24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Batas : Percakapan dengan Pebri Irawan

Putu Aristadewi by Putu Aristadewi
September 7, 2022
in Persona
Mengenal Batas : Percakapan dengan Pebri Irawan

Sangar dan tegas. Itulah kesan pertama saat saya pertama kali melihat sosok Pebri Irawan. Perawakannya yang kekar membuat saya sedikit segan untuk berkenalan dengannya. Namun, semua itu lebur ketika malam kedua Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 berlangsung—kegiatan yang diadakan oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Setelah memberi tahu lewat pesan singkat bahwa dirinya akan saya wawancarai, saya memberanikan diri untuk sekedar menyapa terlebih dahulu. Dan, coba tebak apa yang terjadi! Semua ekspektasi saya tentang kesangarannya hilang entah kemana. Saya tertawa malu dalam hati. Ternyata Pebri adalah orang yang jauh dari kata sangar, penuh semangat, dan selalu mempunyai cara untuk mencairkan obrolan. Prasangka yang awalnya aku lemparkan ke Pebri membuatku tertawa sendiri. Sebegitu sangarnya ia dimataku.

Pada malam yang lumayan dingin, kami memulai percakapan di sudut restoran.

Krisna Satya, Ela Mutiara, dan Pebri Irawan (dari kanan ke kiri)dalam sesi Sharing Method di Amatara Agung Raka, Ubud

Koreografer kelahiran Riau ini mengawali perkenalannya dengan dunia seni pada saat duduk di bangku SMA. Menurutnya, sebelum berkenalan dengan dunia seni, Pebri sangat dekat dengan olahraga. Seperti sepak bola, voly, dan climbing. Justru, perkenalan dengan seni, ia awali dengan bermain musik di sanggar sekolahnya SMA. Berbagai bidang ia pelajari, mulai dari musik, tari, bahkan teater.

Semua itu ia jalani hingga tamat SMA. Setelah tamat, pikiran untuk dapat menekuni kesenian membuatnya berusaha mencari informasi terkait kampus yang akan ia jadikan pijakan selanjutnya. Mungkin memang sudah jodohnya dengan seni, setelah melakukan berbagai pertimbangan serta perkelahian dengan ego, ia akhirnya memilih Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Dari sanalah awal karirnya di dunia tari berkembang.

Pebri yang selalu tertarik dengan ilmu sosiologi, sejarah, dan hukum ini menamatkan studi S1 di ISI Yogyakarta tahun 2019, kemudian ia melanjutkan pendidikan S2 di kampus yang sama. Ilmu serta pengetahuan yang ia dapatkan di bangku kuliah ia jadikan bekal dalam berkarya. Sama-samar terdengar suara peserta Temu Seni Tari yang juga sedang bercakap-cakap dengan kawan lainnya. Pebri menarik napas panjang seolah menarik ingatan tentang proses yang pernah ia alami. Pebri melanjutkan obrolan.

Pebri Irawan (menggunakan kacamata hitam) bersama peserta Temu Seni Tari Indonesia Bertutur dalam sesi Napak Tilas di Pura Samuan Tiga

Pebri Irawan (menggunakan baju hijau bercorak) dalam geladi presentasi karya tari

Dari obrolan itu, saya pahami ada empat inti yang Pebri lakukan saat menggali sebuah ide dalam berkarya, yakni pengaturan kerangka berpikir—terkait tema, tujuan, dan lain-lain—menemukan kata kunci, membaca ulang peristiwa atau isu yang sedang dibahas, baru kemudian merumuskan penulisan konsep. Keempat strategi itu menurutnya membuat karya akan lebih terstruktur dan terhindar dari keambiguan. Selain itu, dalam berproses perlu memperhatikan aspek penonton. Pertimbangan itu hadir agar kita dapat membedakan konteks yang dijalani dan lebih peka terhadap lingkungan penonton.

  • Baca artikel lain tentang Temu Seni Tari Indonesia Bertutur
  • Dengan agak ragu memotong percakapan, saya sesungguhnya ingin tahu karya-karya yang ia gemari. Kini, giliran saya menarik napas panjang, lalu pertanyaan itu telah ia terima. Rupanya, dengan semangat ia bercerita tentang tari “Pakarena” yang berasal dari Sulawesi Selatan.

    “Ketika saya melihat tari itu, wah… ini kontemporer!” katanya dengan senyum yang lebar.

    “Coba ya, tari yang begitu pelan, musiknya malah cepat,” celetuknya lagi.

    Rupanya, Pebri tertarik dengan kekontrasan yang dihadirkan dalam tari itu, di mana tari yang pelan akan menghadirkan detail gerak yang jelas, dan musik yang cepat akan menjadi tantangan penari yang bergerak pelan.

