19 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
June 18, 2026
in Panggung
Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

Sajian delegasi seni Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026

MUSIK tradisional Opera Beijing “Gong dan Drum Tradisional Hakka” membuat penonton terkesima dengan perpaduan luar biasa antara kekuatan ritme yang menggelegar, sinkronisasi koreografi yang dinamis, dan makna filosofis yang mendalam di setiap permainan tabuhnya. Kesenian perkusi tradisional Tiongkok itu memainkan dentuman drum yang bukan sekadar musik, melainkan representasi dari detak jantung, kekuatan, dan semangat hidup. Penonton seakan menahan nafas panjang, lalu melepas bersama tepuk tangan diakhir pentas itu.

Ya, panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 itu memang dibuat beda, Senin 15 Juni 2026. Di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Taman Budaya Denpasar, delegasi seniman dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang difasilitasi oleh Konsulat Jenderal RRT, Hongkong, dan Jiangxi menyajikan akulturasi budaya yang kental dan memukau. Permainan musik dan sajian tarian mereka sukses memikat penonton lewat pementasan kesenian klasik.

Tak hanya drum, para pemain music juga menyajikan permainan alat musik pukul sejenis simbal yang sering disebut Cengceng atau Chazi yang mampu memberikan daya tarik magis. Ceng-ceng itu dimainkan dengan harmoni ritme yang menghentak, pukulan akrobatik yang presisi, dan kemampuannya membangun ketegangan dramatis, walau tidak ada tarian.

Dalam penyajiannya, pemain cengceng itu menggunakan partitur mengubah pendekatan musikal ini secara signifikan. Partitur tentu memberikan panduan visual yang jelas kapan ceng-ceng harus berhenti, berdentum lambat, dimainkan untuk menghasilkan suara mati, digesek atau melakukan akselerasi cepat. Sajian ini tentu sangat krusial, namun mampu membuat penonton terdiam untuk menikmati setiap tempo yang dimainkan.

Sajian Trio Perkusi – Drama (Xi): Bagian ke-6 untuk tiga pasang simbal dan suara pemain (Karya Guo Wenjing) juga tampil menawan. Selanjutnya Ensembel Drum Tiongkok: “Seratus Tahun Kesunyian” (Karya Zhou Zhantong), ada Duet Drum Tiongkok: “Sapi Melawan Harimau” (Aransemen Wang Guojie, Wang Baocan), lalu Ensembel Perkusi: “Dialog Kulit Genderang” (Karya Mark Ford), selanjutnya Konserto Perkusi: “Naga Terbang dan Harimau Melompat” (Karya Li Minxiong) serta Ensembel Perkusi: “Bebek yang Bertengkar” (Karya An Zhishun), “Harimau yang Menggerus Gigi” (Karya An Zhishun), dan “Ayam Pegar Emas Terbang Keluar dari Gunung” (Musik Tradisional Suku Tujia).

Penonton juga dikejutkan dengan Kevin Truck yang menyajikan Sistem Suara Tabuhan Suku. Permainan dan suara yang dihasilkan sangat memikat hati setiap penonton. Apalagi, ketika Seni Teh Tradisional Tiongkok yang mengisahkan “Keanggunan Budaya Klasik Tiongkok” yang penuh inspirasi. Lalu, pertunjukan Nyanyian Solo: dengan iringan musik Guzheng dan tarian “Meja Giok Hijau – Malam Festival Lampion”, Tarian Tradisional Khas Tiongkok: “Kuda-Kuda yang Berlari Kencang” dan Tarian Tradisional: “Ribuan Biji Padi dalam Lukisan – Merayakan Asal Usul Beras”.

Penampilan tari-tarian klasik ini kaya akan kisah sejarah dan legenda. Hampir semua tarian Klasik Tiongkok yang disajikan itu sangat menginspirasi karena memadukan sejarah, estetika seni, dan ekspresi emosional yang mendalam. Gerakannya yang anggun, dinamis, dan kaya akan makna spiritual sering menjadi inspirasi bagi banyak koreografi dunia.

Di bagian selanjutnya, tim kesenian Cina ini juga menyuguhkan demonstrasi pembuatan payung kertas minyak, seni keramik, dan pameran kaligrafi. Semua itu dikemas pameran Warisan Budaya Tak Benda. Pembuatan Payung Kertas Minyak dan Kaligrafi Tiongkok dibuat dengan ekpresi yang sangat indah. Pratek keseharian budaya Tiongkok itu menjadi sajian seni yang sangat indah diatas panggung.

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas partisipasi aktif delegasi Tiongkok. Kehadiran seniman internasional ini dinilai strategis dalam memperkuat dialog budaya antarbangsa.

