14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Duta Bahasa Provinsi Bali 2020, Hery dan Trisna Bukan Kaleng-Kaleng

Julio Saputra by Julio Saputra
May 25, 2020
in Khas
Duta Bahasa Provinsi Bali 2020, Hery dan Trisna Bukan Kaleng-Kaleng

Hery dan Trisna --- Sumber foto : akun instagram resmi Duta Bahasa Provinsi Bali

Di tahun-tahun sebelumnya, pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali boleh dikata diadakan dengan meriah. Ada malam grand final yang menampilkan para finalis dalam balutan pakaian formal dan pakaian adat Bali. Ada para pendukung setia mendukung finalis jagoan mereka. Ada juga duta-duta lain dari seluruh penjuru Bali yang hadir dan meramaikan acara. Tepuk tangan dan dan sorak sorai terasanya nyata. Segala jenis penghargaan bagi para juara langsung diserahkan di hari itu juga.

Namun, tahun ini, pemilihan berlangsung dengan sangat berbeda. Tak ada malam grand final, tak ada koreografi, tak ada penyerahan penghargaan secara langsung. Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2020 dilakukan secara daring, mulai dari pembekalan sampai penilaian. Grand final pemilihan pun disiarkan secara langsung melalui kanal youtube Duta Bahasa Provinsi Bali 2020 pada Jumat, 22 Mei 2020.

Tentu saja, segala sesuatu pelaksanaannya disesuaikan dengan teknis yang mengikuti ketentuan Balai Bahasa Bali. Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud nomor 25492/A.AS/HK/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Berbeda rasanya dari pemilihan di tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, karena pandemic Covid-19, maka kami Balai Bahasa Bali dan Peguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali mengadakan acara daring pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020,” tutur I Made Bayu Mahardika, Ketua Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali.

Ia juga memberikan beberapa pesan kepada sobat Bahasa. “Sebagai insan pemuda, mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan bahasa Indonesia, dan tetap menjunjung tinggi kebersamaan. Jangan lupa utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing. Salam literasi.”

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Toha Machsum S.Ag., M.Ag, dalam sambutannya mengatakan pemilihan tahun ini sangatlah istimewa karena segala rangkaian kegiatannya dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom. “Alhamdulilah, rangkaian tersebut dalam berjalan lancer tanpa halangan yang berarti. Bahkan kalau saya lihat dan saya amati, justru para finalis sangat antusias, kreatif, dan inovatif.” Ujarnya.

Beliau juga mengatakan pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020 diharapkan dapat membangkitkan minat generasi muda dan mencari tunas muda yang berwawasan luas, memiliki disiplin yang tinggi dalam berbahasa, yang tahu kapan harus berbahasa daerah, kapan harus berbahasa Indonesia, dan tahu kapan harus berbahasa asing.

“Dan yang terpenting adalah menjadikan duta bahasa terpilih nanti mendampingi Balai Bahasa Bali sebagai ikon yang dapat memengaruhi lingkungannya untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar, serta memiliki kreativitas dan inovasi-inovasi andal dalam mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, Bahasa ilmu pengetahuan, dan bahasa pergaulan internasional,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, beliau mengajak seluruh finalis untuk berdoa memohon kepada Tuhan yang Maha Esa agar Covid-19 segera berakhir.

Grand final pemilihan yang disiarkan secara langsung tersebut merupakan penilaian tahap akhir dari seluruh rangkaian pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020, melibatkan tiga pakar bahasa sebagai tim juri utama, yaitu Toha Machsum S.Ag., M.Ag selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Dr. I Made Madia, M.Hum., dan Dr. IGAA Mas Tri Adnyani S.S., M,Hum dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana.

