24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa

Fatika Arum Rahmawati by Fatika Arum Rahmawati
January 17, 2020
in Esai
Dunia Kerja Memang Tak Sesantuy Dunia Mahasiswa

Ilustrasi: Jro Adit Alamsta

Berhubung saya baru saja lulus kuliah, tepatnya lulus di bulan Agustus 2019, ya, bisa dikatakan saya masih kategori fresh graduate. Untuk itu, saya akan berbagi pengalaman-pengalaman di masa saat masih dalam dunia mahasiswa sampai pada akhirnya terjun langsung dalam dunia kerja.

Ternyata dunia kerja itu menurut saya tidak sesantuy dunia mahasiswa, Mengapa demikian?

Ketika masih menjadi mahasiswa, masihlah bisa dikatakan main-main, dalam arti main-main ini adalah masih bisa mengerjakan tugas-tugas kuliah secara santuy, misalnya mem-fotocopy jawaban teman-teman, atau mengerjakan tugas hanya dalam hitungan menit menjelang dikumpulnya tugas di hari H.

Saat mahasiswa, masih bisa liat situasi kondisi, seperti ada dosen yang gaya mengajarnya tidak disukai, lalu mahasiswa tersebut lebih memilih tidak masuk saja dengan alasan klasik yang dibuat seperti alasan izin ada acara keluarga, dan tiba-tiba beralasan sakit padahal nyatanya bisa nongkrong asyik di kantin atau di tempat-tempat tongkrongan mahasiswa. Dan masih banyak juga mahasiswa yang hanya sekedar titip absen. Yaa seperti itulah dalam dunia mahasiswa yang bisa dikatakan santuy. Karena kuliahpun yang menurut jenjang contohnya Strata 1 yang seharusnya bisa ditempuh 4 tahun, namun saking santuy-nya mahasiswa bisa lebih dari 4 tahun untuk mendapat gelar.

Menurut saya, dunia mahasiswa itu mengasyikkan, karena disini masih bisa namanya menikmati masa-masa belajar bersama teman-teman dalam satu ruangan, bereksperimen, menikmati acara-acara besar di kampus, bahkan sampai menikmati masa-masa cinta lokasi alias cinlok bagaikan FTV tentang percintaan dalam satu kampus. Bahkan hal yang paling ditunggu-tunggu mahasiswa adalah ketika dosen tidak dapat hadir, karena jam kuliah kosong dan akhirnya mahasiswa tersebut bisa mempergunakan waktunya untuk jalan-jalan bersama teman-temannya, bersantuy ria, dan lain-lain.

Akan tetapi, ketika sudah mendekati masa-masa semester tua yang sudah memulai menggarap tahap Proposal dan Skripsi disinilah suasana yang paling mendebarkan, karena yang namanya menggarap skripsi harus bener-bener melakukan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan jurusan masing-masing. Seperti jurusan saya sendiri yaitu Akuntansi, jadi hal-hal yang berkaitan Akuntansi harus kita teliti mencari permasalahan yang ada di lingkungan sekitar dan mencari solusinya. Di tahap ini tidak sedikit mahasiswa yang mampu mengerjakan secara tepat waktu, karena penelitian skripsi ini juga tergantung pada serumit apa objek yang dijadikan bahan dalam skripsi dan juga semoodnya seperti apa mahasiswa untuk menggarap proses pengerjaan skripsi ini, karena ketika mahasiswa tiba-tiba ditengah jalan belum muncul ide lagi tambahan untuk buat skripsi maka terkadang mahasiswa itu meneyerah seketika dan melakukan kegiatan lainnya, sehingga skripsi pun tertunda. Itulah yang dinamakan arti santuy.

Dan sekarang ketika berada pertama kali dunia kerja itu benar-benar sangatlah berbeda dengan dunia mahasiswa. Mengapa demikian? Ketika masih dalam perkuliahan mengerjakan tugas saja masih bisa fotocopy jawaban teman, akan tetapi ketika dalam dunia kerja mana bisa kita menyontek kerjaan teman lain. Di dunia kerja ketika kita sudah diberikan tanggungjawab sesuai posisi atau jabatan yang kita emban disinilah kita benar-benar diajarkan mandiri, kita sebaiknya lebih mengerti arti tanggungjawab sebuah amanah alias kepercayaan seseorang yang diberikan kepada kita.

Yang dimaksudkan dalam dunia kerja tidak bisa sesantuy dunia mahasiswa contohnya  yang namanya absensi alias kehadiran itu berkaitan dengan gaji, karena kita tidak bisa asal izin tidak masuk kerja seenaknya saja, beberapa perusahaan memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan, bahkan ada perusahaan yang hanya menetapkan pegawai boleh izin 1-2 hari saja, dan yang izin pun masih tetap dikenakan potong gaji.

Berbeda halnya dengan saat kuliah, ketika kita izin tanpa ada surat pun dosen masih tetap percaya, tidak dikenakan sanksi atau hukuman lain sebagainya, sedangkan di dunia kerja bisa dikenakan potong gaji.  Kemudian dalam dunia kerja, sangat minim sekali untuk mendapat waktu libur, hanya di hari-hari tertentu saja, seperti hari Minggu, tanggal merah pada umumnya di kalender, dan pegawai hanya diberikan waktu cuti dalam setahun itu tidak banyak, ada yang hanya mendapat 12 kali cuti dalam setahun.

Sedangakan pada masa kuliah masih diberikan waktu libur panjang menjelang kenaikan semester, bisa sampai 1-2 bulan libur kuliah, sangat enak,Bukan? Kemudian di dalam dunia kerja ketika kita salah atau keliru atau kita lamban dalam mengerjakan jobdesk kita, otomatis atasan kita langsung menegur secara tegas dihadapan kita langsung dan diminta pertanggungjawaban mengapa hal ini bisa terjadi, bahkan tidak segan-segan atasan bisa memberi sanksi jika tidak sesuai maka akan dipotong gajinya, menegrikan,Bukan? Berbeda halnya dengan saat kuliah, ketika kita ada salah mengerjakan tugas, dosen pun tidak terlalu menyalahkan karena masih bisa diperbaiki sama-sama, tidak ada sanksi atau hukuman yang berat juga diterapkan untuk mahasiswanya, karena disini masih dalam kategori belajar bersama.

Dunia kerja memang tak bisa sesantuy dunia mahasiswa, selama kuliah kita masih mencari berbagai ilmu yang dapat dikatakan sebagai bekal untuk masa depan, di dalam dunia kerja baru kita mengaplikasikan ilmu yang kita miliki ke dalam lingkungan nyata untuk keberlangsungan hidup, disini kita lebih mengetahui arti tanggungjawab yang sesungguhnya dalam mengemban suatu amanah yang diberikan orang lain kepada kita. Kita dapat lebih mandiri, dapat lebih berpikir kreatif dan inovatif untuk mencapai suatu target yang telah ditetapkan dengan hasil yang memuaskan. Kehidupan masa depanmu tergantung apa yang kamu hasilkan hari ini, esok dan seterusnya. [T]

Tags: Dunia Kerjamahasiswa
Share37TweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Awal Tahun Teater Kalangan: Diri Sebagai Ulat dan Memorinya

Next Post

Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Fatika Arum Rahmawati

Fatika Arum Rahmawati

Lahir di Tabanan, 28 Juli 1997. Wanita karier sekaligus seorang istri.

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Nadiem Makarim Menempuh Ujian Nasional

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co