26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suka Duka Pembaca Water Meter PDAM: Diprotes Pelanggan, Digigit Anjing, sampai Bertemu Ular pun Sudah Biasa

Pande Putu Jana Wijnyana by Pande Putu Jana Wijnyana
April 24, 2024
in Khas
Suka Duka Pembaca Water Meter PDAM: Diprotes Pelanggan, Digigit Anjing, sampai Bertemu Ular pun Sudah Biasa

Mang Arya sedang memfoto water meter | Foto: Pande

BANYAK orang mengira, menjadi seorang petugas PDAM itu hanya berurusan dengan sambung-menyambung pipa saja. Padahal, di luar itu masih banyak tugas lain yang jarang kita ketahui.

Di rumah kita, setiap bulan sering kita mendengar, “Permisi, cek air.” Benar. Itu suara seorang pembaca water meter PDAM. Menjadi petugas pembaca water meter bukanlah perkara yang mudah. Malah bisa dikatakan, lebih banyak dukanya daripada sukanya. Coba kita tanya kepada Komang Arya Darmawan, salah satu petugas pembaca meter di kantor Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng.

Mang Arya sapaan akrabnya. Ia mengemban tugas pembaca meter PDAM sudah hampir 9 tahun. Selama ia bertugas, tentu banyak cerita menarik untuk disampaikan. Kalau soal panas terik matahari dan derasnya hujan bisa dibilang sudah menjadi kawan setia baginya.

Dulu, awal bertugas, Arya mengaku agak bingung menggunakan aplikasi, tapi lama-kelamaan jadi terbiasa sebab sudah di-update sedemikian rupa, demi kelancaran dalam bertugas. Tapi kini tugasnya jadi lebih mudah dengan aplikasi baca meter, hanya dengan difoto data bacaan sudah masuk ke server.

Mang Arya sedang memfoto water meter | Foto: Pande

“Dengar cerita dari pegawai senior, ke mana-mana masih catat angka meteran pakai buku, kadang-kadang bukunya basah terkena hujan. Tapi sekarang lebih mudah, tinggal foto saja langsung bisa, tanpa ribet mencatat manual lagi,” kata Arya.

Memakai buku, atau sistem manual, selain rentan kerusakan fisik karena basah, dll, terkadang bacaan juga bisa tertukar dengan petugas lain. Data menjadi tidak akurat dan jelimet. Jika ini terjadi, mau tidak mau petugas harus mengulang kembali bacaannya satu persatu.

Namun, berbeda dengan dulu, sekarang petugas sudah menggunakan aplikasi baca meter, secara otomatis jadi lebih gampang dalam proses input data bacaan.

Di Perumda Air Minum Buleleng, setiap petugas rata-rata mengemban tugas membaca kurang lebih 2.600 data bacaan pelanggan. Semua bacaan harus diselesaikan sesuai tanggal yang telah ditentukan. Lokasi bacaan pun tidak tanggung-tanggung, mencakup sebagian wilayah Kota Singaraja, Banyuning, Penarungan, Sambangan, hingga seputar wilayah Desa Sangsit.

“Sekarang 2.600 pelanggan, itu harus selesai setiap tanggal 25 di akhir bulan. Setiap petugas pembaca dapat wilayah I sampai IV yang tersebar dari wilayah Kota Singaraja dan sekitarnya, kadang harus nambah jam kerja di hari-hari libur,” ujar Arya.

Semakin lama menjadi pembaca meter, sebagaimana diceritakan Mang Arya, semakin banyak duka daripada sukanya. Tantangan di lapangan bukan hanya sekadar cuaca, tapi juga kejadian-kejadian tak terduga, seperti cuitan-cuitan kecil, untuk tidak mengatakan protes, dari pelanggan tentang air mati atau kebocoran, sudah biasa ia dengar.

“Kalau air mati, pelanggan pasti komplainnya ke sini (pembaca water meter),” keluh Arya. Kalau sudah begini, biasanya Arya akan mendengarkan dan berjanji akan segera melaporkannya kepada petugas yang bersangkutan. Ia merasa itu bagian dari pelayanan.

Selain cuitan pelanggan, tak jarang Arya juga mendapat gangguan dari “satpam” atau anjing pelanggan. “Seremnya itu pas di rumah pelanggan ada anjingnya. Kadang tuan rumah bilang, ‘masuk saja anjingnya tidak galak’, tapi baru satu langkah saja, kaki sudah dihap,” celetuk Arya.

