15 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komik Khong Hu Cu yang Keren

Bhujangga Lanus by Bhujangga Lanus
January 7, 2020
in Ulasan
Komik Khong Hu Cu yang Keren

Cover buku WHY?: THE ANALECTS OF CONFUCIUS dan para tokoh-tokoh di dalamnya

Untuk mengisi liburan, saya membeli buku ini. Saya berpikir panjang untuk memilih buku WHY? diantara Bill Gates dengan Khong Hu Chu.

Akhirnya, saya memilih untuk membaca buku Khong Hu Chu.

Mengapa saya memilih untuk membaca buku ini?

Saya memilih untuk membaca buku ini karena ada banyak hal yang ingin saya tahu dari tokoh terkenal ini, dan saya tidak memilih Bill Gates karena saya sudah banyak tahu tentang Bill Gates.

Informasi tentang buku ini:

  • Judul Buku: WHY?: THE ANALECTS OF CONFUCIUS
  • Jumlah halaman: 189 halaman.
  • Harga buku: Rp.120.000,00.
  • Penulis buku: Yeongseon CHO.
  • Penerbit: PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO.
  • Kategori usia: 12+ tahun keatas.

Menurut saya, buku ini sangatlah bagus dan menarik. Saya sangat terkesan setelah saya membaca buku ini. Cerita tentang Nabi Khongcu-nya juga sangatlah menarik.

Apa saja yang menarik dari buku ini?

1.            Buku ini bergambar. Jadi, buku ini enak dilihat dan dibaca. Saya juga jadi mudah untuk membayangkannya.

2.            Bahasanya yang santai membuat saya mudah untuk memahami isi dari buku ini dan enak dibaca.

3.            Ringkasan poin-poin dibuat dalam komik yang menarik, sehingga lebih mudah dipahami.

Buku ini menceritakan tentang Nabi Khongcu yang berubah menjadi anak kecil karena mesin waktu yang memanggilnya ke masa depan. Beliau berusaha untuk menularkan pikirannya terhadap seorang anak yang ditemuinya di masa depan yaitu Komji dan Omji. Beliau juga menularkannya kepada orang lain.

Nabi Khongcu adalah salah satu tokoh besar di negeri China. Nabi Khongcu lahir pada 2.500-an tahun yang lalu, atau bisa dibilang 500-an tahun sebelum masehi. Pada awalnya, Nabi Khongcu dilahirkan di keluarga yang miskin. Namun, suatu hari ia memutuskan untuk belajar lebih banyak, dan akhirnya menciptakan sebuah ajaran. Hal-hal yang ia ajarkan kepada pengikut-pengikutnya atau murid-muridnya adalah tentang ajaran moral, sikap teladan, dan pantang menyerah.


Contoh-contoh atau hal-hal yang diajarinya adalah:

1.            KEINGINAN adalah hal yang lebih baik daripada BAKAT, dan MENYUKAI adalah hal yang lebih penting dibandingkan KEINGINAN: Hanya memiliki BAKAT saja itu tidak cukup. Kita harus memiliki KEINGINAN untuk mengembangkannya. Dan jika kita MENYUKAI dan menikmatinya, akan menjadi lebih baik karena kita akan menjadi dekat dengan KEINGINAN dan dapat dikembangkan lebih dalam.

2.            PERATURAN dibuat untuk dipatuhi dan ditaati: Kita harus mematuhi peraturan yang telah dibuat atau diciptakan supaya dapat menciptakan masyarakat yang bersih, tertib, dan damai. Sebagai contohnya, kita harus membuang sampah pada tempatnya supaya lingkungan menjadi bersih dan rapi, dan jika kita membuang sampah sembarangan, lingkungan akan menjadi kotor dan tidak teratur. Oleh karena itu, peraturan dibuat atau diciptakan untuk kita patuhi dan taati.

3.            BERPIKIR terlebih dahulu sebelum BERTINDAK: JIka kita ingin bertindak sesuatu, kita harus berpikir terlebih dahulu “Apakah tindakan tersebut mesti dilakukan atau tidak?” dan meyakininya agar kita tidak menyesal kemudian, dan hal itu akan merugikan diri kita sendiri dan kadang juga bisa merugikan orang lain.

4.            BERTINDAK terlebih dahulu sebelum BERBICARA: Orang yang pandai adalah orang yang tidak banyak berbicara tetapi ia dapat bertindak dan melakukannya (sama seperti istilah “air tenang menghanyutkan”). Kita harus melakukan dan membuktikan apa yang akan kita bicarakan supaya orang lain percaya dengan kita.

5.            Kita harus memiliki dasar yang kuat dalam mencapai sesuatu: Jika kita memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, maka kita harus memiliki dasar keinginan yang kuat yaitu dengan SEMANGAT dan USAHA KERJA KERAS. Sama seperti membangun gedung, bila kita membangun dasarnya dengan sangat kuat, maka bangunan tersebut dapat berdiri dengan kokoh dan tidak mudah terjatuh.

Informasi tentang Nabi Khongcu:

1.            Nama Lengkap: Khong Hu Cu, Konfusius (Confusius, bahasa Latin), Kong Qiu, atau sering hanya disebut Khongcu (Khongzi) nama aslinya adalah Qiu alias Zhongni artinya “anak kedua dari bukit Ni”.

2.            Orang Tua:

•             Ayah: Kong Shu Lianghe, seorang perwira dari negeri Lu

•             Ibu: Yan Zhenzai

3.            Tempat & Tanggal Lahir: Tanggal 27 bulan ke-8, tahun 551 sebelum masehi di kota Zouyi, di desa Changping, saat ini di Provinsi Shandong, Cina.

4.            Masa Hidup: 551-479 Sebelum Masehi

5.            Gelar atau Julukan: Tianzi Muduo (Genta Rohani Tuhan)

Nabi Khongcu di masa hidupnya sangat disenangi oleh banyak orang. Banyak orang ingin bertanya kepadanya karena kepintaran dan kebaikannya. Pada saat beliau telah wafat pada umur 70-an, murid-muridnya yang setia dengannya membuat sebuah kitab yang bernama KITAB LUN YU atau ANALEK, yakni kitab yang berisi tentang ajaran-ajaran dan nasehat-nasehat yang telah beliau sampaikan. Ajarannya pun tersebar ke berbagai tempat dengan nama KHONG HU CU atau CONFUCIUS (dalam bahasa Latin). [T]

Tags: BukuKhong Hu CukomikKonfusius
Share14TweetSendShareSend
Previous Post

Ulun Danu, Membaca Tubuh Kata-kata Erkaja

Next Post

Jika “Banjir” Melanda Tubuh Manusia

Bhujangga Lanus

Bhujangga Lanus

Siswa kelas VII, penulis pemula

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Jika “Banjir” Melanda Tubuh Manusia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co