2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Keresahan Terhadap Penerapan Cara Kuno yang Semestinya Telah Menjadi Bangkai Pada Kalangan Terpelajar

Pandu Kalam by Pandu Kalam
September 9, 2019
in Opini
Keresahan Terhadap Penerapan Cara Kuno yang Semestinya Telah Menjadi Bangkai Pada Kalangan Terpelajar

Ilustrasi foto: Pandu Kalam. Foto hanya ilustrasi

Budaya Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) dari tahun ke tahun tidak berubah, sama sekali tidak berubah. Buat tugas, bentak-bentak, jemur di lapangan, dan sebagainya. Sejauh ini, siapa pun yang menyaksikan pasti mereka berpendapat, “Mahasiswa baru diperlakukan seperti budak, atau kambing yang seenaknya disuruh-suruh!”

Jika benar anda berpendapat seperti demikian, mari kita berpelukan. Hal ini tidak bisa dipungkiri, dengan sikap senior yang merasa paling benar, paling pintar, paling suci–tentunya luput dari segala noda dan dosa, dan paling berpengalaman seakan mereka tahu segalanya tentang seluk-beluk kehidupan di lingkungan kampus, dengan kedok ini mereka seenaknya memerintah dan membentak-bentak mahasiswa baru yang bisa dikatakan masih polos (sebenarnya saya juga masih polos, sih), Preett!

Pertanyaannya; apa dampak dari penerapan budaya kuno ini? Dari segi mental, budaya ini sama sekali tidak mencerminkan pembangunan mental atau psikis mahasiswa baru. Malah sebaliknya,–membikin mental dan psikis mahasiswa baru menjadi down. Hal ini bisa kita buktikan (silakan buktikan sendiri), ini dampak pertamanya.

Dampak kedua, tidak menutup kemungkinan munculnya keinginan balas dendam sebagai dasar perlakukan kakak tingkat yang sok jago itu, sasaran balas dendam bisa saja ditujukan kepada kakak tingkat karena perlakuannya, bahkan ditujukan kepada mahasiswa baru atau adik tingkat yang akan datang melalui penerapan budaya turun-temurun ini, atau dengan hati terpaksa saya sebut budaya kuno.

Dua hal ini tidak bisa dipungkiri–apapun bisa terjadi. Bukankah tak ada yang mustahil di dunia ini, Bung?

Apa seharusnya yang dibutuhkan oleh kakak tingkat? Yaitu kakak tingkat atau panitia pelaksana membutuhkan inovasi baru terkait penerapan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) ini. Masa’ kakak-kakak panitia tidak bisa membikin konsep kegiatan yang menarik, menghibur, membikin betah, dan menyenangkan hati mahasiswa baru. Katanya mahasiswa… Mahasiswa itu golongan terpelajar, lho.

Saya juga pernah membaca di salah satu buku, dalam buku tersebut mengatakan bahwa, ‘mahasiswa itu golongan yang tersadarkan, sadar, dan yang akan menyadarkan’. Jadi jangan salah, mahasiswa di mata masyarakat itu sebagai orang yang serba ajaib! Maka janganlah terus-terusan berkutat pada budaya kuno yang semestinya sudah menjadi bangkai, sudah terkubur dalam-dalam, atau bahkan sudah terhempas jauh dibawa zaman.

Lagian, apakah sejauh ini ada manfaat secara langsung yang didapat oleh mahasiswa baru dari penerapan Orientasi Kehidupan Kampus model begini? Ada? Ada? Mana buktinya, tunjukan pada saya.. “Ada, Kak. Manfaatnya mahasiswa baru jadi terbiasa dengan perlakuan dosen pada saat perkuliahan nanti.”

Lah, kalian dosen atau mahasiswa?

Setahu saya, walaupun terkesan agak ‘menyeramkan’, dosen itu ada sisi lembutnya juga, lho… Malah gambaran perlakuan yang kalian peragakan lebih kejam daripada perlakuan dosen yang semestinya.

Kembali lagi ke leptop, apabila masih berkutat pada budaya kuno atau bangke ini, budaya yang dengan berat hati saya katakan sebagai budaya ‘ga’ guna. Kalian sepatutnya berhenti ajalah menjadi panitia pelaksana, bikin malu saja. Ini zaman di mana dikenal sebagai revolusi induatri 4.0, Kawan–sudah melampaui modern. Zaman aja sudah melampaui modern, masa’ kalian dan pikiran kalian masih kuno. Bangun, Bambang!!

