14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tahun Kritis Pariwisata Bali

Gede Suardana by Gede Suardana
February 11, 2021
in Khas
Tahun Kritis Pariwisata Bali

Ilustrasi dan grafik Iamnik. Sumber data BPS

Daya tahan Bali semakin diuji virus Covid-19. Setahun berlalu, satu per satu sendi-sendi ekonomi Bali rontok. Jika kondisi tak berubah, tahun 2021, diperkirakan pariwisata Bali bakal jadi yang pertama mati suri.

Kondisi ini sebenarnya telah dikhawatirkan sejak awal, jika pandemi ini berlangsung melewati tiga bulan maka sektor usaha yang paling terdampak adalah pariwisata.

Sebagian pelaku pariwisata telah mengibarkan bendera putih dibandingkan tetap bertahan di dalam gelangang. Ibarat petinju yang telah babak belur, namun tetap semangat bertahan, akhirnya menyerah juga. Pelaku pariwisata pun demikian. Ia memilih menyerah daripada berakhir mengenaskan.

Kabar banyak hotel di Bali yang dijual murah efek dari Covid-19 sebenarnya mulai muncul  di bulan Juni 2020. Info itu  awalnya dibantah oleh otoritas pariwisata. Dilansir dari Kompas.com, bahwa Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menyebutkan bahwa kabar banyak hotel di Bali yang dijual murah rentang harga Rp 200 miliar hingga Rp 1,5 triliun tidak benar adanya. Data tersebut (hotel dijual di Bali) tidak benar dan tidak akurat,” kata Hariyadi saat itu.

Kabar itu pun perlahan berubah-ubah, namun yang pasti makin menyesakkan. Hampir setahun Covid-19 terjadi, isu samar-samar itu menjadi kenyataan. Hotel di Bali yang dijual di marketplace mulai menyeruak. Sekitar 60 hotel, diantaranya hotel berbintang, yang tersebar di Pulau Dewata sudah ditawarkan secara online.

Ketua PHRI Badung, Bali Rai Suryawijaya pun mengiyakan. Ia mengatakan bahwa hotel yang dijual itu akibat  tak mampu mendanai biaya operasional, gaji karyawan, dan kewajiban bank. Tingkat hunian hotel yang mencapai 5-7 persen tak cukup untuk menutupi seluruh biaya tersebut. 

Dikhawatirkan, jika kondisi ini terus berlanjut dalam waktu lama, maka semakin banyak hotel yang rontok kemudian pailit. “Makin lama pandemi ini, maka semakin banyak yang pailit,” ujar Rai.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tabanan I Gusti Bagus Made Damara mengatakan sekitar 90 persen hotel di Tabanan sebenarnya sudah tutup sejak tahun lalu. Namun di Tabanan tidak banyak ada hotel berbintang kebanyakan hotel-hotel kecil. “Ya, yang kecil-kecil itu pada tutup, karena tak ada wisatawan,” katanya.

Apakah ada hotel di Tabanan yang dijual? “Kalau pun dijual siapa yang mau beli?” kata Damara sembari tertawa.

Kunjungan Wisman ke Bali Menukik Tajam

Memasuki awal tahun 2021, kemungkinan pariwisata Bali memasuki masa kritis kian menjadi kenyataan. Indikator awal adalah banyaknya pemilik yang menjual hotel di pasaran online.

Indikator lainnya juga mesti dihitung secara cermat untuk memprediksi denyut nadi pariwisata Bali. Rujukannya adalah data-data tingkat kunjungan wisatawan mancanegara selama tahun 2020. Dilansir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali menukik tajam hingga mencapai titik nadir di penghujung tahun 2020.

BPS menyebutkan jumlah kunjungan wisman ke Bali pada bulan Desember tahun 2020 sebanyak 150 orang. Bila dibandingkan dengan bulan Desember tahun 2019 (year on year), BPS mencatat turunya hampir mencapi 100 persen (-99,97%).

Tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada bulan Desember 2020 tercatat 19 persen. Jika dibandingkan  dengan capaian bulan Desember 2019 (y o y) yang mencapai 62,55 persen, tingkat hunian kamar pada bulan Desember 2020 menukik sedalam 43,55 poin.

