MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) Kelompok VI Tahun 2026 sukses menyelenggarakan serangkaian program pengabdian masyarakat di Banjar Negari, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Berlangsung sedari 18 Februari hingga 12 Maret 2026, kegiatan ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan pada falsafah kearifan lokal, ‘Tri Hita Karana’.
Program KKN yang mendapat dukungan penuh dari Rektor UPMI, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., ini dirancang berdasarkan hasil observasi mendalam terhadap kebutuhan nyata masyarakat Banjar Negari. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh perangkat desa, termasuk Pj Kepala Desa Singapadu Tengah, Desak Ketut Martiniari dan Kelian Banjar Negari, I Made Sudarta.

Para mahasiswa UPMI berfokus pada empat pilar utama pengabdian, yaitu pendidikan, kesehatan, kelestarian lingkungan, dan seni budaya. Berikut adalah potret keberhasilan program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Tematik kelompok VI UPMI.
Pendidikan dan Karakter: Program “Sabtu Aktif Kreatif”
Di bidang pendidikan diluncurkan program unggulan, “Sabtu Aktif Kreatif” yang menyasar siswa SD Negeri 1 Singapadu Tengah. Program ini berfokus pada aktivitas fisik melalui kegiatan renang bersama dan edukasi karakter.
Pada program ini, mahasiswa UPMI menanamkan konsep A3 (Aku Hebat, Aku Berani, Aku Peduli) untuk membangun kepercayaan diri dan kepedulian sosial anak. Siswa juga diberikan edukasi literasi finansial berupa edukasi menabung sejak usia dini dengan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dilakukan juga praktik pembuatan pelampung berbahan dasar botol plastik bekas sebagai wujud edukasi daur ulang sampah anorganik.


Kesehatan Berbasis Komunitas: Yoga Tertawa hingga Posyandu
Kesehatan juga menjadi perhatian khusus. Untuk kelompok lanjut usia (lansia), mahasiswa KKN UPMI mengadakan pendampingan rutin yoga tertawa dan senam lansia.
Kegiatan ini dirancang untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus merawat kesehatan mental lansia agar tetap bahagia dan bersemangat. Selain itu, mahasiswa juga turun tangan membantu kader Posyandu Banjar Negari dalam melayani penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, hingga pendataan kesehatan warga.

Pelestarian Palemahan: Pelepasan Bibit Ikan dan Penghijauan
Sebagai wujud nyata menjaga harmoni dengan alam (Palemahan), mahasiswa KKN UPMI mengadakan aksi nyata pembersihan area Lapangan Singapadu Tengah dan lingkungan Banjar Negari.
Kegiatan pelestarian ekosistem perairan dilakukan dengan melepas 100 ekor ikan lele di dekat Bendungan Singapadu Tengah. Dilakukan juga pelepasan 75 ekor ikan bawal di aliran sungai dekat Pura Puseh Natih. Mahasiswa turut menyerahkan ragam bibit tanaman produktif, seperti durian, kelengkeng, jambu biji kristal, mangga, dan alpukat untuk mendukung ketahanan pangan lokal masyarakat.

Merawat Tradisi: Pendampingan Seni Budaya
Desa Singapadu Tengah yang dikenal sebagai desa seni menjadi wadah ideal bagi mahasiswa untuk melestarikan budaya Bali. Tim KKN terlibat langsung secara intensif dalam mendampingi latihan pawai seni budaya dalam rangka menyambut HUT Kota Gianyar. Mahasiswa juga turut menyukseskan pelaksanaan lomba Bulan Bahasa Bali sebagai komitmen nyata menjaga bahasa dan sastra daerah.


Setelah seluruh program terselenggara dengan baik, pelaksanaan KKN Tematik ini pun mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Melalui sinergi yang harmonis, mahasiswa UPMI Bali telah membuktikan bahwa ruang belajar yang sesungguhnya adalah ketika ilmu pengetahuan dapat diaplikasikan langsung dan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat. [T]
Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole
Sumber Informasi: Ni Made Tia Dwi Yanti (Mahasiswa UPMI Bali, Program Studi Pendidikan Matematika) & I Nyoman Kartika Yasa (Mahasiswa UPMI Bali, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi).





























