23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Olah Pikir dalam “Hero on the Way” Teater Kalangan | Catatan Tercecer dari Pimpro

Devy Gita by Devy Gita
November 7, 2021
in Ulasan
Olah Pikir dalam “Hero on the Way” Teater Kalangan | Catatan Tercecer dari Pimpro

Teater Kalangan mementaskan Hero on the Way #1 dalam Festival Bali Jani III [Foto Teater Kalangan]

Beberapa hari sudah berlalu sejak Teater Kalangan mementaskan Hero on the Way #1 dalam Festival Bali Jani III yang mendedah dan mengeksplorasi Jalan Veteran, Denpasar, sebagai situs pertunjukkan. Sebuah jalan di kawasan Denpasar, Bali yang merupakan salah satu jalan paling bersejarah di kota ini. Bagaimana tidak, dulunya di sini adalah situs perang Puputan melawan Badung.

Pementasan yang berlangsung 2 November 2021 malam, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Bali, itu pun telah berakhir diiringi riuh tepuk tangan penonton yang memadati ruang pertunjukan gedung Ksirarnawa Art Center. Artistik, koreo, skenografi dan adegan demi adegan yang apik membius penonton untuk setia menikmati pertunjukan yang berlangsung lebih dati satu jam. Decak kagum dan komentar positif dari kawan-kawan yang hadir pada saat itu menutup pementasan dengan kelegaan dan kebanggaan atas karya yang masih berupa work in progress atau karya yang masih akan dikulik dan disempurnakan oleh Teater Kalangan.

Penonton tidak hanya mengobati kerinduan akan pementasan dari Teater Kalangan, tetapi juga membawa pulang sesuatu dalam pikiran mereka. Itu yang dikatakan beberapa teman yang terhipnotis oleh narasi yang dikembangkan dalam naskah dan disampaikan oleh aktor-aktor yang berperan di atas panggung. Bukan hanya dialog-dialog yang akan terlupa setelah pertunjukan usai, namun kalimat-kalimat yang telah melewati serangkaian riset dari para kolaborator yang juga merupakan aktor dalam pementasan Hero on the Way sendiri.

Setelah tepuk tangan terdengar riuh dan melihat wajah-wajah terkesan dari penonton, saya merasa terharu. Sebagai pimpinan produksi yang tidak berada di atas panggung, saya merasa bangga akan teman-teman aktor. Namun, saya tidak kalah bangganya kepada tim produksi yang membantu saya mempersiapkan hal-hal yang tidak terlihat di bawah sorotan lampu panggung.

Saya tidak akan menuliskan proses produksi secara teknis di sini. Tentu akan membosankan membaca bagaimana membagi tugas perdivisi, kemudian mencari dan merekrut teman-teman yang bersedia membantu, memberikan detail apa yang harus mereka kerjakan, memeriksa kembali dan memastikan semua sudah terlaksana dengan baik lalu menghitung biaya produksi yang dikeluarkan. Biar saja itu saya yang merekamnya menjadi ingatan yang tentu bisa memberikan banyak pelajaran dalam mengatur sebuah produksi lebih baik lagi ke depannya.

Apa yang akan saya tuliskan di sini adalah hasil olah pikir saya di luar rutinitas produksi yang sudah tersusun dan mempunyai alurnya sendiri. Jalannya pikiran yang berlari kesana kemari melompat lalu berguling dan kembali lagi. Bagaimana saya sebagai pimpinan produksi memaknai tugas dan tanggung jawab yang sangat krusial ini sekaligus juga sebagai anggota Teater Kalangan.

Menjadi pimpinan produksi tidak serta merta membuat saya menanggung beban sendirian. Apalagi ini adalah produksi yang cukup besar dan melibatkan banyak orang di dalamnya.  Di Teater Kalangan kami tidak menganut paham satu sosok menjadi pusat semesta, satu orang menggendong beban sendirian atau menjadi satu-satunya pusat perhatian, tentu tidak. Setiap anggota mempunyai kesadaran mengembangkan komunitas dengan kemampuan masing-masing. Bagi kami mengembangkan potensi diri kami adalah mengembangkan komunitas. Mengingat anggota Teater Kalangan berasal dari lintas disiplin ilmu yang beragam.

