28 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

Kadek Surya Jayadi by Kadek Surya Jayadi
February 21, 2026
in Tualang
Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

RINTIK hujan mengiringi perjalanan kami Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, menuju Puri Agung Karangasem, Jumat 20 Februari 2026. Percuma gerutu yang terucap, sebab memang telah musimnya hujan turun.  Hujan Februari di suasana Tahun Baru Imlek masihlah merupakan berkah. Berkah itu banyak wujudnya, salah satunya adalah kesempatan kami berkunjung ke Puri Agung Karangasem.

Hujan turun kian deras, namun gapura Puri Agung Karangasem seolah gentar menghadapinya. Seolah membiarkan kami tetap masuk ke dalam puri. Kori ini menjadi saksi siapa saja yang pernah berkunjung ke Puri ini. Banyak tokoh dunia yang tercatat berkunjung, salah satunya penyair dunia Rabindranath Tagore, yang dikenal salah satu puisinya berjudul the gardener.

Figure 1 Sumber KITLV

***

“Selamat datang di Puri Agung Karangasem”, demikian kalimat pembuka yang disampaikan Anak Agung Ayu Dewi Girindrawardani, salah satu angga/keluarga Puri Agung Karangasem yang menerima kunjungan kami.  Penyampaiannya halus, dalam bahasa Indonesia yang kental dialek khas Karangasemnya. Bagi yang peka, tuturan ini mencerminkan bagaimana sosok keluarga bangsawan tetap menjaga adabnya. Satu nilai yang telah diwariskan sejak turun temurun. Tutur sapanya menghangatkan suasana, di tengah dingin akibat gempuran hujan lebat.

Sambil menunggu hujan reda, Ibu Gung Dewi, demikian kami memanggilnya, menceritakan sekelumit sejarah Puri Agung Karangasem. Puri Agung Karangasem atau yang dikenal juga dengan sebuatan Puri Maskerdam, merupakan salah satu puri di Bali yang eksistensinya masih bertahan hingga kini. Arsitekturnya tetap dipertahankan sebagaimana dulunya, meski diakui telah mengalami sejumlah renovasi.

Soal arsitektur harus diakui jika Puri Agung Karangasem memiliki sejumlah kontur arsitektur yang unik. Perpaduan antara arsitektur Eropa, China, dan Bali tampak jelas dalam sejumlah ornamen, gaya bangunan, dan pilihan warna. Setiap bangunannnya pun memiliki semiotikanya masing-masing, dengan fungsi-fungsi yang berbeda. Ruang-ruang private-sakral dan ruang publik-pun diatur sedemikian rupa. Pada intinya, kami menangkap pesan harmoni di balik landscape Puri Agung Karangasem ini.

Harmoni tersebut tidak saja terlihat dalam penataan ruang/fisik/tangible, juga bagaimana harmoni itu mewujud pada ranah aktivitas/intangible. Leluhur Puri Agung Karangasem tampaknya telah menangkap satu visi ke depan tentang bagaimana menerjemahkan spirit manunggaling kawulo lan gusti.  Spirit ini tidak diterjemahkan secara sempit, tetapi sebagai spirit kolaborasi lintas etnis. Maka tampaklah kemudian bagaimana puri ini sangat erat hubungannya Islam yang mewujud dalam berbagai aspek dan telah menjadi sejumlah kajian oleh sejumlah akademisi.

***

Berbicara visioner tampaknya tak ada habisnya ketika kita berkunjung ke Puri Agung Karangasem. Bahkan kian tegas ketika puzzle lainnya kita lihat di situs Taman Tirta Gangga. Jaraknya kurang lebih 7 kilometer dari Puri Agung Karangasem. Sesungguhnya kami telah dulu mengunjungi situs ini sebelum bertandang ke Puri Agung Karangasem.

Ada beberapa hal menarik yang berhasil kami tangkap di Taman Tirta Gangga dari penjelasan yang disampaikan oleh Anak Agung Made Kosalia, salah satu keluarga Puri Agung Karangasem yang kini sekaligus kini Bendesa Adat Karangasem. Pertama, Taman Tirta Gangga merupakan salah satu penciri/identitas Puri Agung Karangasem yang identik dengan taman airnya/ water palace­­-nya. Bahkan raja Karangasem Anak Agung Agung Anglurah Ketut Karangasem, the last rajah of Karangasem, mendirikan tidak hanya Tirta Gangga juga membangun taman air lainnya, Taman Soekasada Ujung yang juga menjadi penutup daripada kunjungan kami.

Kedua, Taman Tirta Gangga ini yang namanya sesungguhnya telah bertranformasi beberapa kali, didirikan oleh sang raja tidak hanya untuk kepuasan dirinya belaka, namun juga untuk kebahagiaan rakyat. Visi manunggaling kawolu gusti tampak terasa kian mengalir di Taman Tirta Gangga ini. Spirit inipun bahkan terus dicamkan oleh Anak Agung Made Kosalia dalam berbagai wujud, seperti dalam berbagi bentuk aksi volunteer, bantuan pendidikan, upacara adat, dan lain sebagainya. 

Ketiga adalah komitmen pengelolaan Situs Tirta Gangga ini. Bahwa sebuah heritage tidak cukup hanya diwariskan belaka, tetapi ada sebuah upaya dari generasi penerusnya untuk menjaga dan merawatnya sesuai perkembangan yang dibutuhkan di masa kini dan mendatang. Terbukti hospitality yang diupayakannya membuat Tirta Gangga meraih sejumlah penghargaaan sebagai sebuah destinasi yang memiliki akar sejarah-budaya yang unik dan pelayanan yang baik.

