10 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Liburan Mahasiswa Semester 7 dan Pertanyaan-Pertanyaan yang tak Asyik

Agus Wiratama by Agus Wiratama
February 2, 2018
in Esai

Foto: Mursal Buyung

MENDENGAR kata liburan saya selalu membayangkan pantai, danau, kemah, menikmati kolam ikan koi di rumah, dan segala sesuatu yang bikin senang bersama teman atau pacar (kalau punya). Jangan bohong, semua orang merindukan hari libur. Mulai libur hari raya agama, libur hari nasional hingga libur-libur semester bagi mahasiswa.

Ya, liburan semester selalu jadi penantian para siswa, mahasiswa, para staf di sekolah atau di kampus. Bagaimana tidak, kegiatan di sekolah maupun di kampus cukup padat, sehingga liburan menjadi angin segar untuk memberikan ketenangan.

Saya, sebagai mahasiswa semester 7 yang bisa disebut semester akhir punya rencana terpendam dalam rangka liburan semester yang cukup panjang ini. Yakni pergi ke Lombok untuk menginap beberapa hari, mungkin sambil jalan-jalan di tepi pantai atau menyusuri Gunung Rinjani. Juga cukup di Bali saja, berkemah di Danau Buyan atau Tamblingan. Bayangan saya, suasana liburan semester itu benar-benar menyenangkan.

Memang benar kata orang-orang matang, harapan tak selalu sama dengan kenyataan. Banyak orang yang tidak merasakan liburan seenak bayangan saya tadi. Teman saya yang pengurus oraganisasi mahasiswa (ormawa), liburannya adalah kesibukan di kampus. Tentu hal itu tidak bisa disebut liburan karena tidak termasuk dalam kegiatan yang menyenangkan (sesuai kriteria menyenangkan seperti yang saya sebut di awal tulisan).

Biasanya mahasiswa yang menikmati libur dengan sibuk di kampus adalah mahasiswa semester dua hingga semester enam. Karena mahasiswa semester muda itu sedang giat-giatnya masuk ormas, eh, ormawa. Mahasiswa di atas semester enam lebih banyak memilih keluar pelan-pelan dari ormawa.

Tapi, apakah mahasiswa semester 7 seperti saya bisa menikmati liburannya di luar kampus dengan asyik?

Dalam bayangan saya, liburan semester tujuh menjadi liburan yang sangat menyenangkan. Senang karena bebas dari kegiatan kampus dan bisa leluasa untuk berkemah atau mendaki gunung dengan teman. Atau bebas keliling di kampung halaman, ngobrol dengan teman SD atau SMP.

Libur semester pada awal tahun 2017 ini saya melakukan satu kegiatan sederhana, yaitu mandi ke tempat permandian air panas di Tabanan. Asyik, perginya bersama teman di kampung. Namun, meski liburan lumayan panjang, hanya mandi air panas yang bisa saya lakukan. Selebihnya liburan benar-benar dinodai banyak pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan yang bikin liburan tak asyik.

Baru pulang ke rumah saat mulai liburan, diawali dengan pertanyaan bapak dan ibu saya. Mereka bertanya, “Kapan wisuda?”, “Kapan ujian skripsi?”, “Sampai kapan di Singaraja?”, atau pertanyaan sejenis sungguh-sungguh membuat liburan tak asyik.

Dulu pertanyaan-pertanyaan seperti ini memang sama sekali tidak memengaruhi saya, bahkan saya bisa menjawab seenaknya seperti “kapan pun saya mau” atau yang lainnya. Pada saat saya berada di semester 7 (belum 8 karena belum bayar spp), ternyata pertanyaan seperti itu benar-benar memukul. Bagaimana tidak, tepat saat mendapat pertanyaan itu, ide penelitian sama sekali belum terlintas di benak saya.

Liburan yang dibayangi pertanyaan orang tua itu menjadi semakin keruh ketika teman di kampung yang kuliah di universitas lain tiba-tiba tanda dosa bercerita tentang penelitiannya. Katanya, ia sudah melaksanakan seminar proposal. Dan itu diceritakan hampir setiap bertemu.

“Aku gelisah sekali, seminar proposal sudah selesai, kini mau nyusun skripsi. Aku benar-benar gelisah,” kata si teman.

Lha, aku yang belum bikin apa-apa, bahkan belum ketemu ide proposal, dia pikir tak gelisah. Waduh, si teman benar-benar merusak liburan bagi saya.

Teman saya yang lain yang juga sekampung turut bercerita tentang kelulusan. Katanya ia tinggal menunggu ujian skripsi dan kemudian yudisium. Padahal dia satu angkatan dengan saya. Cerita-cerita seperti itu membuat saya risau ketika liburan berlangsung.

Yang lebih celaka, perihal ujian skripsi ini diceritakan lagi oleh orang tua si teman ke orang tua saya. Jadilah orang tua saya makin gencar mengajukan pertanyaan tentang skripsi dan menunjukkan harapan besar serta tidak sabar menunggu saya mengenakan topi siku-siku.

Ketika semakin banyak orang yang menyadari bahwa saya sudah berada pada semester tujuh, semakin banyak pula pertanyaan serupa pertanyaan orang tua saya yang sampai ke telinga. Ibarat air kolam, saat itulah perasaan saya semakin keruh. Liburan pun seakan menjadi tragedi bagi mahasiswa semester besar seperti saya.

Akhirnya, setelah sekitar seminggu berada di kampung, pertanyaan-pertanyaan seperti itu semakin surut. Hati saya agak lega. Saya bisa bermain ke rumah teman dengan sedikit lega tanpa pembahasan perihal skripsi atau wisuda. Tetapi, surutnya pertanyaan bukanlah akhir penodaan perasaan di hari libur.

