2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialek Bahasa Bali dalam Seni Pertunjukan: Humor yang Memikat

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
August 31, 2024
in Esai
Dialek Bahasa Bali dalam Seni Pertunjukan: Humor yang Memikat

ilustrasi tatkala.co

DIALEK bahasa Bali akhir-akhir ini dijadikan sumber humor  berbagai bentuk pertunjukan seni di Bali. Humor yang berasal dari dialek ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan keragaman budaya, kehidupan sosial, dan identitas komunitas masyarakat Bali. Masing-masing dialek memiliki karakteristik unik yang mencerminkan identitas dari daerah mana seseorang itu berasal.

Dahulu ada dialek bahasa Bali yang dianggap mempunyai kedudukan yang lebih prestisius sehingga masyarakat yang merantau ke Denpasar mereka serta merta mengubah logat bahasanya menjadi logat bahasa Bali dialek Denpasar. Masyarakat dari luar Denpasar yang bekerja di Denpasar   agak sedikit canggung menggunakan dialeknya. Hal ini terkadang menjadi bahan olok-olok sehingga mereka megubah logat bicaranya dan ketika mereka kembali ke kampung halamannya, mereka mempertahankan penggunaan logat tersebut.

Perkembangan teknologi komunikasi dan kecanggihan alat komunikasi membawa perubahan bahwa saat ini tidak ada lagi pandangan yang menganggap bahwa dialek bahasa Bali Denpasar sebagai dialek yang prestisius.  Hal ini terjadi tidak terlepas dari peran media sosial. Banyak masyarakat yang menjadi konten kreator dengan menggunakan dialek bahasa dari mana mereka berasal.

Pekerja migran Bali yang bekerja  di beberapa negara, di tengah kesibukannya, meluangkan waktu membuat konten tentang pengalamannya bekerja dengan menggunakan bahasa Bali Dialek Buleleng, ada menggunakan bahasa Bali dialek Karangasem (Seraya), Buleleng, Bangli dan dialek yang lainnya.  Fenomena ini menarik perhatian netizen. Demikian pula dalam seni pementasan drama, calon arang, bondres pemain (punakawan) menggunakan dialek tertentu untuk menciptakan kehumoran dalam pementasan.

Penggunaan dialek bahasa  Bali dalam seni pertunjukan sebagai humor merupakan fenomena yang cukup umum, terutama dalam konteks pementasan seni pertunjukan tradisional. Ada beberapa alasan mengapa dialek bahasa  Bali sering digunakan untuk menciptakan efek humor.

1. Karakteristik Suara dan Intonasi:

Dialek bahasa Bali memiliki intonasi dan ritme yang unik. Hal ini terdengar khas dan lucu. Pengucapan dan tekanan pada kata-kata tertentu dalam dialek tersebut digunakan untuk memantik kehumoran dalam pementasan.  

    Saat ini pementasan Calon Arang masih diminati  di Bali. Salah satu adegan yang dinantikan dalam pementasan tersebut adalah kekocakan punakawannya. Salah satu untuk menciptakan humor, punakawan-punakawan  misalnya menggunakan dialek bahasa Bali Jembrana.

    Beberapa isu menarik dalam bidang fonologi dalam Bahasa Bali Dialek Jembrana (BBDJ)  dapat diamati dalam beberapa situasi kebahasaan. Pertama, adanya proses fonologis yang disebut pelesapan bunyi pada kata yang berakhiran fonem /n/. Contoh pelesapan bunyi /n/ di lingkungan fonologis akhir kata pada Bahasa Bali Dialek Standar (BBDS) seperti:

    Selain pelesapan fonem /n/, fonem /ŋ/ juga lesap di akhir kata setelah morfem terikat. Contoh pelesapan ini adalah:

    Pelesapan bunyi ini yang menjadi salah satu ciri khas BBDJ, dipakai untuk menciptakan efek humor dalam pementasan. 

