6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jangan Ragu, Pulang, Pulanglah ke Laut Lepas! — Kisah Haru Tiga Lumba-Lumba

Dian Suryantini by Dian Suryantini
September 14, 2022
in Khas
Jangan Ragu, Pulang, Pulanglah ke Laut Lepas! — Kisah Haru Tiga Lumba-Lumba

Johnny, Rocky dan Rambo | Foto: Dok. Dolphinproject.com

Barangkali tak pernah terbayangkan di benak Johnny, Rocky dan Rambo, bahwa pada akhirnya mereka bisa berenang dan pulang ke laut lepas—rumah mereka yang sebenarnya.  

Bertahun-tahun lalu, mereka bertualang dari kota ke kota, dari arena ke arena, dan berakhir di kolam sebuah hotel. Ketika berada di kolam, tentu kecil kemungkinan mereka bisa kembali pulang ke tengah laut. Barangkali hidupnya berakhir dalam kolam dengan kandungan klorin, zat pembersih dan pembasmi kuman, yang berdosis tinggi.

Johnny, Rocky dan Rambo, adalah lumba-lumba. Dulu, mereka pemain sirkus yang dipertunjukkan di kota ke kota, dari panggung sirkus ke panggung sirkus yang lain. Hidupnya dipenuhi riak tawa dan riuh tepuk tangan dari penonton.  Tiga lumba-lumba itu memang mantan pemain sirkus sebelum dijual ke Hotel Melka di kawasan Lovina, Buleleng, Bali.  

Sampai di hotel, ketiganya kembali melakukan atraksi untuk menghibur wisatawan yang datang tiada henti. Tiga lumba-lumba itu ditangkar di sebuah kolam. Sementara teman-teman satwa lainnya diletakkan di sebuah kandang di beberapa sudut. Ada buaya, beberapa jenis burung dan ada sebangsa lutung yang ditangkar dalam kandang besi cukup besar.

Selama 10 tahun hidup di dalam kolam, Johnny, Rocky dan Rambo seakan menghentikan sonar mereka. Tahun demi tahun gigi Johnny jadi ompong diduga akibat terpapar kandungan klorin dalam air kolam.

Johnny | Foto Dok:. Dolphinproject.com)

Matanya buta sebelah. Kemungkinan karena gesekan pada tandu yang mengangkutnya keliling Indonesia sebelumnya, saat aktif bermain sirkus. Apalagi ia ditempatkan dalam kolam berklorin, penglihatannya pun semakin memburuk. Belum lagi siripnya terluka karena bergesekan dengan serpihan keramik yang tajam dalam kolam.

Rocky dan Rambo juga tidak baik-baik saja. Kulit mereka berjamur karena paparan klorin. Terkadang mereka merasa tidak nyaman saat berada dalam kolam. Sering terlihat berenang mondar-mandir tanpa henti. Tapi apa yang bisa mereka lakukan? Mereka bahkan tidak punya kaki untuk melarikan diri.

Begitulah mereka menjalani hidup. Tahun 2019, hotel tempat mereka mukim itu pailit. Semua satwa dievakuasi dan diserahkan ke BKSDA Bali.

Satwa terakhir yang dievakuasi adalah tiga sekawan lumba-lumba ini. selain membutuhkan teknik yang lebih detail, ternyata instrukturnya belum ikhlas untuk berpisah. Saat evakuasi terjadi, Wahyu salah satu instruktur Johnny, Rocky dan Rambo sangat terpukul. Dengan berurai air mata ia mencoba untuk tetap berada di samping anak-anak asuhnya itu.

BACA JUGA:

  • Melamunkan Lamun dari Laut Bali Utara | Catatan Diskusi Angkringan Mula Keto
  • Bandara dan Lumba-Lumba

Beberapa lama kemudian akhirnya, tim dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) serta BKSDA Bali berhasil mengevakuasi tiga mamalia laut itu. Ketiganya diboyong menuju Denpasar sembari menunggu tempat rehabilitasi di Teluk Banyuwedang.

Tak sampai satu bulan, tempat rehabilitasi yang dinamakan Umah Lumba itu jadi. Tiga lumba-lumba yang sebelumnya dibawa ke Depasar kembali meluncur ke Bali Utara. Mereka langsung ditempatkan dalam seapen di Umah Lumba itu. Tentu saja mereka ditemani juga oleh ibu asuhnya, Wahyu.

Johnny, Rocky dan Rambo kembali diasuh oleh Wahyu di tempat yang berbeda dengan treatment yang berbeda pula. Ia tidak sendiri. Ia ditemani Femke Den Haas yang merupakan Founder dari Umah Lumba. Berhari-hari. Berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan mereka melakukan perawatan terhadap tiga lumba-lumba yang sakit itu.

