2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jah Megesah Vol. 03 – Modal Manusia, Musik dan Militansi

Jimbarwana Creative Movement by Jimbarwana Creative Movement
February 12, 2019
in Khas
Jah Megesah Vol. 03 – Modal Manusia, Musik dan Militansi

Rudolf Dethu dan Ayip Budiman

Membangun peradaban adalah membangun mental manusia. Manusia menjadi energi besar kemajuan apabila memiliki kebanggaan dan keterlibatan aktif bagi apa yang diperjuangkannya.

Dua pembicara Jah Megesah Vol. 03, Rudolf Dethu dan Ayip Budiman bersepakat menempatkan manusia menjadi unsur paling vital, melalui kreativitas dan militansi yang dimilikinya.

Mengambil tema Rumah Sanur: Modal Manusia, Musik, dan Militansi, Jah Megesah yang diselenggarakan di Rompyok Kopi Komunitas Kertas Budaya, Negara, Jembrana, dan dimoderatori Umam al Maududy itu mendapat atensi yang serius banyak pihak. Sebab aktivasi ruang baik berupa komunitas ataupun wilayah atau kota, memiliki persamaan mendasar, meski dengan tantangan yang beragam.

“Yang paling penting adalah menumbuhkan kebanggaan terhadap apa saja yang diperjuangkan. Jika kebanggaan ini melekat, otomatis militansi akan tumbuh sebagai modal dasar untuk membangun sesuatu. Apa pun itu,” ungkap Ayip.

Ayip merupakan inisiator Rumah Sanur. Sejak awal, ia memang membentuk Rumah Sanur menjadi rumah kreatif bagi siapa saja. Melaui Rumah Sanur, Ayip berupaya mengarahkan pembangunan kreativitas yang inklusif dengan membentuk ekosistem kreatif untuk mendorong inovasi sosialyang berfokus pada pengelolaan sumberdaya dan pengembangan produk.

Untuk mencapainya, Ayip menjelaskan bahwa ada tiga hal mendasar yang menjadi titik berangkat Rumah Sanur, yakni sense of place, 3rd space, dan serendipity space. Ketiganya bersinergi untuk memberi sensasi pertemuan bagi setiap orang. “Kesan sebuah tempat sangat penting di dalam menumbuhkan keinginan untuk selalu datang. Menariknya adalah, ketika orang-orang dari berbagai latar belakang mengunjungi Rumah Sanur, kita menskenariokan kedatangan itu agar terjadi hubungan baru diantara pengunjung. Karena itu, konsep yang dibangun di Rumah Sanur memungkinkan untuk terjalinnya relasi baru antara sesama pengunjung. Sekali lagi, kita sengaja skenariokan jalinan relasi itu,” terangnya.

Di sisi lain, Rudolf Dethu mengungkapkan strategi untuk menarik kedatangan pengunjung adalah lewat media musik. Ia percaya, musik merupakan alat komunikasi paling efektif untuk mempertemukan, sekaligus merekatkan berbagai kalangan.

“Musik bisa merangkul siapa saja, paling gampang ditularkan untuk menciptakan crowd. Karena itu, musik yang kita programkan mesti lintas genre dan berjenjang untuk menarik jenis massa yang berbeda,” ungkapnya.

Dethu yang selama ini dikenal sebagai propagandis mengingatkan bahwa modal manusia adalah segala-galanya. “Melelahkan itu pasti. Kita mesti menjadi host, menyambut setiap orang yang datang dan menciptakan suasana yang akrab ke sesama audience. Selain itu, kita juga melakukan pendampingan terhadap musisi. Memang benar kita open terhadap segala genre musik, tapi bukan berarti kita tidak mengkurasinya. Kurasi penting untuk menjaga kualitas pertunjukan sekaligus sebagai tanggung jawab kita juga kepada publik,” tambahnya.

