24 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Masker = Pakaian Dalam?

Suara Perubahan by Suara Perubahan
December 27, 2020
in Esai
Masker = Pakaian Dalam?

Made Anik Widyastuti

Penulis: Made Anik Widyastuti

________

Sebelum tahun 2020, kita sangat jarang bahkan tidak pernah melihat orang berseliweran di jalan memakai masker. Orang memakai masker hanya kita saksikan di tempat-tempat yang berhubungan dengan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit. Bahkan yang memakainya pun tidak sembarang orang, hanya dokter dan sebagian tenaga kesehatan.

Kalau dulu kita melihat “orang biasa” (baca: masyarakat umum) memakai masker maka kita sering terheran-heran dan bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan mereka. Bahkan kita akan terus memandangnya tanpa melepaskan tatapan sedikitpun. Seolah-olah itu adalah pemandangan yang sangat asing dan aneh bagi kita. Kita merasa pada saat itu ada sesuatu yang tidak lazim atau tidak biasa.

Namun keadaan berubah drastis di awal-awal Tahun 2020. Apa penyebabnya? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena Covid 19.

Pandemi Covid 19 membawa perubahan yang sangat besar pada semua aspek kehidupan. Perubahan tidak hanya dirasakan pada aspek ekonomi saja, namun terjadi juga pada pola kebiasaan hidup sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah penggunaan masker dalam aktivitas kita. Pemerintah mulai menganjurkan penggunaan masker pada awal bulan April 2020 sesuai rekomendasi dari World Health Organization (WHO).

 “Mulai hari ini, sesuai rekomendasi dari WHO, kita jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona COVID-19, Achmad Yurianto, seperti dikutip dari health.detik.com, Minggu (5/4/2020).

Sejak saat itu masker mulai wajib diberlakukan untuk semua orang terutama yang beraktivitas di luar rumah. Bahkan diperkuat lagi dengan dibuatkannya suatu peraturan untuk memberikan denda bagi yang tidak menggunakannya.

Siapa yang menyangka masker akan menjadi salah satu bagian dari pola hidup kita. Masker pada awalnya hanya dipakai oleh tenaga kesehatan saja dan lebih identik dengan hal-hal yang berhubungan dengan paramedis. Namun saat ini penggunaan masker sudah merakyat dan mendunia. Bahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlihat memakai masker di depan publik untuk pertama kalinya setelah sebelumnya sempat mengolok-olok orang yang tidak menggunakan masker.

Pemerintah Inggris sendiri akhirnya memberlakukan aturan yang mengharuskan orang untuk memakai masker serta mengenakan denda jika tidak memakainya. Hampir semua negara membuat kebijakan yang merekomendasikan penggunaan masker. Hal ini didasari oleh pemahaman yang lebih baik  tentang bagaimana Covid 19 menyebar. Penggunaan masker disinyalir dapat mencegah penularan Covid 19 terutama dari orang yang terjangkit tanpa gejala.

Saat ini penggunaan masker sudah menjadi keharusan bagi semua orang. Masker perlahan-lahan bergeser menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Semua orang wajib memiliki dan menggunakan masker hampir setiap hari sepanjang aktivitasnya. Untuk menghindari menumpuknya sampah masker medis yang sulit dikelola di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) maka masyarakat umum dapat menggunakan masker berbahan dasar kain (masker kain).

Sedangkan tenaga kesehatan wajib menggunakan masker medis atau N95. Hal ini sesuai dengan arahan/kebijakan dari pemerintah. Sehingga penggunaan masker kain mulai menjadi primadona bagi masyarakat umum. Apalagi kehadiran masker kain tampil dengan motif dan corak yang beragam sehingga sangat mendukung dipadupadankan dengan pakaian yang kita kenakan. Masyarakat cenderung memilih menggunakan masker kain karena dapat digunakan berkali-kali sehingga dapat menghemat pengeluaran. Pandemi membuat masyarakat berpikir bijak dalam membelanjakan uangnya.

Penggunaan masker kain, disarankan tidak lebih dari empat (4) jam, setelahnya masker harus dicuci menggunakan sabun dan air dan dipastikan bersih sebelum digunakan kembali. Jika diperhatikan lebih seksama lagi maka masker identik dengan pakaian dalam. Perlakuan masker hampir sama dengan perlakuan pada pakaian dalam. Jika dalam sehari kita beraktivitas kurang lebih 8 (delapan) jam di luar rumah maka dalam sehari kita membutuhkan sedikitnya 2 (dua) buah masker.

Sedikitnya kita harus memiliki lebih dari 2 (buah) masker atau setidaknya jumlah masker kain yang kita miliki hampir sama atau bahkan lebih dari jumlah pakaian dalam yang kita punya. Karena perlakuan masker ini hampir sama dengan pakaian dalam. Masker harus dipakai sehari-hari terlebih saat beraktivitas di luar rumah ataupun jika ada orang lain yang berkunjung ke rumah kita.

