23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Julio Saputra by Julio Saputra
July 6, 2024
in Gaya
Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Paguyuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024

SETELAH menempatkan sepeda motor di parkiran, saya bergegas menuju tempat pementasan, menerobos hujan menggunakan jas hujan 15 ribuan. Saya berjalan pelan-pelan, perhatian saya fokus di jalan. Bukan karena saya takut air yang menggenang, atau kubangan-kubangan yang beberapa kali saya temukan. Saya takut ada clegongan yang samar-samar tak kelihatan. Jika saya jatuh dan terjerembab, pastilah rasanya sangat menyakitkan.

Malam itu, Rabu, 3 Juli 2024 saya merapat ke Panggung Terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Provinsi Bali, untuk menyaksikan penampilan Gong Kebyar Dewasa Yayasan Lilanjani Kerta Bumi, Banjar Belumbang Kaja, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan sebagai Duta Kabupaten Tabanan.

Duta Tabanan itu tampil bersama alias mebarung dengan gong kebyar duta dari Kabupaten Jembrana, yakni Paguyuban Seniman Muda (PSM) Jembrana, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

Pementasan Gong Kebyar Dewasa Yayasan Lilanjani Kerta Bumi yang saya jagokan itu sangat mengagumkan. Ulasan pementasan gong kebyar duta Tabanan itu sudah saya tulis di tatkala. Baca saja:

Gong Kebyar Dewasa dari Yayasan Lilanjani Kerta Bumi, Tabanan, Sajikan Sunar Genjong, Raga Sidhi, dan Jayaning Singasana di PKB 2024

Namun penampilan Paguyuban Seniman Muda (PSM) Jembrana juga tak kalah. Seniman-seniman muda dari Bali Barat itu menampilkan tabuh kreasi pepanggulan dengan judul “Sikut Oton”, lalu tabuh kreasi kekebyaran dengan tajuk “Ceburan Mesehe” dan terakhir menampilkan Fragmentari Wiweka Ala yang mendapat tepuk tangan meriah dari ribuan penonton.

Tabuh Sikut Oton dimainkan secara atraktif dengan susunan melodi yang memanjakan telinga. Sementara itu, Tari Kreasi Kekebyaran “Ceburan Mesehe” terdengar unik karena terinspirasi dari suara Air Terjun Mesehe di Banjar Pasatan, Desa Pohsanten, Jembrana. Karya ini mempertunjukkan gerakan tari dan musik yang dinamis untuk menggambarkan keeksotisan dan keanggunan dari Air terjun Ceburan Mesehe.

Fragmentari Wiweka Ala yang ditampilkan duta dari Kabupaten Jembrana ini juga memikat. Ini sebuah karya yang menggambarkan karakter Pan Balang Tamak dalam cerita tradisional Bali. Karya ini menyoroti kecerdikan dan strategi yang diambil untuk menghadapi tantangan, memberikan pesan moral dalam kesusastraan Bali.

Saya yakin sudah banyak yang mengulas tentang pementasan yang mereka sajikan. Namun dalam tulisan ini saya mengulas hal lain. Saya cukup terkesan dengan warna pakaian yang mereka kenakan.

Di dalam benak saya, warna atasan mereka malam itu menimbulkan keraguan dan perdebatan. Apakah itu warna perak atau warna biru, atau jangan-jangan warna perak kebiru-biruan atau biru keperak-perakan? Sampai akhirnya saya berujung pada sebuah kesimpulan. Silvery blue menjadi jawaban dan perdebatan saya dengan diri saya sendiri pun dapat diselesaikan.

Jika jawaban itu salah, mohon maaf sebelumnya dan mohon dibenarkan. Namun, yang jelas, warna pakaian mereka memancarkan keindahan. Warna tersebut tidak hanya memperindah penampilan, namun juga membawa kesan magis yang menenangkan.

Sekaa gong kebyar dewasa dari Paguuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024 | Foto: Dok Peguyuban

Saya merasa warna pakaian mereka menyerupai kilauan batu biduri bulan, atau cahaya bulan di malam hari yang memancarkan keindahan. Saat berada di bawah pencahayaan, ada efek reflektif yang muncul dari pakaian yang mereka kenakan. Efek tersebut cukup menarik perhatian, menciptakan tampilan yang dinamis dalam kehidupan.

Kombinasi warna abu kebiru-biruan atau biru keabua-abuan tersebut juga menghadirkan kesan elegan. Warna tersebut sering diaktikan dengan sophistication dan kemewahan, membuatnya sangat cocok untuk dijadikan pakian yang ingin menonjolkan kewibawaan, atau kesan tampan dan rupawan.

Warna silvery blue tersebut dipadukan dengan warna-warna lain yang saling menghidupkan, seperti udeng berwana coklat muda, atau bawahan berwarna kuning keemasan. Mereka memadukan kontras yang menarik dan memperkaya tampilan secara keseluruhan. Daya tarik tentu saja mengalami peningkatan. Visual dari pakaian yang mereka kenakan pun tampak lebih mencolok namun tetap mempesona penuh kewibawaan.

Di samping itu, unsur biru pada warna pakaian yang mereka kenakan juga memberi kesan ketenangan, kedamaian, dan kestabilan, sementara warna perak menghadirkan melahirkan kesan kebijaksanaan dan kemurnian. Kombinasi dua warna tersebut memberi kesan positif dan menyenangkan, yang secara psikologis menarik bagi orang-orang kebanyakan. Tak heran, mereka dapat tampil dengan sangat menakjubkan, memukau sekian banyak penonton yang jumalhnya bisa jadi ratusan bahkan ribuan.

Pada akhirnya, kehadiran Paguyuban Seniman Muda Jembrana tidak hanya sebagai sebuah pertunjukan atau pementasan., tapi juga sebuah perayaan terhadap kegantengan, kegagahan, dan keelokan dalam berpenampilan.

Sekaa gong kebyar dewasa dari Paguuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024 | Foto: Dok Peguyuban

Setiap kilauan yang muncul dari pakaian yang mereka kenakan, meninggalkan kesan tersendiri pada pementasan yang mereka bawakan penuh kebanggaan. Mereka juga menjadi pengingat bahwa warna-warna yang akan dihadirkan dalam berkesenian harus saling menghidupkan, harus sangat diperhitungan, tidak bisa sembarang diputuskan, atau seenaknya ditentukan tanpa adanya pertimbangan.

Hari itu, hujan-hujan yang turun dari pagi meinggalkan genangan, sementara pakaian yang Paguyuban Seniman Muda Jembrana meinggalkan kesan dan kenangan. [T]

Editor: Adnyana Ole

Baca artikel lain dari penulis JULIO SAPUTRA

Arja Sewagati dari Jembrana: Arja Negak, “Dramatic Reading” ala Bali
Tembakan Teatrikal dan Musik yang Beda dari “Raja Buduh” – Catatan Baleganjur Duta Jembrana di PKB 2024
Logika Kacau Kriteria Lomba Gong Kebyar Wanita di Jembrana
Ninjo Haji, Tradisi Unik Melepas Jama’ah Haji di Kabupaten Jembrana

Jembatan Movement : Ruang Ekspresi Musisi Jembrana dan Musik Untuk Kemanusiaan
Tags: fashiongong kebyarjembranaPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Rahim Bahari” dari Komunitas Aghumi: Pantulan Budaya Perempuan Tangguh

Next Post

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pariwisata

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pariwisata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co