25 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Peristiwa-peristiwa Penting di Ubud dalam Beberapa Waktu Hingga Kedatangan Presiden Jokowi

Cokorda Gde Bayu Putra by Cokorda Gde Bayu Putra
March 18, 2021
in Khas
“I Panti dan I Nganti” – Catatan Tumpek Landep

Cokorda Gde Bayu Putra || Ilustrasi tatkala.co/Nana Partha

Dalam satu minggu belakangan, Ubud menjadi sorotan. Desa yang belakangan tampak sunyi akibat pandemi, sedikit tampil bergeliat. Maklum saja, Orang Nomor Satu di Republik ini menginjakkan kaki tepat di jantung desa. Kunjungan Presiden Joko Widodo yang pertama di “Catuspata” Ubud ini dalam rangka melihat langsung vaksinasi massal Tahap 1 yang digelar untuk masyarakat di 13 Banjar Dinas / Lingkungan Se-Kelurahan Ubud.

Vaksinasi yang dipusatkan di Puri Agung Ubud ini merupakan bagian dari usaha percepatan penanggulangan Covid-19 sekaligus persiapan menuju “Ubud” sebagai salah satu kawasan hijau pariwisata. Tentu ini merupakan angin segar bagi dunia pariwisata di Ubud khususnya dan Bali pada umumnya yang telah satu tahun lebih terpuruk akibat pandemi. Dalam keterbatasan akses dan pengamatan lapangan, ijinkan saya mencoba menggambarkan beberapa catatan singkat peristiwa dan kejadian sampai dengan kunjungan Presiden Joko Widodo di Kelurahan Ubud.

Tanggal 29 Januari 2021.

Bapak Menteri Pariwisata Republik Indonesia melaksanakan kunjungan dinas pertamanya ke Puri Agung Ubud sembari melihat kondisi terkini wilayah Pariwisata Ubud sekaligus mendengar keluh kesah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat terdampak pandemi ini. Bapak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diterima langsung oleh Wakil Gubernur Bali, beberapa Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Penglingsir Puri Agung Ubud dan beberapa perwakilan asosiasi pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif di Gianyar.

Tanggal 28 Febrruari 2021.

Dari laman Media Sosial Bupati Gianyar terlihat bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melakukan rapat koordinasi dengan Bapak Menteri Kesehatan Republik Indonesia terkait zona hijau bebas Covid-19. Kawasan Pariwisata Ubud selanjutnya dijadikan percontohan penerapan Kawasan pariwisata bebas covid-19 dengan rencana strategi vaksinasi masal dan penerapan protokol Kesehatan yang ketat.

Tanggal 5 Maret 2021.

Terlihat di beberapa postingan, vaksinasi dilakukan di Kantor Bupati Gianyar menyasar beberapa aparatur pemerintah di lingkungan Pemkab Gianyar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan beberapa perwakilan wartawan. Vaksinasi tersebut merupakan lanjutan dari beberapa vaksinasi prioritas sebelumnya yang telah diberikan kepada petugas Kesehatan.

Tanggal 6 Maret 2021.

Terlihat di beberapa postingan, Puskesmas Ubud II yang menjangkau layanan di tiga desa (Sayan, Kedewatan, dan Singakerta) memberikan vaksinasi Covid-19 bagi para aparat dan satuan tugas Desa.   

Tanggal 7 Maret 2021

Dalam sebuah pertemuan rutin bulanan Kelurahan Ubud yang mengambil tempat di Lingkungan Tegalantang, Bapak Lurah Ubud, Ketua Yayasan Bina Wisata Kelurahan Ubud, dan seluruh Kepala Lingkungan Se-Kelurahan Ubud meminta penjelasan Kepala Puskesmas Ubud I terkait mekanisme vaksinasi Covid-19 untuk warga Kelurahan Ubud. Dari pertemuan tersebut para yang hadir tampak bersiap serta berharap vaksinasi di Kelurahan Ubud menjadi sebuah agenda penting yang wajib diperjuangkan tidak saja bagi penyelamatan Kesehatan, namun bagian dari upaya percepatan pemulihan pariwisata Ubud terlebih Ubud telah ditetapkan sebagai Kawasan yang bersiap menuju Green Zone. Maka, wajar kiranya Kelurahan Ubud yang berada di pusat Kecamatan Ubud mendapatkan skala prioritas untuk percepatan vaksin Covid-19.

