2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kapal CC, “Sing Peteng Sing Mulih”

Wayan Junaedy by Wayan Junaedy
July 30, 2019
in Khas
Kapal CC, “Sing Peteng Sing Mulih”

Jersey seragam Kapal CC, dengan gambar kodok di punggung

Bisa dibilang Kapal CC adalah club sepeda yang unik. Tiga belas tahun club ini tidak memiliki jersey seragam, tapi tetap kompak dan eksis sampai sekarang.  Barangkali memang sudah kesepakatan di antara para anggota. Walau tanpa pakaian seragam, semangat gowes tetap menyala. Lebih indah gowes dengan pakaian warna-warni seperti pelangi. Kalau club lain, dengan rentang waktu 13 tahun itu, barangkali sudah berganti jersey sebanyak 7 kali.

Dulu, saat jadwal gowes di sore hari setiap Selasa dan Jumat, peserta gowes bisa mencapai 19 orang. Itu sudah setengah lebih dari anggota Kapal CC yang berjumlah 30 orang. Spirit gowes yang berapi-api. Konon, dari dulu selalu gagal mendapat kesepakatan bikin jersey. Desain sudah jadi, tapi entah kenapa tidak terwujud dicetak. Agaknya roh club ini tidak perlu lagi disatukan dengan baju seragam. Dengan warna-warni, semangat kami justru semakin menyala.

Setahun yang lalu barulah jersey seragam itu berhasil dicetak. Dengan warna merah dipadu gradasi hitam, tulisan Kapal CC besar di dada, dan ada gambar kodok di punggung. Desain ini kita sepakati bersama-sama, kemudian dicetak oleh Magma Joesport. Mengenai gambar kodok di punggung itu, ada makna tersendiri. Kodok adalah binatang ampibi yang bisa hidup di air dan di darat. Demikian juga para anggota Kapal CC, senang  gowes di medan offroad dan onroad. Main lumpur oke, main jalan raya yang bersih juga oke.


Gede Oka Suastika, ketua Kapal CC

Kalau tidak salah, sekitar 6 tahun silam saya bergabung ke club ini. Aktif hanya setahun, kemudian  lama saya vakum dari bersepeda, kemudian 3 tahun yang lalu aktif kembali dan balik bergabung lagi ke Kapal CC. Awalnya saya diajak Pak Made Puja. Sempat saya takut, karena saat itu saya hanya seorang pemula.  Tapi lama-lama saya bisa beradaptasi.

“Sing peteng sing mulih”, begitulah motto kami, entah siapa yang mencetuskan kalimat pendek penuh makna ini pertama kali. Artinya: pantang pulang sebelum senja betul-betul berubah jadi malam. Saat itu kami hanya mengandalkan lampu senter LED yang dipakai di kepala untuk penerangan jalan saat gowes, memasuki tegalan dan sawah. Kalau dipikir-pikir ngeri  juga. Gowes di jalan raya saat tidak ada matahari, itu sudah biasa. Lha, ini di tegalan dan sawah yang penuh semak belukar, di malam hari. Sungguh beresiko. Pernah kami gowes di atas jalan kecil petak sawah dengan penerangan seadanya, sementara di kiri kami adalah jurang. Tapi kami tetap asyik. Mungkin kami satu-satunya perkumpulan sepeda yang gowes nekad kayak ini. Begitu unik.

Apalagi kalau gowes saat kajeng kliwon. Kalau kebetulan memasuki setra (kuburan) dengan pohon besar, ini adalah bagian yang paling menyeramkan. Ngeri-ngeri sedap. Sebenarnya yang paling ditakuti kalau ketemu ular. Pernah seorang teman kami mendapati seekor ular hijau sudah terlilit di sproket sepeda. Untungnya ular itu telah mati terkena lilitan rantai dan sproket.  

Tahun 2005 Kapal CC berdiri. Awalnya terbentuk dari sekaa demen, gradag-grudug gowes secara dadakan. Kemudian lebih serius. Dibikin jadwal gowes secara teratur, yaitu setiap Selasa dan Jumat sore, dan Minggu di pagi hari. Awalnya kami gowes memakai sepeda gunung. Setelah belakangan ini kami mengenal roadbike, jadwal gowes kemudian ditambah, yaitu hari Kamis sore khusus untuk roadbike.

Namanya saja Kapal CC, ya sekretariatnya terletak di Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Sekretariat sepeda tentunya tidak semewah sekretariat sebuah partai, yang lengkap dengan meja dan kursi bagus. Sekretariat Kapal CC adalah sebuah bengkel sepeda motor, sebelah utara SPBU Kapal, agak ke barat sedikit. Bengkel milik Pak Dede yang sehari-hari langsung dia kelola sendiri. Di samping ahli memperbaiki motor, Pak Dede juga mengerti tentang sepeda. Sehingga kalau ada gangguan pada sepeda sedikit, rekan-rekan biasanya minta tolong pada Pak Dede. 

