2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

 ‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’ Garapan Komunitas Lemah Tulis: Dari Lontar ke Seni Pertunjukan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 10, 2025
in Panggung
 ‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’ Garapan Komunitas Lemah Tulis: Dari Lontar ke Seni Pertunjukan

‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’ oleh Komunitas Seni Lemah Tulis di UWRF 2025 │Foto: tatkala.co/Dede

SENJA baru saja turun di Ubud, udara lembab sehabis hujan hari itu membawa hawa yang berbeda. Saat hari perlahan menuju gelap, penonton mulai memenuhi halaman The Blanco Renaissance Museum, menunggu penutupan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2025. 

Kala itu, Minggu, 2 November 2025, ketika waktu tepat menunjuk pukul 19.00 Wita, sekelompok penampil tiba-tiba bergerak di atas panggung. Tanpa aba-aba, mereka memulai pementasan. Beberapa penonton sempat terkejut ─ belum ada pengumuman resmi, tapi malam penutupan UWRF 2025 ternyata sudah dimulai.

Pementasan itu bertajuk ‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’, sebuah karya teater berbasis gerak yang terinspirasi dari Lontar Budha Kecapi. Karya ini menafsirkan kembali kisah Kalimosada dan Kalimosadi, dua murid setia Budha Kecapi ─ seorang pertapa dan tabib bijaksana.

Penghormatan Sekaligus Refleksi

Melalui kisah perjalanan spiritual kedua murid itu, penonton diajak merenungkan makna pengobatan tradisional: dari mana ramuan penyembuh berasal, bagaimana kekuatan alam membentuk daya penyembuhan, serta sejauh mana alam mampu menopang tradisi itu di masa kini.

‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’ oleh Komunitas Seni Lemah Tulis di UWRF 2025 │Foto: tatkala.co/Dede

Dengan memadukan nuansa mitologi, spiritualitas, dan elemen teatrikal, ‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’ menyuguhkan pementasan yang nyaris ritualistik. Musik, gerak, dan mantra berpadu dalam satu kesatuan, mengajak penonton menyelami ajaran tentang kekuatan batin, naskah suci, serta hubungan antara manusia dan alam.

Bagi Komunitas Seni Lemah Tulis, karya ini adalah bentuk penghormatan terhadap pengetahuan leluhur sekaligus refleksi atas tantangan zaman modern ─ tentang bagaimana kebijaksanaan lama bisa menemukan tempat di era yang serba cepat.

Berawal dari Singaraja Literary Festival

Aguru Waktra ini dipentaskan pertama kali di Singaraja Literary Festival (SLF) yang digelar Yayasan Mahima Indonesia di Singaraja, Juli 2025. Saat itu, SLF memang sebuah festival sastra yang setiap tahun mengambil inspirasi dari khazanah lontar Bali.

Tema SLF pada Juli 2025 ini adalah Buda Kecapi. Dan, Komunitas Seni Lemah Tulis mendapat kesempatan untuk melakukan proses alihwahana dan memanggungkan kisah dari lontar Buda Kecapi itu pada sesi pertunjukan di SLF.

Dari situ kemudian, Aguru Waktra beranjak ke UWRF. Dari UWRF, kisah itu kemudian dipanggungkan juga pada pembukaan acara B-Part, Selasa, 4 November, di Masa Masa, Ketewel, Gianyar.  

Pertunjukan “Aguru Waktra” oleh Komunitas Lemah Tulis pada hari pertama B-PART 2025 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

“Pertunjukan ini, secara gerak, terinspirasi dari kesenian arja dan gambuh—kesenian tradisi di Bali,” kata I Putu Ardiasa, pendiri Komunitas Seni Lemah Tulis, sekaligus penulis naskah dan sutradara Aguru Waktra.

Komunitas Seni Lemah Tulis memang kelompok seni yang didirikan oleh I Putu Ardiyasa pada tahun 2018. Berawal dari nama I-Pedalangan dan berbasis di Denpasar, komunitas ini kemudian berpindah ke Singaraja pada 2019.

Sejak awal, Lemah Tulis berfokus pada pelestarian sekaligus inovasi dalam seni pedalangan dan seni pertunjukan. Mereka menegakkan tiga pilar utama: penciptaan karya inovatif yang berakar pada tradisi, riset artistik, serta kolaborasi lintas disiplin.

Ruang kreatif Kontemporer untuk Menjaga Warisan Budaya

Selama tujuh tahun terakhir, Lemah Tulis aktif mengikuti berbagai program dan festival, seperti Klawu di Pesta Boneka, Suluh Tulis bersama STAHN Mpu Kuturan (kini IAHN Mpu Kuturan). Bersama Komunitas Mahima, mereka pernah mementaskan teater Rwa di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Rwa juga proyek alihwahana dari naskah lontar ke seni pertunjukan, yakni dari lontar yang berisi Geguritan Sucita Sebudi.

Melalui berbagai proyek itu, Lemah Tulis terus berupaya menjadi ruang kreatif yang merespons isu-isu kontemporer sekaligus menjaga warisan budaya.

‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’ oleh Komunitas Seni Lemah Tulis di UWRF 2025 │Foto: tatkala.co/Dede

Penampilan di UWRF 2025 menjadi debut perdana Komunitas Seni Lemah Tulis di festival sastra internasional itu, meski sebelumnya Ardiyasa sudah pernah tampil di UWRF tahun 2018 dalam kolaborasi bersama Papermoon Puppet Theatre.

Menurut Ardiyasa, ‘Aguru Waktra: Reimagining Lontar Budha Kecapi’ dipilih karena bentuknya sesuai dengan karakter panggung dan penonton UWRF yang sebagian besar adalah wisatawan mancanegara. 

“Karya ini masih menggunakan bentuk koreografi dan dialog bertembang, sehingga menarik secara audio-visual. Ukuran panggung di Blanco juga menjadi pertimbangan, karena pementasan ini hanya melibatkan lima penampil ─ format yang pas dengan ruang yang tersedia,” ujarnya.

“Secara keseluruhan, pementasan berjalan lancar. Yang terpenting, Lemah Tulis bisa bersua dengan panggung dan audiens yang berbeda dari sebelumnya,” tandas Ardiyasa.

Seluruh penonton menyaksikan pementasan tersebut dengan penuh perhatian dan antusiasme. Energi yang menurut Ardiyasa, menjadi bagian dari kekuatan Aguru Waktra itu sendiri: sederhana, namun menyentuh batin. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Pertunjukan Lintas Seni di Penutupan Ubud Writers & Readers Festival 2025
B-PART 2025 Telah Dimulai: Saatnya Merayakan Seni Pertunjukan Kontemporer dan Memikirkan Keberlanjutannya
Tags: B-Partkomunitas lemah tulislontarsastraSingaraja Literary Festival 2025TeaterUbud Writers and Readers FestivalUWRFUWRF 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Inner Peace sebagai Titik Awal Revolusi Kesadaran  —-Renungan Hari Pahlawan

Next Post

Transformasi Sastra Jawa Kuno pada Era Digital: Peluang Bagi Kreator Muda

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Transformasi Sastra Jawa Kuno pada Era Digital: Peluang Bagi Kreator Muda

Transformasi Sastra Jawa Kuno pada Era Digital: Peluang Bagi Kreator Muda

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co