Mereka menilai 20 orang finalis yang bersaing memperebutkan predikat juara, terdiri dari 10 orang finalis putra dan 10 orang finalis putri. Sebelumnya, mereka terpilih menjadi finalis setelah mengikuti serangkaian penilaian, mulai dari seleksi administrasi sampai uji kompetensi kebahasaan dan wawancara. Setelah terpilih, mereka dimantapkan lagi dengan pembekalan dan tes Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI), Uji Kemahiran Berbahasa Asing (UKBA) dan Uji Kemahiran Berbahasa Daerah (UKBD), serta tes bakat dan debat. Setelah melalui berbagai tahap penilaian, I Komang Heryawan Trilaksana dan Ni Luh Putu Trisna Yunita Sari akhirnya terpilih untuk menyandang gelar Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020. Keduanya berhasil menyisihkan 18 orang pesaing lainnya dan berhak untuk mewakili Bali ke ajang nasional.

Ketua Panitia Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali 2020, I Gusti Ngurah Teja Tri Wahyudi berharap Duta Bahasa Provinsi Bali 2020 terpilih dapat memberikan yang terbaik, seperti merepresentasikan Duta Bahasa Provinsi Bali di ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional dengan maksimal dan optimal, serta dapat mengemban tugas selama satu tahun ke depan untuk meyukseskan program kerja bersama Balai Bahasa Bali dan Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali.

“Kedepannya kami berharap pemenang dan finalis lainnya dapat menjadi contoh atau panutan bagi generasi muda Indonesia dan generasi muda Bali untuk senantiasa menerapkan Tri Gatra Bahasa, serta dapat menyosialisasikan pentingnya budaya literasi, penggunaan bahasa dalam ruang publik, dan isu-isu kebahasaan yang patut diketahui dan dipahami oleh generasi muda,” ujarnya.

Tidak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh panitia yang sudah memberikan sumbangsih, pikiran, tenaga bahkan materi mereka dalam menyukseskan pemilihan tersebut. “Acara ini tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada semangat dan totalitas dari teman-teman panitia, dukungan dari para finalis, serta masukan dari kakak-kakak Paguyuban Duta Bahasa di tahun-tahun sebelumnya. Saya sangat bangga dengan kerja keras dan dukungan semuanya hingga acara ini terlaksana dengan lancar dan sukses.”

Sumber foto : akun instagram resmi Duta Bahasa Provinsi Bali

Bukan Kaleng-Kaleng

I Komang Heryawan Trilaksana, lulusan Fakultas Hukum Universitas Udayana, tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan menyandang gelar juara dan menjadi Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020. Baginya, finalis lain yang menjadi saingannya juga sangat hebat dan berbakat. Keikutsertaannya dalam pemilihan tersebut bermula saat ia menyaksikan ajang pemilihan yang sama di tahun sebelumnya, saat ia memberi dukungan kepada salah seorang rekannya yang menjadi finalis dan ikut bersaing menjadi pemenang. Saat itulah, ia tertarik dan bertanya kepada rekannya tentang segala sesuatu terkait pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali. Sampai akhirnya, di tahun 2020 ini, ia mendaftarkan dirinya. Ia mengikuti seleksi dari awal, dari melengkapi seluruh berkas, membuat karangan argumentasi, sampai ke tahap wawancara dan lolos menjadi finalis.

“Selain saya, ada banyak peserta lain yang mendaftar, dan saya juga tidak menyangka lolos menjadi finalis. Awalnya saya kiri persaingan akan sangat panas, karena saya rasa finalis lain juga tak kalah hebat. Ternyata persaingan antarfinalis penuh dengan kekeluargaan. Kami saling mendukung satu sama lain.  Itulah salah satunya yang membuat saya tampil maksimal.” tuturnya

Menjadi Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020 boleh dikatakan sebagai prestasi yang baru bagi pria kelahiran 25 April 1997 tersebut dan menambah deretan prestasi yang pernah ia raih. Sebelumnya, Hery pernah menyandang gelar sebagai Runner Up Bagus Badung 2019, Juara 1 sekaligus meraih saksi dan/atau ahli terbaik dalam ajang National Moot Court Competition Piala Bulaksumur IV Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Juara 3 lomba esai se-Bali dalam rangka Pekan Iustitia III Fakultas Hukum Universitas Udayana, Juara 3 Defile dalam rangka dies natalis ke-53 Universitas Udayana dan Juara 2 LKBB PPI Kabupaten Badung tahun 2014. Meski pernah menyabet berbagai prestasi dan menjadi Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020, ia tetap menjadi pribadi yang ramah dan rendah hati. “Saya masih perlu banyak belajar. Ayo kita belajar sama-sama,” imbuhnya.

