10 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Keseimbangan Rasio dan Rasa

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
March 8, 2026
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

PERHATIKAN orang yang berselancar, begitu menikmatinya. Justru semakin besar gelombang, semakin peselancar itu menikmati rasanya.

Kenapa orang itu bisa melakukannya? Karena orang itu mampu menjaga keseimbangannya, sehingga tidak jatuh terbawa arus gelombang. Begitu pesan tersampaikan, agar manusia selalu menjaga keseimbangan agar gelombang kehidupan bisa terlewati dengan penuh kebahagiaan.

Dalam hidup, manusia yang dianugerahi kemampuan berpikir dan merasa yang selalu berjalan dengan seimbang di antara dua kekuatan:  rasio dan rasa.

Rasio adalah akal yang menimbang, menghitung, dan mempertimbangkan segala sesuatu secara logis. Ia membantu kita melihat kenyataan dengan jernih, menentukan pilihan dengan pertimbangan yang matang, serta menjaga kita agar tidak terjebak dalam keputusan yang impulsif.

Namun hidup tidak hanya tentang angka, logika, dan perhitungan. Ada rasa yang menghidupkan setiap langkah kita. Rasa adalah empati, kasih sayang, kepekaan, dan kedalaman hati yang membuat manusia tetap menjadi manusia. Tanpa rasa, rasio bisa menjadi dingin dan kaku. Sebaliknya, tanpa rasio, rasa dapat membuat seseorang hanyut dalam emosi tanpa arah.

Keseimbangan antara rasio dan rasa adalah kunci kebijaksanaan. Rasio memberi arah, sementara rasa memberi makna. Rasio membantu kita memilih jalan yang benar, sedangkan rasa membuat perjalanan itu menjadi bermakna.

Pada akhirnya, manusia yang utuh bukanlah mereka yang hanya mengikuti pikirannya, atau hanya mengikuti hatinya. Manusia yang bijak adalah mereka yang mampu mendengarkan rasio dengan tenang dan merasakan rasa dengan penuh kesadaran, lalu menyatukan keduanya dalam setiap keputusan hidup.

Karena hidup yang baik bukan hanya tentang benar secara logika, tetapi juga hangat secara rasa.

Dalam perjalanan hidup, manusia sering berada di antara dua kekuatan yang saling melengkapi, yaitu rasio dan rasa. Rasio adalah pikiran yang menuntun kita untuk melihat segala sesuatu dengan jernih, mempertimbangkan sebab dan akibat, serta memilih jalan yang bijaksana. Sementara itu, rasa adalah kepekaan hati yang membuat kita mampu merasakan kasih, welas asih, dan keharmonisan dengan sesama.

Dalam filosofi kehidupan Bali yang berlandaskan nilai dharma, keseimbangan antara rasio dan rasa menjadi bagian dari kebijaksanaan hidup. Pikiran yang jernih tanpa rasa akan menjadi kering dan jauh dari kemanusiaan. Sebaliknya, rasa tanpa tuntunan pikiran dapat membuat seseorang mudah terombang-ambing oleh emosi.

Seperti halnya konsep Tri Hita Karana, kehidupan yang harmonis lahir dari keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam. Rasio membantu kita memahami aturan dan kebenaran, sementara rasa menumbuhkan ketulusan dalam menjalani hubungan-hubungan tersebut.

Ketika seseorang mampu menyeimbangkan rasio dan rasa, setiap langkah hidup akan dilandasi oleh kesadaran. Keputusan tidak hanya diambil dengan pertimbangan logika, tetapi juga dengan kelembutan hati dan niat yang tulus. Dari sanalah lahir sikap hidup yang penuh tat twam asi, menyadari bahwa apa yang kita lakukan kepada orang lain pada hakikatnya kembali kepada diri kita sendiri.

Pada akhirnya, hidup bukan hanya tentang berpikir benar, tetapi juga tentang merasakan dengan bijaksana. Dalam keseimbangan rasio dan rasa itulah manusia belajar menjalani kehidupan dengan penuh makna, menjaga harmoni, serta menapaki jalan dharma dengan hati yang tenang.

Intinya, dalam kehidupan, utamakan selalu rasio tanpa mengesampingkan rasa sehingga hidup kita senantiasa terjaga dan bahagia. [T]

Penulis: Dr. dr. Ketut Putra Sedfana, Sp.OG
Editor: Adnyana Ole

Tags: filosofirasarasio
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

Next Post

Ingatan, Kehilangan, dan Perlawanan dalam ‘Laut Bercerita’

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

SIAPA BHATARA GURU DI KEMULAN (?) — MEMAHAMI KAWITAN DAN PITARA: Antara Atma yang Universal dan Jiwa yang Personal — [Bagian 2]

by Sugi Lanus
March 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Orang Bali memuja leluhur sebagai Jiwa Suci Personal (Pitara-Pitari) dan memuja leluhur sebagai Asal Muasal Kehidupan dan sekaligus Guru Kehidupan...

