9 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

Sugi Lanus by Sugi Lanus
May 9, 2026
in Esai
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Sugi Lanus

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026

Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka atau membiarkan beroperasinya fasilitas pembakaran sampah yang tidak standar adalah pemimpin yang tidak memahami pondasi spiritual Hindu Bali.

Napas sebagai Pondasi Suci Hindu Bali

Dalam lontar-lontar yang berisi pedoman sembahyang Hindu Bali dijelaskan bahwa: “Napas adalah pondasi spiritual yang sangat vital dalam Hindu Bali.”

Napas sebagai pondasi spiritual dikenal dengan istilah Pranayama.

Pranayama adalah teknik napas untuk memberikan kualitas udara terbaik kepada paru-paru, jantung, otak dan seluruh bagian tubuh kita. Pranayama akan berkualitas kalau udara sekitar bersih dan berkualitas.

Pranayama adalah aturan pernapasan untuk penyelarasan pikiran dan tubuh, untuk penyelarasan diri dengan alam semesta, sebelum memasuki doa atau tahapan bermantra atau meditasi. Suasana asri, tumbuhan rimbun, udara bersih sangat diperlukan untuk mendukung Pranayama.

Pranayama adalah jalan suci yang harus dilatih setiap hari. Pranayama adalah ajaran paling dasar dari ajaran Hindu Bali di dalamnya punya pesan yang sangat mendasar bahwa alam semesta dan tubuh manusia saling terikat. Bahkan tidak terpisahkan, satu kesatuan.

Ketika kita melakukan Pranayama — yang terdiri dari Puraka, Kumbhaka, dan Recaka (tarik napas, tahan napas, lepas napas) — fisik dan batin kita dibimbing secara alamiah memasuki unsur inti keberadaan kita yaitu Prana. “Prana” adalah inti tubuh dan batin manusia dan juga unsur inti dari alam semesta. Di sinilah semesta dan manusia adalah satu karena berinti sama yaitu “Prana”.

Membakar sampah dan polusi udara bertentangan dengan Hindu Bali karena ketika udara terpolusi maka kita memutus relasi suci dengan “Prana”, atau memutus diri kita dengan energi suci terdalam dari udara-oksigen yang kita jadikan kendaraan suci ke dalam jalan spiritual kita.

Bakar Sampah berarti Menyambut Kematian?

Ketika membakar sampah kita mencemari kesucian udara (bayu). Sang Hyang Bayu (kekuatan inti angin dan udara) adalah salah satu unsur Panca Maha Bhuta yang sangat halus. Membakar sampah berarti membuat Sang Hyang Bayu menjadi “cemer” (cemar secara ‘sekala-niskala’). Bayu (udara) yang terpolusi tidak akan mengandung “bayu” tapi membuat kita “layu”, dalam bahasa Bali disebut “kalayon” (menuju kematian atau menjadi mayat).

Membakar sampah bertentangan dengan pemuliaan Bhatara Bayu yang sangat penting dalam Hindu Bali, baik dalam pengobatan Usada dan teknik pernapasan prana untuk kekuatan Sekala-Niskala. Membakar sampah tidak selaras dengan ajaran suci menghidupkan Aksara Dasa Bayu yang prakteknya memadukan teknik napas dan bija-mantra suci.

Udara sebagai Kendaraan Mantra

Udara yang bersih adalah media atau “kendaraan” bagi vibrasi puja-mantra yang menjadi pokok agama Hindu Bali. Udara bersih adalah ruangan terbuka bagi jiwa. Udara tercemar sebaliknya menjadi hambatan doa-puja-mantra. Pencemaran udara secara fisik dan metafisik mengotori saluran energi (Nadi) dalam tubuh, akan menghambat proses penyucian batin.

Kesehatan Pernapasan sebagai Modal Sembahyang

Bagaimana mungkin kita bisa meditasi dengan berkualitas jika paru-paru kita menghirup polusi? Hindu secara universal mengajarkan konsep “Maneva Madhava” (melayani sesama manusia dan alam adalah melayani Tuhan). Di Bali dikenal istilah “ngardi kasukerta bhuana alit lan bhuana agung” (menjaga keselarasan dan keimbangan diri dan alam semesta). Menjaga udara tetap bersih sama dengan menjaga halaman Pura atau rumah ibadah kehidupan kita tetap sehat.

