6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialek Bahasa Bali dalam Seni Pertunjukan: Humor yang Memikat

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
August 31, 2024
in Esai
Dialek Bahasa Bali dalam Seni Pertunjukan: Humor yang Memikat

ilustrasi tatkala.co

DIALEK bahasa Bali akhir-akhir ini dijadikan sumber humor  berbagai bentuk pertunjukan seni di Bali. Humor yang berasal dari dialek ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan keragaman budaya, kehidupan sosial, dan identitas komunitas masyarakat Bali. Masing-masing dialek memiliki karakteristik unik yang mencerminkan identitas dari daerah mana seseorang itu berasal.

Dahulu ada dialek bahasa Bali yang dianggap mempunyai kedudukan yang lebih prestisius sehingga masyarakat yang merantau ke Denpasar mereka serta merta mengubah logat bahasanya menjadi logat bahasa Bali dialek Denpasar. Masyarakat dari luar Denpasar yang bekerja di Denpasar   agak sedikit canggung menggunakan dialeknya. Hal ini terkadang menjadi bahan olok-olok sehingga mereka megubah logat bicaranya dan ketika mereka kembali ke kampung halamannya, mereka mempertahankan penggunaan logat tersebut.

Perkembangan teknologi komunikasi dan kecanggihan alat komunikasi membawa perubahan bahwa saat ini tidak ada lagi pandangan yang menganggap bahwa dialek bahasa Bali Denpasar sebagai dialek yang prestisius.  Hal ini terjadi tidak terlepas dari peran media sosial. Banyak masyarakat yang menjadi konten kreator dengan menggunakan dialek bahasa dari mana mereka berasal.

Pekerja migran Bali yang bekerja  di beberapa negara, di tengah kesibukannya, meluangkan waktu membuat konten tentang pengalamannya bekerja dengan menggunakan bahasa Bali Dialek Buleleng, ada menggunakan bahasa Bali dialek Karangasem (Seraya), Buleleng, Bangli dan dialek yang lainnya.  Fenomena ini menarik perhatian netizen. Demikian pula dalam seni pementasan drama, calon arang, bondres pemain (punakawan) menggunakan dialek tertentu untuk menciptakan kehumoran dalam pementasan.

Penggunaan dialek bahasa  Bali dalam seni pertunjukan sebagai humor merupakan fenomena yang cukup umum, terutama dalam konteks pementasan seni pertunjukan tradisional. Ada beberapa alasan mengapa dialek bahasa  Bali sering digunakan untuk menciptakan efek humor.

1. Karakteristik Suara dan Intonasi:

Dialek bahasa Bali memiliki intonasi dan ritme yang unik. Hal ini terdengar khas dan lucu. Pengucapan dan tekanan pada kata-kata tertentu dalam dialek tersebut digunakan untuk memantik kehumoran dalam pementasan.  

    Saat ini pementasan Calon Arang masih diminati  di Bali. Salah satu adegan yang dinantikan dalam pementasan tersebut adalah kekocakan punakawannya. Salah satu untuk menciptakan humor, punakawan-punakawan  misalnya menggunakan dialek bahasa Bali Jembrana.

    Beberapa isu menarik dalam bidang fonologi dalam Bahasa Bali Dialek Jembrana (BBDJ)  dapat diamati dalam beberapa situasi kebahasaan. Pertama, adanya proses fonologis yang disebut pelesapan bunyi pada kata yang berakhiran fonem /n/. Contoh pelesapan bunyi /n/ di lingkungan fonologis akhir kata pada Bahasa Bali Dialek Standar (BBDS) seperti:

    Selain pelesapan fonem /n/, fonem /ŋ/ juga lesap di akhir kata setelah morfem terikat. Contoh pelesapan ini adalah:

    Pelesapan bunyi ini yang menjadi salah satu ciri khas BBDJ, dipakai untuk menciptakan efek humor dalam pementasan. 

