23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bergerak Bersama Harapan: Kami Tidak Pandai tapi Berani – Catatan PKM di Desa Bengkala

Ni Kadek Putri Santiadi by Ni Kadek Putri Santiadi
July 7, 2024
in Khas
Bergerak Bersama Harapan: Kami Tidak Pandai tapi Berani – Catatan PKM di Desa Bengkala

Tim Sahara (Sahabat Aksara) Undiksha

“Desa Bengkala itu desa yang punya komunitas warga tuli dan bisu, di sana ada warga yang belum bisa membaca. Jadi aku ingin mengajarkan mereka membaca, kamu mau ikut?” kata temanku.

Kala itu hanya perbincangan kecil yang membuat rasa penasaran menggebu. Meskipun aku berasal dari Buleleng, namun pengetahuan tentang daerah ini tidak begitu banyak. Akhirnya aku memutuskan untuk menelusuri lebih jauh sebelum menerima tawaran temanku.

Mencatat setiap bagian yang perlu diperbaiki, dari sistem pendidikan hingga sosial. Mencari tahu dari mereka yang lebih lama berada disini, hampir semua mengenal desa Bengkala sebagai tempat yang unik.

“Aku akan pikirkan,” kataku setelah beberapa hari. Aku tahu kegiatan ini berpengaruh baik untuk kehidupan mereka, namun ada tugas yang harus lebih dahulu diselesaikan. Hanya dengan pilihan menerima atau menolak, tapi ini sulit.

Temanku, Desy Antari yang menjadi penggagas pengabdian meyakinkan bahwa kegiatan ini bukan perihal pandai tapi harapan. “Sudah aku susun tim ini, hanya saja dari Pendidikan Bahasa Indonesia belum ada,” begitu ia membujukku.

Jika aku menolak maka ada kesempatan yang hilang, bahkan kesempatan untuk belajar bahasa isyarat pun tidak akan terpenuhi. Kalian tahu? Aku tertarik belajar bahasa isyarat sejak menonton film “Widya Jemari Jiwaku Menari” dari KKKS Kota Denpasar. Maka tentu saja setelah beberapa hari merenungkan pilihan, aku menerima tawaran temanku. Kalau kata pepatah, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Pertemuan pun terjadi. Sebagai orang terakhir yang bergabung dalam kegiatan ini, aku merasa canggung dan ragu untuk menyapa mereka di online grup. Sejenak terlintas hanya aku yang berbeda fakultas dari mereka. Tentu mereka  menyambutku dengan baik.

Beberapa hari kemudian, kami pun mulai berdiskusi terkait pengajuan proposal pengabdian. Setiap Universitas pasti tidak asing dengan keberadaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), begitu juga dengan Universitas Pendidikan Ganesha. Ya, kami berniat untuk mengajukan ide ini pada Simbelmawa untuk memperoleh pendanaan.

Dalam kegiatan ini, kami akan berupaya untuk menurunkan angka tuna aksara pada warga kolok (tuli dan bisu) di Desa Bengkala. Melalui diskusi dengan Ibu Dr. Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd sebagai dosen pendamping, kami menyelesaikan proposal dengan baik.

Meskipun beberapa perbaikan terjadi karena tulisan belum fokus pada permasalahan. Bertemu dari hari ke hari hingga pagi berganti petang, dan sampai pada penyusunan terakhir. Kami memutuskan menggunakan judul “Pelatihan Kartu Aksara (Aksi Saling Rangkul) Berbasis 3D dalam Menurunkan Angka Tuna Aksara Warga Kolok Sekaa Teruna-teruni Desa Bengkala” dengan ini proposal dinyatakan selesai dan dapat diajukan. Kami yakin perjalanan ini bagian dari proses.

Bulan pun berganti, rasa ragu mulai tercipta kembali. Namun kabar dari Desy Antari selaku ketua PKM-PM ini menggetarkan hati. Bersyukur dengan rasa lelah yang telah mendapat balasan. Kami lolos pendanaan dan memiliki kesempatan untuk mengimplementasikan ide secara nyata dalam bentuk proyek pengabdian masyarakat.