Sekarang kita telusur tingkat kunjungan wisatawan mancanegara langsung ke Bali selama tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019. Tingkat kunjungan wisman ke Bali dari bulan ke bulan selama masa pandemi 2020 bak stadion sepak bola Real Madrid berkapasitas 100 ribu orang yang selalu  terisi penuh, kini hanya dihuni 5 orang pemain. Tingkat kunjungan terendah sepanjang sejarah terjadi pada bulan Agustus, wisman yang datang ke Bali sebanyak 22 orang, jika dibandingkan pada bulan Agustus 2019 sebanyak 606 ribu orang, atau terjun bebas sebesar hampir 100 persen (-99.997 persen).

Tingkat kunjungan langsung wisman ke Bali langsung anjlok sejak memasuki awal pandemi di bulan April, yaitu sebanyak 327 orang dibandingkan pada April 2019 sebanyak 447.069 orang, selanjutnya Mei sebanyak 36 orang (486.602), Juni sebanyak 32 orang (549.516), Juli sebanyak 47 orang (604.323), Agustus sebanyak 22 orang (606.412), September sebanyak 83 orang (590.398), Oktober sebanyak 83 orang (567.967), November sebanyak 53 (497.925), dan Desember sebanyak 150 orang (552.403).

Secara total, jumlah kumulatif kunjungan langsung wisman ke Bali pada tahun 2020 sebesar 1.050.505 kunjungan, menukik tajam ke dasar lembah sebesar -83,26 persen  dibandingkan tahun 2019 (y o y) yang sebanyak 6.275.210  kunjungan. “Kondisi ini tercatat sebagai kunjungan terendah selama sepuluh tahun terakhir,” demikian dilansir dari BPS.

___

Infografik pariwisata Bali 2020: Sumber data BPS

___

Tahun 2021, Tahun Kritis Pariwisata Bali

Melihat tren kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2020, sepatutnya untuk semakin waspada dengan stunami pailit, tak hanya hotel yang mengalami pailit namun pariwisata Bali secara keseluruhan juga akan dihantam stunami pailit.

Seandainya pandemi ini akan berlangsung selama setahun lagi, hingga akhir tahun 2021, melihat tren kunjungan wisman setiap bulan secara rata-rata tak lebih dari 100 orang setiap bulan, maka dikhawatirkan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali tak lebih dari 1.000 orang dalam satu tahun ini.

Banyaknya aksi jual hotel yang terjadi di marketplace semestinya telah menjadi lampu merah bagi pemangku kepentingan di Bali dan Indonesia.

Bagi pemerintah Indonesia, rendahnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali akan mengurangi pasokan devisa yang bersumber dari pariwisata Bali. Dalam situasi normal, misalnya tahun 2019, dengan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai rekor tertinggi sebanyak 6.2 juta kunjungan, setoran devisa pariwisata Bali ke kas negara sebesar 75 triliun dari total 270 triliun devisa nasional (28,9 persen) atau 40 persen dari sektor devisa pariwisata saja.

Di awal pandemi Covid-19, telah diprediksi bahwa negara akan kehilangan devisa  dari sektor pariwisata hingga 90 persen (Kompas.com).  Bisa dibayangkan berapa jumlah devisa pariwisata yang dihasilkan dari pundi-pundi pariwisata Bali ke negara pada tahun 2021 jika kunjungan wisman terancam terjun bebas hingga titik nadir atau mati suri.

Bagi pemerintah Bali, rendahnya kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2020, yang kemungkinan akan semakin suram di tahun 2021 mesti dijadikan lampu merah. Gubernur Bali dan para bupati/walikota sejak dini harus sudah mulai memikirkan ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Pemimpin dan masyarakat Bali harus mulai waspada dan eling terhadap bahaya gelombang stunami dari efek domino rontoknya pariwisata Bali. Jangan sampai terjadi, pariwisata Bali yang mati suri akan menyebabkan ekonomi Bali terseret ke masa kegelapan.

Menparekraf dan Gubernur Bertemu

Pada Kamis 11 Februari 2021, Gubernur Koster saat menerima kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Rumah Jabatan Gubernur Bali,  Jayasabha, Denpasar. Pada pertemuan Gubernur dan Menparekraf  itu dibahas sejumlah poin penting, di antaranya menyinggung soal  soft loan (pinjaman lunak) Rp9,9 triliun bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Bali.

Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan usulan Pemerintah Provinsi Bali bersama Kadin Bali adalah konsep stimulus (dana segar yang on top of the existing loan) yang ditujukan sejumlah Rp1,5 miliar untuk cashflow pelaku pariwisata, “Sekarang hal tersebut sedang dalam pembahasan dan masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional,” kata Menparekraf.

