24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Legong Pengeleb, Tarian Menyeru Kesetaraan: Sebuah Persembahan dari Seka Gong Saraswati Desa Menyali di Gong Mebarung Bulfest 2025

Son Lomri by Son Lomri
August 23, 2025
in Panggung
Legong Pengeleb, Tarian Menyeru Kesetaraan: Sebuah Persembahan dari Seka Gong Saraswati Desa Menyali di Gong Mebarung Bulfest 2025

Penampilan Tari Legong Pengeleb Seka Gong Saraswati Desa Menyali di Bulfest 2025 | Foto: Disbud Buleleng

PADA serangkaian acara Buleleng Festival (Bulfest) 2025 di Sasana Budaya Jumat (22/8/2025) malam, banyak sekali pengunjung yang datang. Padat. Tempat duduk seakan tak ada celah bagi pengunjung yang baru masuk, kecuali mau berdesakkan atau menderita kejepit-jepit orang ramai.

“Mereka membawa suporter masing-masing,” kata Gede Bob Suardika, seorang penonton asal Singaraja. “Malam ini akan ada momen penting,” sambungnya. Ya, Bulfest kali ini menyelenggarakan gong mebarung antara Seka Gong Kebyar Legendaris Eka Wakya Banjar Paketan, Buleleng, dengan Seka Gong Saraswati Desa Menyali, Sawan.

Suasana Gedung Sasana Budaya saat acara gong mebarung Buleleng Festival 2025 | Foto: tatkala.co/Son

Di atas panggung, Seka Gong Kebyar Legendaris Eka Wakya membawakan tabuh kreasi Singa Ambara Raja dan dua tarian, yakni Tari Eka Lawya dan Tari Subali Sugriwa.  Sementara Seka Gong Saraswati Menyali membawakan Tabuh Sriwijaya, Tari Legong Pengeleb, dan Tari Kreasi Sriwijaya.

Tarian Legong Pengeleb

Sementara pihak Eka Wakya pentas, di belakang panggung, Kristina, Karunia, Safira, dan Githa sedang bersiap dengan kostum warna biru. Mereka dari Seka Gong Saraswati, yang akan membawakan satu tarian berjudul Legong Pengeleb, sebuah tarian asli Menyali.

“Sudah 12 hari kami latihan. Tarian ini mengisahkan perjuangan seorang perempuan untuk mendapatkan kebebasan—kesetaraan gender,” kata Kristina.

Karunia, Safira, Kristina, dan Githa duduk di belakang panggung Sasana Budaya sebelum menarikan Legong Pengeleb | Foto: tatkala.co/Son

Tari Legong Pangeleb memang tarian yang menggambarkan suasana hati kaum perempuan yang penuh kegembiraan yang diluapkan dengan ekspresi bahagia, suka cita, dan keagresifan.

Tari ini lahir di zaman pergerakan nasional dan emansipasi wanita ketika Raden Ajeng Kartini sedang gencar memperjuangkan kesetaraan derajat (gender) wanita dengan kaum laki-laki.

Tari ini direkonstruksi oleh para seniman Buleleng yang sangat intens melakukan kegiatan pelestarian kesenian tradisi, yakni I Made Redita (Pan Carik), I Made Keranca, dan I Made Pasca Wirsutha sebagai rekonstruktor karawitannya.

Kristina sedang menarikan Legong Pengeleb | Foto: Disbud Buleleng

“Kesulitannya digerak kaki, kelincahan, ekspresi. Karena ini tarian atraktif. Saya sudah lama menari, sejak kelas 4 SD, 2009, tapi masih ada kesulitan-kesulitan soal itu,” lanjut Kristiana.

Selepas Eka Wakya selesai menampilkan karyanya, di atas panggung Sasana Budaya, Seka Gong Saraswati dipanggil oleh MC. Seperti penampil sebelumnya, Seka Gong Saraswati juga mendapat apresiasi yang bagus—karena sama-sama melegenda di segala arah mata angin.

Kristina dan kawan-kawan naik ke atas panggung. Mereka menari dengan kompak. Kipas dibuka, mata melirik tajam—sebagaimana mata penari Bali umumnya.

Penampilan Tari Legong Pengeleb Seka Gong Saraswati Desa Menyali di Bulfest 2025 | Foto: Disbud Buleleng

Tangan Kristina masih meliuk dibawa alunan musik, tiga temannya juga meliuk sama. Mereka menari dengan baik.

“Keren,” kata Bob. Lantas, ia beranjak dari duduknya, dan pergi ke belakang panggung selepas tarian itu selesai. “Saya mau wawancara dulu,” ujar Bob, penonton sekaligus wartawan.

Seka Gong Legendaris

Sekadar informasi, pada 1604, kelompok kesenian ini bernama Seka Gong Sekar Gadung. Namun, setelah mendapat anugerah berupa panji/bendera Saraswati dari Anak Agung Geg—Raja Klungkung yang bertahta saat itu—pada tanggal 10 November 1934 sebagai hadiah jayanti/juara pada Parade Gong Mebarung di Puri Klungkung, Seka Gong Sekar Gadung berubah nama menjadi Seka Gong Saraswati.

Seka gong dari Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, itu juga menyandang label ”legendaris” atas beberapa alasan sebagai berikut:

Pertama, memiliki gong gantung (lanang) yang diberi nama Sekar Gadung yang merupakan anugerah/pemberian dari Raja Buleleng Ki Barak Panji Sakti, karena kesaktian Penglingsir Pasek Menyali yang pada saat itu ikut membantu kapal dagang China Dampu Awang yang kandas di Pantai Penimbangan pada tahun 1640 (sesuai kisah Babad Buleleng yang tersimpan di Gedong Kirtya).

Seka Gong Legendaris Saraswati Desa Menyali di atas panggung Sasana Budaya | Foto: tatkala.co/Son

Kedua, memiliki kemong—gamelan yang menjadi bagian terompong jegogan pada paling besar (bongkol)—yang diberi nama Sekar Taji warisan dari Penglingsir Jro Pasek Bulian, Jero Pasek Kubutambahan, dan Jero Pasek Menyali.

Ketiga, memperoleh penghargaan berupa Panji Bendera Saraswati dari Raja Klungkung Anak Agung Geg pada tanggal 10 November 1934.

Keempat, memiliki Tari Legong Pengeleb yang diciptakan oleh Penglingsir Guru Cening Beritem dan Gede Negara pada tahun 1934 yang telah direkontruksi oleh I made Kranca, I Made PascaWirasuta, dan Made Redita (Pan Carik).

Kelima, memiliki Tari Pudak Sinunggal yang juga telah direkontruksi. Dan keenam, memiliki tabuh yang juga merupakan warisan dari Penglingsir Guru Putu Kota dan Gede Negara.[T]

Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Tags: buleleng festivalBulfest 2025gong mebarungSeka Gong Kebyar Legendaris Eka Wakya Banjar PaketanSeka Gong Saraswati Desa Menyali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [11]—Menginap Dua Malam di Tarano Sebelum Menghadapi Nanga Tumpu

Next Post

Tanah Lot Art & Food Festival: Ajang Pelestarian Warisan Leluhur dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Lokal

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Tanah Lot Art & Food Festival: Ajang Pelestarian Warisan Leluhur dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Lokal

Tanah Lot Art & Food Festival: Ajang Pelestarian Warisan Leluhur dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Lokal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co