25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tahun Kritis Pariwisata Bali

Gede Suardana by Gede Suardana
February 11, 2021
in Khas
Tahun Kritis Pariwisata Bali

Ilustrasi dan grafik Iamnik. Sumber data BPS

Daya tahan Bali semakin diuji virus Covid-19. Setahun berlalu, satu per satu sendi-sendi ekonomi Bali rontok. Jika kondisi tak berubah, tahun 2021, diperkirakan pariwisata Bali bakal jadi yang pertama mati suri.

Kondisi ini sebenarnya telah dikhawatirkan sejak awal, jika pandemi ini berlangsung melewati tiga bulan maka sektor usaha yang paling terdampak adalah pariwisata.

Sebagian pelaku pariwisata telah mengibarkan bendera putih dibandingkan tetap bertahan di dalam gelangang. Ibarat petinju yang telah babak belur, namun tetap semangat bertahan, akhirnya menyerah juga. Pelaku pariwisata pun demikian. Ia memilih menyerah daripada berakhir mengenaskan.

Kabar banyak hotel di Bali yang dijual murah efek dari Covid-19 sebenarnya mulai muncul  di bulan Juni 2020. Info itu  awalnya dibantah oleh otoritas pariwisata. Dilansir dari Kompas.com, bahwa Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menyebutkan bahwa kabar banyak hotel di Bali yang dijual murah rentang harga Rp 200 miliar hingga Rp 1,5 triliun tidak benar adanya. Data tersebut (hotel dijual di Bali) tidak benar dan tidak akurat,” kata Hariyadi saat itu.

Kabar itu pun perlahan berubah-ubah, namun yang pasti makin menyesakkan. Hampir setahun Covid-19 terjadi, isu samar-samar itu menjadi kenyataan. Hotel di Bali yang dijual di marketplace mulai menyeruak. Sekitar 60 hotel, diantaranya hotel berbintang, yang tersebar di Pulau Dewata sudah ditawarkan secara online.

Ketua PHRI Badung, Bali Rai Suryawijaya pun mengiyakan. Ia mengatakan bahwa hotel yang dijual itu akibat  tak mampu mendanai biaya operasional, gaji karyawan, dan kewajiban bank. Tingkat hunian hotel yang mencapai 5-7 persen tak cukup untuk menutupi seluruh biaya tersebut. 

Dikhawatirkan, jika kondisi ini terus berlanjut dalam waktu lama, maka semakin banyak hotel yang rontok kemudian pailit. “Makin lama pandemi ini, maka semakin banyak yang pailit,” ujar Rai.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tabanan I Gusti Bagus Made Damara mengatakan sekitar 90 persen hotel di Tabanan sebenarnya sudah tutup sejak tahun lalu. Namun di Tabanan tidak banyak ada hotel berbintang kebanyakan hotel-hotel kecil. “Ya, yang kecil-kecil itu pada tutup, karena tak ada wisatawan,” katanya.

Apakah ada hotel di Tabanan yang dijual? “Kalau pun dijual siapa yang mau beli?” kata Damara sembari tertawa.

Kunjungan Wisman ke Bali Menukik Tajam

Memasuki awal tahun 2021, kemungkinan pariwisata Bali memasuki masa kritis kian menjadi kenyataan. Indikator awal adalah banyaknya pemilik yang menjual hotel di pasaran online.

Indikator lainnya juga mesti dihitung secara cermat untuk memprediksi denyut nadi pariwisata Bali. Rujukannya adalah data-data tingkat kunjungan wisatawan mancanegara selama tahun 2020. Dilansir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali menukik tajam hingga mencapai titik nadir di penghujung tahun 2020.

BPS menyebutkan jumlah kunjungan wisman ke Bali pada bulan Desember tahun 2020 sebanyak 150 orang. Bila dibandingkan dengan bulan Desember tahun 2019 (year on year), BPS mencatat turunya hampir mencapi 100 persen (-99,97%).

Tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada bulan Desember 2020 tercatat 19 persen. Jika dibandingkan  dengan capaian bulan Desember 2019 (y o y) yang mencapai 62,55 persen, tingkat hunian kamar pada bulan Desember 2020 menukik sedalam 43,55 poin.