Dalam pengumuman itu tertera nama-nama kami, Luh Desy Antari, Ni Putu Sri Wahyu Dewi, dan Gede Oditya Aresta dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ni Kadek Putri Santiadi dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Ida Bagus Kade Sudika Puja dari Teknologi Pendidikan.

Perjalanan belum selesai, kami datang ke Desa Bengkala dan mengajak sekaa teruna-teruni untuk bergerak dalam pengentasan tuna aksara pada warga kolok (tuli dan bisu). Terdapat 35 warga kolok dari rentang 15-50 Tahun yang belum mengenal aksara, tentu bukan hal yang wajar.

“Yang ada di Desa Bengkala ini warga kolok yang tidak bisa baca, padahal kita tahu kan kalau Singaraja kota pendidikan,” kata Desy Antari sejak pelatihan berjalan.

Momen pelatihan sekaa teruna-teruni dan warga kolok | Foto oleh: Oditya Aresta

Program ini mendapatkan respon positif dari perangkat desa setempat, sekaa teruna-teruni, dan warga kolok (tuli-bisu) di Desa Bengkala. Mereka antusias memberikan pelatihan membaca permulaan kepada warga kolok, dengan sedikit canda tawa membuat situasi terasa hangat. Bagi kami lolos proposal PKM-PM menjadi semangat tersendiri dan ajang untuk bergerak membantu pemerintah desa. Tentu harapannya kedatangan kami membawa pengaruh positif untuk mereka.

Kami melaksanakan pengabdian selama 4 bulan di Desa Bengkala dengan tiga tahap, yaitu pelatihan, pendampingan, dan SiBaLok (Kompetensi Baca Kolok). Selain itu, kami juga membuat media berupa kartu baca Aksara (Aksi saling rangkul) yang membantu sekaa teruna-teruni di Desa Bengkala dalam pengentasan tuna aksara.

Mengapa kartu Aksara? Sesuai dengan singkatannya, yaitu Aksara (Aksi saling rangkul). Kami ingin semua warga di Desa Bengkala saling merangkul dan bertumbuh bersama membangun desa yang lebih baik, dari sistem pendidikan hingga sosial. Kartu Aksara akan membantu warga kolok dalam proses mengenal huruf, mengeja, menggabungkan, dan membaca kalimat utuh.

Langkah selanjutnya, kami akan melahirkan komunitas aksara dengan beranggotakan sekaa teruna-teruni Desa Bengkala. Kami yakin adanya kelompok ini membawa pengaruh positif untuk warga kolok yang tuna aksara. Mari bersama tim Sahara (Sahabat Aksara) Undiksha dan sekaa teruna-teruni bergerak untuk pengentasan Tuna Aksara di Desa Bengkala!

Segala informasi dan kegiatan bisa dilihat pada instagram @sahara.undiksha. [T]

Mengenal Bahasa Isyarat “Kata Kolok” dalam Lingkup Kesehatan Individu dan Pengobatan di Desa Bengkala
Zaman Berkembang, Sekaa Janger Kolok dari Desa Bengkala Tetap Eksis
Ketika Gadis Kolok Bengkala Menari Puspa Arum Bengkala, Semangat dan Penuh Ekspresi
Tags: bahasa kolokDesa BengkalaPendidikanUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mimesis dan Konstruksi Ekspresif | Pengantar Antologi Puisi ”Pejuang Waktu” Karya I Wayan Jatiyasa

Next Post

Surakarta dan Dolanan Anak, Oleh-Oleh Budaya yang Berharga

Ni Kadek Putri Santiadi

Ni Kadek Putri Santiadi

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Surakarta dan Dolanan Anak, Oleh-Oleh Budaya yang Berharga

Surakarta dan Dolanan Anak, Oleh-Oleh Budaya yang Berharga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co