13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Getah Uyung”, Kelompok Tani, Bukan Tani Cengkeh, Bukan Kopi, Tapi Pohon Aren

tatkala by tatkala
December 17, 2021
in Khas
“Getah Uyung”, Kelompok Tani, Bukan Tani Cengkeh, Bukan Kopi, Tapi Pohon Aren

Gucci Adnyana

Kelompok Tani Getah Uyung, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, merayakan satu tahun kelahiran dengan menggelar bazzar UMKM di Lovina, Kamis, 16 Desember 2021. Acara itu tentu saja dihadiri pelaku UMKM, juga sejumlah pejabat terkait di Pemkab Buleleng.

Acaranya bazzar UMKM itu menarik, tapi yang lebih menarik justru keberadaan Kelompok Tani Getah Uyung sebagai penyelenggara. Getah Uyung adalah sebuah kelompok tani yang unik dan langka di Bali, mungkin satu-satunya di Bali.

Jika kelompok petani lain menanam pohon cengkeh, kopi, kakao, atau porang yang sedang ngetren, Kelompok Getah uyung justru dengan setia menanam pohon aren, merawatnya, sekaligus memanen getahnya untuk dibuat jadi gula aren, alias gula merah, alias gula bali, alias gula jawa.  

Kenapa memilih nama getah uyung? Di Desa Pedawa, nira atau tuak biasa disebut sebagai getah uyung.

Kelompok Getah Uyung yang beranggotakan sekitar 50 petani itu berdiri setahun lalu dari sebuah kegelisahan sekelompok petani di Desa Pedawa. “Gelisah karena pohon aren mulai ditinggalkan, dan banyak lahan yang berisi pohon aren beralihfungsi menjadi lahan untuk tanaman  lain semisal cengkeh,” kata Gucci Adnyana.

Gucci Adnyana, bernama lengkap Putu Suta Adnyana, adalah pendiri sekaligus ketua Kelompok Tani Getah Uyung. Ia mengaku hanya sebagai pengusaha keripik, tapi amat gelisah dengan mulai langkanya pohon aren, sekaligus mulai berkurangnya warga yang memproduksi gula aren.

Seiring berjalannya waktu, kata Gucci, terutama pada saat pandemi, ketika kondisi perekonomian masyarakat cukup memprihatinkan, terlihat fenomena yang menarik. Dalam kondisi sosial-ekonomi yang memprihatinkan, kehidupan petani gula aren yang begitu sederhana masih mmpu untuk brtahan hidup. “Bahkan bisa dibilang petani gula aren tetap bahagia dalam ksederhanaan,” kata Gucci.

Di Desa Pedawa, kata Gucci, gula aren adalah warisan leluhur dan dianggap sebagai produk budaya Desa Pedawa. Biasanya, masyarakat yang melakukan persembahyangan (pepiyuning) selalu ada gula aren dalam seriap sesajen yang mereka haturkan.

“Gula sangat dimuliakan, mungkin karena gula itu  dianggap sebagai sumber kehidupan, yang mana dahulu hampir semua pnduduk Desa Pedawe bertani pohon aren atau bertani gula,” kata Gucci.

Dengan alansan dan dasar-dasar seamacam itulah sejumlah warga ingin mengulang kembali kehidupan bertani gula yang didasari rasa kebersamaan dan kesederhanaan dengan membentuk kelompok petani gula arena tau petani pohon aren.

“Kami melakukan audensi setahun lalu ke Bupati Buleleng (Putu Agus Suradnyana) yang mana saat itu Bapak Bupati sangat mndorong kekhasan setiap daerah. Dan gula aren adalah produk khas Desa Pedawa, maka kami angkat gula ini sebagai salah satu di antara banyaknya kekhasan itu di Buleleng,” kata Gucci.

Dan Kelompok Getak Uyung pun bergerak, mulai dari sector hulu hingga hilir.  Mulai dari melakukan proses pembibitan pohon aren, menanamnya, memelihara kembali pohon aren yang sudah ada, dan melakukan proses penyadapan dengan baik serta membuat gula aren dengan kualitas yang baik.

Sampai setahun berjalan, dampak gerakan petani aren ini mulai terasa, misalnya mulai tumbuh kecintaan para petani dan warga umum untuk kembali mencintai pohon aren, dan kembali mencintai pekerjaan membuat gula aren. “Sampai saat ini gula aren Pedawa dikenal kembali dan sudah mulai digemari lagi, dicari lagi,” kata Gucci.

Gucci mengakui, tahap paling sulit dilakukan adalah tahap penanaman kembali pohon aren. Proses menanamnya menggunakan strategi-strategi tertentu agar bisa tumbuh dengan baik. “Kebanyakan pohon ditanam dengan cara tradisional , termasuk menentukan hari-hari baik (dewasa ayu) saat menanam, bahkan saat menanam juga ada manteranya,” kata Gucci.

Sampai saat ini, Kelompok Getah Uyung sudah menanam sekitar 350 pohon aren di wilayah Desa Pedawa. Karena masa tumbuhnya cukup lama sampai pohon itu bisa berbuah, petani juga menanam sayur-sayuran dan umbian-umbian di sela-sela pohon aren. “Agar tak jenuh menunggu, dan petani tetap bisa menghasilkan sayuran,” katanya.

Pada saat perayaan HUT ke-1 Kelompok Getah Uyung di Lovina, pemerintah menyampaikan apresiasinya terhadap kelompok itu  yang merayakannya dengan menggelar bazzar UMKM.

“Apresiasi diberikan kepada Kelompok Tani Aren Getah Uyung, terutama  atas inisiatifnya melaksanakan bazar UMKM serangkaian HUT jadinya yang pertama,” ucap Kadis Kebudayaan Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara yang pada kesempatan ini mewakili Bupati Buleleng.

Kadis Dody mengatakan, lewat kegiatan ini bisa kita lihat UMKM di Buleleng bersama-sama bersinergi mengikuti bazar disini. Baik itu dari sektor fashion, kriya dan kuliner.

“Ini merupakan langkah maju yang dilakukan oleh komunitas Tani Aren Getah Uyung sebagai model, mudah-mudahan kedepan kita bisa terus mensinergikan antar para pelaku UMKM ini,” kata Dody yang pernah menjabat sebagai Camat Buleleng ini.

Lebih jauh pihaknya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan siap mendorong pelaku UMKM ini. Direncanakan, pada bulan Januari 2022 pemerintah bisa segera launching rooftop kreatif yang ada dilantai 3 Pasar Banyuasri yang diseting sebagai tempat bertemunya orang-orang kreatif serta tempat bertemunya UMKM terutama kaum milineal kekinian.

“Nantinya secara berkala, kita akan lakukan di rooftop lantai 3 itu untuk melaksanakan pameran, exsebisi yang tentunya untuk kemajuan perekonomian masyarakat Buleleng, terutama di 3 subsektor yaitu  fashion, kriya dan kuliner,” ujarnya. [T][Ole]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dokter Arya Terima KJB Award | Ia Tak Sekadar Menjawab, Tapi Juga Menuliskannya

Next Post

Durga Murka di Taman Dedari | Nomor Pendek di Ubud Performing Art Moving II

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails
Next Post
Durga Murka di Taman Dedari | Nomor Pendek di Ubud Performing Art Moving II

Durga Murka di Taman Dedari | Nomor Pendek di Ubud Performing Art Moving II

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co