Sandiaga juga menyebut rencana program-program padat karya pemulihan pariwisata Bali yang sudah mulai tahap realisasi lewat pencanangan 177 desa wisata, pembangunan jogging track, perbaikan destinasi wisata hingga pengolahan sampah di Klungkung. “Juga Pak Gubernur menambahkan rencana pengolahan sampah di Kuta dan beberapa lokasi destinasi wisata lain yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan sebanyak-banyaknya,” jelas Menparekraf  yang turut didampingi Ketua Kadin Bali Made Ariandi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho, dan Kadis Pariwisata Bali I Putu Astawa.

Dalam kesempatan itu,  Sandiaga juga menyinggung pembahasan terkait upaya mendatangkan kembali wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata. Pihaknya pun tengah mengkaji konsep Free Covid-19 Corridor pada masa pandemi ini untuk diterapkan di Bali. Ini sesuai usulan yang diajukan Pemprov Bali beserta pelaku pariwisata.

Konsep tersebut akan mengizinkan warga negara asing datang ke Bali dengan syarat sudah divaksin di negara asalnya. Kemudian begitu tiba di Bali harus melakukan rapid test antigen untuk memastikan wisman tersebut bebas dari Covid-19.”Hal ini sudah dibicarakan dengan Menkumham, Menkes dan Menlu serta Satgas Covid-19. Pada prinsipnya usulan sudah ada dalam pembahasan di tingkat akhir di Pusat,” ungkapnya.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas program vaksinasi Covid-19 yang seiring makin membaiknya kondisi, maka Bali akan mendapatkan prioritas. Teknis pelaksanaan vaksin gotong-royong dan vaksin mandiri masih digodok oleh Kadin Indonesia Pusat. Melalui dana recovery sektor pariwisata yang diarahkan ke vaksin dengan target 1,2 juta pekerja di sektor pariwisata akan mampu menumbuhkan dan membangkitkan kepercayaan publik terhadap Bali.

“Kita doakan bersama semuanya cepat pulih, pariwisata bisa kembali lagi.  Jika pariwisata pulih kembali, maka ekonomi akan kembali. Dan jika bicara pariwisata Indonesia, maka tak bisa lepas dari Bali,” katanya.

Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih terhadap pemerintah pusat khususnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dalam upaya mempercepat pemulihan dampak pandemi Covid-19  di Bali.

 “Beliau sudah menunjukkan komitmen dan kepedulian yang tinggi terhadap pariwisata di Bali,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster yang didampingi Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengatakan pihaknya beserta jajaran telah mendiskusikan program-program khusus guna menyelamatkan kepariwisataan Bali yang terdampak sangat signifikan akibat pandemi.

“Untuk jangka pendek, menengah dan panjang sudah kami diskusikan, dan kami dukung sepenuhnya karena memang merupakan aspirasi para pelaku pariwisata di Bali maupun sektor-sektor pendukung alainnya,” ujar pria kelahiran Desa Sembiran, Buleleng ini.

Pihaknya berharap, semua program yang telah dicanangkan tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun 2021 ini. Hal ini agar para pelaku parwisata dan mereka yang terdampak di Bali bisa segera tertolong dan diselamatkan minimal dalam jangka pendek.

“Semakin cepat akan semakin baik (realisasinya, red), dan saya berterima kasih  kepada Bapak Menteri (Sandiaga Uno, red) yang secara rutin datang ke Bali menyampaikan progres penyelesaian program-program ini,” ucap Gubernur Koster.

“Kita doakan bersama agar pandemi ini bisa kita lewati dengan baik, dan pariwisata bisa pulih kembali,”  harapnya.

Semoga! [T]

  • Editor: Adnyana Ole
Tags: baliPariwisatapariwisata bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Masa Pandemi Covid 19

Next Post

Gong Xi Fa Cai | Di Singaraja, Imlek Terasa Hening, Makna Terasa Melimpah

Gede Suardana

Gede Suardana

Mantan wartawan, kini akademisi Undiknas Denpasar

Related Posts

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

Read moreDetails

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails
Next Post
Gong Xi Fa Cai | Di Singaraja, Imlek Terasa Hening, Makna Terasa Melimpah

Gong Xi Fa Cai | Di Singaraja, Imlek Terasa Hening, Makna Terasa Melimpah

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co