Wahyu saat bersama lumba-lumba | Foto: Dok. Dolphinproject.com

Perlahan, Johnny, Rocky dan Rambo kondisinya membaik. Perubahan pesat dialami Johnny. Ia lumba-lumba paling tua di antara ketiganya. Usianya kini 30 tahun. Saat dibawa ke Umah Lumba, Johnny mengalami kondisi buruk. Gigi ompong, buta sebelah serta sirip yang tak sembuh-sembuh. Kadar garam pada kulitnya juga sangat rendah.

Ketika dirawat di Umah Lumba, Johnny perlahan mulai bisa melihat. Luka pada siripnya sembuh dan kadar garam pada tubuhnya meningkat bahkan normal. Perubahan juga terjadi pada Rocky dan Rambo. Insting liar dari hewan tersebut kembali muncul. Sonar yang sebelumnya lama vacum kembali berfungsi sebagai alat navigasi dan alat komunikasi mereka.

Tiga tahun berada di Umah Lumah dengan kondisi yang dapat diikatakan pulih, tiba saatnya mereka bertiga kembali pulang. Jaring pada seapen dilepaskan agar mereka bisa berenang bebas.

Dan pada Sabtu 4 September 2022, Johnny, Rocky dan Rambo perlahan melewati seapen 1 menuju seapen 2. Di seapen 2 mereka terlihat bermain-main. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama mereka tidak keluar dari seapen 2 itu.

Orang-orang di sekitar seapen bingung.

Ada apa Johnny? Ada apa Rocky? Ada apa Rambo? Kenapa kalian tidak mendekat ke pintu keluar? Keluar saja. Berenang saja. Tak apa, itu rumah kalian. Jangan ragu.

Rocky | Foto: Dok. Dolphinproject.com)

Tapi tiga lumba-lumba hidung botol ini tetap bergerak pelan-pelan. Mereka memilih lebih berhati-hati. Mereka rupanya masih beradaptasi dengan kehidupan tanpa tirai. Seolah-olah mengidentifikasi ada apa di luar sana.

Apakah jika melewati kolam ini hidupnya akan baik-baik saja? Secara berulang-berulang ketiganya jauh-mendekat ke pintu keluar. Sesekali mereka muncul ke permukaan seolah melirik Wahyu dan Femke. Mungkin mereka ingin mengetahui apa yang terjadi.

Setelah sekian lama tiga sekawan ini jauh-mendekat ke pintu keluar, akhirnya Femke memutuskan untuk turut berenang dalam seapen 2. Ia lantas melepaskan beberapa pelampung yang terpasang pada seapen.

Sesaat setelah dilepaskan, perlahan lumba-lumba mulai mendekat. Jonny memimpin jalan untuk Rocky dan Rambo. Sebagai kawan tertua a sakan meyakinkan kawan lainnya bahwa semua baik-baik saja. Johnny berenang memimpin keluar dari seapen diikuti Rocky dan Rambo.

Seluruh tim bersorak haru. Wahyu dan Femke terlihat menangis. Usaha mereka untuk memulihkan tiga lumba-lumba akhirnya terbayar. air mata kebahagiaan tak dapat dibendung.

Rambo | Foto: Dok. Dolphinproject.com

Di kejauhan, Johnny, Rocky dan Rambo masih tetap mengapung di permukaan tak jauh dari seapen. Beberapa menit mereka enggan berenang lebih jauh. Saya seperti merasakan hubungan emosional antara mamalia laut itu dengan beberapa tim JAAN.

Setelah menoleh ke arah seapen barang sesaat, ketiganya berenang. Lalu muncul kembali dan menoleh lagi. Saya rasa mereka mengucapkan terima kasih dan sampai jumpa walau ada keraguan untuk berenang lebih dan lebih jauh lagi. Bertemu dengan koloni mereka.

Tidak apa-apa Johnny, Rocky, Rambo. Pulanglah. Kembalilah. Berenanglah. [T]

Tags: faunalingkunganlumba-lumba
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Laris Manis Prodi PGSD di Perguruan Tinggi, Hitung-hitung Bisa Cepat Balik Modal

Next Post

“Read Aloud” di Perpustakaan Buleleng, Anak-anak TK Mendengar dengan Ceria

Dian Suryantini

Dian Suryantini

Kuliah sambil kerja di Singaraja

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
“Read Aloud” di Perpustakaan Buleleng, Anak-anak TK Mendengar dengan Ceria

"Read Aloud" di Perpustakaan Buleleng, Anak-anak TK Mendengar dengan Ceria

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co