Sama halnya dengan pakaian dalam, yang sudah barang tentu juga wajib dipergunakan setiap hari. Masker harus dicuci bersih dan disetrika, sama halnya dengan pakaian dalam pun demikian. Apa jadinya jika masker hanya digantung saja setelah dipakai tanpa dicuci dan disetrika dan dipergunakan kembali bahkan untuk berkali-kali saat keluar rumah?

Tentu saja ini akan menjadi sarang kuman/bibit penyakit sehingga masker menjadi tidak ada manfaatnya untuk menjaga kesehatan. Hal yang sama pun akan terjadi pada pakaian dalam kita jika hanya dibiarkan tanpa dicuci setelah dipakai dan dipakai kembali berulang kali. Oleh karena itu, penggunaan masker hampir sama dengan penggunaan pakaian dalam.

Saat kita tidak memakai pakaian dalam, kita pasti merasa risih keluar rumah. Begitu juga dengan masker, saat kita tidak memakai masker maka kita juga merasa risih bahkan langsung membeli dan memakainya jika sudah terlanjur keluar rumah.

Masker sebagai hal yang pada awalnya dirasa sangat memberatkan dan aneh. Namun ketika ada himbauan bahkan paksaan dengan ancaman denda yang tidak tanggung-tanggung nominalnya maka mau tidak mau, kita akan menggunakannya juga. Kita akan menjadi terbiasa karena terpaksa. Bahkan saat ini keadaan sudah terbalik, malah akan menjadi kebiasaan yang aneh jika tidak digunakan. Sehingga masker sudah seperti layaknya pakaian dalam yang menjadi kebiasaan untuk kita pakai sehari-hari.

Apa jadinya jika pandemi Covid 19 ini tidak pernah terjadi? Maka kita tidak akan pernah mengetahui rasanya memakai masker berjam-jam setiap hari. Kita juga tidak akan pernah memiliki masker beraneka ragam motif dan corak.

Kita juga tidak akan pernah merasakan mencuci dan menyetrika masker sebagai bagian dari hal pekerjaan mencuci dan menyetrika kita. Maka dari itu manfaatkan penggunaan masker ini dengan baik dan bijak, karena kita tidak akan pernah tahu kapan masker ini akan ditinggalkan lagi. Tentunya setelah vaksin benar-benar mampu mengatasi Covid 19 ini.  [T]

  • Made Anik Widyastuti, mahasiswa S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hatimu Sebotol Brandi || Cerpen Satria Aditya

Next Post

Anak Pak Lurah || Analisis Semantik

Suara Perubahan

Suara Perubahan

Suara Perubahan berisi esai-esai tugas mata kuliah "Change Management" Program S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja yang diampu oleh dosen Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si.

Related Posts

Pulau Serangan dalam Serangan Zaman

by Agung Sudarsa
May 23, 2026
0
Pulau Serangan dalam Serangan Zaman

Pulau Kecil yang Pernah Sunyi DAHULU, Pulau Serangan adalah pulau kecil yang sunyi di selatan Bali. Laut mengelilinginya dengan tenang,...

Read moreDetails

Sastra Digital dan Masa Depan Pembelajaran Sastra di Era Society 5.0

by Dede Putra Wiguna
May 23, 2026
0
Sastra Digital dan Masa Depan Pembelajaran Sastra di Era Society 5.0

DI tengah derasnya perkembangan teknologi, kehidupan manusia berubah dengan sangat cepat. Hampir seluruh aktivitas kini bersentuhan dengan dunia digital, mulai...

Read moreDetails

King Lear dan Refleksi Kekuasaan Hari Ini

by Hartanto
May 22, 2026
0
King Lear dan Refleksi Kekuasaan Hari Ini

SAAT gelisahku, saat bongkar-bongkar buku lama berdebu – saya justru tertarik drama-drama karya William Shakespeare. Setelah mencoba memahami lakon Macbeth...

Read moreDetails

‘Trust the Process’: Arsenal-Arteta Bisa, Bagaimana Indonesia-Prabowo?

by Afgan Fadilla
May 22, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

ADA satu kalimat yang beberapa tahun terakhir identik dengan Arsenal: trust the process. Kalimat itu awalnya lebih sering menjadi bahan...

Read moreDetails

Besar Cerita, Besar Berita

by Angga Wijaya
May 21, 2026
0
Besar Cerita, Besar Berita

ENTAH kebetulan atau tidak, saya beberapa kali mendapati pada beberapa keluarga di Bali yang suka membesar-besarkan cerita tentang bantuan yang...

Read moreDetails

Hati-Hati Ada Proyek!

by Dede Putra Wiguna
May 21, 2026
0
Hati-Hati Ada Proyek!

DI Bali, terutama wilayah selatan, papan bertuliskan ‘Hati-Hati Ada Proyek’ bukan lagi sekadar penanda pembangunan. Ia telah menjadi semacam slogan...