Read moreDetails

Perlukah Kita Marah Ketika Karya Seni Tidak Seperti yang Biasa Kita Lihat? –Membaca Ogoh-Ogoh di Bali Hari Ini

by Satria Aditya
March 9, 2026
0
Ogoh-ogoh “Ulian Manuse” di Kubutambahan, Tentang Ulah Manusia, Dibuat dari Limbah Plastik

SETIAP menjelang hari raya nyepi, masyarakat bali dan para pelancong yang sengaja datang ke bali menantinkan satu peristiwa yang meriah...

Read moreDetails

MEMAHAMI KAWITAN DAN PITARA: Antara Atma yang Universal dan Jiwa yang Personal  — [Bagian 1]

by Sugi Lanus
March 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

DALAM tradisi spiritual di Bali, seringkali terjadi penyempitan makna mengenai pemujaan "Kawitan". Banyak yang mengidentikkan Kawitan hanya sebatas tokoh sejarah...

Read moreDetails

Umbu Landu Paranggi Datang dalam Mimpi: ‘Kembali ke Huma’

by Angga Wijaya
March 9, 2026
0
Umbu Landu Paranggi Datang dalam Mimpi: ‘Kembali ke Huma’

SEMINGGU lalu, mendiang Umbu Landu Paranggi datang lagi dalam mimpi malam saya. Ia berdiri tidak jauh dari saya. Wajahnya seperti...

Read moreDetails

Donny Fattah, Arsitek Ritme dan Denyut Nadi Rock Indonesia

by I Gede Joni Suhartawan
March 9, 2026
0
Donny Fattah, Arsitek Ritme dan Denyut Nadi Rock Indonesia

DALAM bentang sejarah musik rock di tanah air, sulit membayangkan struktur megah genre ini berdiri kokoh tanpa menyebut satu nama...

Read moreDetails

Mudik Lebaran dan Komunikasi Intrabudaya

by Chusmeru
March 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KERIUHAN selalu akan terjadi menjelang Lebaran di Indonesia. Seperti biasa, mereka yang bekerja di instansi pemerintah maupun swasta selalu menunggu...

Read moreDetails

Simakrama: Ruang Bersama yang Hilang

by Agung Sudarsa
March 7, 2026
0
Simakrama: Ruang Bersama yang Hilang

SETIAP Sabtu pagi di akhir bulan, Wantilan DPRD Renon bukan sekadar bangunan terbuka dengan tiang-tiang kokoh dan lantai semen yang...

Read moreDetails

Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global

by Agung Sudarsa
March 6, 2026
0
Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global

“I am not a man of religion, but religion alone cannot solve all our problem.” (Beyond Religion: Ethics for a...

Read moreDetails

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails
Next Post
Ingatan, Kehilangan, dan Perlawanan dalam ‘Laut Bercerita’

Ingatan, Kehilangan, dan Perlawanan dalam 'Laut Bercerita'

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sanggar Suara Mustika, Buleleng: Dari Gong Warisan Kakek Menuju Pesta Kesenian Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pemutakhiran Data Kemiskinan Penting sebagai Basis untuk Mengambil Kebijakan yang Adil bagi Warga Buleleng
Pemerintahan

Pemutakhiran Data Kemiskinan Penting sebagai Basis untuk Mengambil Kebijakan yang Adil bagi Warga Buleleng

DEWAN Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Buleleng mengelar pertemuan penting guna membahas arah pembangunan daerah ke depan serta validasi data sosial....

by tatkala
March 9, 2026
‘Gangga Maya’ Antar Garas Prahmantara Juara 1 Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh Kasanga Festival 2026
Panggung

‘Gangga Maya’ Antar Garas Prahmantara Juara 1 Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh Kasanga Festival 2026

DI antara deretan karya dalam Lomba Sketsa Ogoh-ogoh pada Kasanga Festival 2026, sebuah gambar berjudul “Gangga Maya” menarik perhatian dewan...

by Dede Putra Wiguna
March 9, 2026
Menanggalkan Mental ‘Parekan’: Reorientasi Strategi Bali di Rimba Raya Jakarta  —Tanggapan untuk Esai ‘Lakon Lobi Pedidian’ I Gede Joni Suhartawan
Opini

