25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Getah Uyung”, Kelompok Tani, Bukan Tani Cengkeh, Bukan Kopi, Tapi Pohon Aren

tatkala by tatkala
December 17, 2021
in Khas
“Getah Uyung”, Kelompok Tani, Bukan Tani Cengkeh, Bukan Kopi, Tapi Pohon Aren

Gucci Adnyana

Kelompok Tani Getah Uyung, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, merayakan satu tahun kelahiran dengan menggelar bazzar UMKM di Lovina, Kamis, 16 Desember 2021. Acara itu tentu saja dihadiri pelaku UMKM, juga sejumlah pejabat terkait di Pemkab Buleleng.

Acaranya bazzar UMKM itu menarik, tapi yang lebih menarik justru keberadaan Kelompok Tani Getah Uyung sebagai penyelenggara. Getah Uyung adalah sebuah kelompok tani yang unik dan langka di Bali, mungkin satu-satunya di Bali.

Jika kelompok petani lain menanam pohon cengkeh, kopi, kakao, atau porang yang sedang ngetren, Kelompok Getah uyung justru dengan setia menanam pohon aren, merawatnya, sekaligus memanen getahnya untuk dibuat jadi gula aren, alias gula merah, alias gula bali, alias gula jawa.  

Kenapa memilih nama getah uyung? Di Desa Pedawa, nira atau tuak biasa disebut sebagai getah uyung.

Kelompok Getah Uyung yang beranggotakan sekitar 50 petani itu berdiri setahun lalu dari sebuah kegelisahan sekelompok petani di Desa Pedawa. “Gelisah karena pohon aren mulai ditinggalkan, dan banyak lahan yang berisi pohon aren beralihfungsi menjadi lahan untuk tanaman  lain semisal cengkeh,” kata Gucci Adnyana.

Gucci Adnyana, bernama lengkap Putu Suta Adnyana, adalah pendiri sekaligus ketua Kelompok Tani Getah Uyung. Ia mengaku hanya sebagai pengusaha keripik, tapi amat gelisah dengan mulai langkanya pohon aren, sekaligus mulai berkurangnya warga yang memproduksi gula aren.

Seiring berjalannya waktu, kata Gucci, terutama pada saat pandemi, ketika kondisi perekonomian masyarakat cukup memprihatinkan, terlihat fenomena yang menarik. Dalam kondisi sosial-ekonomi yang memprihatinkan, kehidupan petani gula aren yang begitu sederhana masih mmpu untuk brtahan hidup. “Bahkan bisa dibilang petani gula aren tetap bahagia dalam ksederhanaan,” kata Gucci.

Di Desa Pedawa, kata Gucci, gula aren adalah warisan leluhur dan dianggap sebagai produk budaya Desa Pedawa. Biasanya, masyarakat yang melakukan persembahyangan (pepiyuning) selalu ada gula aren dalam seriap sesajen yang mereka haturkan.

“Gula sangat dimuliakan, mungkin karena gula itu  dianggap sebagai sumber kehidupan, yang mana dahulu hampir semua pnduduk Desa Pedawe bertani pohon aren atau bertani gula,” kata Gucci.

Dengan alansan dan dasar-dasar seamacam itulah sejumlah warga ingin mengulang kembali kehidupan bertani gula yang didasari rasa kebersamaan dan kesederhanaan dengan membentuk kelompok petani gula arena tau petani pohon aren.

“Kami melakukan audensi setahun lalu ke Bupati Buleleng (Putu Agus Suradnyana) yang mana saat itu Bapak Bupati sangat mndorong kekhasan setiap daerah. Dan gula aren adalah produk khas Desa Pedawa, maka kami angkat gula ini sebagai salah satu di antara banyaknya kekhasan itu di Buleleng,” kata Gucci.

Dan Kelompok Getak Uyung pun bergerak, mulai dari sector hulu hingga hilir.  Mulai dari melakukan proses pembibitan pohon aren, menanamnya, memelihara kembali pohon aren yang sudah ada, dan melakukan proses penyadapan dengan baik serta membuat gula aren dengan kualitas yang baik.

Sampai setahun berjalan, dampak gerakan petani aren ini mulai terasa, misalnya mulai tumbuh kecintaan para petani dan warga umum untuk kembali mencintai pohon aren, dan kembali mencintai pekerjaan membuat gula aren. “Sampai saat ini gula aren Pedawa dikenal kembali dan sudah mulai digemari lagi, dicari lagi,” kata Gucci.

Gucci mengakui, tahap paling sulit dilakukan adalah tahap penanaman kembali pohon aren. Proses menanamnya menggunakan strategi-strategi tertentu agar bisa tumbuh dengan baik. “Kebanyakan pohon ditanam dengan cara tradisional , termasuk menentukan hari-hari baik (dewasa ayu) saat menanam, bahkan saat menanam juga ada manteranya,” kata Gucci.

Sampai saat ini, Kelompok Getah Uyung sudah menanam sekitar 350 pohon aren di wilayah Desa Pedawa. Karena masa tumbuhnya cukup lama sampai pohon itu bisa berbuah, petani juga menanam sayur-sayuran dan umbian-umbian di sela-sela pohon aren. “Agar tak jenuh menunggu, dan petani tetap bisa menghasilkan sayuran,” katanya.

Pada saat perayaan HUT ke-1 Kelompok Getah Uyung di Lovina, pemerintah menyampaikan apresiasinya terhadap kelompok itu  yang merayakannya dengan menggelar bazzar UMKM.

“Apresiasi diberikan kepada Kelompok Tani Aren Getah Uyung, terutama  atas inisiatifnya melaksanakan bazar UMKM serangkaian HUT jadinya yang pertama,” ucap Kadis Kebudayaan Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara yang pada kesempatan ini mewakili Bupati Buleleng.

Kadis Dody mengatakan, lewat kegiatan ini bisa kita lihat UMKM di Buleleng bersama-sama bersinergi mengikuti bazar disini. Baik itu dari sektor fashion, kriya dan kuliner.

“Ini merupakan langkah maju yang dilakukan oleh komunitas Tani Aren Getah Uyung sebagai model, mudah-mudahan kedepan kita bisa terus mensinergikan antar para pelaku UMKM ini,” kata Dody yang pernah menjabat sebagai Camat Buleleng ini.

Lebih jauh pihaknya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan siap mendorong pelaku UMKM ini. Direncanakan, pada bulan Januari 2022 pemerintah bisa segera launching rooftop kreatif yang ada dilantai 3 Pasar Banyuasri yang diseting sebagai tempat bertemunya orang-orang kreatif serta tempat bertemunya UMKM terutama kaum milineal kekinian.

“Nantinya secara berkala, kita akan lakukan di rooftop lantai 3 itu untuk melaksanakan pameran, exsebisi yang tentunya untuk kemajuan perekonomian masyarakat Buleleng, terutama di 3 subsektor yaitu  fashion, kriya dan kuliner,” ujarnya. [T][Ole]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dokter Arya Terima KJB Award | Ia Tak Sekadar Menjawab, Tapi Juga Menuliskannya

Next Post

Durga Murka di Taman Dedari | Nomor Pendek di Ubud Performing Art Moving II

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Durga Murka di Taman Dedari | Nomor Pendek di Ubud Performing Art Moving II

Durga Murka di Taman Dedari | Nomor Pendek di Ubud Performing Art Moving II

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co