24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Buku-Buku Populer yang Jadi Favorit Banyak Pembaca di CFD Kota Padang, Mana Pilihanmu?

Rizqi Amalia Dwiyanti by Rizqi Amalia Dwiyanti
November 17, 2025
in Khas
Buku-Buku Populer yang Jadi Favorit Banyak Pembaca di CFD Kota Padang, Mana Pilihanmu?

Kolekasi buku Bilik Senyawa | Foto: Rizqi Amalia Dwiyanti)

SEMANGAT membaca kini hadir di ruang komunitas yang terbuka untuk umum, bukan hanya di sekolah. Salah satunya adalah Bilik Senyawa, sebuah lapak literasi yang hadir setiap minggu di area Car Free Day (CFD) Kota Padang. Bilik Senyawa tidak hanya tempat untuk membaca tetapi juga tempat di mana pembaca, penulis, dan pencinta buku. Di sini, pengunjung dapat dengan bebas membaca buku yang tersedia, berbicara tentang karya sastra, dan berbagi pendapat.

Aktivitas ini membuat suasana CFD lebih hidup dan bersemangat untuk berbagi pengetahuan. berkumpul. Bilik Senyawa selalu menarik perhatian siswa, mahasiswa, dan orang dewasa setiap minggunya. Deretan buku yang tersusun rapi mengundang siapa saja untuk singgah, membuka lembar demi lembar, dan larut dalam dunia cerita.

Bilik Senyawa menyediakan berbagai jenis buku, termasuk karya sastra klasik, novel modern, kumpulan cerpen, dan buku puisi. Pilihan bacaan yang beragam ini memungkinkan setiap pengunjung menemukan sesuatu yang sesuai dengan minatnya. Dari kisah cinta yang mengharukan, perjalanan sejarah yang mendalam, hingga cerita fantasi penuh petualangan, semuanya tersaji di tempat ini.

 Khusus ulasan berikut, kami ingin membagikan informasi terkait buku apa saja yang populer dan paling banyak dibaca oleh pengunjung Bilik Senyawa. Judul-judul ini tidak hanya memiliki cerita yang menarik, tetapi juga memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan.

  • Cantik itu Luka

    Karya Eka Kurniawan ini menjadi salah satu novel yang paling banyak dibaca oleh pengunjung Bilik Senyawa. Mengusung gaya realisme magis, Cantik Itu Luka memadukan kisah tragis, sejarah, dan unsur magis dalam satu alur yang utuh. Tidak hanya menghadirkan roman dan latar sejarah yang kuat, novel ini juga menyelipkan elemen horor dan mistis sebagai bumbu yang memperkaya cerita. Pembaca diajak menyelusuri kehidupan tokoh-tokohnya yang penuh luka dan kejanggalan, tetapi tetap manusiawi. Novel Cantik itu Luka memiliki gaya penceritaan yang kuat dan kreatif, memberikan pengalaman mendalam dan membuat pembaca betah untuk membaca setiap halamannya.

    • Teh dan Pengkhianat

    Buku Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu juga menjadi salah satu bacaan yang banyak diminati pengunjung Bilik Senyawa. Melalui gaya penulisan yang ringan namun tajam, Iksaka Banu menghadirkan sudut pandang sejarah yang berbeda dan lebih manusiawi, jauh dari narasi hitam-putih yang selama ini umum dikenal. Iksaka Banu menggambarkan sejarah sebagai pergulatan manusia dengan suka dan duka, kekecewaan dan harapan, serta dinamika nalar di setiap generasi. Selain alurnya yang menarik, buku ini juga mengajak pembaca untuk berpikir kritis dan memahami sejarah dari sudut pandang kemanusiaan yang kompleks, sehingga kisah-kisahnya terasa relevan dengan isu-isu moral masa kini.

    • Bumi Manusia

    Salah satu dari banyak judul yang tersedia, novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer juga menarik perhatian pengunjung Bilik Senyawa. Karya legendaris ini menarik pembaca melalui kisah Minke, seorang pemuda pribumi yang mencoba menemukan identitasnya di tengah tekanan sistem kolonial.  Pramoedya dengan jelas menggambarkan kehidupan sosial, politik, dan budaya Hindia Belanda melalui perjalanan hidup tokohnya.

    Tak hanya itu, pembaca merasa tertarik karena novel Bumi Manusia tidak hanya berbicara tentang perjuangan untuk kemerdekaan, tetapi juga menggambarkan dinamika batin, percintaan, dan pencarian jati diri pemuda pribumi di tengah tekanan sistem kolonial. Pembaca seolah-olah diajak kembali ke masa awal pergerakan nasional. Novel Bumi Manusia memberikan pengalaman membaca yang mendalam dengan bahasa yang mengalir dan tokoh-tokoh yang hidup. Ini juga membuka ruang renungan tentang asal-usul kesadaran bangsa dan perjuangan untuk Indonesia modern.

    • Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai

    Kisah klasik Sitti Nurbaya karya Marah Rusli menjadi salah satu buku yang juga yang dibaca pengunjung Bilik Senyawa. Novel ini menceritakan perjalanan cinta Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang terhalang oleh adat dan kekuasaan. Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan mencakup teknik penceritaan tradisional seperti pantun, Marah Rusli menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa kolonial, ketika tradisi dan cara berpikir modern mulai saling bertentangan.

    Lebih dari sekadar kisah cinta yang menyedihkan, Sitti Nurbaya juga memperlihatkan kehidupan masyarakat masa itu yang terikat oleh aturan adat dan perbedaan kelas sosial. Tokoh-tokohnya menghadapi dilema antara mengikuti kehendak pribadi mereka atau mengikuti tradisi yang sudah turun-temurun. Melalui cerita ini, Marah Rusli ingin menunjukkan bagaimana adat yang kaku dapat menghalangi kebebasan dan kebahagiaan seseorang.

    • Komet Minor

    Salah satu karya Tere Liye yang menarik perhatian pengunjung Bilik Senyawa, yaitu Komet Minor, novel keenam dari serial Bumi yang terbit pada tahun 2019. Karya fantasi ini memikat pembaca melalui kisah Raib, Seli, dan Ali, tiga remaja dengan kemampuan spesial yang terlibat dalam petualangan melintasi Klan Komet Minor. Tere Liye dengan jelas menggambarkan lanskap surealis, pertempuran fantastis, dan sistem sosial dari alam paralel melalui perjalanan hidup tokoh-tokohnya.  Bukan cuma itu, pembaca suka karena Komet Minor bukan sekadar cerita perang melawan musuh besar, tapi juga mengangkat tentang persahabatan yang kuat, rela berkorban, dan usaha mencari siapa diri kita yang sebenarnya. Tokoh-tokohnya juga terasa nyata sehingga novel ini sangat enak dibaca.

    Deretan buku yang populer di Bilik Senyawa di atas bisa jadi referensi bacaan menarik untuk mengisi waktu santai kamu. lSemoga informasi ini memotivasi kamu untuk membuka kembali buku-buku yang mungkin sudah lama tertutup. Kalau kamu pergi ke Car Free Day di Padang, jangan lupa mampir ke Bilik Senyawa untuk menikmati membaca di ruang terbuka. Selamat menikmati akhir pekan bersama buku. [T]

    Penulis: Rizqi Amalia Dwiyanti
    Editor: Adnyana Ole

    Tags: BukuKota PadangLiterasi
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

    Next Post

    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Rizqi Amalia Dwiyanti

    Rizqi Amalia Dwiyanti

    Mahasiswa Universitas Negeri Padang

    Related Posts

    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

    by I Wayan Sujana Suklu
    April 22, 2026
    0
    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

    “Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

    Read moreDetails

    Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

    by Angga Wijaya
    April 17, 2026
    0
    Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

    DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

    Read moreDetails

    Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

    by Radha Dwi Pradnyani
    April 13, 2026
    0
    Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

    RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

    Read moreDetails

    Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

    by Dian Suryantini
    April 9, 2026
    0
    Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

    SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

    Read moreDetails

    Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

    by Dede Putra Wiguna
    April 8, 2026
    0
    Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

    HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

    Read moreDetails

    Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

    by Putu Gangga Pradipta
    April 5, 2026
    0
    Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

    MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

    Read moreDetails

    Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

    by Helmi Y Haska
    March 31, 2026
    0
    Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

    TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

    Read moreDetails

    Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

    by Dian Suryantini
    March 24, 2026
    0
    Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

    Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

    Read moreDetails

    Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    by Gading Ganesha
    March 24, 2026
    0
    Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

    Read moreDetails

    Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

    by Agus Suardiana Putra
    March 20, 2026
    0
    Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

    SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

    Read moreDetails
    Next Post
    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    ‘Janji-janji Jepang’
    Esai

    ‘Janji-janji Jepang’

    SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

    by Angga Wijaya
    April 23, 2026
    Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
    Esai

    Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

    RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

    by Chusmeru
    April 23, 2026
    Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
    Esai

    Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

    DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

    by Agung Sudarsa
    April 22, 2026
    Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
    Opini

    PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

    PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

    by I Made Pria Dharsana
    April 22, 2026
    ‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
    Ulas Musik

    ‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

    SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

    by Dede Putra Wiguna
    April 22, 2026
    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
    Khas

    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

    “Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

    by I Wayan Sujana Suklu
    April 22, 2026
    Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
    Panggung

    Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

    GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

    by Dede Putra Wiguna
    April 22, 2026
    ‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
    Pameran

    ‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

    MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

    by Nyoman Budarsana
    April 21, 2026
    Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
    Pendidikan

    Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

    by tatkala
    April 21, 2026
    Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
    Esai

    Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

    JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

    by Dodik Suprayogi
    April 21, 2026
    ‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
    Lingkungan

    ‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

    KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

    by Son Lomri
    April 21, 2026
    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
    Persona

    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

    PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

    by Made Adnyana Ole
    April 21, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co