Suatu hari, ketika liburan itu HP saya mulai ribut, banyak pemberitahuan yang masuk. Setelah saya lihat, ternyata pemberitahuan itu berasal dari grup kelas di line. Mulai lagi hati berdebar untuk memeriksa perihal apa yang dibicarakan di grup. Ternyata teman-teman saya sudah mulai ribut tentang pengajuan ide awal ke pembimbing penelitian. Ada juga yang hendak ke pembimbing akademiknya.

“Ake be siap bimbingan ne!” begitu kata salah satu teman saya di grup.

Ada juga yang mengatakan, “Draf ide awal ake be pragat!”.

Perlahan-lahan liburan menyenangkan yang saya bayangkan menjauh dan berubah menjadi liburan yang meresahkan.

Dengan berat hati, meski liburan masih sisa, saya memutuskan berangkat ke Singaraja, ke kota di mana kampus saya berada. Tujuan untuk bertemu teman-teman seperjuangan. Barangkali dengan bertemu mereka kegelisahan saya akan membuahkan hasil. Biarlah liburan berlalu begitu saja.

Ujung-ujungnya, bertemu teman pun tak membuat gelisah jadi tenang. Sesama teman, kita hanya ngobrol, sibuk menghibur diri, tentang ide penelitian yang tak kunjung datang. Bahkan, saat menulis curhatan ini, kami sedang berada di depan laptop, di areal Telkom Singaraja, sambil main facebook, sesekali membuka situs yang tak berhubungan sama sekali dengan skripsi. (T)

Tags: liburan semestermahasiswapulang kampungSkripsi
Share205TweetSendShareSend
Previous Post

Membawa Musikalisasi Puisi ke Ruang yang Berbeda-beda

Next Post

Sakit Mata Obatnya Bunga Bintang – Pesan Alam untuk Cintai Lingkungan

Agus Wiratama

Agus Wiratama

Agus Wiratama adalah penulis, aktor, produser teater dan pertunjukan kelahiran 1995 yang aktif di Mulawali Performance Forum. Ia menjadi manajer program di Mulawali Institute, sebuah lembaga kajian, manajemen, dan produksi seni pertunjukan berbasis di Bali.

Related Posts

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails

Terbang di Atas Sepi

by Angga Wijaya
May 8, 2026
0
Terbang di Atas Sepi

“Kalau gak sabar, silakan terbang di atas sepi.” Tulisan di bak truk itu mungkin lahir dari kemacetan. Dari jalan yang...

Read moreDetails

Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

by I Gede Joni Suhartawan
May 8, 2026
0
Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

DATA BPS Februari 2026 membuat kita harus berhenti pura-pura tidak hirau: tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK  8.62%..! Tertinggi dari semua...

Read moreDetails

Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan

by Agung Sudarsa
May 8, 2026
0
Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan

Jejak Kehidupan Tiga Ilmuwan Penjaga Sistem Imun Dunia ilmu pengetahuan sering melahirkan tokoh-tokoh besar yang bekerja dalam kesunyian laboratorium, jauh...

Read moreDetails

Deforestasi Sangat Ditabukan Suku Baduy

by Asep Kurnia
May 7, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

DUNIA saat ini sedang dilanda berbagai bencana alam yang mengerikan dan akan menghadapi suatu bencana yang amat sangat mengerikan bila...

Read moreDetails

Tengah Malam Rokok Habis                           

by Angga Wijaya
May 7, 2026
0
Tengah Malam Rokok Habis                           

HAL yang paling menyiksa bagi para perokok adalah ketika bangun tengah malam dan mendapati bungkus rokok kosong di atas meja....

Read moreDetails

KENAPA MASYARAKAT BALI MENSAKRALKAN MANGROVE (Prapat/Pedada/Pidada)?

by Sugi Lanus
May 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Mengenang Kembali Pohon Pesisir yang Dimuliakan Danghyang Nirartha Oleh: Sugi Lanus Di sepanjang garis pantai pulau Serangan dan pantai-pantai...

Read moreDetails
Next Post

Sakit Mata Obatnya Bunga Bintang – Pesan Alam untuk Cintai Lingkungan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026
Panggung

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat...

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

PAGI di Desa Batu Pangeran selalu datang dengan langkah pelan, seolah ia tahu bahwa tempat itu tidak suka tergesa-gesa. Langit...

by Ahmad Sihabudin
May 10, 2026
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca
Esai

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

by Angga Wijaya
May 10, 2026
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi
Pameran

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

MKN Bukan Tameng Impunitas: Notaris Berintegritas, Penegak Hukum  Taati Prosedur

MAHKAMAH Konstitusi melalui Putusan Nomor 65/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa persetujuan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor...

by I Made Pria Dharsana
May 9, 2026
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna
Esai

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
Puting Beliung | Cerpen Supartika
Cerpen

Puting Beliung | Cerpen Supartika

Sial! Neraka dilanda puting beliung. Porak-poranda. Api neraka yang berkobar-kobar ikut tersapu puting beliung yang hebat itu. Angin membuat api...

by I Putu Supartika
May 9, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

by Sugi Lanus
May 9, 2026
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot
Esai

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
Terbang di Atas Sepi
Esai

Terbang di Atas Sepi

“Kalau gak sabar, silakan terbang di atas sepi.” Tulisan di bak truk itu mungkin lahir dari kemacetan. Dari jalan yang...

by Angga Wijaya
May 8, 2026
Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single
Pop

Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

SETELAH mencuri perhatian sebagai unit rock tunanetra asal Bali lewat single “Keidela”, “I’m a Fire”, dan “3”, kini Filla memasuki...

by Dede Putra Wiguna
May 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co