Trisna – Sumber foto : akun instagram resmi Duta Bahasa Provinsi Bali

Lain lagi dengan Ni Luh Putu Trisna Yunita Sari, seorang mahasiswi Politeknik Negeri Bali, Jurusan Administrasi Niaga, Prodi Manajemen Bisnis Internasional yang juga terpilih sebagai Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2020. Ia justru harus disuguhkan dengan pilihan yang sulit antara mengikuti karantina atau mengikuti ujian tengah semester di kampusnya. Sebab, keduanya berlangsung pada saat yang bersamaan. Ia merasa diuji, dituntut untuk bisa membagi tenaga, waktu, dan pikiran. Akhirnya, ia memutuskan untuk mengikuti ujian susulan selepas karantina dan pembekalan.

Sama seperti Hery, ia juga tidak pernah menyangka bisa menjadi pemenang dalam ajang pemilihan tersebut. Ia hanya optimis untuk menampilkan yang terbaik, tidak ambisius untuk menjadi juara. Karena itulah, ia sangat bersyukur telah dipercaya untuk mengemban amanah yang sangat luar biasa dengan membawa nama Bali di tingkat nasional nantinya.

Deretan prestasi yang pernah diraihnya tentu tidak dapat diragukan. Ia pernah menyandang predikat sebagai Juara Harapan 1 Master of Ceremony Business Administration Competition VI Politeknik se-Indonesia di Politeknik Negeri Samarinda Tahun 2019, Juara 1 Master of Ceremony Business Management Competition V Tahun 2019, Pemenang Nominasi Best Photo dalam Acara Public Speaking Class “Speak Up With Confidence” Tahun 2019, Pemenang Nominasi Favorite MC dalam Acara Master Class Public Speaking Bali Tahun 2019, Juara 2 Lomba Master of Ceremony Business Management Competition IV Tahun 2018, Juara 1 Lomba Drama dalam Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa PNB Tahun 2017, Best Photo Contest dalam Lomba Happy Acting Competition Memperebutkan Piala Wagub Provinsi Bali Tahun 2017.

Selain itu ia juga meraih Mendali Superior Bidang Lomba Billingual Secretary pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional XXV di Kota Surakarta Jawa Tengah Tahun 2017, Juara 1 Mata Lomba Billingual Secretary serangkaian Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2017,  Juara 2 Lomba Dharma Wacana serangkaian HUT WHDI Ke-29 Tahun 2017,  Juara 3 Olimpiade Agama Hindu ke-11 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2016, Runner UP II Jegeg Tabanan 2016 dalam Ajang Pemilihan Duta Pariwisata dan Budaya Jegeg Bagus Tabanan, Presenter Jegeg Terbaik Tahun 2016, Juara 1 Lomba Dharma Wacana pada Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) se-Kabupaten Tabanan Tahun 2016.

Bagi Trisna, salah satu kunci pencapaiannya saat ini adalah selalu menjadi diri sendiri. “Salah satu poin penting yang saya lakukan adalah menjadi diri sendiri, bagaimana saya bisa merepresentasikan diri saya yang sesungguhnya,” ujarnya.         [T]

Tags: BahasaBahasa IndonesiaBalai Bahasa BaliDuta Bahasa
Share154TweetSendShareSend
Previous Post

Nuansa Islami Dalam Pustaka Lontar Bali

Next Post

Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails
Next Post
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia

Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co