    Pebri Irawan (baju merah muda) dalam pertunjukan berjudul “Secret Coco”

    Pebri Irawan (baju merah muda) dalam diskusi karya di Mandala Wisata, Desa Bedulu

    Malam semakin larut, Pebri mulai menceritakan tentang salah satu tarinya yang berjudul “Membatas”. Pebri bercerita bahwa tari tersebut berangkat dari karya sastra yang menceritakan kisah ikan Terubuk dan ikan Puyu-puyu. Ikan tersebut berasal tempat yang berbeda—ikan Terubuk dari laut dan ikan Puyu-puyu dari sungai—dan jatuh cinta. Ikan Terubuk yang mengejar cintanya berusaha menerobos air tawar, dan sialnya, ikan Terubuk pun mati.

    Sementara itu, ikan Puyu-puyu yang sedih kemudian naik ke pohon pulai dan moksa. Dari cerita itu, Pebri berkata bahwa ia mendapatkan banyak pelajaran dari sastra itu. Salah satunya adalah memahami batasan-batasan yang sudah ada di sekitar kita. Dengan pemahaman itu lahirlah karya “Membatas” sebagai hasil dari pembacaannya terhadap kisah itu.

    Penari yang sekarang memiliki kesibukan membuat karya dalam pembukaan Indonesian Dance Festival Layar Berkembang selalu memperhatikan karya yang dibuatnya. Perhatian itu ia curahkan dengan selalu melakukan evaluasi karya sebagai bagian dari kematangan karya itu juga. Evaluasi yang ia lakukan biasanya dengan mementaskan karya tersebut tidak hanya pada satu tempat. Setelah itu, ia akan membuka diskusi dengan teman-teman dari disiplin lain untuk mendapatkan tawaran perspektif.

    Perbincangan seru di atas meja persegi itu menyisakan banyak pelajaran bagi saya sebagai orang tari. Bagaimana trik kita membongkar sebuah isu sebelum melahirkan sebuah karya, memahami konteks karya yang akan dibuat, evaluasi karya sebagai jalan untuk mematangkan karya kita. Semua itu adalah bekal yang pada akhirnya akan mematangkan seorang koreografer. [T]

  • Baca artikel lain tentang Temu Seni Tari Indonesia Bertutur
  • Tags: Indonesia Bertuturseni tariTemu Seni Tari
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Ternyata Stres Berguna Juga

    Next Post

    Palus Bukit Jambul | Cerpen Gde Aryantha Soethama

    Putu Aristadewi

    Putu Aristadewi

    Koreografer dan penari, Jelana Creative Movement

    Related Posts

    Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

    by Dede Putra Wiguna
    June 2, 2026
    0
    Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

    SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

    Read moreDetails

    Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

    by Dede Putra Wiguna
    May 30, 2026
    0
    Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

    TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

    Read moreDetails

    Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

    by I Gede Made Surya Darma
    May 22, 2026
    0
    Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

    Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

    Read moreDetails

    Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

    by Nyoman Budarsana
    May 20, 2026
    0
    Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

    CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

    Read moreDetails

    Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

    by Dede Putra Wiguna
    May 4, 2026
    0
    Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

    DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

    Read moreDetails

    Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

    by Dede Putra Wiguna
    April 27, 2026
    0
    Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

    DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

    Read moreDetails

    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

    by Made Adnyana Ole
    April 21, 2026
    0
    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

    PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

    Read moreDetails

    I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    by Made Susanta Dwitanaya
    March 26, 2026
    0
    I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

    Read moreDetails

    Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

    by Dede Putra Wiguna
    March 13, 2026
    0
    Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

    DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

    Read moreDetails

    Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

    by Nyoman Budarsana
    February 28, 2026
    0
    Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

    RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

    Read moreDetails
    Next Post
    Palus Bukit Jambul | Cerpen Gde Aryantha Soethama

    Palus Bukit Jambul | Cerpen Gde Aryantha Soethama

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
    Panggung

    Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

    DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

    by Nyoman Budarsana
    June 23, 2026
    Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
    Budaya

    Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

    SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

    by tatkala
    June 23, 2026
    Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
    Khas

    Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

    PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

    by Nyoman Nadiana
    June 23, 2026
    ’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
    Ulas Musik

    ’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

    “Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

    by Ega Surya Mahendra
    June 23, 2026
    Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
    Bahasa

    Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

    PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

    by I Made Sudiana
    June 23, 2026
    Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
    Esai

    Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

    TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

    by Angga Wijaya
    June 23, 2026
    Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
    Kritik Seni

    Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

    by Wayan Sudirana, PhD
    June 23, 2026
    Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
    Gaya

    Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

    BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

    by Nyoman Budarsana
    June 22, 2026
    Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
    Khas

    Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

    Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

    by Agung Sudarsa
    June 22, 2026
    Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
    Esai

    Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

    Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

    by Vito Prasetyo
    June 22, 2026
    Mengagumi Mobil Mini
    Khas

    Mengagumi Mobil Mini

    SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

    by Jaswanto
    June 22, 2026
    Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
    Gaya

    Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

    Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

    by Nyoman Budarsana
    June 22, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co