Menjaga lingkungan udara agar tidak terpolusi adalah bentuk yadnya/ibadah nyata untuk menjaga relasi harmonis antara manusia dengan alam. Sembahyang dan meditasi atau yoga yang berkualitas tidak dimulai saat kita duduk bersila, tetapi saat kita memastikan lingkungan sekitar kita bebas dari sampah dan polusi asap.

Pesan Moral Pranayama

Setiap kali kita melakukan Pranayama, kita diingatkan bahwa kita berhutang budi pada udara. Oleh karena itu, bagi masyarakat Hindu Bali, tidak mencemari udara bukan sekadar aturan pemerintah, melainkan kewajiban moral (Dharma) demi menjaga dan menopang kenyamanan sembahyang dan kualitas hidup manusia.

Api adalah Elemen Suci dalam Hindu Bali

Api adalah saksi suci yang selalu hadir dalam semua ritual Hindu Bali. Api bukan sebatas elemen biasa, sangat dihormati dan hanya boleh dinyalakan untuk tujuan mulia:

1.⁠ ⁠Api sebagai saksi suci – padupan dan padipan – dari persembahan atau Yadnya.
2.⁠ ⁠Api untuk menyalakan lampu di ruangan gelap atau obor untuk menerangi jalan.
3.⁠ ⁠Api untuk memasak makanan dan minuman.
4.⁠ ⁠Api untuk membuat peralatan dan perabotan dan sarana kehidupan — pandai besi, pembakaran periuk, genteng atau bata, dstnya.
5.⁠ ⁠Api untuk menegakkan kebenaran (selama perang) atau mempertahankan diri.

Di luar ketentuan ini, api tidak boleh digunakan sembarangan.

Membakar popok bayi, pembalut, plastik kontor dan barang buangan lainnya, apakah sejalan dengan prinsip memuliakan dan mesakralkan api (agni)?

Dalam agama Hindu Bali dan Jawa Kuno, terdapat konsep yang dikenal sebagai “agnida”, yaitu dosa yang tak terampuni karena menyalakan api untuk tujuan salah, seperti membakar hutan, membakar desa, membakar kebun, membakar rumah, harta benda, atau bahkan seseorang yang masih hidup. Agnida berasal dari kata “agni” (api) dan “da” (membakar) — dalam hal ini berarti dosa menyalakan api diluar tujuan dharma, dosa tidak terampuni karena menyalahgunakan api.

Menyalakan api untuk membakar bangkai, sampah, kotoran, atau unsur-unsur najis lainnya secara terbuka, bertentangan dengan prinsip penghormatan dan kesakralan elemen api dalam agama Hindu Bali.

Berbeda dengan membakar sampah untuk menghasilkan listrik, hal ini sejalan dengan prinsip menyalakan api untuk penerangan atau obor saat bepergian.

  • Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026, ini adalah versi bahasa Indonesia yang diperpanjang dari catatan awal yang dibuat dalam Bahasa Inggeris.

Tags: hinduHindu BalilingkunganSampah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Next Post

Puting Beliung | Cerpen Supartika

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails

Terbang di Atas Sepi

by Angga Wijaya
May 8, 2026
0
Terbang di Atas Sepi

“Kalau gak sabar, silakan terbang di atas sepi.” Tulisan di bak truk itu mungkin lahir dari kemacetan. Dari jalan yang...

Read moreDetails

Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

by I Gede Joni Suhartawan
May 8, 2026
0
Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

DATA BPS Februari 2026 membuat kita harus berhenti pura-pura tidak hirau: tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK  8.62%..! Tertinggi dari semua...

Read moreDetails

Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan

by Agung Sudarsa
May 8, 2026
0
Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan

Jejak Kehidupan Tiga Ilmuwan Penjaga Sistem Imun Dunia ilmu pengetahuan sering melahirkan tokoh-tokoh besar yang bekerja dalam kesunyian laboratorium, jauh...

Read moreDetails

Deforestasi Sangat Ditabukan Suku Baduy

by Asep Kurnia
May 7, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

DUNIA saat ini sedang dilanda berbagai bencana alam yang mengerikan dan akan menghadapi suatu bencana yang amat sangat mengerikan bila...

Read moreDetails

Tengah Malam Rokok Habis                           

by Angga Wijaya
May 7, 2026
0
Tengah Malam Rokok Habis                           

HAL yang paling menyiksa bagi para perokok adalah ketika bangun tengah malam dan mendapati bungkus rokok kosong di atas meja....