    2. Stereotip Budaya:

    Dalam konteks komedi, terkadang digunakan stereotip budaya tertentu untuk menambahkan humor. Dialek bahasa Bali mungkin diasosiasikan dengan stereotip tertentu yang digunakan untuk menggambarkan karakter-karakter yang ceria, ceplas-ceplos dan bicara apa adanya. Hal ini dapat dicermati pada penampilan Bondres Rare Kual Buleleng dan Bondres Dwi Mekar Buleleng. Apa yang dikatakan oleh pemain hanya membahas topik yang sangat sederhana karena intonasi dan kekhasan dialek bahasa Bali Buleleng membuat penonton (terutama yang berasal dari luar Buleleng) tertawa. 

    Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan dialek bahasa Bali dalam pementasan dilakukan dengan cara menghormati guyub tutur, tidak menyinggung atau merendahkan guyub tutur tersebut. [T]

    Baca artikel lain dari penulis SUAR ADNYANA

    Pembelajaran Bahasa Bali Berbasis Lingkungan
    Pelembagaan dan Pembudayaan Bahasa Bali
    Bulan Bahasa: Momen Refleksi Diri dalam Penggunaan Bahasa
    Kata Grodog  dan Onomatope | Ini Cerita Tentang Lemari
    Tags: Bahasa Balidialek baliseni pertunjukan
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Hal-Hal yang Membuat Desa Les Layak Menyandang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024

    Next Post

    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    I Ketut Suar Adnyana

    I Ketut Suar Adnyana

    Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

    Related Posts

    Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

    by Vito Prasetyo
    October 2, 2026
    0
    Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

    KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

    Read moreDetails

    Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

    by Ari Murdimanto
    October 2, 2026
    0
    Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

    Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

    Read moreDetails

    Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

    by Tri Nugroho Adi
    October 2, 2026
    0
    Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

    SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

    Read moreDetails

    Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

    by I Wayan Yudana
    October 1, 2026
    0
    Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

    SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

    Read moreDetails

    Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

    by Teguh Wahyu Pranata
    October 1, 2026
    0
    Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

    ”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

    Read moreDetails

    Manusia Purba di Kota Denpasar

    by Angga Wijaya
    October 1, 2026
    0
    Manusia Purba di Kota Denpasar

    SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

    Read moreDetails

    Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

    by Agung Sudarsa
    September 30, 2026
    0
    Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

    vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

    Read moreDetails

    Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

    by Chusmeru
    September 30, 2026
    0
    Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

    DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

    Read moreDetails

    Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

    by Putu Arya Nugraha
    September 29, 2026
    0
    Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

    PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

    Read moreDetails

    Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

    by Ahmad Hirzan Anwari
    September 29, 2026
    0
    Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

    PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

    Read moreDetails
    Next Post
    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    Bak Inpres dan Cubang Air di Gumi Delod Ceking   

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
    Esai

    Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

    KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

    by Vito Prasetyo
    October 2, 2026
    Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
    Esai

    Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

    Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

    by Ari Murdimanto
    October 2, 2026
    Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
    Esai

    Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

    SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

    by Tri Nugroho Adi
    October 2, 2026
    Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
    Esai

    Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

    SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

    by I Wayan Yudana
    October 1, 2026
    Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
    Khas

    Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

    Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

    by Rusdy Ulu
    October 1, 2026
    Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
    Esai

    Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

    ”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

    by Teguh Wahyu Pranata
    October 1, 2026
    Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
    Panggung

    Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

    PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

    by Nyoman Budarsana
    October 1, 2026
    Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
    Pop

    Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

    ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

    by Nyoman Budarsana
    October 1, 2026
    Manusia Purba di Kota Denpasar
    Esai

    Manusia Purba di Kota Denpasar

    SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

    by Angga Wijaya
    October 1, 2026
    Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
    Khas

    Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

    “CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

    by Dede Putra Wiguna
    October 1, 2026
    Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
    Olahraga

    Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

    KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

    by Jaswanto
    October 1, 2026
    Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
    Esai

    Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

    vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

    by Agung Sudarsa
    September 30, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co