Sebuah hal yang tidak hanya patut dikagumi namun juga pantas ditiru. Kami pun menikmati kebersamaan kami di Taman Tirta Gangga. Aliran airnya yang jernih menyegarkan jiwa kami semua, melepaskan penat kami, dan melupakan sejenak tanggung jawab Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diamanatkan kepada kami semua sebagai sivitas akademika.

***

Acara kunjungan kami di Puri Agung Karangasem tak sekadar kunjungan belaka. Selain menimba ilmu, kami juga melakukan acara penghormatan untuk salah satu pendiri Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Udayana, Prof. Dr. Anak Agung Gde Putra Agung, S.U. yang juga merupakan salah satu putra (the big ten) raja Karangasem terakhir. Dengan sebuah buket bunga sederhana, lantunan doa bersama, dan membaca riwayat singkat, sesungguhnya menyiratkan pesan bahwa semangat pendiri prodi Ilmu Sejarah Universitas Udayana, akan senantiasa tumbuh mekar yang semerbaknya bisa tercium tidak hanya di tataran lokal juga global.

Hal ini senada dengan apa yang kami saksikan kemudian di kunjungan kami terakhir Situs Taman Soekasada Ujung. Di balik guyuran hujan yang berusaha menembus jas mantel Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, terpapar nyata betapa nilai-nilai lokal bisa bersanding secara apik dengan nilai-nilai global yang tampak pada arsitektur bergaya indis Taman Soekasada Ujung. Kami pulang ke Denpasar dengan lelah yang dijejali dengan penuh ide-ide segar yang menginisiasi lahir dan bathin. [T]

Penulis: I Kadek Surya Jayadi bersama Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana merupakan organisasi kemahasiswaan yang didirikan oleh sejarawan mendiang Drs. Ida Bagus Sidemen, S.U. Sebagai rumah bersama bagi sivitas akademika di lingkungan Program Studi Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, organisasi ini berfokus pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diintegrasikan dengan pengembangan softskill serta karakter mahasiswa. Melalui semangat kekeluargaan, KEMAS berkomitmen melanjutkan visi pendirinya untuk menciptakan ruang belajar yang dinamis, peka terhadap nilai sejarah, budaya, dan serta memiliki kepedulian sosial dengan mengakselerasi nilai nilai budaya lokal berwawasan global demi kemajuan ilmu pengetahuan yang relevan dengan tantangan zaman.

Tags: karangasemProdi Sejarah UnudpuriPuri Agung KarangasemsejarahUnud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

HISKI Hadir di ‘Rumah untuk Bercerita”: Ketika Mendengar sebagai Pilihan

Next Post

Berkaca Pada Prambanan

Kadek Surya Jayadi

Kadek Surya Jayadi

Lahir di Sempidi 16 Maret 1995. Pernah mengenyam pendidikan di Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana. Setamat dari jenjang S-1, ia melanjutkan studi S-2 di Prodi Ilmu Sejarah, Universitas Gadjah Mada. Kini pria yang akrab disapa Dek Uya, bekerja sebagai staff pengajar di Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana.

Related Posts

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
0
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

Read moreDetails

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
0
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

Read moreDetails

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails
Next Post
Berkaca Pada Prambanan

Berkaca Pada Prambanan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru
Pendidikan

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar
Esai

BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar

Kebudayaan tidak pernah benar-benar hidup hanya karena diwariskan. Sebuah tradisi akan tetap hidup apabila pengetahuan, nilai, simbol, dan ingatan yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 27, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Destinasi “Detour”: Tren Wisata Alternatif Menyimpang Rute Utama

BERWISATA kadang berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Di awal perjalanan sudah ditentukan destinasi wisata mana yang akan dikunjungi. Namun...

by Chusmeru
August 27, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [7]: Rezim Algoritma dan Pembubaran Standar Sastra

Semua tekanan yang sudah diuraikan dalam bagian-bagian sebelumnya bisa dibaca sebagai masalah-masalah yang terpisah. Namun semuanya adalah gejala dari satu...

by Andre Syahreza
August 26, 2026
Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede
Esai

Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede

RANGKAIAN Karya Pedudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini yang berpusat di Pura Puseh Sibanggede sudah mencapai akhir melalui upacara...

by Dharma Yuda
August 26, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Kalau Rakyat Harus Naik Bus ke Jakarta Agar Didengar, Ada Apa dengan Telinga Kekuasaan?

ADA yang menarik dari perjalanan sejumlah warga Pati menuju Jakarta menjelang aksi 27 Agustus 2026.  Mereka tidak sedang piknik. Empat...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 26, 2026
Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya
Ulas Rupa

Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

DI penghujung bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 25 hingga 31 agustus mendatang – akan digelar Pameran senirupa yang bertajuk “The...

by Hartanto
August 26, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
Ibu Memasak di Kota
Esai

Ibu Memasak di Kota

MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...

by Angga Wijaya
August 25, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PROFESOR BAHASA BALI TERBAIK DARI JEPANG  — Kiprah Profesor Mayuko Hara dalam Riset Bahasa Bali Aga Pedawa dan Bahasa Indonesia

— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...

by Sugi Lanus
August 25, 2026
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?
Opini

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan
Panggung

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co