Menanggalkan Mental ‘Parekan’: Reorientasi Strategi Bali di Rimba Raya Jakarta —Tanggapan untuk Esai ‘Lakon Lobi Pedidian’ I Gede Joni Suhartawan

TULISAN I Gede Joni Suhartawan mengenai Lakon Lobi Pedidian Bali di Pusat di tatkala.co membuka kotak pandora yang selama ini...

by Jro Gde Sudibya
March 9, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

SIAPA BHATARA GURU DI KEMULAN (?) — MEMAHAMI KAWITAN DAN PITARA: Antara Atma yang Universal dan Jiwa yang Personal — [Bagian 2]

Orang Bali memuja leluhur sebagai Jiwa Suci Personal (Pitara-Pitari) dan memuja leluhur sebagai Asal Muasal Kehidupan dan sekaligus Guru Kehidupan...

by Sugi Lanus
March 9, 2026
Ogoh-ogoh “Ulian Manuse” di Kubutambahan, Tentang Ulah Manusia, Dibuat dari Limbah Plastik
Esai

Perlukah Kita Marah Ketika Karya Seni Tidak Seperti yang Biasa Kita Lihat? –Membaca Ogoh-Ogoh di Bali Hari Ini

SETIAP menjelang hari raya nyepi, masyarakat bali dan para pelancong yang sengaja datang ke bali menantinkan satu peristiwa yang meriah...

by Satria Aditya
March 9, 2026
Di Balik Meriahnya Kasanga Festival 2026, Ada Sampah yang Dipilah
Panggung

Di Balik Meriahnya Kasanga Festival 2026, Ada Sampah yang Dipilah

DI tengah riuh pengunjung dan hiruk-pikuk festival, sekelompok pemuda-pemudi justru sibuk memilah sampah. Di Kasanga Festival 2026, pengelolaan sampah bukan...

by Dede Putra Wiguna
March 9, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

MEMAHAMI KAWITAN DAN PITARA: Antara Atma yang Universal dan Jiwa yang Personal  — [Bagian 1]

DALAM tradisi spiritual di Bali, seringkali terjadi penyempitan makna mengenai pemujaan "Kawitan". Banyak yang mengidentikkan Kawitan hanya sebatas tokoh sejarah...

by Sugi Lanus
March 9, 2026
Lakon “Lobi Pedidian” Bali di Pusat —Catatan Tentang Lobi Bali Terkini
Opini

Lakon “Lobi Pedidian” Bali di Pusat —Catatan Tentang Lobi Bali Terkini

ADA nada genting yang terselip dalam pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster belakangan ini. Saat ia meminta para wakil Bali di...

by I Gede Joni Suhartawan
March 9, 2026
Ketika Para Bocah Mengarak Ogoh-Ogoh di Kasanga Festival 2026
Panggung

Ketika Para Bocah Mengarak Ogoh-Ogoh di Kasanga Festival 2026

HARI itu, Minggu pagi, 8 Maret 2026, langkah-langkah kecil berbaris rapi. Lapangan Puputan Badung, Denpasar berubah menjadi arena budaya yang...

by Dede Putra Wiguna
March 9, 2026
Dari Sketsa, Tapel, hingga Ogoh-Ogoh Mini: Ketika Generasi Muda Denpasar Adu Kreativitas di Kasanga Festival 2026
Panggung

Dari Sketsa, Tapel, hingga Ogoh-Ogoh Mini: Ketika Generasi Muda Denpasar Adu Kreativitas di Kasanga Festival 2026

PULUHAN sketsa, tapel, dan ogoh-ogoh mini berjajar di dalam tenda pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Di...

by Dede Putra Wiguna
March 9, 2026
Umbu Landu Paranggi Datang dalam Mimpi: ‘Kembali ke Huma’
Esai

Umbu Landu Paranggi Datang dalam Mimpi: ‘Kembali ke Huma’

SEMINGGU lalu, mendiang Umbu Landu Paranggi datang lagi dalam mimpi malam saya. Ia berdiri tidak jauh dari saya. Wajahnya seperti...

by Angga Wijaya
March 9, 2026
Donny Fattah, Arsitek Ritme dan Denyut Nadi Rock Indonesia
Esai

Donny Fattah, Arsitek Ritme dan Denyut Nadi Rock Indonesia

DALAM bentang sejarah musik rock di tanah air, sulit membayangkan struktur megah genre ini berdiri kokoh tanpa menyebut satu nama...

by I Gede Joni Suhartawan
March 9, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co