11 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
in Panggung
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

Komunitas Seni Baturenggong

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Karena itu sangat penting untuk melestarikannya, sehingga akar sejarah itu tidak hilang di era globalisasi saat ini. Untuk menjaga semua itu, Komunitas Seni Baturenggong memiliki cara menarik untuk melestarikan warisan budaya dan tradisi yang ada di Desa Mengwi melalui seni pertunjukan.

Kebetulan saja, Komunitas Seni Baturenggong yang berada di Banjar Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung dipercaya menjadi duta Kabupaten Badung untuk tampil dalam parade gong kebyar pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Moment ini tentu sangat tepat untuk mengangkat berbagai keunggulan yang ada di Desa Mengwi untuk diperkenalkan kepada masyarakat Mengwi, khususnya dan masyarakat dunia umumnya. Apalagi, Desa Mengwi yang kaya budaya telah menjadi destinasi yang disukai wisatawan mancanegara.

Koordinator Kegiatan Komunitas, I Gede Purnama Eka Saputra mengatakan, berbagai keunggulan Desa Mengwi diulas dan dikupas melalui seni pertunjukan, sehingga mudah diingat sekaligus menjadi lebih menarik. “Desa Mengwi memiliki banyak cerita yang bisa diangkat lalu disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa. Segala keunikan itu, akan kami interpretasikan melalui seni dan tentu disesuaikan dengan materi dalam parade gong kebyar itu,” kata Gede Purnama, Sabtu 9 Mei 2026.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Warisan kebudayaan dan nilai-nilai luhur Desa Mengwi disajikan melalui seni pertunjukan. Artinya mengubah, menginterpretasikan atau menyajikan kembali filosofi, ajaran moral, sejarah, dan tradisi nenek moyang ke dalam bentuk aksi nyata yang estetis, melalui pertunjukan seni, sehingga lebih mudah dipahami, dihayati, dan dinikmati oleh generasi saat ini maupun masa depan.

Materi parade gong kebyar dalam ajang PKB 2026 itu ada tabuh lelambatan lima kreasi yang secara khusus mengangkat history Mengwi yang menjadi pusat Kerajaan Mengwi. Desa ini memiliki banyak sumber cerita yang menjadi pilihan untuk disesuaikan dengan tema PKB tahun 2026 ini. Tabuh lelambatan ini disajikan sebagai tabuh lawas kekunoan yang disajikan berpadu dengan history keberadaan Mengwi.

I Gede Purnama Eka Saputra

Sementara tari kreasi mengangkat kearipan local “Masepuh”, sebuah pura lengkap dengan situsnya ada di Desa Seseh. Warga Bali, bahkan beberapa dari Jawa sering melakukan persembahyangan di sini. Si Masepuh ini merupakan putra Raja Mengwi. Kuburan Masepuh juga masih ada, dan itu berada di Desa Seseh, Munggu dan sampai kini masih saja ada yang melakukan ziarah.

Sedangkan untuk pragmentari mengangkat kisah Jero Luh, sebuah pertapaan rangda, ritus yang masih ada di Pura Dalem Mengwi. Jero Luh, seorang wanita dari seorang pelayan hingga menjadi sungsungan masyarakat Desa Mengwi. “Di Mengwi ini ada banyak cerita, yang nantinya diangkat disesuaikan dengan tema PKB Atma Kerthi, pemuliaan terhadap jiwa,” ucapnya.

Mangangkat warisan budaya unggul melalui pentas seni memang menarik. Terlebih, Parade Gong Kebyar dalam perhelatan tahunan itu selalu menjadi primadona. Bahkan, setiap jadwal parade gong kebyar panggung terbuka Ardha Candra yang selalu penuh penonton sangat tepat memperkenalkan keunikan itu. “Kami sangat serius mempersiapkan diri untuk nanti tampil di ajang PKB 2026,” sebut Ketua Komunitas Seni Baturenggong, I Gede Wira Andika.

