11 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bersejarah, Monumen Jagaraga Jadi Wisata Edukasi yang Menyenangkan

Putu Ayu Aprilia Aryani by Putu Ayu Aprilia Aryani
October 3, 2023
in Khas
Bersejarah, Monumen Jagaraga Jadi Wisata Edukasi yang Menyenangkan

Monumen Jagaraga, Buleleng | Foto: Ayu Aprilia

DERING telepon di sore itu mengagetkan saya, ternyata yang menelepon adalah sepupu saya, ia mengajak saya untuk menghabiskan weekend ini dengan mengunjungi salah satu tempat wisata edukasi sejarah yang berada tidak jauh dari rumah kami. Monumen Jagaraga, merupakan tempat yang akan kami kunjungi sore itu.

Monumen Jagaraga merupakan salah satu destinasi wisata edukasi sejarah di Kabupaten Buleleng. Terletak di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng. Monumen ini berjarak ± sejauh 11 kilometer dari kota Singaraja, dapat menempuh waktu sekitar 30 menit dengan menggunakan sepeda motor ataupun mobil.

Perjalanan yang kami tempuh ke Monumen Jagaraga kira-kira sekitar 12 menit, dengan jarak sekitar 4,5 Kilometer. Sepanjang perjalanan menuju monumen, mata kami dimanjakan dengan panorama pedesaan Desa Jagaraga, yang disepanjang kiri kanan jalan hamparan sawah nan hijau. Sore itu kebetulan sedang mendung, kami segera bergegas untuk menuju monumen.  

.

Setelah tiba di lokasi, kami disambut dengan sepasang candi bentar khas Bali yang tinggi menjulang dan memiliki nilai seni yang indah. Mata kami begitu dimanjakan dengan candi bentar yang sarat akan keindahan seni ukir khas Bali.

Setelah memasuki candi bentar, kami dapat dengan leluasa menyaksikan seluruh area monumen yang tertata dengan rapi. Terlebih untuk dapat menikmati panorama monumen yang indah tersebut, kami tidak dikenakan biaya tiket. Sehingga kami dapat dengan bebas menikmati keindahan area monumen, tanpa khawatir dikenakan biaya tiket masuk.

Di area Monumen Jagaraga, tepat setelah memasuki candi bentar tadi. Mata kami tertuju pada dua deret pendopo yang berada di sisi kiri dan kanan area munumen. Kebetulan sore itu, Monumen Jagaraga tidak terlalu ramai pengunjung. Hanya beberapa pelajar yang terlihat saling berdiskusi entah mengenai tugas sekolah mereka. Melihat area pendopo yang cukup luas itu, menjadikan area ini tempat yang nyaman untuk sekedar berdiskusi ataupun belajar bersama teman-teman. Ketika berkunjung ke Monumen Jagaraga dan tiba-tiba hujan turun, pendopo itu bisa menjadi pilihan untuk berteduh.

.

Setelah berada di dalam area monumen, selain disuguhkan panorama monumen yang indah. Kami terpesona dengan salah satu bangunan ikonik di area monumen itu, yaitu patung sosok pejuang kemerdekaan Gusti Ketut Djelantik dan Jro Jempiring yang menjulang tinggi. Dengan kedua tangan yang menghunus keris saat bertempur melawan Belanda, lokasi patung ini lah yang paling menjadi favorit para pengunjung untuk mengambil foto ataupun selfie. Kami pun mengambil beberapa foto di patung ikonik tersebut.

Tidak hanya patung Gusti Ketut Djelantik dan Jro Jempiring. Di area Monumen Jagaraga, kami juga melihat patung-patung pejuang lain yang ikut berperang dalam Perang Puputan Jagaraga. Patung-patung tersebut tengah mengangkat berbagai senjata sebagai bentuk perlawanan terhadap Belanda.

Setelah puas mengabadikan foto di patung-patung tersebut, kami menuju diorama yang berada tepat di bawah patung Gusti Ketut Djelantik dan Jro Jempiring. Di dalam ruangan tersebut, terdapat diorama para pahlawan kemerdekaan pada Perang Puputan Jagaraga. Diorama itu di desain cukup detail dan terdapat pula patung-patung ukuran kecil yang juga didesain menyerupai bentuk aslinya.

Setelah puas berkeliling ruang bawah itu, kami pun memutuskan untuk keluar ruangan dan menuju area pendopo. Disana kami masih dibuat tertegun dengan pemandangan seluruh area monumen. Hamparan rumput hijau yang mengelilingi area monumen serta pepohonan rindang, membuat tempat ini tampak begitu asri.

Mendung di sore itu masih awet, kami duduk di dalam pendopo itu sambil berbincang-bincang. Saya mengatakan pada sepupu saya untuk mengajak teman-teman kami berkunjung ke monumen ini. Seperti tujuan dibangunnya monumen ini, agar para generasi selanjutnya dapat mengenang dan menghormati jasa para pahlawan serta mampu untuk memahami serta mengaplikasikan nilai-nilai sejarah yang terkandung dalam Monumen Jagaraga.

.

Dengan tujuan pembangunan yang sarat akan nilai sejarah. Serta tatanan bangunan dan area monumen yang telah tertata rapi. Monumen Jagaraga menjadi salah satu destinasi wisata edukasi sejarah yang menyenangkan dan pantang untuk dilewatkan.

Tak ayal, semenjak diresmikan beberapa tahun lalu, monumen ini kerap dikunjungi para pelajar dan mahasiswa. Tentunya untuk belajar dan mengetahui bukti mengenai bagaimana perjalanan perjuangan kemerdekaan para pahlawan Perang Puputan Jagaraga.

Hari kian sore dan mendung di langit masih sangat awet. Kami memutuskan untuk kembali pulang, karena takut turun hujan dan akhirnya terjebak di monumen itu. Kami berjanji, suatu saat kami akan kembali lagi ke Monumen Jagaraga. Tentunya dengan mengajak teman-teman kami, untuk mengetahui lebih banyak tentang cerita dan sejarah mengenai para pahlawan Perang Puputan Jagaraga di monumen tersebut. [T]

Sepenggal Kisah Sejarah dan Monumen Perang Jagaraga
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna
Taman Bung Karno Dielu-elukan, Monumen Tri Yudha Sakti Ditinggalkan, Merana dan Kesepian
Jejak Sejarah Klungkung
Tags: Desa Jagaragamonumen jagaragasejarah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jangan Alergi Terhadap Hybrid Learning Pada Anak

Next Post

Rapat Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah di DPRD Buleleng: Pansus dan Eksekutif Sepakati Biaya BPHTB 0,5 Persen

Putu Ayu Aprilia Aryani

Putu Ayu Aprilia Aryani

Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Pencinta kucing yang percaya bahwa setiap interaksi, baik dengan manusia maupun hewan, memiliki cerita dan makna tersendiri.

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Rapat Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah di DPRD Buleleng: Pansus dan Eksekutif Sepakati Biaya BPHTB 0,5 Persen

Rapat Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah di DPRD Buleleng: Pansus dan Eksekutif Sepakati Biaya BPHTB 0,5 Persen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin
Esai

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?
Ulas Rupa

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

by Made Chandra
October 10, 2026
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara
Esai

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

by Angga Wijaya
October 10, 2026
China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga
Esai

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah...

by Agung Sudarsa
October 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik
Buku Tatkala

Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik

Judul: Sandyakalaning Demokrasi - Sekumpulan Esai Sosial dan Politik Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 9, 2026
 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki
Ulas Film

 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki

SUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...

by Wisnu Oktaditya
October 9, 2026
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University
Persona

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co