24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Prodi Ilmu Komunikasi di Era Disrupsi

Edi Santoso by Edi Santoso
September 23, 2024
in Esai
Prodi Ilmu Komunikasi di Era Disrupsi

Pengajar di Prodi Ilmu komunikasi Unsoed | Foto: IST

SELAMA dua dekade terakhir, program studi (prodi) Ilmu Komunikasi menjadi salah satu yang paling diminati calon mahasiswa. Prodi ini pun tumbuh pesat bak cendawan di musim hujan, sampai pemerintah kini menerapkan moratorium. Di banyak PTS, Komunikasi bahkan telah menjadi fakultas yang mapan.

Sejak reformasi, dunia media memang menemukan bentuknya. Industri media cetak dan elektronik yang tumbuh pesat membutuhkan SDM berlatarbelakang Ilmu Komunikasi. Industri periklanan dan public relations—yang membutuhkan SDM serupa, pun tumbuh pesat. Pada awal 2000-an, mulai muncul tren digitalisasi dan perkembangan internet, yang semakin meningkatkan ketertarikan mahasiswa terhadap program studi yang menawarkan peluang di dunia komunikasi digital, media sosial, pemasaran digital, dan content creation.

Namun kehadiran internet, di sisi lain, membawa kegoncangan (disrupsi) di banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Salah satu program studi yang merasakan dampak signifikan dari era ini adalah Ilmu Komunikasi. Perubahan yang terjadi di dunia komunikasi dan teknologi memaksa perguruan tinggi, khususnya program studi Ilmu Komunikasi, untuk beradaptasi secara cepat. Setidaknya, ada beberapa tantangan teoritik dan praktis yang dihadapi prodi Ilmu Komunikasi di era ini:

Pertama, perubahan dalam teori media dan komunikasi. Teknologi digital, seperti media sosial dan berbagai platform komunikasi berbasis internet lain telah mengubah secara radikal cara orang berkomunikasi. Teori-teori komunikasi klasik, seperti teori agenda-setting, teori spiral of silence, atau teori two-step flow, perlu dikaji ulang atau diperbarui untuk menyesuaikan dengan dinamika baru ini. Misalnya, dalam era digital, individu lebih sering menjadi produsen informasi (user-generated content), yang membuat peran media sebagai satu-satunya “penjaga gerbang” informasi semakin berkurang. Teori gatekeeping atau pengaruh media massa harus mempertimbangkan bahwa masyarakat kini dapat langsung berpartisipasi dalam produksi dan distribusi konten, mengurangi monopoli media tradisional.

Kedua, fragmentasi audiens. Disrupsi digital menjadikan audiens semakin tersegmentasi dan tersebar di berbagai platform digital. Teori komunikasi massa yang sebelumnya berfokus pada komunikasi satu arah (one-to-many) perlu menyesuaikan diri dengan pola komunikasi yang kini lebih interaktif, personal, dan tersebar di berbagai platform. Hal ini menantang prodi Ilmu Komunikasi untuk memahami dan mengajarkan tentang cara menjangkau audiens yang lebih terfragmentasi, serta menggunakan berbagai media dan platform komunikasi yang baru.

Ketiga, transformasi komunikasi organisasi dan bisnis. Dalam konteks komunikasi korporat atau bisnis, perubahan pola komunikasi yang didorong oleh disrupsi teknologi menuntut perubahan dalam teori dan pendekatan komunikasi organisasi. Komunikasi internal dan eksternal sekarang banyak terjadi melalui saluran digital seperti Slack, Zoom, atau media sosial, yang mempengaruhi dinamika kerja, budaya organisasi, serta cara penyampaian pesan kepada publik.

Keempat, fenomen post-truth. Era disrupsi juga ditandai dengan munculnya fenomena “post-truth,” di mana kebenaran objektif sering kali tersisih oleh emosi dan kepercayaan pribadi. Teori komunikasi yang berhubungan dengan penyebaran informasi, etika media, dan kepercayaan publik perlu disesuaikan dengan kenyataan baru ini. Tantangan teoritisnya adalah bagaimana mengembangkan pendekatan yang bisa membantu memahami dan mengatasi penyebaran informasi palsu (hoaks), disinformasi, serta misinformasi dalam lingkungan media digital yang serba cepat.