Tanggal 11 Maret 2021.

Bapak Gubernur Bali, Kapolda Bali dan Pangdam IX Udayana melaksanakan kunjungan mendadak ke Catuspata Ubud. Rombongan melihat langsung situasi dan kondisi di Puri Agung Ubud, wantilan Pura Desa Ubud, serta Kantor Yayasan Bina Wisata Kelurahan Ubud yang rencananya difungsikan sebagai venue acara vaksinasi Tahap I Kelurahan Ubud. Dari desas-desus dan kabar terkini saat itu, Bapak Presiden RI akan mengunjungi langsung kegiatan vaksinasi di Puri Agung Ubud pada tanggal 16 Maret 2021.

Tanggal 12 Maret 2021

Pemerintah Provinsi Bali kembali menerima kunjungan Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Jaya Sabha. Dalam sebuah gelaran Rapat Koordinasi tersebut, Gubernur menyampaikan rencana pembukaan Zona Hijau Pariwisata di tiga daerah yaitu: Nusa Dua, Ubud dan Sanur. Misi yang lebih dikenal dengan sebutan Free Covid Corridor ini merupakan upaya cepat penangan pandemi Covid-19 yang simultan dengan semangat pemulihan kembali sektor pariwisata Bali yang belakangan jatuh di titik nadir. Sebagai langkah awal memastikan wilayah tersebut 100% aman, maka akan dilakukan vaksinasi massal Covid-19 bagi yang tinggal dan beraktivitas di Kawasan tersebut. (Liputan berita ini dikutip dari laman sehatnegeriku.kemenkes.go.id).

Di hari yang sama, Menteri Kesehatan berkunjung langsung ke Puskesmas Ubud I, Kantor Lurah Ubud, Kantor Yayasan Bina Wisata Kelurahan Ubud serta Puri Agung Ubud untuk meninjau kesiapan venue tempat bakal digelarnya vaksinasi massal yang direncanakan dihadiri langsung Bapak Presiden pada tanggal 16 Maret 2020. Menteri Kesehatan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Bali sempat melakukan teleconference dengan WHO dari ruang pertemuan Kantor Lurah Ubud guna menyampaikan kondisi terkini Kesiapan Ubud dan Bali dalam upaya penanggulan Covid-19 dan program vaksinasi massal bai masyarakat sebagai usaha percepatan pemulihan ekonomi pariwisata.

Tanggal 12 Maret 2021.

Dilaksanakan acara Melasti Tawur Kasanga Desa Adat Ubud di Pura Gunung Lebah Ubud. Acara rutin yang merupakan rangkaian pelaksanaan Tawur Kasanga tersebut dihadiri oleh beberapa penghulu Desa dan masyarakat Ubud.

Tanggal 13 Maret 2021.

Upacara Tawur Kasanga dipusatkan di Catuspata Ubud. Acara Tawur Kecamatan yang digelar oleh Kelurahan Ubud tersebut dieksekusi kegiantannya oleh Banjar Dinas / Lingkungan Taman Kaja. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Wakil Gubernur Bali, Plt. Camat Ubud, Bapak Lurah Ubud, Kapolsek Ubud, Danramil Ubud, keluarga Puri Ubud, para Kepala Lingkungan, Kelihan Banjar Adat dan Bandesa di wilayah Kelurahan Ubud. Selepas acara persembahyangan, Bapak Lurah Ubud sebagai Ketua Panitia Acara menyampaikan perjalanan persiapan acara Tawur sekaligus penyampaian secara terbuka akuntabilitas pertanggungjawaban keuangan sumber dan penggunaan dana acara Tawur Kasanga tersebut.

