6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Fiksi yang Bukan Fiksi: Siswa Nyeleneh Paling Diingat Guru

Devy Gita by Devy Gita
November 29, 2018
in Esai
Fiksi yang Bukan Fiksi: Siswa Nyeleneh Paling Diingat Guru

Ilustrasi diolah dari seumber gambar di Google

HARI guru sudah lewat, namun ada satu cerita yang masih meninggalkaan bekas. Siang itu, aku sedang membeli rujak di warung langganan di depan lapangan sepak bola. Suasana di lapangan tampak ramai sekali. Terlihat bapak–bapak juga ibu–ibu berpakaian seragam PGRI. Usut punya usut ternyata di lapangan sedang berlangsung upacara peringatan hari guru. Dengan santainya aku duduk dan memesan sepiring rujak mangga pedas dan segelas es susu segar.

Sesuap penuh rujak mangga muda pedas hampir saja mendarat ke dalam mulut saat tiba – tiba ada yang menepuk pundakku dengan lembut.

“Sekar?” seorang ibu berpakaian PGRI lengkap dengan topi tersenyum dan menunjuk dengan antusias. Rujak pun tergeletak pasrah kembali ke atas piring. Aku membuka laci ingatan, mengcapture wajah sang ibu lalu mencari data valid dalam  ingatan.

“Ibu Jepun? Guru Matematika?” Aha.. Aku menarik satu berkas yang cocok. Ibu Jepun adalah guruku saat SMP dulu, guru Matematika. Ternyata dia masih mengingatku dengan baik padahal kami sudah tidak pernah bertemu hampir 14 tahun. Ibu Jepun duduk di depanku. Beliau pun memesan sepiring rujak dan minuman yang sama. Tubuhnya masih sedikit gempal seperti dulu, tidak banyak yang berubah.

“Kamu tidak banyak berubah ya, Sekar. Masih cuek dan cantik seperti dulu. Bedanya sekarang, kamu tidak usah remidi matematika lagi, kan?” Bu Jepun tertawa lepas begitu pula aku.

Bahkan Bu Jepun masih mengingat dengan baik, kalau aku selalu harus mengikuti remidial matematika karena nilai-nilaiku teramat sangat mengkhawatirkan. Matematika memang bukan aku banget. Setiap pelajaran matematika perutku pasti tiba – tiba menjadi mulas, mendadak muncul roda yang berputar – putar cepat di kepala membuat pusing dan mual. Ibu Jepunlah yang dengan sabar menenangkan dan mengajarkanku berulang-ulang yang pada akhirnya aku, tetap remidi.

Tidak heran seorang guru mampu mengingat murid – muridnya walaupun mereka sudah mengajar ratusan bahkan ribuan murid bertahun-tahun. Namun, tidak semua murid yang mereka ingat. Murid-murid dengan karakter tertentu biasanya betah nemplok – menempel di kepala sang guru hingga berpuluh tahun ke depan.

Contohnya, murid yang setia mengkuti remidial di setiap ulangan. Baik itu ulangan harian, ulangan tengah semester apalagi ulangan akhir semester. Alasannya sederhana, karena seringnya beertemu dan “berurusan” dengan murid tersebut di luar pembelajaran di kelas. Murid – murid paling pintar, paling bandel, paling rajin, paling malas, dan paling norak juga masuk daftar murid yang tak lekang oleh waktu di ingatan para guru.

Aku kali ini tidak menerawang untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaanku. Aku langsung bertanya pada sumber pasti, bu Jepun. Apa yang terjadi pada murid-murid yang menjadi primadona di ingatan guru. Baik murid yang diingat dalam hal positif maupun negatif.

Menurut Bu Jepun, murid-murid tersebut mendapatkan porsi yang lebih besar dalam pembicaraan guru-guru di waktu senggang mereka. Eiiits jangan negative dulu, para murid spesial tersebut juga mempunyai kesempatan lebih besar untuk masuk surga. Why? Mengapa?

Karena merekalah yang paling sering disebut dalam doa sang guru. Doa-doa tulus agar siswanya yang pintar dan rajin bisa mempertahankan prestasi mereka dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati, tidak sombong, serta menggunakan pengetahuan mereka dengan baik. Pujaan-pujaan kepada sang pencipta dilantunkan sang guru agar para siswanya yang kurang dalam hal akademis dan lebih senang melanggar peraturan mampu mengukir nama mereka dalam prestasi di bidang yang mereka sukai walaupun bukan hal akademis. Teater, olahraga, atau musik misalnya.

Aku merasa sedih sekaligus gembira. Agak lebay memang, tapi yah begitulah. Aku sangat ingat dulu, teman- teman sering mengolok-olok guru yang mereka tidak suka. Menyebut guru-guru mereka dengan sebutan-sebutan yang mereka buat sendiri. Terutama murid yang senang mencari perhatian dengan melanggar peraturan. Helooooo murid jaman now, guru-guru kalian tahu lho apa yang kalian gosipkan di belakang mereka. Ya memang benar, para guru tersebut tahu. Mungkin saking lamanya menjadi guru dan sudah hapal tingkah polah siswanya.

Tiba-tiba mataku jadi perih. Ahh.. guruku, saat murid -muridmu masih di bawah bimbinganmu. Mereka seringnya merasa kau terlalu cerewet, pengatur, dan seenaknya. Hanya saat kami sudah menuntaskan pendidikan, barulah menyadari apa yang kau lakukan hanya untuk mempersiapkan kami menghadapi realita dunia yang begitu kejam. Karena jalannya kehidupan pada kenyataannya tidak seromantis drama korea, tidak selalu happily ever after seperti dalam cerita dongeng klasik.

Aku bangkit, rujak dan es susu telah tandas. Berpamitan dan mencium tangan bu Jepun yang masih asyik mengobrol bersama teman sejawatnya. Bu Jepun mencium pipiku lalu berbisik, “Lakukanlah semua dengan hati ya, Sekar. Kita semua adalah guru kehidupan. Mengajarkan segala hal berbeda. Kamu sudah mengajarkan kesabaran pada ibu. Terima kasih, Sekar”. Tak terasa air mataku menetes saat berjalan menjauh dari warung itu. Selamat hari guru, para pendidik formal informal…  (T)

Tags: Pendidikansekolahsiswa
Share13TweetSendShareSend
Previous Post

Tabanan : Sejarah, HUT Kota dan Porprov Bali XIV-2019

Next Post

Penonton Bayaran dan Mahasiswa yang Menonton

Devy Gita

Devy Gita

Mantan guru yang kini nyasar jadi HR di sekolah internasional. Pernah main teater, gemar menulis, mudah berteman, dan secara misterius penikmat horror garis keras. Kombinasi yang kadang membuat hidupnya sendiri terasa seperti genre campuran. instagram: @devygita

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Penonton Bayaran dan Mahasiswa yang Menonton

Penonton Bayaran dan Mahasiswa yang Menonton

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co