Kelima, isu privasi dan keamanan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi, persoalan privasi dan keamanan data menjadi isu krusial dalam komunikasi digital. Teori komunikasi yang berkaitan dengan relasi antara privasi, data, dan penggunaan informasi pribadi di berbagai platform digital perlu dikembangkan lebih lanjut. Ini mengharuskan prodi Ilmu Komunikasi untuk lebih mengintegrasikan kajian etika komunikasi, keamanan digital, serta regulasi teknologi dalam kurikulumnya.

Keenam, kompleksitas komunikasi antarbudaya. Globalisasi yang diperkuat oleh teknologi digital membuat komunikasi antarbudaya menjadi semakin kompleks. Teori-teori yang sebelumnya mempelajari komunikasi antarbudaya dalam konteks fisik perlu diperluas untuk memasukkan dimensi virtual atau digital. Komunikasi kini tidak hanya terjadi antarnegara, tetapi juga antar individu dengan latar belakang budaya yang berbeda melalui platform digital, yang menuntut pendekatan baru dalam mempelajari interaksi sosial lintas budaya di dunia maya.

Ketujuh, peran artificial intelligence dan algoritma. Di era disrupsi, peran algoritma, kecerdasan buatan (AI), dan machine learning dalam memediasi komunikasi semakin besar. Algoritma mengatur apa yang dilihat orang di media sosial, platform berita, atau bahkan mesin pencari. Ilmu Komunikasi perlu memperbarui teori-teori tentang mediasi teknologi dan efek algoritma terhadap preferensi, opini, serta perilaku audiens. Hal ini mencakup studi tentang bias algoritmik, filter bubble, dan echo chamber yang berpotensi memengaruhi dinamika komunikasi dan demokrasi.

Kedelapan, perubahan dalam teori dan praktik jurnalisme. Cara orang untuk memproduksi berita berubah signifikan di era digital. Perkembangan citizen journalism dan penggunaan algoritma untuk mendistribusikan berita melalui media sosial atau aplikasi, menantang teori jurnalisme konvensional. Peran wartawan dan media tradisional dalam membentuk opini publik perlu dikaji ulang, karena masyarakat kini bisa langsung mengakses atau memproduksi berita sendiri.

Di tengah percepatan perubahan media dan teknologi, tantangan terbesar prodi Ilmu Komunikasi adalah bagaimana menyiapkan kurikulum yang responsif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Penelitian komunikasi juga harus berkembang, menggunakan metode baru untuk meneliti perilaku digital dan komunikasi melalui berbagai platform yang dinamis, seperti analisis big data dan digital ethnography.

Kurikulum Ilmu Komunikasi harus dapat mengintegrasikan pendekatan-pendekatan lama dengan perkembangan baru dalam teknologi dan media digital, serta melahirkan teori-teori yang relevan untuk memahami lanskap komunikasi yang terus berubah di era disrupsi.

Inilah sekilas tantangan bagi prodi Ilmu Komunikasi, termasuk Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang pada 23 september 2024 ini genap berusia 26 tahun. Harapan besar para calon mahasiswa, mahasiswa, dan segenap stakeholders pada prodi ini harus dijawab dengan Langkah nyata dan strategis. Saatnya berubah dan berbenah untuk terus menjadi relevan. Dirgahayu Prodi Ilmu Komunikasi Unsoed! [T]

Kampanye Terselubung dalam Publikasi Polling
Ilmu Komunikasi di Perguruan Tinggi Hindu, Untuk Apa?
Retorika: Komunikasi yang Tak Lekang oleh Waktu
Tags: ilmu komunikasikomunikasiPendidikanPerguruan TinggiUniversitas Jenderal Soedirman
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sistem Pewarisan Tanah  Masyarakat Bali, Suatu Pandangan, Menyongsong Masa Depan

Next Post

Sepuluh Tahun Merayakan Film Pendek Terbaik: Catatan Minikino Film Week 10, Bali International Short Film Festival

Edi Santoso

Edi Santoso

Dr. Edi Santoso, M.Si. Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Sepuluh Tahun Merayakan Film Pendek Terbaik: Catatan Minikino Film Week 10, Bali International Short Film Festival

Sepuluh Tahun Merayakan Film Pendek Terbaik: Catatan Minikino Film Week 10, Bali International Short Film Festival

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co