24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialek Bahasa Bali dalam Seni Pertunjukan: Humor yang Memikat

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
August 31, 2024
in Esai
Dialek Bahasa Bali dalam Seni Pertunjukan: Humor yang Memikat

ilustrasi tatkala.co

DIALEK bahasa Bali akhir-akhir ini dijadikan sumber humor  berbagai bentuk pertunjukan seni di Bali. Humor yang berasal dari dialek ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan keragaman budaya, kehidupan sosial, dan identitas komunitas masyarakat Bali. Masing-masing dialek memiliki karakteristik unik yang mencerminkan identitas dari daerah mana seseorang itu berasal.

Dahulu ada dialek bahasa Bali yang dianggap mempunyai kedudukan yang lebih prestisius sehingga masyarakat yang merantau ke Denpasar mereka serta merta mengubah logat bahasanya menjadi logat bahasa Bali dialek Denpasar. Masyarakat dari luar Denpasar yang bekerja di Denpasar   agak sedikit canggung menggunakan dialeknya. Hal ini terkadang menjadi bahan olok-olok sehingga mereka megubah logat bicaranya dan ketika mereka kembali ke kampung halamannya, mereka mempertahankan penggunaan logat tersebut.

Perkembangan teknologi komunikasi dan kecanggihan alat komunikasi membawa perubahan bahwa saat ini tidak ada lagi pandangan yang menganggap bahwa dialek bahasa Bali Denpasar sebagai dialek yang prestisius.  Hal ini terjadi tidak terlepas dari peran media sosial. Banyak masyarakat yang menjadi konten kreator dengan menggunakan dialek bahasa dari mana mereka berasal.

Pekerja migran Bali yang bekerja  di beberapa negara, di tengah kesibukannya, meluangkan waktu membuat konten tentang pengalamannya bekerja dengan menggunakan bahasa Bali Dialek Buleleng, ada menggunakan bahasa Bali dialek Karangasem (Seraya), Buleleng, Bangli dan dialek yang lainnya.  Fenomena ini menarik perhatian netizen. Demikian pula dalam seni pementasan drama, calon arang, bondres pemain (punakawan) menggunakan dialek tertentu untuk menciptakan kehumoran dalam pementasan.

Penggunaan dialek bahasa  Bali dalam seni pertunjukan sebagai humor merupakan fenomena yang cukup umum, terutama dalam konteks pementasan seni pertunjukan tradisional. Ada beberapa alasan mengapa dialek bahasa  Bali sering digunakan untuk menciptakan efek humor.

1. Karakteristik Suara dan Intonasi:

Dialek bahasa Bali memiliki intonasi dan ritme yang unik. Hal ini terdengar khas dan lucu. Pengucapan dan tekanan pada kata-kata tertentu dalam dialek tersebut digunakan untuk memantik kehumoran dalam pementasan.  

    Saat ini pementasan Calon Arang masih diminati  di Bali. Salah satu adegan yang dinantikan dalam pementasan tersebut adalah kekocakan punakawannya. Salah satu untuk menciptakan humor, punakawan-punakawan  misalnya menggunakan dialek bahasa Bali Jembrana.

    Beberapa isu menarik dalam bidang fonologi dalam Bahasa Bali Dialek Jembrana (BBDJ)  dapat diamati dalam beberapa situasi kebahasaan. Pertama, adanya proses fonologis yang disebut pelesapan bunyi pada kata yang berakhiran fonem /n/. Contoh pelesapan bunyi /n/ di lingkungan fonologis akhir kata pada Bahasa Bali Dialek Standar (BBDS) seperti:

    Selain pelesapan fonem /n/, fonem /ŋ/ juga lesap di akhir kata setelah morfem terikat. Contoh pelesapan ini adalah:

    Pelesapan bunyi ini yang menjadi salah satu ciri khas BBDJ, dipakai untuk menciptakan efek humor dalam pementasan. 