Read moreDetails

KENAPA MASYARAKAT BALI MENSAKRALKAN MANGROVE (Prapat/Pedada/Pidada)?

by Sugi Lanus
May 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Mengenang Kembali Pohon Pesisir yang Dimuliakan Danghyang Nirartha Oleh: Sugi Lanus Di sepanjang garis pantai pulau Serangan dan pantai-pantai...

Read moreDetails

Menjual Sepi: Ketika ‘Healing’ di Bali Berubah Menjadi Industri

by Nur Kamilia
May 5, 2026
0
Menjual Sepi: Ketika ‘Healing’ di Bali Berubah Menjadi Industri

- Sebuah Refleksi tentang Komodifikasi Kesunyian dan Pergeseran Makna Ruang Sakral BALI kini tengah menjual sesuatu yang paling mahal di...

Read moreDetails

Aoroville: Kota Eksperimental

by Agung Sudarsa
May 4, 2026
0
Aoroville: Kota Eksperimental

Pertemuan yang Mengubah Arah: Mirra Alfassa dan Sri Aurobindo Ada pertemuan-pertemuan dalam sejarah yang tidak sekadar mempertemukan dua individu, tetapi...

Read moreDetails
Next Post
Puting Beliung | Cerpen Supartika

Puting Beliung | Cerpen Supartika

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna
Esai

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
Puting Beliung | Cerpen Supartika
Cerpen

Puting Beliung | Cerpen Supartika

Sial! Neraka dilanda puting beliung. Porak-poranda. Api neraka yang berkobar-kobar ikut tersapu puting beliung yang hebat itu. Angin membuat api...

by I Putu Supartika
May 9, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

by Sugi Lanus
May 9, 2026
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot
Esai

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
Terbang di Atas Sepi
Esai

Terbang di Atas Sepi

“Kalau gak sabar, silakan terbang di atas sepi.” Tulisan di bak truk itu mungkin lahir dari kemacetan. Dari jalan yang...

by Angga Wijaya
May 8, 2026
Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single
Pop

Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

SETELAH mencuri perhatian sebagai unit rock tunanetra asal Bali lewat single “Keidela”, “I’m a Fire”, dan “3”, kini Filla memasuki...

by Dede Putra Wiguna
May 8, 2026
Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama
Esai

Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

DATA BPS Februari 2026 membuat kita harus berhenti pura-pura tidak hirau: tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK  8.62%..! Tertinggi dari semua...

by I Gede Joni Suhartawan
May 8, 2026
Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan
Esai

Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan

Jejak Kehidupan Tiga Ilmuwan Penjaga Sistem Imun Dunia ilmu pengetahuan sering melahirkan tokoh-tokoh besar yang bekerja dalam kesunyian laboratorium, jauh...

by Agung Sudarsa
May 8, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Deforestasi Sangat Ditabukan Suku Baduy

DUNIA saat ini sedang dilanda berbagai bencana alam yang mengerikan dan akan menghadapi suatu bencana yang amat sangat mengerikan bila...

by Asep Kurnia
May 7, 2026
Tengah Malam Rokok Habis                           
Esai

Tengah Malam Rokok Habis                           

HAL yang paling menyiksa bagi para perokok adalah ketika bangun tengah malam dan mendapati bungkus rokok kosong di atas meja....

by Angga Wijaya
May 7, 2026
Wujudkan Tri Hita Karana, KKN Tematik UPMI 2026 Sukses Bawa Perubahan Positif di Banjar Negari, Singapadu Tengah, Gianyar
Pendidikan

Wujudkan Tri Hita Karana, KKN Tematik UPMI 2026 Sukses Bawa Perubahan Positif di Banjar Negari, Singapadu Tengah, Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) Kelompok VI Tahun 2026 sukses menyelenggarakan serangkaian program...

by Dede Putra Wiguna
May 7, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KENAPA MASYARAKAT BALI MENSAKRALKAN MANGROVE (Prapat/Pedada/Pidada)?

— Mengenang Kembali Pohon Pesisir yang Dimuliakan Danghyang Nirartha Oleh: Sugi Lanus Di sepanjang garis pantai pulau Serangan dan pantai-pantai...

by Sugi Lanus
May 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co