Di akhir acara, Wakil Gubernur Bali turut memberikan sambutan sekaligus memaparkan dihadapan para Prajuru Se-Kelurahan Ubud mengenai perjalanan Covid-19 mulai ditemukan di Indonesia sampai masuk ke Bali berikut dengan berbagi upaya yang telah dilakukan selama setahun lebih oleh Pemerintah Provinsi Bali dalam penanggulanan Covid-19. Sambutan Wakil Gubernur Bali diakhiri dengan penyampaian informasi tentang akan digelarnya acara vaksinasi massal yang sedianya akan dihadiri langsung Presiden RI tanggal 16 Maret 2020. Lebih lanjut Wakil Gubernur Bali menyampaikan bahwa pada vaksinasi pertama tersebut diprioritaskan hanya 50 orang per lingkungan yang didominasi oleh para pemangku, prajuru adat/dinas, perangkat kelurahan , keterwakilan seniman dan pelaku pariwisata di Ubud. Dalam beberapa hari setelahnya dipastikan bahwa seluruh masyarakat di Kelurahan Ubud akan mendapatkan vaksin secara bergantian sehingga upaya pembukaan Kawasan Hijau Pariwisata Ubud dapat dengan cepat teralisasi.

Tanggal 14 Maret 2021.

Catuspata dan beberapa sudut jalan utama di Ubud terlihat lengang dalam suasana perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1943. Di wantilan Pura Desa Ubud hanya terlihat beberapa Pecalang dan Prajuru Desa yang bertugas dalam pengamanan Hari Nyepi tersebut.

Tanggal 15 Maret 2021.

Catuspata penuh sesak oleh beberapa aparat pengamanan TNI dan Polri mulai dari tingkat Pusat hingga daerah. Satu dua mobil Kepolisian berkeliling di seputaran ruas jalan utama Kelurahan Ubud menginformasikan untuk pembersihan badan jalan dari beberapa kendaraan roda dua dan roda empat. Di Puri Agung Ubud, bagian protokol dan pengaman kepresidenan sedang lalu Lalang melakukan koordinasi dengan beberapa petugas utamanya para petugas Kesehatan Puskemas Ubud I yang besok akan melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat. Di Kantor Yayasan Bina Wisata Kelurahan Ubud juga turut bersolek mengingat salah satu ruangannya akan digunakan untuk tempat observasi pasca vaksin selama 30 menit. Satu dua pengurus Yayasan juga tampak sedang sibuk membersihkan areal kebun serta memperbaiki air mancur Depan Kantor Yayasan. Hari itu memang terlihat jantung desa sedikit padat dan sibuk.

Di sore harinya, Bapak Menteri Pariwisata Republik Indonesia mengunjungi Puri Agung Ubud sembari melihat kondisi terakhir persiapan vaksinasi massal yang rencana dihadiri Presiden. Kunjungan Menteri Pariwisata diterima langsung oleh Wakil Gubernur Bali, Penglingsir Puri Ubud, dan ketua asosiasi pariwisata. Sebelum meninggalkan Puri, tak lupa Bapak Menteri memberikan keterangan pers di ancak saji dihadapan para wartawan

Tanggal 16 Maret 2021.

Pukul 08.00 WITA lima puluh orang perwakilan dari Banjar Bentuyung Sakti dan 50 orang dari Banjar Junjungan satu per satu berdatangan dan melakukan vaksinasi. Acara vaksinasi digelar di Ancak Saji Puri Agung Ubud bagi para seniman, budayawan, pemangku, penghulu desa, dan perwakilan pemuda dari Banjar Taman Kelod, Bentuyung Sakti, Junjungan, Ubud Kaja, Ubud Tengah, Tegalantang, Ubud Kelod, Sambahan. Sedangkan acara vaksinasi yang sama di Central Parkir Monkey Forest padantegal juga diperuntukkan bagi penerima dari Banjar Padangtegal Kaja, Padangtegal Kelod, Padangtegal Mekar Sari, Padangtegal Tengah, dan Taman Kaja.

Pukul 12.15 Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Catuspata Ubud. Kunjungan saat itu didamingi oleh Menteri Kesehatan, Menteri Pariwisata, Menteri Sekretaris Kabinet, Koordinator Staff Khusus Presiden RI dan Gubernur Bali serta disambut hangat oleh Wakil Gubernur Bali dan Bupati Gianyar. Selanjutnya Presiden melihat proses vaksinasi dan sesekali bercengkrama dengan masyarakat penerima vaksin. Presiden juga tampak sumbringah kala itu menyaksikan Anak Agung Anom (salah satu penari yang saat itu berkostum Hanoman) sedang menerima suntikan vaksinasi. Tak lupa juga presiden menyapa para Bupati dan Walikota di Bali yang saat itu serentak menggelar vaksinasi di tempat lain.

