9 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang | Pasangan Arya Dedok dan Grace Wakili Indonesia

Santana Ja Dewa by Santana Ja Dewa
August 2, 2021
in Khas
Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang | Pasangan Arya Dedok dan Grace Wakili Indonesia

Grace Tjondronimpuno dan I Made Arya Dwita Dedok bersama karya-karya mereka [Foto dok pribadi]

Di Jepang, tak hanya ada pesta olahraga dunia Olimpiade, juga ada pesta seni dunia. Pesta seni itu bertajuk Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20. Perupa Indonesia juga tak ketinggalan ambil bagian event seni ini. Salah duanya adalah sepsang suami-istri I Made Arya Dwita Dedok dan Grace Tjondronimpuno .

Pameran diikuti 65 perupa internasional dari China, USA, Japan, Poland, Mexico, UK, Malaysia, Thailand, Italy, Bangladesh, Canada, Norwegian, dan Indonesia. “Ada sekitar 200 karya lebih dipamerkan,” kata Ketua Pameran Shimmin Katsu.

Pameran diselenggarakan oleh Komite Persiapan dan Pameran Pertukaran Seni Internasional mulai 3 sampai 8 Agustus di Museum Seni Kota Chiba Jepang.

Karena pencegahan dan pengendalian infeksi pneumonia coronavirus baru, seniman yang berpartisipasi dalam pameran dibatasi untuk mengunjungi Jepang, dan skala pameran juga terpengaruh. Pertukaran budaya berfungsi sebagai jembatan interaksi humaniora global dan komunikasi akademik. Pertukaran dan integrasi budaya, ide dan konsep telah menjadi tren dunia baru, dan sekarang, semua jenis budaya, pemikiran, pendapat, dan informasi telah saling terkait erat. tanpa hambatan.

Dengan demikian, pertukaran dan integrasi pasti menjadi pilihan dan keadaan terbaik untuk kelangsungan hidup dan peningkatan semua jenis budaya. Era yang menampilkan Internet sebagai kekuatan teknis dan tautan penghubung sedang terbentuk.

Seni mencerminkan perkembangan masyarakat, dan sangat menyarankan arah perubahan zaman dengan bentuk dan kinerja yang terlihat.Kelebihan seni adalah mengubah pemikiran, pendapat, dan emosi interior ke dalam bentuk visual eksterior yang tidak hanya mengungkapkan seni itu sendiri, tetapi juga secara intensif mencerminkan perubahan budaya, sumber seni itu sendiri.

Seni merespon era ini dengan ekspresi dan karakteristiknya sendiri, dan konsep pertukaran dan integrasi telah berlaku di berbagai jenis seni.Kemunculan bentuk-bentuk seni baru termasuk seni konseptual, seni instalasi, seni pertunjukan, dan gambar berarti tidak hanya seni visual telah melampaui gaya seni tradisional, tetapi juga ekspresi artistik telah melampaui batas seni dan melangkah ke dunia yang lebih besar.

Terobosan ekspresi seni dan batas seni tentu akan melahirkan platform baru untuk presentasi dan pertunjukan seni, yang berarti era yang merangkul berbagai bentuk seni dan menggemakan pertukaran dan integrasi telah disambut.

Pameran Pertukaran Seni Internasional (Jepang) ke-20 adalah kesempatan untuk pertukaran dan interaksi budaya global, kumpul-kumpul yang bahagia dengan saling menghormati, inklusivitas, dan saling belajar, dan eksplorasi, pengalaman, dan juga awal dari “ perjalanan budaya” untuk semua seniman yang berpartisipasi.

“Saya yakin sepenuhnya bahwa pameran ini akan menjadi “pesta seni internasional” yang berhubungan dengan budaya, dan juga menjadi saksi persahabatan yang berharga dari semua seniman dari dalam dan luar negeri,” ujar Shimmin Katsu yang bersama Zhang Lianming merancang pameran ini sampai terwujud.

Julienne Johnson, kurator pameran ini menyampaikan karya-karya yang dikuratori ini, dengan jangkauan luas yang sengaja dibuat, akan memungkinkan kita untuk menyatukan pengalaman manusiawi kita bersama; dengan harapan bahwa itu akan berkontribusi pada rasa keterhubungan yang lebih welas asih dengan harapan akan mengubah lintasan masa depan kita – secara individu dan kolektif.

Pasangan perupa Grace Tjondronimpuno dan I Made Arya Dwita Dedok yang tinggal di Magelang Jawa Tengah, sebagai wakil dari Indonesia ikut memamerkan karya lukisannya masing-masing satu karya. Karya Grace berjudul ”Peace” media Akrilik di kanvas berukuran 100cm X 80cm terdapat potret Mother Theresa dengan bola kata.

