14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pembelajaran Bahasa Bali Berbasis Lingkungan

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
June 13, 2024
in Esai
Pembelajaran Bahasa Bali Berbasis Lingkungan

Ilustrasi tatkala.co

SAAT ini,  generasi muda Bali kecenderungannya tidak menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa pengantar di rumah tangga. Hal ini mengakibatkan adanya penurunan jumlah penutur jati bahasa Bali dari tahun ke tahun. Dapat dibayangkan, puluhan tahun lagi, bahasa Bali akan terancam keberadaaannya dan akan tergantikan oleh bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan mungkin bahasa asing yang lain. Pasangan keluarga muda, ketika memiliki anak kecenderungannya mereka menggunakan bahasa Indonesia  dalam berkomunikasi dengan anaknya. Kecenderungan ini tidak saja terjadi di perkotaan tetapi fenomena ini sudah merambah keperdesaan.

Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di rumah tanga diakibatkan oleh adanya  pandangan bahwa bahasa Indonesia itu lebih berprestise dibandingkan dengan bahasa Bali. Sikap bahasa seperti ini akan mengancam  eksistensi bahasa Bali. Apabila hal ini tidak diantisipasi dapat dipastikan bahasa Bali secara berangsur-angsur akan ditinggalkan oleh penutur jatinya. Membangun sikap positif terhadap bahasa Bali sangat bergantung dari kesadaran generasi muda untuk menggunakan bahasa Bali sebagai pengantar dalam berkomunikasi dalam lingkungan rumah tangga dan dengan sesama masyarakat Bali.

Jika masyarakat Bali tidak bisa berbahasa Bali, hal itu sebagai penanda bahwa identitas mereka sebagai masyarakat Bali telah hilang. Mengapa menggunakan bahasa Bali sangat penting. Dengan menggunakan bahasa Bali, masyarakat Bali akan lebih memahami budaya, sistem kepercayaan, dan sistem nilai yang dianut oleh masyarakat Bali.

Pemerintah telah mengambil langkah tepat dengan mewajibkan pembelajaran bahasa Bali di sekolah dari tingkat dasar dan menengah. Dengan alokasi yang terbatas, siswa  diharapkan mempunyai empat keterampilan berbahasa Bali termasuk keterampilan menulis dengan aksara Bali. Untuk mengevaluasi hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan di sekolah, perlu dilakukan kajian apakah capaian pembelajaran bahasa Bali pada setiap jenjang pendidikan telah tercapai atau belum. Jika materi pembelajaran  bahasa bali dianggap sulit bagi siswa, perlu dilakukan kajian yang mendalam sehingga materi pembelajaran bahasa Bali tidak terlalu padat.

Agar siswa tertarik dalam mempelajari bahasa Bali, Guru dalam pembelajaran hendaknya berinovasi sehingga minat belajar siswa dalam mempelajari bahasa Bali meningkat. Salah satu inovasi itu adalah pembelajaran berbasis lingkungan. Lingkungan dijadikan sumber belajar siswa sehingga pembelajaran bersifat meaningful learning.

Siswa keseharian makan nasi dan camilan yang terbuat dari tepung, tetapi  mereka belum tahu asal- muasal dari makanan tersebut. Guru dapat mengajak siswa ke sawah terdekat  dan guru dapat menjelaskan dari mana asal-muasal dari makanan yang mereka konsumsi. Jika tidak ada sawah di lingkungan sekolah, guru dapat menggunakan sumber belajar yang lain misalnya dengan mengajak siswa menonton video tentang sawah. Ketika  pembelajaran bahasa Bali dilaksanakan di lingkungan terdekat, guru mewajibkan siswa menggunakan bahasa Bali dalam berkomunikasi

Dengan pembelajaran berbasisi lingkungan, guru juga dapat  memperkenalkan nama-nama serangga yang ada di lingkungan. Siswa di perkotaan kecenderungannya tidak  mengenal dengan baik serangga yang ada di lingkungannya.Sebagaian besar siswa  mengetahui capung tetapi siswa tidak dapat mengenali jenis-jenis capung dengan saksama. Jenis-jenis capung dalam bahasa Bali ada capung gantung, capung clekitikan, capung rak, capung sere, capung engkok, capung tapis, capung memedi, capung ning, dan capung gobogan.

Saat ini keberadaan jenis capung tersebut sulit ditemukan di daerah lain karena sawah telah beralih fungsi menjadi perumahan. Guru dapat memanfaatkan sungai sebagai sumber belajar. Siswa diperkenalkan hal-hal yang berkaitan dengan Sungai. Misalnya siswa diperkenalkan dengan jenis ikan yang ada di sungai. Siswa tentu mengetahui nama-nama ikan yang dijual oleh penjual ikan hias tetapi siswa tidak mengetahui jenis-jenis ikan yang ada di sungai. Jenis-jenis ikan tersebut adalah be nyalian, nyalian bedog, palang timah, jajor (jajung), julit, jeleg, be betok, dan lain sebagainya.

Guru sebagai agen pembaharuan, dituntut berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran bahasa Bali. Guru dapat menggunakan artificial intelegence (AI) dalam melaksanakan pembelajara. Inovasi yang dilakukan oleh guru akan dapat memotivasi siswa untuk mempelajari bahasa Bali. Dengan kemasan AI pembelajaran bahasa Bali akan semakin menarik bagi siswa. Berikan siswa pembelajaran bahasa Bali berdasar pada kebutuhannya. Jika pembelajaran bahasa Bali diajarkan keterampilan,  tentang bahasa Bali dan aksara Bali tanpa inovasi dapat dipastikan siswa tidak akan tertarik belajar bahasa Bali. Siswa dalam belajar bahasa Bali di kelas dan pada saat bekunjung ke alam diwajibkan menggunakan bahasa Bali. [T]

Baca artikel lain dari penulis SUAR ADNYANA

Gorengan Ores, Makanan Khas Masyarakat Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng
Patus: The Chef ala Masyarakat Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng
Mendongeng Asah Critical Thinking Anak

Tags: Bahasa BalilingkunganPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

 “Bima Suci” di Taman Bung Karno Buleleng dan “Paksi Ireng” karya Marmar Herayukti — Ini Pesan Moral Konservasi Alam

Next Post

Magis Art Festival 2024 Sukses dan Meriah

I Ketut Suar Adnyana

I Ketut Suar Adnyana

Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Magis Art Festival 2024 Sukses dan Meriah

Magis Art Festival 2024 Sukses dan Meriah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co