12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wabup Bagi-bagi Tas dan Saya Merenung Tentang Riwayat Pasar Tabanan

Made Nurbawa by Made Nurbawa
March 3, 2019
in Khas
Wabup Bagi-bagi Tas dan Saya Merenung Tentang Riwayat Pasar Tabanan

Di Pasar Tabanan (2/3/2019), sosialisasi pengurangan sampah plastik oleh Wabup Tabanan dibarengi dengan pembagian ratusan tas kainyang

Rahina Sanicara Umanis Medangkungan Sabtu 2 Maret 2019, di Kota Tabanan ada dua momentum penting yang patut kita apresiasi dan maknai bersama.

Pertama, adanya ajakan Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM untuk mengurangi pengunaan tas plastik di Pasar Tabanan, pagi. Kedua, masih di hari yang sama dilaksanakan upacara Melasti oleh Krama Desa Pakraman Kota Tabanan menyambut Hari Nyepi Caka 1941.

Jika kita apresiasi, keduanya memiliki makna dan dampak yang sama yaitu menuju penyucian atau pelestarian lingkungan dalam arti luas-sekala maupun niskala.

Di Pasar Tabanan (2/3/2019), sosialisasi pengurangan sampah plastik oleh Wabup Tabanan dibarengi dengan pembagian ratusan tas kainyang mendapat sambutan luar biasa dari warga kota. Begitu juga saat malam hari, ribuan warga mengikuti proses Pelastian menuju pantai Yeh Gangga yang telah lama menjadi “Segara Kebek” (pantai yang memakmurkan) bagi rakyat Tabanan.

Jika kita cermati, keberadaan Pasar Tabanan bukan saja menjadi pusat perekonomian tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan budaya dan sejarah. Di Bali pada umumnya, kata “pasar” bukan saja berarti tempat pertemuan antara permintaan (demand) dan penawaran (suplay) tetapi juga tempat dimana adanya penghormatan segala bentuk penciptaan oleh Hyang Maha Kuasa dalam beragam produk.

Di tengah Pasar Tabanan yang masih tergolong pasar tradisional itu, kita bisa melihat adanya keragaman warga (pedagan dan pembeli) yang berasal dari berbagai wilayah dan asal usul. Mereka mampu bersatu dan berdampingan untuk bersama-sama mencari penghidupan, bukan saja dalam aktivitas pekerjaan, tetapi juga bersatu dalam keyakinan spirit yang ditandai adanya penghormatan terhadap “taksu kemakmuran” yang ditandai adanya Pura Melanting di rengah papas dengan segala filosofi dan tatanan budayanya.

Di tengah Pasar Tabanan kita bisa banyak belajar tentang hakekat keragaman, persatuan, demokrasi, termasuk implementasi nyata semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu : “Bhinneka Tunggal Ika” dan prinsip-prinsip ekonomi Pancasila.

Sementara dari sisi pengetahuan sejarah, di tengah Pasar Tabanan kita bisa belajar banyak hal. Keberadaan Pasar Tabanan bisa menjadi penanda jejak-jekak peradaban dan pembangunan yang ada di pusat kota Tabanan. Tidak ada cacatan yang pasti tahun berapa Pasar Tabanan yang sekarang ini dibangun atau diresmikan.

Tetapi beberapa sumber memberi petunjuk pada tahun 1961 di areal Pasar Tabanan sekarang pernah ada Sekolah Rakyat (SR) dan sekolah rakyat tersebut pada tanggal 1 Juli 1961 pernah dipinjam (era Bupati TK. II Tabanan Ida Bagus Pudja 1955-1967) untuk penerimaan siswa baru SMA Negeri Tabanan yang kini menjadi SMA Negeri 1 Tabanan.

Pemanfaatan gedung SR untuk gedung pertama SMA Negeri Tabanan saat itu berlangsung hingga 1 Agustus 1961 dan kemudian setelah selesai pembangunan gedung sekolah yang baru pindah ke lokasi SMA Negeri 1 Tabanan sekarang di Banjar Pasekan.