Iya, bengkel kecil milik Pak Dede ini menjadi saksi perjalanan Kapal CC. Di sinilah menjadi titik kumpul sebelum gowes dimulai. Dua buah kursi kayu di pojok bengkel, di antara deretan oli dan lusinan kunci, penyangga pantat kami saat berjam-jam ngobrol tentang sepeda. Di sinilah ide-ide itu lahir. Usulan gowes ke luar pulau Bali kadang muncul di sini, kemudian digodog lebih serius dengan serangkaian rapat di rumah Pak Gede Oka Suastika, ketua Kapal CC.

Sudah 14 tahun, itu bukan waktu yang pendek. Pak Gede Oka Suastika, sang ketua atau lebih sering dipanggil Pak Kelihan, sekarang rambutnya sudah memutih. Meski sudah ubanan, semangat dan energi untuk gowes tak pernah padam. Meski usia sang ketua sudah memasuki angka 50-an tahun, fisiknya masih kuat. Masih bisa melahap jarak seratus kilometer, bahkan keliling Bali dalam waktu tempuh dua hari. Saya saja yang lebih muda, tidak pernah bisa mengejar kecepatan sepeda beliau, meski sudah pontang-panting mempersiapkan latihan fisik…hehehe.

Kapal CC pernah melahirkan atlit-atlit muda seperti Made Dwi Prastama dan Rani Pratama Dewi. Pembalap-pembalap  muda yang kemudian digembleng secara serius oleh ISSI Badung. Dan pada puncaknya, mewakili Badung, Rani berhasil meraih 5 medali emas Porvrop di tiga tahun berbeda. Ada juga Kang Esep Firman, atlit golongan tua, yang masih aktif gowes di Kapal CC sampai sekarang. Dan Pak Gatot, atlit yang sudah pensiun, dan sekarang lebih berkonsentrasi menggembleng atlit-atlit muda ISSI Badung. Cece Wihelmina, atlit berbakat yang sudah lolos sampai ke PON, beberapa kali pernah gowes bersama kami sebagai selingan latihan. Dan Radit, atlit cilik Tabanan yang sehari-hari lebih sering digembleng sama ayahnya, beberapa kali juga gowes di Kapal CC.


Saat sembahyang di Gumuk Kancil, Banyuwangi

Kapal CC yang penuh warna. Ada yang pergi, kemudian ada yang datang. Seperti sebuah sekolah, ada yang tamat, kemudian ada generasi penerus yang duduk di kelas satu.

Para anggota Kapal CC suka bertualang. Beberapa kali Kapal CC berangkat gowes ke luar pulau Bali, seperti ke Jawa dan Lombok. Pernah juga tirtayatra ke pura-pura di Nusa Penida dengan kendaraan sepeda.

Dalam rangka merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan ini, hari yang disucikan umat Hindu, delapan anggota Kapal CC gowes spiritual ke beberapa pura di Jawa Timur. Saya sendiri tidak ikut, karena takut mabuk laut…hehehe

Tanggal 27 Juli 2019, pukul 2.30 pagi mereka berangkat dari posko Kapal CC. Loading, memakai dua mobil. Di Ketapang, sekitar pukul 6 pagi mereka start gowes. Gowes ratusan kilometer dibawah sengatan matahari. Mereka mengunjungi Pura Gumuk Kancil, Pura Tirta Amerta, Pura Alas Purwo dan Pura Agung Blambangan. Di Alas Purwo mereka mekemit. Gowes spiritual yang indah. Bli Sutha dan Mas Micky mengawal sepanjang perjalanan dengan mobil, memastikan keselamatan dan kesehatan para peserta gowes.

Dan tanggal 28 Juli, malamnya mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.

Iya, ternyata sudah 14 tahun Kapal CC berdiri. Penuh cerita dan kaya warna. Peserta silih berganti datang dan pergi. Sampai sekarang club kami ini masih eksis dan aktif. Jadwal gowes masih tetap ada. Begitu konsisten dan masih kompak. Ada golongan tua, dan ada yang muda. Ada Pak Gede Oka Suastika, ketua Kapal CC, dengan tangan dinginnya berhasil membuat perkumpulan ini masih eksis sampai sekarang. Ada Pak Yan Nano, Made Astika, Kang Esep Firman, Made Puja, Made Tami, Made Raka, Made Sudarta, Made Darwi, para sesepuh di Kapal CC. Bli Sutha yang sudah pensiun bersepeda, tapi masih tetap semangat mendukung acara-acara di Kapal CC.  

Di samping para sesepuh itu, Kapal CC juga mempunyai para pemain muda yang masih konsisten sampai sekarang. Tidak hangat-hangat tahi ayam, seperti club di kampung saya yang hanya seumur jagung. Semoga Kapal CC tetap eksis selalu. Kapal CC yang kompak, penuh kebersamaan. Duka-cita dirasakan bersama.

Pokoknya, sing peteng sing mulih.  [T]

Tags: Badungbalap sepedagowesKapal CCMengwisepeda
Share159TweetSendShareSend
Previous Post

LPD, Ibarat Gadis Cantik dan Seksi

Next Post

Mari Ulangi Membaca Galungan

Wayan Junaedy

Wayan Junaedy

Lahir dan tinggal di kawasan Taman Margarana, Marga, Tabanan. Suka gowes, suka menulis, suka berteman

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Swastyastu, Nama Saya Cangak

Mari Ulangi Membaca Galungan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co