Sekarang kita telusur tingkat kunjungan wisatawan mancanegara langsung ke Bali selama tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019. Tingkat kunjungan wisman ke Bali dari bulan ke bulan selama masa pandemi 2020 bak stadion sepak bola Real Madrid berkapasitas 100 ribu orang yang selalu  terisi penuh, kini hanya dihuni 5 orang pemain. Tingkat kunjungan terendah sepanjang sejarah terjadi pada bulan Agustus, wisman yang datang ke Bali sebanyak 22 orang, jika dibandingkan pada bulan Agustus 2019 sebanyak 606 ribu orang, atau terjun bebas sebesar hampir 100 persen (-99.997 persen).

Tingkat kunjungan langsung wisman ke Bali langsung anjlok sejak memasuki awal pandemi di bulan April, yaitu sebanyak 327 orang dibandingkan pada April 2019 sebanyak 447.069 orang, selanjutnya Mei sebanyak 36 orang (486.602), Juni sebanyak 32 orang (549.516), Juli sebanyak 47 orang (604.323), Agustus sebanyak 22 orang (606.412), September sebanyak 83 orang (590.398), Oktober sebanyak 83 orang (567.967), November sebanyak 53 (497.925), dan Desember sebanyak 150 orang (552.403).

Secara total, jumlah kumulatif kunjungan langsung wisman ke Bali pada tahun 2020 sebesar 1.050.505 kunjungan, menukik tajam ke dasar lembah sebesar -83,26 persen  dibandingkan tahun 2019 (y o y) yang sebanyak 6.275.210  kunjungan. “Kondisi ini tercatat sebagai kunjungan terendah selama sepuluh tahun terakhir,” demikian dilansir dari BPS.

___

Infografik pariwisata Bali 2020: Sumber data BPS

___

Tahun 2021, Tahun Kritis Pariwisata Bali

Melihat tren kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2020, sepatutnya untuk semakin waspada dengan stunami pailit, tak hanya hotel yang mengalami pailit namun pariwisata Bali secara keseluruhan juga akan dihantam stunami pailit.

Seandainya pandemi ini akan berlangsung selama setahun lagi, hingga akhir tahun 2021, melihat tren kunjungan wisman setiap bulan secara rata-rata tak lebih dari 100 orang setiap bulan, maka dikhawatirkan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali tak lebih dari 1.000 orang dalam satu tahun ini.

Banyaknya aksi jual hotel yang terjadi di marketplace semestinya telah menjadi lampu merah bagi pemangku kepentingan di Bali dan Indonesia.

Bagi pemerintah Indonesia, rendahnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali akan mengurangi pasokan devisa yang bersumber dari pariwisata Bali. Dalam situasi normal, misalnya tahun 2019, dengan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai rekor tertinggi sebanyak 6.2 juta kunjungan, setoran devisa pariwisata Bali ke kas negara sebesar 75 triliun dari total 270 triliun devisa nasional (28,9 persen) atau 40 persen dari sektor devisa pariwisata saja.

Di awal pandemi Covid-19, telah diprediksi bahwa negara akan kehilangan devisa  dari sektor pariwisata hingga 90 persen (Kompas.com).  Bisa dibayangkan berapa jumlah devisa pariwisata yang dihasilkan dari pundi-pundi pariwisata Bali ke negara pada tahun 2021 jika kunjungan wisman terancam terjun bebas hingga titik nadir atau mati suri.

Bagi pemerintah Bali, rendahnya kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2020, yang kemungkinan akan semakin suram di tahun 2021 mesti dijadikan lampu merah. Gubernur Bali dan para bupati/walikota sejak dini harus sudah mulai memikirkan ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Pemimpin dan masyarakat Bali harus mulai waspada dan eling terhadap bahaya gelombang stunami dari efek domino rontoknya pariwisata Bali. Jangan sampai terjadi, pariwisata Bali yang mati suri akan menyebabkan ekonomi Bali terseret ke masa kegelapan.

Menparekraf dan Gubernur Bertemu

Pada Kamis 11 Februari 2021, Gubernur Koster saat menerima kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Rumah Jabatan Gubernur Bali,  Jayasabha, Denpasar. Pada pertemuan Gubernur dan Menparekraf  itu dibahas sejumlah poin penting, di antaranya menyinggung soal  soft loan (pinjaman lunak) Rp9,9 triliun bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Bali.

Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan usulan Pemerintah Provinsi Bali bersama Kadin Bali adalah konsep stimulus (dana segar yang on top of the existing loan) yang ditujukan sejumlah Rp1,5 miliar untuk cashflow pelaku pariwisata, “Sekarang hal tersebut sedang dalam pembahasan dan masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional,” kata Menparekraf.