Jadi kesimpulannya, mahasiswa-mahasiswa yang akan menjadi kakak tingkat bagi mahasiswa baru ke depannya, berpikir keraslah! Berpikir keras! Berpikir! Berpikir! Berpikir! Bila perlu, sediakan waktu khusus untuk berpikir, merenung, dan membayangkan konsep kegiatan Orientasi Kehidupan Kampus yang wahh–yang modern, inovatif, kreatif, dan tentunya terlepas dari budaya kuno dan ‘bangke’ itu (kesal saya, sumpah).

Setidaknya kita bisa kembali pada esensi daripada mahasiswa itu sendirilah. Kalau kita berhasil memikirkan dan merancang konsep baru dan menarik. Maka yakinlah, Kawan, segala bentuk pujian akan berdatangan baik itu dari masyarakat, dosen, rektor, masyarakat, hingga mahasiswa baru. Namun pujian tidak pantas dijadikan tujuan utama, hal ini tiada lain akan membikin lena, membikin mahasiswa merasa puas dan berakibat pada berhentinya kreativitas pada mahasiswa.

Tujuan kalian hanyalah satu,–MEMANUSIAKAN MANUSIA, karena ini tugas pokok mahasiswa, tugas pokok golongan terpelajar, tugas pokok golongan yang tersadarkan, sadar, dan yang akan menyadarkan, bukankah bigitu? Yakinlah! Jadikan ini sebagai pemecut semangat kalian wahai, Kawan mahasiswaku sekalian! Dan yang paling penting, jangan biasakan diri dengan budaya ikut-ikutan. Indonesia memang unik dari segala macam bentuknya, salah satu dari keunikan itu terdapat pada masyarakatnya, yaitu masih terdapat budaya ikut-ikutan dan malas berpikir.

Nah, kita yang katanya sebagai mahasiswa apalagi golongan terpelajar, yah setidaknya janganlah mencontohkan hal yang kurang baik tersebut. Kita ciptakan inovasi sendiri, kreativitas sendiri yang sedikit tidaknya bisa mencerminkan fungsi dan tugas daripada gelar mahasiswa yang kita sandang.

Jika kalian tidak sanggup memikirkan dan merancang konsep kegiatan Orientasi Kehidupan Kampus yang baru dan modern seperti yang telah dijelaskan di atas, kalau begitu kalian minggir saja, berikan kepada saya waktu untuk memikirkan dan merancang konsepnya. Kalian tinggal duduk, seduh air panas dengan kopi, lalu diminum sambil menunggu hasil dari pada konsep yang saya ramcang dan pikirkan. “Kapan rancangan konsep itu akan jadi, Kak?” Sabar, kita lihat saja nanti. [T]

Singaraja, Agustus 2019

Tags: mahasiswamahasiswa baruOKKorganisasi mahasiswaPendidikan
Share28TweetSendShareSend
Previous Post

BENYAI

Next Post

Pariwisata Nusa Penida: Antara Broken Beach dan “Broken-Broken” Lainnya

Pandu Kalam

Pandu Kalam

Lahir di Kalampa, Woha, Bima-NTB pada tanggal 04 Juli 1999. Kini merantau ke Singaraja-Bali dan aktif di organisasi dalam maupun luar kampus.

Related Posts

Insolvensi dan Kewajiban Debitur Pailit

by I Made Pria Dharsana
July 31, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXIII/2025 menjadi salah satu penegasan penting dalam perkembangan hukum kepailitan di Indonesia. Melalui putusan tersebut, Mahkamah...

Read moreDetails

Ketika Warisan Baru Dianggap Sah Setelah Dicatat Negara —Membongkar Distorsi Administrasi dalam Peralihan Hak Waris di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
July 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Kematian seseorang tidak hanya mengakhiri eksistensi biologis, tetapi sekaligus memicu konsekuensi hukum yang kompleks dalam sistem hukum perdata. Salah satu...

Read moreDetails

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
0
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

Read moreDetails

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

Read moreDetails

AJB atau Pelepasan Hak: Menguji Rasionalitas Perolehan Tanah oleh Perseroan Terbatas di Era KKPR dan Lahan Sawah yang Dilindungi

by I Made Pria Dharsana
July 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERDEBATAN mengenai mekanisme perolehan tanah oleh Perseroan Terbatas (PT) sesungguhnya tidak lagi hanya berkisar pada pilihan antara Akta Jual Beli...

Read moreDetails

Notaris di Tengah Gelombang Disrupsi: Antara Kepastian Hukum, Iklim Investasi, dan Ancaman Kriminalisasi

by I Made Pria Dharsana
July 1, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan...

Read moreDetails

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

Read moreDetails

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
0
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

Read moreDetails

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

Read moreDetails

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

Read moreDetails
Next Post
Pariwisata Nusa Penida: Antara Broken Beach dan “Broken-Broken” Lainnya

Pariwisata Nusa Penida: Antara Broken Beach dan “Broken-Broken” Lainnya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co