewat platform digital, kemudian melakukan evaluasi. Misalnya, berapa kunjungan harian ke masing-masing destinasi di Taman Sari, ia bisa melihat untuk kemudian mengevaluasinya.

Terdapat banyak destinasi wisata di Taman Sari, antara lain Sendang Seruni, Taman Gandrung Terakota, dan Kawah Ijen.

“Kegiatan wisata yang bisa dilakukan di Taman Sari semuanya juga sudah ada dalam platform digital,” kata izal.

Rizal Sahputra juga mengatakan Pemkab Banyuwangi juga punya perhatian dengan pengembangan desa wisata berbasis platform digital itu melalui program “Smart Kampung”. Dan program itu memberi motivasi untuk pengembangan Desa Taman Sari secara konsisten mengikuti kemajuan teknologi informasi.

BACA JUGA:

  • Bertemu Pak Jam’an dan Keindahan di Taman Sari | Cerita dari Banyuwangi

Desa Wisata Taman Sari, seperti desa-desa lain, berawal dari pengembangan potensi-potensi yang dimiliki secara alami di desa itu. Desa Taman Sari adalah desa pertanian, maka potensi pertanian itulah yang dikembangkan secara serius dan konsisten, semisal potensi sawah dan padi, serta kopi, cengkeh dan hortikultura dengan perkebunan yang dikelola secara kreatif.

Pertanian secara penuh konsentrasi dikembangkan sang kades untuk kemudian mampu memberikan nilai pada sektor pertanian itu sendiri. Yang kemudian memberi bonus pada sector pariwisata.

Wilayah pertanian di Desa Taman sari, Banyuwangi, Jawa Timur [Foto: Don Raree]

Kalau berbicara pariwisata memang pariwisata adalah bonus. Dan itu sangat disadari oleh warga Desa Taman Sari. “Aturan-aturan kemudian  dibuat untuk mengikat kesepakatan tentang pengembangan desa wisata  berbasia pertanian dan budaya,” kata Rizal.

Karena kesuksesannya mengembangkan desa wisata, banyak kepala desa dan perangkat desa-desa di Bali melakukan studi banding ke Desa Taman Sari. “Teman-teman Bali yang berkunjung ke sini,” kata Rizal.

Modal alam sudah dimiliki, maka, kata Sang Kepala Desa, masalah terbesar yang kemudian diatasi adalah pada sumberdaya manusia. “Untuk itulah kita harus saling menjaga ego dan bekerja bersama tim,” katanya.

Mungkin tidak banyak yang sosok kepala desa yang berada di balik sukses Desa Taman Sari menjadi desa wisata. Tentu saja, karena semua prestasi yang dicapai Desa Taman Sari tidak pernah diunggah oleh kepala desa muda ini secara pribadi. Itu dilakukan semata-mata untuk meghormati semua pihak yang terlibat dalam kemajuan.

“Saya tidak usah terlihat hebat, mari kita hebat bersama-sama,”  kata Rizal. [T]

Saya [penulis] bersama Kades Taman Sari Rizal Sahputra [Foto Don Raree]
Tags: banyuwangidesa wisataDesa Wisata Taman Sari BanyuwangiPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bendesa Adat Lomba Pidato | Memberi Karakter Pada Bahasa Bali

Next Post

Karma Itu Nyata | Kisah “Penjarah” dari Hutan yang Masuk Rumah

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails
Next Post
Karma Itu Nyata | Kisah “Penjarah” dari Hutan yang Masuk Rumah

Karma Itu Nyata | Kisah “Penjarah” dari Hutan yang Masuk Rumah

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan
Cerpen

Digigit Ular Kobra  |  Cerpen Depri Ajopan

CAKEH yang baru dilarikan ke rumah Pak Ik merintih kesakitan. Anak perempuan berumur 14 tahun itu baru digigit ular kobra...

by Depri Ajopan
April 25, 2026
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani
Puisi

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu
Esai

Mencegah Kekerasan Seksual di Indonesia dengan Perspektif Feminis Hindu

KEKERASAN seksual di Indonesia telah menjadi luka yang tak kunjung usai, bahkan kini merebak di kampus - kampus ternama selain...

by Putu Ayu Sunia Dewi
April 25, 2026
Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’
Ulas Musik

Ketika Lirik Menjadi Cermin: Tafsir Hermeneutika Lagu ‘Erika’

DALAM tradisi hermeneutika, teks tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu lahir dari horison sejarah, budaya, dan kesadaran penuturnya. Apa yang...

by Ahmad Sihabudin
April 25, 2026
Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co