    2. Stereotip Budaya:

    Dalam konteks komedi, terkadang digunakan stereotip budaya tertentu untuk menambahkan humor. Dialek bahasa Bali mungkin diasosiasikan dengan stereotip tertentu yang digunakan untuk menggambarkan karakter-karakter yang ceria, ceplas-ceplos dan bicara apa adanya. Hal ini dapat dicermati pada penampilan Bondres Rare Kual Buleleng dan Bondres Dwi Mekar Buleleng. Apa yang dikatakan oleh pemain hanya membahas topik yang sangat sederhana karena intonasi dan kekhasan dialek bahasa Bali Buleleng membuat penonton (terutama yang berasal dari luar Buleleng) tertawa. 

    Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan dialek bahasa Bali dalam pementasan dilakukan dengan cara menghormati guyub tutur, tidak menyinggung atau merendahkan guyub tutur tersebut. [T]

    Baca artikel lain dari penulis SUAR ADNYANA

    Pembelajaran Bahasa Bali Berbasis Lingkungan
    Pelembagaan dan Pembudayaan Bahasa Bali
    Bulan Bahasa: Momen Refleksi Diri dalam Penggunaan Bahasa
    Kata Grodog  dan Onomatope | Ini Cerita Tentang Lemari
    Tags: Bahasa Balidialek baliseni pertunjukan
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Hal-Hal yang Membuat Desa Les Layak Menyandang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

    Next Post

    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    I Ketut Suar Adnyana

    I Ketut Suar Adnyana

    Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

    Related Posts

    Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

    by Agung Sudarsa
    March 5, 2026
    0
    Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

    NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

    Read moreDetails

    ‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

    by Ashlikhatul Fuaddah
    March 5, 2026
    0
    Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

    SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

    Read moreDetails

    Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

    by I Putu Suiraoka
    March 4, 2026
    0
    Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

    SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

    Read moreDetails

    Korve, Bersihkan Sampah Republik!

    by Petrus Imam Prawoto Jati
    March 4, 2026
    0
    Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

    PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

    Read moreDetails

    Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

    by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
    March 3, 2026
    0
    Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

    DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

    Read moreDetails

    Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

    by Agung Sudarsa
    March 3, 2026
    0
    Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

    Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

    Read moreDetails

    Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

    by Ashlikhatul Fuaddah
    March 2, 2026
    0
    Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

    DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

    Read moreDetails

    Suryak Siu

    by Dede Putra Wiguna
    March 2, 2026
    0
    Suryak Siu

    DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

    Read moreDetails

    Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

    by Elpeni Fitrah
    March 2, 2026
    0
    Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

    SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

    Read moreDetails

    Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

    by Chusmeru
    March 1, 2026
    0
    Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

    MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

    Read moreDetails
    Next Post
    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

      Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
    Esai

    Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

    NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

    by Agung Sudarsa
    March 5, 2026
    Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
    Budaya

    Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

    DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

    by Dede Putra Wiguna
    March 5, 2026
    Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
    Esai

    ‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

    SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

    by Ashlikhatul Fuaddah
    March 5, 2026
    Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
    Esai

    Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

    SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

    by I Putu Suiraoka
    March 4, 2026
    Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
    Pemerintahan

    Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

    KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

    by tatkala
    March 4, 2026
    ‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
    Hiburan

    ‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

    Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

    by tatkala
    March 4, 2026
    Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
    Esai

    Korve, Bersihkan Sampah Republik!

    PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

    by Petrus Imam Prawoto Jati
    March 4, 2026
    Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
    Opini

    Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

    PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

    by I Made Pria Dharsana
    March 3, 2026
    Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
    Esai

    Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

    DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

    by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
    March 3, 2026
    Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
    Esai

    Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

    Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

    by Agung Sudarsa
    March 3, 2026
    ’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
    Ulas Musik

    ’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

    Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

    by Ahmad Sihabudin
    March 3, 2026
    Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
    Esai

    Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

    DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

    by Ashlikhatul Fuaddah
    March 2, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co