Dari ancak saji, Presiden dan rombongan menuju semanggen serta disambut oleh keluarga besar Puri Agung Ubud dan beberapa tokoh adat. Selanjutnya memasuki areal rangki, Presiden disambut hangat oleh Tjokorda Gde Putra Sukawati – Penglingsir Puri Agung Ubud. Pertemuan di Gedong Betel Puri Agung Ubud itu tak berlangsung lama, Presiden hanya melakukan beberapa koordinasi dengan Gubernur dan Menteri terkait seraya menyampaikan kebanggaan dan apresiasi kepada Puri Agung Ubud yang mampu melestarikan tradisi dan kebudayaan Bali ditengah jaman modernitas saat ini. Menuju pintu keluar, Presiden sempat melakukan jumpa pers guna memberikan beberapa catatan penting:

  1. Mengapresiasi proses vaksinasi yang telah berjalan lancar di 13 Banjar Dinas Se-Kelurahan Ubud.
  2. Di Provinsi Bali akan dilakukan konsentrasi di 3 zona: Ubud, Nusa Dua, dan Sanur yang diharapkan nantinya dapat dibuka penuh untuk turis, sehingga mereka merasa nyaman dan aman tinggal di Bali.
  3. Dengan berfokus sementara di 3 zona ini, niscaya kebangkitan pariwisata akan dimulai dan dilakukan evaluasi berkala setiap minggu di Kawasan ini dan Kawasan lainnya di Provinsi Bali.

Presiden lantas meninggalkan Puri Agung Ubud menggunakan Pemedal (Gerbang) selatan serta disapa dengan berbagai tepuk tangan dan salam hangat dari masyarakat Ubud yang telah menunggu di pinggiran jalan. Itulah beberapa catatan dan perjalanan tentang Ubud dalam beberapa minggu terakhir ini sampai dengan kedatangan Presiden Joko Widodo. Semoga harapan akan kebangkitan pariwisata dapat segera terwujud di Ubud khususnya dan Bali pada umumnya.

Setidaknya kunjungan Presiden saat itu seperti balasan tak tertulis atas Surat yang pernah dilayangkan Yayasan Bina Wisata Kelurahan Ubud kepada Presiden RI tertanggal 9 September 2020. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Yayasan – Tjokorda Gde Bayuputra Sukawati tersebut, diserahkan langsung kepada Koordinator Staff Khusus Presiden RI – Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana saat melaksanakan kunjungan kerja ke Yayasan Bina Wisata Kelurahan pada tanggal 9 September 2020. Secara garis besar, Surat tersebut menyampaikan beberapa gambaran tentang kondisi terkini Ubud saat pandemi baik dibidang Kesehatan maupun infrastruktur pendukung. Tentu dengan adanya kompetisi yang ketat antar beberapa destinasi wisata di negara-negara lain, Ubud dengan segala keterbatasannya membutuhkan perhatian dari Pemerintah Pusat, terlebih nama “Ubud” telah beberapa kali merepresentasikan “Negara” dalam berbagai penghargaan yang diraihnya sebagai salah satu destinasi Pariwisata terbaik dunia.

Semoga pasca kehadiran Presiden, optimisme dan semangat persatuan kian menggelora menyongsong masa depan Ubud yang lebih berkualitas dan berkelanjutan kedepannya. [T]

  • Catatan Seorang Pengayah di Catuspata-    
  • Mohon maaf jika ada yang terlewat dan salah saji dalam penulisan ini, BANTAS ANGGE AUBUDAN.
Tags: baliPariwisataUbudvaksin
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bambu, Penggerak Sosial Ekonomi dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup

Next Post

Nyujur Sunia Ida Ratu Pandita Mpu Daksa Samyoga | Muda Kreatif, Tua Arif…

Cokorda Gde Bayu Putra

Cokorda Gde Bayu Putra

Dosen FEBP Universitas Hindu Indonesia dan mengabdi pada Yayasan Bina Wisata Kelurahan Ubud.

Related Posts

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails
Next Post
Nyujur Sunia Ida Ratu Pandita Mpu Daksa Samyoga | Muda Kreatif, Tua Arif…

Nyujur Sunia Ida Ratu Pandita Mpu Daksa Samyoga | Muda Kreatif, Tua Arif…

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja
Pemerintahan

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

by tatkala
June 24, 2026
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co