Partisipasi Tiongkok menjadi bukti nyata persahabatan dan kerja sama kebudayaan antara Bali dan Republik Rakyat Tiongkok. Seni mampu melampaui batas geografis untuk membangun rasa persaudaraan. “Melalui perjumpaan budaya ini diharapkan dapat melahirkan inspirasi baru bagi para seniman lokal serta memperkuat kerja sama berkelanjutan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya,” katanya.

Kurator Pesta Kesenian Bali, Prof. Dr. I Made Bandem, memberikan pujian tinggi terhadap karakteristik seni yang ditampilkan oleh delegasi Tiongkok. Menurutnya, Tiongkok berhasil menjadi contoh negara yang sukses menyelaraskan akar tradisi dengan sentuhan modernitas.”Untuk Tiongkok, kebudayaan tradisinya sangat kuat. Mereka menampilkan drama tradisi yang sangat kuno, namun dikembangkan dengan pola klasik sehingga tampilannya lebih modern,” sebutnya.

Prof. Bandem sangat bangga melihat perkembangan BWCC yang setiap tahunnya konsisten menjadi wadah pertemuan budaya internasional. Kehadiran ragam seni klasik Tiongkok ini tidak hanya memperkaya variasi tarian dan musik di PKB XLVIII, tetapi juga mempererat hubungan emosional dan persaudaraan masyarakat Bali dengan masyarakat Tiongkok. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Bali World Culture Celebrationkesenian tiongkokPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

Next Post

Fragmen Peristiwa pada Pameran ‘Dialog Ferdi dan Opus Sastra’ Minggu Pertama di Palembang

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails
Next Post
Fragmen Peristiwa pada Pameran ‘Dialog Ferdi dan Opus Sastra’ Minggu Pertama di Palembang

Fragmen Peristiwa pada Pameran ‘Dialog Ferdi dan Opus Sastra’ Minggu Pertama di Palembang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni
Esai

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU
Esai

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta
Ulas Rupa

Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta

DI Museum Bahari Jakarta, foto dan puisi mempertemukan kita dengan jejak sejarah Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor. Melalui Pameran Foto...

by Emi Suy
October 19, 2026
Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental
Olahraga

Tak Sekadar Berlari, Mamaka Fun Run Vol. 3 Bawa Misi Edukasi Kesehatan Mental

KETIKA musik mulai diputar, tangan para peserta terangkat di atas kepala. Mereka bertepuk tangan mengikuti irama lagu “Gemu Fa Mi...

by Nyoman Budarsana
October 19, 2026
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata
Esai

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya mengucapkan selamat kepada IGA Darma Putra yang telah menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Prancis. Selamat...

by Angga Wijaya
October 19, 2026
Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra
Esai

Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

SEBUAH tulisan di ruang publik pada hakikatnya adalah undangan terbuka untuk berdiskusi. Melalui tanggapan kritis yang disampaikan oleh IGA Darma...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya
Ulas Musik

Begadang: Saat Malam Kehilangan Malamnya

ADA masa ketika malam adalah malam. Setelah matahari tenggelam, kehidupan perlahan menurunkan volumenya. Warung mulai menutup pintu, pasar berhenti berisik,...

by Ahmad Sihabudin
October 19, 2026
Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media
Esai

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

MALAM  itu saya menghubungi Aryantha Soethama melalui WhatsApp. Ia adalah penulis senior asal Bali yang mengawali kegiatan menulis sejak remaja,...

by Angga Wijaya
October 18, 2026
Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana
Esai

Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana

ARTIKEL I Made Sudiana, “Terminologi ‘Selam’ dan ‘Nyelam’ dalam Tradisi Bali” (NusaBali.com. 18/10/2029) mengangkat persoalan yang menarik: bagaimana kata-kata menyimpan...

by IGA Darma Putra
October 18, 2026
Tubuh, Lanskap, dan yang Tak Terucapkan
Ulas Rupa

Tubuh, Lanskap, dan yang Tak Terucapkan

DALAM karya-karya I Nyoman Darmawan, akrab disapa Kuek, tubuh manusia tidak selalu hadir sebagai sosok utuh dengan batas-batas jelas. Tubuh...

by Wayan Jengki Sunarta
October 18, 2026
Sang Penunggang Botol Bensin | Cerpen Sigit Susanto
Cerpen

Sang Penunggang Botol Bensin | Cerpen Sigit Susanto

“Bensin, bensin, cukup tiga puluh ribu satu botol,” seru suara Made Budija dari atas. Seorang anak muda berseragam cokelat sedang...

by Sigit Susanto
October 18, 2026
Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta
Esai

Cara Kerja Kekuasaan Meredam Kritik Publik

“No Rocky, No Party” BARANGKALI jargon tersebut masih sangat relate hingga hari ini. Pasalnya, nama Rocky Gerung kembali menjadi diskursus...

by Teddy Chrisprimanata Putra
October 18, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co