Sandiaga juga menyebut rencana program-program padat karya pemulihan pariwisata Bali yang sudah mulai tahap realisasi lewat pencanangan 177 desa wisata, pembangunan jogging track, perbaikan destinasi wisata hingga pengolahan sampah di Klungkung. “Juga Pak Gubernur menambahkan rencana pengolahan sampah di Kuta dan beberapa lokasi destinasi wisata lain yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan sebanyak-banyaknya,” jelas Menparekraf  yang turut didampingi Ketua Kadin Bali Made Ariandi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho, dan Kadis Pariwisata Bali I Putu Astawa.

Dalam kesempatan itu,  Sandiaga juga menyinggung pembahasan terkait upaya mendatangkan kembali wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata. Pihaknya pun tengah mengkaji konsep Free Covid-19 Corridor pada masa pandemi ini untuk diterapkan di Bali. Ini sesuai usulan yang diajukan Pemprov Bali beserta pelaku pariwisata.

Konsep tersebut akan mengizinkan warga negara asing datang ke Bali dengan syarat sudah divaksin di negara asalnya. Kemudian begitu tiba di Bali harus melakukan rapid test antigen untuk memastikan wisman tersebut bebas dari Covid-19.”Hal ini sudah dibicarakan dengan Menkumham, Menkes dan Menlu serta Satgas Covid-19. Pada prinsipnya usulan sudah ada dalam pembahasan di tingkat akhir di Pusat,” ungkapnya.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas program vaksinasi Covid-19 yang seiring makin membaiknya kondisi, maka Bali akan mendapatkan prioritas. Teknis pelaksanaan vaksin gotong-royong dan vaksin mandiri masih digodok oleh Kadin Indonesia Pusat. Melalui dana recovery sektor pariwisata yang diarahkan ke vaksin dengan target 1,2 juta pekerja di sektor pariwisata akan mampu menumbuhkan dan membangkitkan kepercayaan publik terhadap Bali.

“Kita doakan bersama semuanya cepat pulih, pariwisata bisa kembali lagi.  Jika pariwisata pulih kembali, maka ekonomi akan kembali. Dan jika bicara pariwisata Indonesia, maka tak bisa lepas dari Bali,” katanya.

Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih terhadap pemerintah pusat khususnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dalam upaya mempercepat pemulihan dampak pandemi Covid-19  di Bali.

 “Beliau sudah menunjukkan komitmen dan kepedulian yang tinggi terhadap pariwisata di Bali,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster yang didampingi Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengatakan pihaknya beserta jajaran telah mendiskusikan program-program khusus guna menyelamatkan kepariwisataan Bali yang terdampak sangat signifikan akibat pandemi.

“Untuk jangka pendek, menengah dan panjang sudah kami diskusikan, dan kami dukung sepenuhnya karena memang merupakan aspirasi para pelaku pariwisata di Bali maupun sektor-sektor pendukung alainnya,” ujar pria kelahiran Desa Sembiran, Buleleng ini.

Pihaknya berharap, semua program yang telah dicanangkan tersebut dapat segera direalisasikan pada tahun 2021 ini. Hal ini agar para pelaku parwisata dan mereka yang terdampak di Bali bisa segera tertolong dan diselamatkan minimal dalam jangka pendek.

“Semakin cepat akan semakin baik (realisasinya, red), dan saya berterima kasih  kepada Bapak Menteri (Sandiaga Uno, red) yang secara rutin datang ke Bali menyampaikan progres penyelesaian program-program ini,” ucap Gubernur Koster.

“Kita doakan bersama agar pandemi ini bisa kita lewati dengan baik, dan pariwisata bisa pulih kembali,”  harapnya.

Semoga! [T]

  • Editor: Adnyana Ole
Tags: baliPariwisatapariwisata bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Masa Pandemi Covid 19

Next Post

Gong Xi Fa Cai | Di Singaraja, Imlek Terasa Hening, Makna Terasa Melimpah

Gede Suardana

Gede Suardana

Mantan wartawan, kini akademisi Undiknas Denpasar

Related Posts

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails
Next Post
Gong Xi Fa Cai | Di Singaraja, Imlek Terasa Hening, Makna Terasa Melimpah

Gong Xi Fa Cai | Di Singaraja, Imlek Terasa Hening, Makna Terasa Melimpah

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co