Kata Dedok, jika kita tidak memiliki kedamaian, itu karena kita telah lupa bahwa kita saling memiliki” Pentingnya sebuah kedamaian baik pada diri maupun lingkungan sekitar kita. Karya Dedok berjudul “Shimmin Katsu” media akrilik di kanvas berukuran 100cm X 100cm adalah seri seni potret project tentang persahabatan kebetulan modelnya perupa Jepang Shimmin Katsu yang juga ketua Pameran ini.

“Kami berdua sangat senang bisa ikut serta dalam pameran ini , meskipun kami tidak bisa hadir karena kondisi pandemi covid tidak bisa bepergian, kami hanya mengirim karya ke Jepang lewat Kantor Pos Magelang, “ ujar Made Arya Dedok yang baru-baru ini merayakan HUT 50 tahunnya dengan Happening Art Tunggal di Titik Nol Magelang.

Nama-nama perupa diantaranya : Tang Yongli (China), Julienne Johnson (USA), Wang Cheng (China), Katsu Shimmin (Japan), Agniezka Kozuchowska (Poland), Alejandra Phelts (Mexico), Ariel Vargassai (Mexico), Barbara Nathanson (USA), Bart Goldman (USA), Beatatomczyk-Sokolowska (Poland), Clara Berta (USA), Brooke Harker (USA), Carl Shubs (USA), Cathy Read (UK), Christopher L. Mercier (USA), D Thanaselvam (Malaysia), Daniel Callis (USA), Dashe Ilana (USA), DianeHolland (USA), Elaina Burdo (USA), Gendiyo Okano (Japan), Grace Tjondronimpuno (Indonesia), I Made Arya Dwita Dedok (Indonesia), Janai Ami (USA), JJ Martin (USA), Joel Anderson (USA), John Paul Thornton (USA), Silsat Kanaid (Thailand), Kristine Amerson (USA), Larisa Pilinsky (USA), Laura Cullen (USA)Laurie Yehia (USA), Li Dong (China), Li Jingwen (China), Linda Kunik (USA), Linde Caughey (USA), Lisa Bahouth (USA), Liu Libo (China), Maidy Morhous (USA), Mario Fois (Italy), Mariona Barkus (USA), Mela Marsh (USA), Michael Hayden (USA), Michael Korney (USA)< Nichole Mcdaniel (USA), Kodjovi Olympio (USA), Pat Gainor (USA), Petra Eiko (USA), Pranab Mitra Chowdhury (Bangladesh), Robert Denton (USA), Seraphine (USA)Sha Linsen (China), Silvana Tei Kenney (USA), Susan Karhroody (USA), Susan Rosman (USA), Suzanne Dittenber (USA), Suzanne Edmondson (USA), Sylvain Tremblay (Canada), Tang Ning (China), Terry La Rue (USA), Tonino Maurizi (Italy), Torhild Aukan (Norwegian), Zhai Bihual (China), Zhou Xiaobing (China), Zhang Lianming (China).[T][*]

Tags: JepangPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dewa, Rahma dan Ratna | Dari Tabanan Menimba Ilmu Menimbang Sampah di Buleleng

Next Post

Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Santana Ja Dewa

Santana Ja Dewa

Pecinta kampung halaman. Tinggal di Sampalan, Nusa Penida

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Desa Les | Persentuhan Warga Asing dan Lokal Munculkan Kreativitas Kelola Sampah

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026
Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti
Ulas Buku

Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti

KITA sering berangkat dengan tujuan yang telah ditentukan, seolah jalan hanya perlu mengantar tubuh sampai ke sebuah tempat. Padahal, perjalanan...

by Emi Suy
October 8, 2026
Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal
Esai

Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal

LOMBA ceng-ceng kreasi diselenggarakan oleh Kelurahan Kapal sebagai bagian dari rangkaian Porseni dan Jong Fest 2026. Sebagai salah satu tangkai...

by Wayan Diana Putra
October 8, 2026
Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru
Pameran

Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

by Nyoman Budarsana
October 8, 2026
Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan
Kuliner

Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

BAGI orang Indonesia, keju bukan makanan yang hadir setiap hari di meja makan. Karena itu, ketika dua belas peserta berkumpul...

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis
Pendidikan

Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis

“J’aime atau je n’aime pas?” PERTANYAAN itu terdengar beberapa kali di LSPR Bali pada Senin, 28 September 2026. Saat itu,...

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek
Buku Tatkala

Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek

Judul: Permata Bali -- kumpulan cerita pendek Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putu Oka Sukanta ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
October 7, 2026
Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa
Opini

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

BALI dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan keunikan tradisinya. Ada satu kekuatan lain yang selama puluhan...

by I Ketut Suar Adnyana
October 7, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

MEMBINCANG pariwisata, nyaris tak pernah dibahas keberadaan generasi Alpha atau Gen Alpha. Padahal secara statistik Gen Alpha di Indonesia memiliki...

by Chusmeru
October 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co