    2. Stereotip Budaya:

    Dalam konteks komedi, terkadang digunakan stereotip budaya tertentu untuk menambahkan humor. Dialek bahasa Bali mungkin diasosiasikan dengan stereotip tertentu yang digunakan untuk menggambarkan karakter-karakter yang ceria, ceplas-ceplos dan bicara apa adanya. Hal ini dapat dicermati pada penampilan Bondres Rare Kual Buleleng dan Bondres Dwi Mekar Buleleng. Apa yang dikatakan oleh pemain hanya membahas topik yang sangat sederhana karena intonasi dan kekhasan dialek bahasa Bali Buleleng membuat penonton (terutama yang berasal dari luar Buleleng) tertawa. 

    Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan dialek bahasa Bali dalam pementasan dilakukan dengan cara menghormati guyub tutur, tidak menyinggung atau merendahkan guyub tutur tersebut. [T]

    Baca artikel lain dari penulis SUAR ADNYANA

    Pembelajaran Bahasa Bali Berbasis Lingkungan
    Pelembagaan dan Pembudayaan Bahasa Bali
    Bulan Bahasa: Momen Refleksi Diri dalam Penggunaan Bahasa
    Kata Grodog  dan Onomatope | Ini Cerita Tentang Lemari
    Tags: Bahasa Balidialek baliseni pertunjukan
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Hal-Hal yang Membuat Desa Les Layak Menyandang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

    Next Post

    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    I Ketut Suar Adnyana

    I Ketut Suar Adnyana

    Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

    Related Posts

    ‘Janji-janji Jepang’

    by Angga Wijaya
    April 23, 2026
    0
    ‘Janji-janji Jepang’

    SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

    Read moreDetails

    Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

    by Chusmeru
    April 23, 2026
    0
    Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

    RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

    Read moreDetails

    Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

    by Agung Sudarsa
    April 22, 2026
    0
    Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

    DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

    Read moreDetails

    Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

    by Dodik Suprayogi
    April 21, 2026
    0
    Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

    JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

    Read moreDetails

    Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

    by Petrus Imam Prawoto Jati
    April 21, 2026
    0
    Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

    BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

    Read moreDetails

    NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

    by Dede Putra Wiguna
    April 20, 2026
    0
    NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

    PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

    Read moreDetails

    Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

    by Agung Sudarsa
    April 20, 2026
    0
    Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

    SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

    Read moreDetails

    Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

    by Asep Kurnia
    April 20, 2026
    0
    Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

    KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

    Read moreDetails

    Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

    by Jro Gde Sudibya
    April 20, 2026
    0
    Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

    Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

    Read moreDetails

    Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

    by Cindy May Siagian
    April 19, 2026
    0
    Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

    MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

    Read moreDetails
    Next Post
    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    ‘Janji-janji Jepang’
    Esai

    ‘Janji-janji Jepang’

    SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

    by Angga Wijaya
    April 23, 2026
    Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
    Esai

    Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

    RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

    by Chusmeru
    April 23, 2026
    Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
    Esai

    Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

    DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

    by Agung Sudarsa
    April 22, 2026
    Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
    Opini

    PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

    PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

    by I Made Pria Dharsana
    April 22, 2026
    ‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
    Ulas Musik

    ‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

    SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

    by Dede Putra Wiguna
    April 22, 2026
    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
    Khas

    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

    “Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

    by I Wayan Sujana Suklu
    April 22, 2026
    Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
    Panggung

    Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

    GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

    by Dede Putra Wiguna
    April 22, 2026
    ‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
    Pameran

    ‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

    MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

    by Nyoman Budarsana
    April 21, 2026
    Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
    Pendidikan

    Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

    by tatkala
    April 21, 2026
    Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
    Esai

    Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

    JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

    by Dodik Suprayogi
    April 21, 2026
    ‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
    Lingkungan

    ‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

    KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

    by Son Lomri
    April 21, 2026
    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
    Persona

    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

    PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

    by Made Adnyana Ole
    April 21, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co