Read moreDetails

‘Moral Panic’ di Ruang Tafsir: Membaca Polemik Film ‘Pesta Babi’ di Era Digital

by Lailatus Sholihah
May 20, 2026
0
‘Moral Panic’ di Ruang Tafsir: Membaca Polemik Film ‘Pesta Babi’ di Era Digital

ERA digital ini, kemarahan hampir selalu bergerak lebih cepat daripada proses memahami, seperti sebuah judul yang diadili sebelum karya itu...

Read moreDetails

Mozaik 20 Mei: Banyak Seremoni, Miskin Kebangkitan

by Chusmeru
May 20, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SETIAP tanggal 20 Mei bangsa Indonesia seolah menyetel ulang kompas tentang nasionalisme. Dari mana nasionalisme dimulai, dan kini hendak dibawa...

Read moreDetails

Sudut Pandang, Cinta, dan Manusia yang Terlalu Cepat Menghakimi

by Emi Suy
May 19, 2026
0
Menulis: Perspektif Pengalaman Pribadi

DUNIA modern melahirkan manusia-manusia yang semakin pandai berbicara, tetapi perlahan kehilangan kemampuan memahami. Hari ini, orang terlalu cepat membuat kesimpulan...

Read moreDetails

Setelah Tari Pembuka, Apa yang Tersisa dari Diplomasi Budaya Indonesia?

by Early NHS
May 19, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

JUMAT malam, 8 Mei 2026, di Mactan Expo, Cebu, Filipina, dalam jamuan santap malam KTT ke-48 ASEAN, budaya tampil lagi...

Read moreDetails
Next Post
Anak Pak Lurah || Analisis Semantik

Anak Pak Lurah || Analisis Semantik

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba
Cerpen

Kidung yang Tenggelam | Cerpen Luh Aninditha Wiralaba

PAGI di desa Bugbeg selalu dimulai dengan cara yang sama. Bau dupa yang menyeruak, ayam-ayam berkokok ria, dan dentingan gamelan...

by Luh Aninditha Wiralaba
May 23, 2026
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa
Puisi

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Di Kampung Rawa

Di Kampung Rawa di pagi yang memagut embun selatanjejak-jejak kaki tua terbenam pelanantara pasir lembut dan bisikan anginkutemukan nyanyian yang...

by Vito Prasetyo
May 23, 2026
Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta
Pariwisata

Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Sore itu, suasana di Four Points by Sheraton Bali tak seperti biasanya. Ketika para pekerja melakoni kegiatan budaya, yakni “ngebat”,...

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh
Pariwisata

The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

Ini bukan upacara melukat atau kegiatan membersihkan diri dan alam semesta, tetapi acara melepas tukik. Pagi, Sabtu 23 Mei 2026,...

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
Pulau Serangan dalam Serangan Zaman
Esai

Pulau Serangan dalam Serangan Zaman

Pulau Kecil yang Pernah Sunyi DAHULU, Pulau Serangan adalah pulau kecil yang sunyi di selatan Bali. Laut mengelilinginya dengan tenang,...

by Agung Sudarsa
May 23, 2026
Sastra Digital dan Masa Depan Pembelajaran Sastra di Era Society 5.0
Esai

Sastra Digital dan Masa Depan Pembelajaran Sastra di Era Society 5.0

DI tengah derasnya perkembangan teknologi, kehidupan manusia berubah dengan sangat cepat. Hampir seluruh aktivitas kini bersentuhan dengan dunia digital, mulai...

by Dede Putra Wiguna
May 23, 2026
Catatan Perjalanan Janger Beringkit
Panggung

Catatan Perjalanan Janger Beringkit

JIKA menuju Tabanan dari arah Denpasar tentu akan melewati Desa Adat Beringkit di Kawasan Kecamatan Mengwi, Badung. Ketika mendengar Beringkit,...

by IGP Weda Adi Wangsa
May 23, 2026
Semangat Sportivitas dan Solidaritas Warnai UHA Futsal Competition 2026
Olahraga

Semangat Sportivitas dan Solidaritas Warnai UHA Futsal Competition 2026

SEJAK Kamis, 21 Mei 2026 ada semangat hidup sehat dan kebersamaan yang dihadirkan di Dewata Mas Futsal di Jalan Raya...

by Julio Saputra
May 23, 2026
Oleh-Oleh dari Baduy Luar
Tualang

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali
Persona

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang
Puisi

Puisi-puisi Chusmeru | Sajak Kota Kembang

Jamaras Hujan rintik di jalanan becek tak hentikan langkah untuk berikrarKampung itu menjadi saksi dua hati jatuh hati dengan hati-hatiSiapa...

by Chusmeru
May 22, 2026
Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto
Cerpen

Di Pasar Cublak, Setelah Pinus-Pinus Berbisik | Cerpen Dody Widianto

RASA-RASANYA kau tak akan kuat memendam sendiri masalahmu ini. Kau yang semata wayang, kau yang ditinggal ayahmu saat umurmu angka...

by Dody Widianto
May 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co