Sejauh pengalamannya menjadi petugas cek meteran air PDAM, Arya bahkan sudah 2 kali digigit anjing, celananya sampai robek. Saking tak kuat menghadapi situasi semacam itu, ia kadang tak melanjutkan tugasnya. Nyawa lebih penting dari segalanya.

Saat digigit anjing, ia langsung melakukan pertolongan pertama dengan membasuh luka menggunakan air mengalir. Waktu itu ia juga ke rumah sakit untuk meminta vaksin anti rabies—walaupun tak mendapatkan hasil. Ya, dua kali digigit anjing, Arya tak mendapat vaksin. Tapi syukur, ia tidak merasakan ada tanda-tanda gejala rabies sampai hari ini.

“Kalau dikejar anjing sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Lucunya, sudah dikejar, pelanggan selalu mengatakan aman saja, tidak galak, cuman sekadar kejar,” kata Arya sembari tertawa.

Biasanya, kalau di rumah pelanggan ada anjing, Arya memakai trik tertentu. Ia akan melangkah sangat pelan saat melewati binatang peliharaan itu. “Tapi kalau sudah terlanjur, ya sudah, harus ngebut. Untungnya aman saja sampai sekarang,” ujarnya.

Mang Arya dan pelanggan PDAM | Foto: Pande

Tapi Arya tidak berani mengambil risiko. Untuk menyiasati kejadian-kejadian tidak mengenakkan itu, ia kadang langsung memberikan telponnya kepada pelanggan untuk membantu proses foto water meter. “Kalau rumah terkunci atau tuan rumah tidak ada, biasanya minta nomor hp, biar foto wm dikirim lewat Whatsapp saja,” tambah Arya.

Bukan hanya itu, tak jarang Arya juga berjumpa dengan ular saat membuka meteran. Biasanya meteran air memang dibikinkan semacam wadah yang terbuat dari beton atau kayu.

Pada saat Arya mengecek water meter milik salah seorang pelanggan, seperti biasa, dengan santai ia membuka penutup water meter. Dari sana ia mendengar suara desisan. Ia mengira ada pipa bocor karena suaranya hampir mirip. Tapi setelah cek foto, ternyata ada ular melilit di water meter. Beruntung, nasib baik masih menyertainya waktu itu.

“Ular suka tempat lembap, tidak heran lagi. Tapi saya sedikit shock. Untung tidak dipatuk,” kata Arya.

Tetapi, terlepas dari pengalaman buruk yang Arya alami, di balik duka itu, juga banyak hal yang menggembirakan. Selama menjadi petugas, untuk menyebut satu contoh, ia kadang mendapat mangga dari konsumen, bahkan tak jarang ia disuruh petik langsung dari pohonnya.

Selain mangga, pernah ia hendak diberi ikan laut, tapi Arya menolak. “Itu untuk dijual. Dia juga pejuang rupiah, jadi tidak enak jika diterima,” katanya, bijak.

Banyaknya peristiwa di lapangan, baik suka maupun duka, tak membuat langkah Arya kendor. Ia memikili prinsip untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan atau masyarakat, kapan pun dalam kondisi apa pun.

“Kalau sedikit-sedikit ngeluh, tidak akan membuahkan hasil. Bekerja di bidang pelayanan harus siap melayani yang terbaik,” katanya. Saat mengatakan ini, Arya terlihat sangat serius.[T]

Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

Reporter: Pande Putu Jana Wijnyana
Penulis: Pande Putu Jana Wijnyana
Editor: Jaswanto

Pak Tua Parsa Si Penjaga Reservoar Waterleiding dan Suido Syo di Buleleng
Tags: PDAM Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

DIALOG DI TEPI MASCETI: Kritik Diri Seorang Ida Padanda Made Sidemen tentang Kependetaan

Next Post

“Save Your Song”, Musisi Harus Paham Apa Saja Yang Menjadi Haknya

Pande Putu Jana Wijnyana

Pande Putu Jana Wijnyana

Mahasiswa STAH Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails
Next Post
“Save Your Song”, Musisi Harus Paham Apa Saja Yang Menjadi Haknya

“Save Your Song”, Musisi Harus Paham Apa Saja Yang Menjadi Haknya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co