8 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komik Khong Hu Cu yang Keren

Bhujangga Lanus by Bhujangga Lanus
January 7, 2020
in Ulasan
Komik Khong Hu Cu yang Keren

Cover buku WHY?: THE ANALECTS OF CONFUCIUS dan para tokoh-tokoh di dalamnya

Untuk mengisi liburan, saya membeli buku ini. Saya berpikir panjang untuk memilih buku WHY? diantara Bill Gates dengan Khong Hu Chu.

Akhirnya, saya memilih untuk membaca buku Khong Hu Chu.

Mengapa saya memilih untuk membaca buku ini?

Saya memilih untuk membaca buku ini karena ada banyak hal yang ingin saya tahu dari tokoh terkenal ini, dan saya tidak memilih Bill Gates karena saya sudah banyak tahu tentang Bill Gates.

Informasi tentang buku ini:

  • Judul Buku: WHY?: THE ANALECTS OF CONFUCIUS
  • Jumlah halaman: 189 halaman.
  • Harga buku: Rp.120.000,00.
  • Penulis buku: Yeongseon CHO.
  • Penerbit: PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO.
  • Kategori usia: 12+ tahun keatas.

Menurut saya, buku ini sangatlah bagus dan menarik. Saya sangat terkesan setelah saya membaca buku ini. Cerita tentang Nabi Khongcu-nya juga sangatlah menarik.

Apa saja yang menarik dari buku ini?

1.            Buku ini bergambar. Jadi, buku ini enak dilihat dan dibaca. Saya juga jadi mudah untuk membayangkannya.

2.            Bahasanya yang santai membuat saya mudah untuk memahami isi dari buku ini dan enak dibaca.

3.            Ringkasan poin-poin dibuat dalam komik yang menarik, sehingga lebih mudah dipahami.

Buku ini menceritakan tentang Nabi Khongcu yang berubah menjadi anak kecil karena mesin waktu yang memanggilnya ke masa depan. Beliau berusaha untuk menularkan pikirannya terhadap seorang anak yang ditemuinya di masa depan yaitu Komji dan Omji. Beliau juga menularkannya kepada orang lain.

Nabi Khongcu adalah salah satu tokoh besar di negeri China. Nabi Khongcu lahir pada 2.500-an tahun yang lalu, atau bisa dibilang 500-an tahun sebelum masehi. Pada awalnya, Nabi Khongcu dilahirkan di keluarga yang miskin. Namun, suatu hari ia memutuskan untuk belajar lebih banyak, dan akhirnya menciptakan sebuah ajaran. Hal-hal yang ia ajarkan kepada pengikut-pengikutnya atau murid-muridnya adalah tentang ajaran moral, sikap teladan, dan pantang menyerah.


Contoh-contoh atau hal-hal yang diajarinya adalah:

1.            KEINGINAN adalah hal yang lebih baik daripada BAKAT, dan MENYUKAI adalah hal yang lebih penting dibandingkan KEINGINAN: Hanya memiliki BAKAT saja itu tidak cukup. Kita harus memiliki KEINGINAN untuk mengembangkannya. Dan jika kita MENYUKAI dan menikmatinya, akan menjadi lebih baik karena kita akan menjadi dekat dengan KEINGINAN dan dapat dikembangkan lebih dalam.

2.            PERATURAN dibuat untuk dipatuhi dan ditaati: Kita harus mematuhi peraturan yang telah dibuat atau diciptakan supaya dapat menciptakan masyarakat yang bersih, tertib, dan damai. Sebagai contohnya, kita harus membuang sampah pada tempatnya supaya lingkungan menjadi bersih dan rapi, dan jika kita membuang sampah sembarangan, lingkungan akan menjadi kotor dan tidak teratur. Oleh karena itu, peraturan dibuat atau diciptakan untuk kita patuhi dan taati.