Teater Kalangan mementaskan Hero on the Way #1 dalam Festival Bali Jani III [Foto: Teater Kalangan]

Hero on the Way menjadi berkesan karena ini garapan besar kami Teater Kalangan yang ditampilkan secara luring/offline setelah selama pandemi hanya bisa menyapa kawan-kawan melalui pertunjukan daring/online. Walaupun saya bertanggung jawab menjadi pimpinan produksi, keputusan dan kebijakan yang saya ambil selalu melalui proses diskusi dengan anggota yang lain. Kesadaran demokratis dan merangkum argumen selalu dimaksimalkan dalam setiap produksi kami. Begitu pula kolaborasi lintas disiplin dan lintas generasi bersama komunitas-komunitas teater maupun di luar teater tetap dijaga kesinambungannya. Seperti pementasan besar kami sebelumnya, Sukreni Wong Sistri Listu Ayu yang digarap sebelum pandemi dan berkolaborasi dengan komunitas lain, begitu pula Hero on the Way terlaksana.

Kami sadar kolaborasi dalam sebuah pertunjukan menjembatani juga mempertajam wacana yang ingin disampaikan dan memperkaya warna dalam pementasan. Tidak hanya di atas panggung namun  juga dalam tim produksi sebelum pementasan. Kesempatan belajar dan bantuan timbal balik saling mengisi dilakukan demi lancarnya pementasan.

Dalam produksi Hero on the Way kali ini saya dibantu oleh kawan-kawan yang gercep atau gerak cepat dan memang mempunyai kesadaran akan tanggung jawab yang harus dijalankan. Beberapa dari mereka memang bertugas sesuai dengan profesionalitas mereka. Seperti pada musik pengiring, kami dibantu oleh Barga yang merupakan anggota Kadapat bersama Yogi salah satu kolaborator Hero on the Way sendiri. Mapping dan visual, Nanda membantu kami menampilkan visual pendukung di atas layar sebagai background. Begitu pula dalam pendokumentasian pentas, Adi Putra Pratama merekam setiap adegan dalam video sedangkan Prema Ananda mengabadikan gerak kami melalui foto.

Teater Kalangan mementaskan Hero on the Way #1 dalam Festival Bali Jani III [Foto; Teater Kalangan]

Selain itu, sebagian besar dari tim produksi dan aktor adalah siswa sekolah menengah atas dan mahasiswa dengan kemauan belajar tinggi, berdedikasi juga bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Walaupun kadang sebagian kecil dari mereka seperti mengevaluasi tingkat kesabaran kami dengan tingkah khas remaja yang di sisi lain juga membuat kami tertawa. Hari-hari pra-produksi tentu akan menjadi momen yang dirindukan. Keterbukaan, kemauan belajar dan inisiatif sangat terlihat dari tim produksi yang bertugas. Hal tersebut juga menjadi perhatian kami, karena kami berharap kolaborasi tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan pementasan yang berkesan, namun juga pengembangan kepribadian dan potensi untuk masing-masing individu yang terlibat di dalamnya.

Saya sadar dilabeli sebagai Pimpinan Produksi merupakan tanggung jawab yang besar untuk membuat sebuah produksi pementasan berjalan sebagaimana mestinya. Memberikan instruksi sesuai dengan pembagian tugas divisi masing-masing. Dalam hal ini, saya bekerja dengan banyak orang, banyak kepala, berbagai macam karakter. Tentu saja dengan tingkat pemahaman instruksi dan kebaperan yang beragam. 

Menjadi pimpinan produksi (pimpro) membuat saya belajar lebih memahami karakter individu yang berbeda-beda namun di sisi lain tetap tegas terhadap timeline dan tenggat waktu yang sudah ditentukan. Juga berlatih lagi membagi bagian-bagian otak agar mampu mengerjakan dan memikirkan banyak hal dalam waktu yang bersamaan. Pengalaman adalah guru yang terbaik dan saya mengamini peribahasa ini dengan khusyuk.

Dalam tulisan ini pula saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu terselenggaranya pementasan Hero on the Way #1. Sampai jumpa lagi dalam pementasan-pementasan Teater Kalangan di masa mendatang. Tiada kesan tanpa kehadiranmu. [T]

Tags: Festival Seni Bali JaniTeater Kalangan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menafsir Romantisme Pada Pementasan Raya Raya Cinta

Next Post

Hadiah Nobel Sastra 2021, Apresiasi Terhadap Sastra Kontekstual

Devy Gita

Devy Gita

Mantan guru yang kini nyasar jadi HR di sekolah internasional. Pernah main teater, gemar menulis, mudah berteman, dan secara misterius penikmat horror garis keras. Kombinasi yang kadang membuat hidupnya sendiri terasa seperti genre campuran. instagram: @devygita

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Hadiah Nobel Sastra 2021, Apresiasi Terhadap Sastra Kontekstual

Hadiah Nobel Sastra 2021, Apresiasi Terhadap Sastra Kontekstual

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co