Kota dan Hal yang Mengitarinya

Mengelola suatu wilayah, baik dalam skala kecil (komunitas) maupun besar (kota) sesungguhnya memiliki pendekatan yang sama. Dalam kesempatan itu, pengelola Rompyok Kopi sekaligus Koordinator Komunitas Kertas Budaya, Nanoq da Kansas, mengisahkan bagaimana ia dan kawan-kawan di Jembrana cukup militan untuk membangun tempat yang diproyeksikan sebagai rumah singgah tersebut. Hampir setiap hari, selalu saja ada aktivitas utamanya mengenai pembelajaran seni kepada pelajar di Jembrana. “Tapi akhirnya malah warga yang seperti enggan datang. Rompyok jadi terkesan tenget dan hanya jadi tempat bagi ‘orang-orang serius’,” ungkapnya.

Terkait hal ini, sekali lagi Dethu menerangkan jika segalanya akan bisa cair lewat musik. Namun yang mesti digarisbawahi adalah, komunikasi yang ditawarkan harus lebih ngepop. Karena itu, pengelola mesti mampu merangkul setiap kalangan dari berbagai usia.

Peserta Jah Megesah Vol 3 di Rompyok Kopi Kertas Budaya, Jembrana

Sementara Ayip menjelaskan bahwa keberadaan tempat harus memberi manfaat dan mampu mengakomodasi aktivitas warga.Hal ini berarti, penting untuk menciptakan persamaan antara sesama manusia, tidak ada perlakuan yang berbeda.

Di sisi lain,lanjut pria yang juga merupakan konsultan branding beberapa kota di Indonesia,pemahaman terhadap peta potensi wajib dimiliki. Namun tak berhenti sampai di sana, pemuktahiran juga menjadi keharusan karena selalu berlaku dinamis. Setiap tempat, termasuk kota memiliki karakternya masing-masing, entah itu karena pengaruh historis atau lainnya. Dengan demikian, setiap kota mesti memiliki story telling-nya sendiri untuk memproduksi wacana yang mampu mencerminkan identitas masing-masing, tanpa mengabaikan siapa saja yang menjadi bagian di dalamnya.

“Segalanya harus dirangkul, bergerak bersama dan menciptakan kesamaan visi untuk mencapai apa yang diharapkan. Interaksi harus dibangun dengan titik berat pada transformasi pengetahuan,” demikian Ayip.

Sementara Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan, mengapresiasi program Jah Megesah yang diselenggarakan Jimbarwana Creative Movement (JCM) bersama Komunitas Kertas Budaya. Menurutnya program ini penting sebagai media edukasi, utamanya di era digital yang demikian pesat.

“Orang-orang yang survive adalah mereka yang kreatif dan mampu meningkatkan nilai produk. Kreativitas masyarakat Jembrana tentu juga merupakan kekayaan daerah yang mesti diapresiasi dengan serius. Karena itulah, Pemda (Pemkab Jembrana) ingi memaksimalkan kreatif muda Jembrana, salah satunya dengan membangun creative hub,” tukasnya.

Tags: Industriindustri kreatifjembranakreatifitas
Share64TweetSendShareSend
Previous Post

Sarapan Yuk, Biar Kuat Bila Di-bully Nitizen yang Maha Benar

Next Post

Serba-Serbi Rasa Menjelang Wisuda dan Pascawisuda

Jimbarwana Creative Movement

Jimbarwana Creative Movement

Jimbarwana Creative Movement Merupakan sekumpulan pemuda Jembrana dari berbagai latar belakang disiplin ilmu, mulai dari creative enterpreneur hingga ke seniman digital. Kecintaan pada Jembrana sebagai "Ibu" melahirkan kegelisahan untuk menciptakan Jembrana yang lebih progresif.

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Serba-Serbi Rasa Menjelang Wisuda dan Pascawisuda

Serba-Serbi Rasa Menjelang Wisuda dan Pascawisuda

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co