3.            BERPIKIR terlebih dahulu sebelum BERTINDAK: JIka kita ingin bertindak sesuatu, kita harus berpikir terlebih dahulu “Apakah tindakan tersebut mesti dilakukan atau tidak?” dan meyakininya agar kita tidak menyesal kemudian, dan hal itu akan merugikan diri kita sendiri dan kadang juga bisa merugikan orang lain.

4.            BERTINDAK terlebih dahulu sebelum BERBICARA: Orang yang pandai adalah orang yang tidak banyak berbicara tetapi ia dapat bertindak dan melakukannya (sama seperti istilah “air tenang menghanyutkan”). Kita harus melakukan dan membuktikan apa yang akan kita bicarakan supaya orang lain percaya dengan kita.

5.            Kita harus memiliki dasar yang kuat dalam mencapai sesuatu: Jika kita memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, maka kita harus memiliki dasar keinginan yang kuat yaitu dengan SEMANGAT dan USAHA KERJA KERAS. Sama seperti membangun gedung, bila kita membangun dasarnya dengan sangat kuat, maka bangunan tersebut dapat berdiri dengan kokoh dan tidak mudah terjatuh.

Informasi tentang Nabi Khongcu:

1.            Nama Lengkap: Khong Hu Cu, Konfusius (Confusius, bahasa Latin), Kong Qiu, atau sering hanya disebut Khongcu (Khongzi) nama aslinya adalah Qiu alias Zhongni artinya “anak kedua dari bukit Ni”.

2.            Orang Tua:

•             Ayah: Kong Shu Lianghe, seorang perwira dari negeri Lu

•             Ibu: Yan Zhenzai

3.            Tempat & Tanggal Lahir: Tanggal 27 bulan ke-8, tahun 551 sebelum masehi di kota Zouyi, di desa Changping, saat ini di Provinsi Shandong, Cina.

4.            Masa Hidup: 551-479 Sebelum Masehi

5.            Gelar atau Julukan: Tianzi Muduo (Genta Rohani Tuhan)

Nabi Khongcu di masa hidupnya sangat disenangi oleh banyak orang. Banyak orang ingin bertanya kepadanya karena kepintaran dan kebaikannya. Pada saat beliau telah wafat pada umur 70-an, murid-muridnya yang setia dengannya membuat sebuah kitab yang bernama KITAB LUN YU atau ANALEK, yakni kitab yang berisi tentang ajaran-ajaran dan nasehat-nasehat yang telah beliau sampaikan. Ajarannya pun tersebar ke berbagai tempat dengan nama KHONG HU CU atau CONFUCIUS (dalam bahasa Latin). [T]

Tags: BukuKhong Hu CukomikKonfusius
Share14TweetSendShareSend
Previous Post

Ulun Danu, Membaca Tubuh Kata-kata Erkaja

Next Post

Jika “Banjir” Melanda Tubuh Manusia

Bhujangga Lanus

Bhujangga Lanus

Siswa kelas VII, penulis pemula

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Jika “Banjir” Melanda Tubuh Manusia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek
Buku Tatkala

Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek

Judul: Permata Bali -- kumpulan cerita pendek Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putu Oka Sukanta ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
October 7, 2026
Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa
Opini

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

BALI dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan keunikan tradisinya. Ada satu kekuatan lain yang selama puluhan...

by I Ketut Suar Adnyana
October 7, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

MEMBINCANG pariwisata, nyaris tak pernah dibahas keberadaan generasi Alpha atau Gen Alpha. Padahal secara statistik Gen Alpha di Indonesia memiliki...

by Chusmeru
October 7, 2026
10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud
Pameran

10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

SUDAH mengunjungi pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali? Jumlah karya yang disajikan tidak terlalu banyak memang, namun...

by Nyoman Budarsana
October 7, 2026
Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi
Esai

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

PERNIKAHAN dalam kosmologi Hindu bukan sekadar sebuah legitimasi hukum sipil atau konsensus sosial sekuler antara dua individu. Lebih jauh, pernikahan...

by I Gede Yuni Eka Primawata
October 6, 2026
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co