Dalam catatan yang lain, hingga awal abad XX (1900-an masehi) lokasi Pasar Tabanan ternyata ada di sekitar perepatan Catus Pata Desa Pakraman Kota, tepatnya di sekitar pohon beringin kota bersebelahan dengan Pura Puseh sekarang. Setidaknya catatan dan foto pemerintah kolonila Belanda hingga terjadinya peristiwa pendudukan Puri Agung Tabanan tahun 1906 disebut dalam keterangan poto—-“sisi utara Ancak Saji  Puri Agung Tabanan kearah barat. Nampak gerbang utara menuju pasar, Pura Puseh dan Pura Anglurah”- (Weede, 1908 dan KITL V) yang bisa memberi petunjuk bahwa hingga tahun 1906 masehi lokasi pasar induk atau pasar utama kota Tabanan ada di sekitar pohon beringin sekarang–utara Gedung Kesenian Ketut Maria. Lebih jauh lagi di jaman republik keberadaan Pasar Tabanan tersebut akhirnya dijadikan tonggak dalam pembagian wilayah desa yaitu : Dajan Peken, Delod Peken dan Dauh Peken. 

Konon dulu oleh para punggawa atau pemimpin kerajaan, keberadaan pasar tradisional bisa dijadikan indikator untuk mengenali kondisi perekonomian masyarakat yang ada diberbagai pelosok desa di Tabanan. Terutama wilayah Tabanan sebagai kawasan pertanian (agraris) yang sangat berpengaruh bagi Bali yang memasok berbagai kebutuhan pangan dan bahan-bahan upakara alami keagamaan.  Misalnya jika ada produk-produk khas sepi di pasaran, maka pihak pungawa kerajaan akan melakukan pengecekan ke wilayah tersebut untuk mencari tahu penyebabnya, apakah karena cuaca, hama atau bentuk-bentuk gangguan lainnya.

Tidak cukup satu hari untuk mengupas sejarah Kota Tabanan, tetapi setidaknya sosialisasi pengurangan penggunaan tas plastik oleh Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM pada hari Sabtu (2/3/2019) di tengah pasar Tabanan bisa menjadi pengingat bersama bahwa pola dan “prilaku pasar“ di masa depan perlu pengaturan dan kebijakan dalam merespon issu-issu lingkungan yang pendekatannya bisa dikemas dalam beragam demensi, baik demensi politik, hukum, ekonomi maupun sosial budaya.

Tentu sangat tepat dan wajar, menjelang penyenggaraan pesta demokrasi Pemilu serentak 2019 (17 April 2019), sejumlah pihak bisa menyatukan langkah, menyelipkan program dan kebijakan-kebijakan lingkungan yang murah, praktis dan menyadarkan bagi banyak orang, sehingga tatanan spirit dan hakekat budaya Bali seperti dijelaskan dalam tatanan filosofis “Sat Kertih” (Nangun Sat Kertih Loka Bali) benar-benar bisa terwujud dan akhirnyaberujung pada pelestarian dan keharmonisan lingkungan Jagat Bali (Tri Hita Karana). [T]

Tags: lingkunganpasarsejarahtabanan
Share5TweetSendShareSend
Previous Post

Hardiman di Nias 13 – Persembahan Usai Sidang Terbuka Promosi Doktor

Next Post

Menulislah Sebelum Kamu Ditulis di Batu Nisan

Made Nurbawa

Made Nurbawa

Tinggal di Tabanan dan punya kecintaan yang besar terhadap tetek-bengek budaya pertanian. Tulisan-tulisannya bisa dilihat di madenurbawa.com

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Menulislah Sebelum Kamu Ditulis di Batu Nisan

Menulislah Sebelum Kamu Ditulis di Batu Nisan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co