Latihan Komunitas Seni Baturenggong

Komunitas Baturenggong akan tampil bersama dengan duta Kabupaten Gianyar yang dijadwalkan pada 8 Juli 2026. Untuk penampilannya ini, Komunitas Baturenggong didukung penabuh muda dengan antyara umur 17 tahun hingga 27 tahun yang siap menampilkan sajian seni terbaru. “Untuk tiga sajian utama, seperti tabuh lelambatan, tari kreasi dan pragmentari kami melibatkan mengangkat 147 pendukung termasuk crew,” ungkapnya.

Karena keseriusan itu, persiapan latihan dilakukan bukan hitungan mingguan. Latihan dilakukan sejak Januari hingga semua materi sudah tembus. Apalagi, tampilnya nanti berdampingan dengan Duta Kabupaten Gianyar maka persiapkan dilakukan secara ketat dan sangat matang. “Sesungguhnya, semua materi sudah tembus semua tinggal menyamakan rasa saja,” ujar Wira Andika.

Untuk menggarapnya, komunitas seni yang berdiri sejak 2010 itu mempercayakan kepada para seniman local yang masih memiliki kedekatan. Kebetulan para penggarap ini juga menjadi pilihan Lstibya Mengwi. Mereka, bukan saja orang local Badung, tetapi kebetulan juga sebagai pengampu di Komunitas Baturenggong. Mereka adalah I Wayan Widia, I Ketut Rudita, Ngurah Sutanaya sebagai penata dan pembina tabuh lelmbatan; I Nyoman Wira Dharma Yoga, I Putu Oka Rudiana, I Putu Leslyani dan I Putu Yuandika sebagai penata dan pembina tari kreasi; Kadek Karunia Artha, Ni Putu Ari Sidiastini, I Made Aristanaya dan Suyoga sebagai penata dan pembina pragmentari.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Pemilihan Komunitas Baturenggong sebagai duta Kabupaten Badung bukan sekedar tunjuk, melainkan karena ada rod mat dari Pemerintah Kabupaten Badung yang dikomandani Dinas Kebudayaan. Setiap kecamatan di Kabupaten Badung mendapat kesempatan tampil, termasuk Kecamatan Mengwi. Lalu, Komunitas Baturenggong yang dulunya dipercaya tampil dalam ajang Gelar Budaya Kabupten Badung 2024 mewakili Kecamatan Mengwi selalu batal. Tak jadinya pentas, karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, sehingga Gelar Budaya ditiadakan.

“Padahal kegiatan berlatih sudah kami lakukan sejak awal untuk dapat tampil baik pada Gelar Budaya itu, tetapi tidak mendapat kesempatan pentas. Ternasuk batal pada Gelar Budaya 2025. Karena Kecamatan Mengwi mendapat giliran mewakili Badung dalam parade gong kebyar, maka Listibya memberikan kesempatan itu. Batal tampil di Gelar Budaya Badung, akhirnya tampil di ajang PKB,” paparnya senang.

Gagal tampil di Gelar Budaya Badung

Untuk penampilannya nanti, merupakan sekaa bon sebunan. Walau ada dua penabuh dari luar Desa Mengwi, tetapi mereka merupakan loyalitas Komunitas Baturenggong yang setiap dalam setiap kegiatan ngayah. “Kalaupun 100 persen local, kami sesungguhnya mampu menampilkan sekaa sebunan, tetapi kami ingin menghargai anggota loyal, makanya kami ajak,” tutupnya. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: kesenian baliMengwiPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bawah Matahari yang Tak Pernah Menuntut | Cerpen Ahmad Sihabudin

Next Post

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

by Nyoman Budarsana
August 28, 2026
0
Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

ANAK-ANAK bergerak mengikuti irama. Ada yang mengepakkan tangan seperti burung, melangkah dalam barisan, memainkan properti, hingga berpindah formasi bersama teman-temannya....

Read moreDetails
Next Post
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

by I Made Pria Dharsana
September 10, 2026
490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas
Pendidikan

490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan...

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”
Pop

Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
Tubuh yang Saya Suruh Begadang
Esai

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

by Angga Wijaya
September 9, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co